ADVERTORIAL
Bupati Anwar Sadat Teken MoU Kerja Sama Dengan UIN Sultan Thaha
detail.id/, Tanjungjabung Barat – Pemkab Tanjab Barat melakukan kerjasama dengam Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi untuk kemajuan bersama.
Kerjasama ditandai dengan ditandatangai Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Tanjab Barat Drs. KH. Anwar Sadat, M.Ag dengan Prof. Dr. H. Suaidi Asyari, MA, Ph.D di Gedung Rektorat UIN Jambi, Kamis 13 Januari 2022.
Sebelum dilakukan penandatanganan MoU diawalai dengan perakata oleh Wakil Rektor III Dr. Bahrul Ulum, MA, Sambutan Bupati dan Paparan Rektor UIN Sutha Jambi.
Awali paparannya, Rektor UIN Prof. Dr. H. Suaidi Asyari, MA, Ph.D berpantun untuk Bupati Tanjab Barat
“Dari Jambi ke Sumatera Barat, Masyarakatnya pun sangat beradat, Kita jalin kerjasama dengan Tanjab Barat, Bupatinya alumni Sutha Bapak Anwar Sadat,” ucap Rektor UIN.
Rektor puji sejumlah alumni UIN yang kini menjadi pejabat di Provinsi Jambi, diantaranya Bupati Tanjab Barat, Wakil Hubernur Jambi.
“Bahkan keduanya ini mantan Dosen di UIN, Kudian Ketua DPRD Provinsi Jambi,” kata Rektor.
Sementara Bupati Tanjab Barat H. Anwar Sadar berterima kasih kepada Resktor dan seluruh Civitas UIN Sutha Jambi.
Bupati berharap kerjasama hari ini akan terus berlanjut dan menghasilkan kemajuan di Jambi khususnya Kabupaten Tanjab Barat.
“Melalui MoU ini bagaimana kita menyiapkan SDM bagi generasi kedepan,” kata Bupati Anwar Sadat.
Bupati juga menyebut pihaknya saat ini lagi intensif pada pengembangan UMKM guna pemulihan ekonomi pasca Covid-19.
“Berbagai terobosan dan inovasi dilakukan, termasuk mengupyakan aplikasi-aplikasi guna menunjang percepatan pelayanan-pelayanan publik,” ucap Bupati.
“Banggakan Mall Pelayanan Publik, masuk 34 Provinsi yang telah memiliki Mall Pelayanan Publik Akreditasi 3, studi tirunya Palembang,” ujarnya.
Objek Kesepakatan Bersama ini meliputi seluruh urusan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat serta Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia, Kesehatan serta Komunikasi dan Informatika dan urusan lainnya.
Setelah MoU ini akan dilakukan MoA di unit-unit UIN STS Jambi demikikian juga PKS di OPD Kabupaten Tanjab Barar.
Turut mendampingi Bupati pada kegiatan ini Sekda H. Agus Sanusi, Asisten I, Kepala BKPSDM, Plt. Kadis Dikbud, Kadis Kominfo, Kadis Dinkes, Kabag Kerjasama, Kabag Protokol dan staf lainnya.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Serukan Toleransi dan Persatuan Warga Jember di Momen HUT ke-81 RI
DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melebur perbedaan suku, agama, dan golongan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Imbauan tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan HUT ke-81 RI di Alun-Alun Jember, Senin, 17 Agustus 2026.
Gus Fawait menyatakan bahwa pengisian kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni belaka, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan rasa persatuan di tengah masyarakat.
“Salah satu bentuk penjelmaan dari menjaga kemerdekaan tersebut adalah dengan menghormati kepemimpinan nasional sebagai simbol negara,” ujar Gus Fawait.
Ia juga mengingatkan pengorbanan para pahlawan dari beragam latar belakang dalam merebut kemerdekaan.
Menurutnya, menghargai keberagaman dan menjaga kerukunan antarwarga menjadi fondasi utama dalam melanjutkan pembangunan daerah.
Sebagai wujud komitmen pelayanan yang merata tanpa membeda-bedakan warga, Pemkab Jember pada momentum tersebut turut meluncurkan armada Home Care untuk masyarakat kurang mampu serta unit Pemadam Kebakaran (Damkar) baru khusus pemukiman padat jalan sempit.
“Layanan ini disiapkan untuk menjamin akses kesehatan dasar bagi warga kurang mampu di seluruh kawasan Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.
