Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Bupati Muaro Jambi Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Provinsi Jambi Ke-65

Published

on

detail.id/, Muarojambi – Bupati Muaro Jambi, Hj. Masnah Busro, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka Memperingati Hari Jadi Provinsi Jambi yang ke-65, Kamis 06 Januari 2022.

Paripurna HUT Provinsi Jambi ke-65 ini berlangsung meriah, juga dihadiri oleh Jaksa Agung RI, Burhanuddin, para Gubernur se-Sumatera, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Rumania merangkap Moldova Irjen. Pol. Pur. Muhammad Amhar Azeth.

Selain itu juga hadir, para anggota DPR RI dan DPD RI Dapil Provinsi Jambi, Bupati/Walikota se-Provinsi Jambi, Sekda, para Camat, Forkopimda Provinsi Jambi dan Forkopimda Kabupaten/Kota serta para pengurus LAM Jambi dan Tokoh Masyarakat.

Bupati Masnah menuturkan, pembangunan di Muaro Jambi sejalan dengan kemajuan pembangunan Provinsi Jambi. Baik dari segi industri dan perdagangan, sektor perkebunan dan pertanian, ekonomi kreatif, hingga pariwisata. Semua itu dimiliki oleh Muaro Jambi.

“Kita patut berbangga menjadi daerah penopang yang juga ikut membangun Jambi. Daerah kita adalah daerah perindustrian, jalur perdagangan, kita punya Pelabuhan Talang Duku, sebentar lagi Muaro Jambi juga akan dilalui jalan tol, juga Candi Muaro Jambi, ini aset wisata kebanggaan kita yang sudah mendunia, potensinya sangat luar biasa”, ungkap Bupati.

Gubernur Jambi, Al Haris, dalam sambutannya menegaskan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, telah membuat rencana induk Sungai Batanghari. Bahkan sudah dilakukan pengecekan dan ke depannya akan dilakukan pembangunan.

“Sungai Batanghari sangat panjang dan lebar, sehingga sangat potensial ke depannya sebagai alternatif untuk angkutan batu bara. Semua itu sudah ada dalam pemikiran Pak Menteri,’’ ujar Gubernur.

Gubernur menyebutkan pula, begitu juga dengan Bandara Sultan Thaha Jambi, yang ke depannya akan menjadi bandara embarkasi haji penuh. Sedangkan Bandara Bungo dan Bandara Kerinci akan menjadi bandara haji antara. Kemudian pembangunan jalan tol Palembang-Jambi juga akan segera dilakukan, termasuk program rel kereta api Sumatera yang melewati wilayah Provinsi Jambi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam sambutannya menyampaikan, Kementerian Perhubungan akan tetap konsisten dalam membangun sarana transportasi, baik darat, sungai, laut dan udara.

“Jambi adalah provinsi yang sangat potensial untuk dikembangkan, yang akan berkontribusi untuk Indonesia. Aparatnya begitu kompak dan usulan-usulannya begitu bagus, sehingga saya sangat mengapresiasi dengan Jambi ini,’’ ujar Menteri Budi Karya.

Pada paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto tersebut, juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Pemprov Jambi dengan Pemprov Sumbar, Kepri, Riau, Babel, Bengkulu dan Sumsel.

 

Advertisement

ADVERTORIAL

Gus Fawait Serukan Toleransi dan Persatuan Warga Jember di Momen HUT ke-81 RI

DETAIL.ID

Published

on

Siswa-siswi berswafoto dengan Bupati Jember usai Upacara HUT ke-81 RI, Senin (17/8/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melebur perbedaan suku, agama, dan golongan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Imbauan tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan HUT ke-81 RI di Alun-Alun Jember, Senin, 17 Agustus 2026.

Gus Fawait menyatakan bahwa pengisian kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni belaka, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan rasa persatuan di tengah masyarakat.

“Salah satu bentuk penjelmaan dari menjaga kemerdekaan tersebut adalah dengan menghormati kepemimpinan nasional sebagai simbol negara,” ujar Gus Fawait.

Ia juga mengingatkan pengorbanan para pahlawan dari beragam latar belakang dalam merebut kemerdekaan.

Menurutnya, menghargai keberagaman dan menjaga kerukunan antarwarga menjadi fondasi utama dalam melanjutkan pembangunan daerah.

Sebagai wujud komitmen pelayanan yang merata tanpa membeda-bedakan warga, Pemkab Jember pada momentum tersebut turut meluncurkan armada Home Care untuk masyarakat kurang mampu serta unit Pemadam Kebakaran (Damkar) baru khusus pemukiman padat jalan sempit.