ADVERTORIAL
Bupati Jember Tinjau Homecare Puger, Targetkan 25 Ribu Lansia dan Kelompok Rentan Terjangkau Medis
DETAIL.ID, Jember — Keterbatasan fisik dan akses ekonomi masih menjadi pengganjal bagi warga kelas bawah di Kabupaten Jember untuk menjangkau fasilitas kesehatan.
Kondisi tersebut mendorong pemantauan langsung pelaksanaan program layanan kesehatan jemput bola Homecare di Kecamatan Puger oleh Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait, Minggu, 16 Agustus 2026.
Dalam tinjauan lapangan itu, Gus Fawait mendapati sejumlah warga lanjut usia yang tinggal sebatang kara dengan kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk datang berobat ke puskesmas maupun rumah sakit.
Penemuan ini mengonfirmasi masih adanya celah dalam pemenuhan hak kesehatan warga di tingkat akar rumput.
“Masih banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Tidak hanya mereka yang punya kendala untuk datang ke puskesmas atau rumah sakit,” kata Gus Fawait.
Menurutnya, ketersediaan program berobat gratis belum menjadi solusi tunggal jika warga yang sakit tidak memiliki sarana atau kemampuan untuk mendatangi pusat layanan kesehatan.
Pemerintah daerah mencatat pentingnya penanganan langsung ke kediaman warga rentan, termasuk perbaikan tempat tinggal yang dinilai tak layak huni.
“Kesehatan yang gratis sudah, ternyata masih ada beberapa pihak yang tidak bisa mengakses karena keterbatasan fisik dan ekonomi. Kami akan terus berikhtiar untuk memastikan bahwa meeka tidak menanggung sakitnya sendirian. Pemerintah dan negara harus hadir,” ujar Gus Fawait.
Program Homecare ini dirancang menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus, meliputi lansia, ibu hamil berisiko tinggi, anak terindikasi stunting, penyandang disabilitas, hingga penderita penyakit berkepanjangan.
Operasional di lapangan mengintegrasikan peran tenaga medis puskesmas, jajaran kecamatan, hingga pemerintah desa.
“Bukan cuma tugas nakes saja, tapi tugas kita bersama,” kata Gus Fawait.
Pada tahap awal, pelaksanaan program difokuskan pada pendataan uji coba terhadap 25.000 keluarga sasaran yang akan menerima penanganan medis berkala setiap bulan.
Pemerintah Kabupaten Jember bakal melakukan evaluasi bertahap sebelum memperluas daya jangkau program tersebut ke seluruh wilayah Jember.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Kukuhkan Paskibraka 2026, Dorong Pemuda Jadi Pelopor Cinta NKRI
DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi mengukuhkan 70 pelajar terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jember 2026.
Prosesi berlangsung khidmat di Pendopo Wahyawibawagraha pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Momen tersebut menjadi tonggak menyongsong Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, serta disaksikan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), dan para orang tua anggota Paskibraka.
Melalui agenda tahunan ini, Pemkab Jember menegaskan komitmennya dalam mengapresiasi sekaligus membina potensi generasi muda daerah.
Gus Fawait menyampaikan bahwa para pelajar terpilih merupakan generasi berprestasi yang berhak mendapatkan dukungan keberlanjutan pendidikan dari pemerintah daerah.
“Mereka yang terpilih adalah pelajar berprestasi. Prestasi itu nantinya menjadi salah satu indikator untuk memperoleh beasiswa saat melanjutkan kuliah,” ujar Fawait.
Dukungan beasiswa tersebut menunjukkan perhatian nyata Pemkab Jember terhadap masa depan pemuda yang berdedikasi.
Lebih dari sekadar tugas seremonial mengibarkan Sang Saka Merah Putih, para anggota Paskibraka diposisikan sebagai teladan pembawa semangat nasionalisme di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Momentum 17 Agustus harus membuat kecintaan kepada NKRI semakin kuat. Kebanggaan terhadap simbol negara dan pemimpin harus terus dipupuk,” kata Fawait.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memfokuskan energi pada upaya menjaga kebersamaan dan memajukan daerah.
Seluruh perbedaan pandangan harus dilebur demi kepentingan yang lebih besar, yakni keutuhan dan kemajuan bangsa.
Melalui program pembinaan Paskibraka yang berkelanjutan, Pemkab Jember optimistis dapat melahirkan sumber daya manusia yang disiplin, berkarakter kuat, serta siap berkontribusi aktif dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Jadilah pionir yang mengajak teman-teman sebaya untuk memupuk cinta NKRI, dimulai dengan bangga kepada pemimpin Republik Indonesia,” tuturnya. (*)