“Layanan ini disiapkan untuk menjamin akses kesehatan dasar bagi warga kurang mampu di seluruh kawasan Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bupati Jember Tinjau Homecare Puger, Targetkan 25 Ribu Lansia dan Kelompok Rentan Terjangkau Medis

DETAIL.ID

Published

on

Gus Fawait meninjau langsung layanan program homecare di Kecamatan Puger, Minggu (16/8/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember — Keterbatasan fisik dan akses ekonomi masih menjadi pengganjal bagi warga kelas bawah di Kabupaten Jember untuk menjangkau fasilitas kesehatan.

Kondisi tersebut mendorong pemantauan langsung pelaksanaan program layanan kesehatan jemput bola Homecare di Kecamatan Puger oleh Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait, Minggu, 16 Agustus 2026.

Dalam tinjauan lapangan itu, Gus Fawait mendapati sejumlah warga lanjut usia yang tinggal sebatang kara dengan kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk datang berobat ke puskesmas maupun rumah sakit.

Penemuan ini mengonfirmasi masih adanya celah dalam pemenuhan hak kesehatan warga di tingkat akar rumput.

“Masih banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Tidak hanya mereka yang punya kendala untuk datang ke puskesmas atau rumah sakit,” kata Gus Fawait.

Menurutnya, ketersediaan program berobat gratis belum menjadi solusi tunggal jika warga yang sakit tidak memiliki sarana atau kemampuan untuk mendatangi pusat layanan kesehatan.

Pemerintah daerah mencatat pentingnya penanganan langsung ke kediaman warga rentan, termasuk perbaikan tempat tinggal yang dinilai tak layak huni.

“Kesehatan yang gratis sudah, ternyata masih ada beberapa pihak yang tidak bisa mengakses karena keterbatasan fisik dan ekonomi. Kami akan terus berikhtiar untuk memastikan bahwa meeka tidak menanggung sakitnya sendirian. Pemerintah dan negara harus hadir,” ujar Gus Fawait.

Program Homecare ini dirancang menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus, meliputi lansia, ibu hamil berisiko tinggi, anak terindikasi stunting, penyandang disabilitas, hingga penderita penyakit berkepanjangan.

Operasional di lapangan mengintegrasikan peran tenaga medis puskesmas, jajaran kecamatan, hingga pemerintah desa.

“Bukan cuma tugas nakes saja, tapi tugas kita bersama,” kata Gus Fawait.

Pada tahap awal, pelaksanaan program difokuskan pada pendataan uji coba terhadap 25.000 keluarga sasaran yang akan menerima penanganan medis berkala setiap bulan.

Pemerintah Kabupaten Jember bakal melakukan evaluasi bertahap sebelum memperluas daya jangkau program tersebut ke seluruh wilayah Jember.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Kukuhkan Paskibraka 2026, Dorong Pemuda Jadi Pelopor Cinta NKRI

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait, berjabat tangan dengan anggota Paskibraka 2026. (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi mengukuhkan 70 pelajar terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jember 2026.

Prosesi berlangsung khidmat di Pendopo Wahyawibawagraha pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Momen tersebut menjadi tonggak menyongsong Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, serta disaksikan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), dan para orang tua anggota Paskibraka.

Melalui agenda tahunan ini, Pemkab Jember menegaskan komitmennya dalam mengapresiasi sekaligus membina potensi generasi muda daerah.

Gus Fawait menyampaikan bahwa para pelajar terpilih merupakan generasi berprestasi yang berhak mendapatkan dukungan keberlanjutan pendidikan dari pemerintah daerah.

“Mereka yang terpilih adalah pelajar berprestasi. Prestasi itu nantinya menjadi salah satu indikator untuk memperoleh beasiswa saat melanjutkan kuliah,” ujar Fawait.

Dukungan beasiswa tersebut menunjukkan perhatian nyata Pemkab Jember terhadap masa depan pemuda yang berdedikasi.

Lebih dari sekadar tugas seremonial mengibarkan Sang Saka Merah Putih, para anggota Paskibraka diposisikan sebagai teladan pembawa semangat nasionalisme di lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Momentum 17 Agustus harus membuat kecintaan kepada NKRI semakin kuat. Kebanggaan terhadap simbol negara dan pemimpin harus terus dipupuk,” kata Fawait.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memfokuskan energi pada upaya menjaga kebersamaan dan memajukan daerah.

Seluruh perbedaan pandangan harus dilebur demi kepentingan yang lebih besar, yakni keutuhan dan kemajuan bangsa.

Melalui program pembinaan Paskibraka yang berkelanjutan, Pemkab Jember optimistis dapat melahirkan sumber daya manusia yang disiplin, berkarakter kuat, serta siap berkontribusi aktif dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Jadilah pionir yang mengajak teman-teman sebaya untuk memupuk cinta NKRI, dimulai dengan bangga kepada pemimpin Republik Indonesia,” tuturnya. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs