ADVERTORIAL
Bupati Tanjungjabung Barat Buka Deklarasi dan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak
DETAIL.ID, Tanjungjabung Barat – Bupati Tanjungjabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat menghadiri sekaligus membuka acara Deklarasi dan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Kuala Tungkal, Rabu 30 Maret 2022.
Turut hadir Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Hairan S.H didampingi Ketua GOW Uni Yati Hairan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis P3AP2KB, Camat Tungkal Ilir, Plt Kepala Sekolah SMPN 2, BKTM dan BABINSA Kelurahan Tungkal IV Kota, Lurah Tungkal IV Kota, Alumni SMPN 2 dan Guru Pendidik SMPN 2 Kuala Tungkal serta tamu undangan lainnya.
Dalam Laporannya , Kepala Sekolah SMPN 2 Fauzan Najri, S.Pd menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini yaitu mewujudkan sekolah yang aman, ramah, bersih, sehat, hijau, inklusif dan nyaman bagi perkembangan peserta didik, dengan menghargai hak-hak anak, menjadi motivator, fasilitator sekaligus sahabat bagi anak didik,
menciptakan sekolah bebas kekerasan fisik dan non fisik, Lingkungan tanpa asap rokok dan napza (narkotika, alkohol psikotropika dan zat adiktif) membangun suasana sekolah sebagai komunitas belajar dan tempat pendidikan setelah keluarga, menciptakan lingkungan sekolah tanpa pornografi dan pornoaksi.
Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak, Kabupaten Tanjung Jabung barat telah mempunyai regulasi yang merupakan modal utama dalam mewujudkan Kabupaten layak anak, terbukti bahwa pada Oktober 2021 yang lalu Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak dengan peringkat Pratama, yang diberikan oleh kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI dan diserahkan langsung oleh asisten Deputi pemenuhan hak anak atas kesehatan dan kesejahteraan.
“Saya kira ini adalah satu-satunya sekolah yang hari ini menjadi deklarator, nanti akan ada SMP dan SD yang akan terus kita gulirkan, saya berharap semoga Tanjung Jabung Barat dapat menjadi Kabupaten layak anak.” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati berharap bahwa sekolah bukan hanya mendeklarasikan saja tetapi harus memenuhi semua indikator untuk menjadi sekolah ramah anak karena anak adalah investasi masa depan, maka menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikannya berkualitas sebagai modal pembangunan. Untuk itu, peran seluruh pemangku kepentingan pemerintah, dan masyarakat dibutuhkan.
Acara dilanjutkan dengan Pembukaan Tirai Sekolah Ramah Anak oleh Bupati Tanjung Jabung dan Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat sekaligus dilanjutkan dengan Pelepasan Balon.
Kegiatan diakhiri dengan Penandatanganan Deklarasi Sekolah Ramah anak oleh Perwakilan siswa, Perwakilan Guru, Komite sekolah, Kepala Sekolah dan diketahui oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Penandatanganan Baliho Sekolah Ramah Anak oleh guru dan tenaga pendidikan.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Raih Penghargaan Tokoh Pengentasan Kemiskinan dari Beritajatim
DETAIL.ID, Jember – Momentum peringatan HUT ke-20 Beritajatim.com menjadi catatan manis bagi Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Bertempat di Grand City Surabaya, pada Selasa, 21 April 2026, Bupati Jember Gus Fawait menerima penghargaan sebagai Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan validasi data dan aksi nyata di lapangan yang dilakukan jajaran pemerintah daerah untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
Gus Fawait memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang telah bersinergi lintas sektor hingga mengantarkannya pada puncak kesuksesan ini.
“Saya persembahkan award ini kepada seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Jember, para ASN yang hari ini turun ke bawah untuk bahu-membahu. Tidak melihat asal mereka, apakah guru, nakes, atau yang lain, semua bersatu untuk memastikan data kemiskinan ekstrem di Jember benar-benar valid,” katanya.
Gus Fawait menekankan bahwa intervensi pembangunan tidak akan berjalan efektif tanpa pondasi data yang akurat.
Ia percaya bahwa dengan menekan angka kemiskinan, maka masalah sosial turunan lainnya akan ikut terurai.
“Kita tahu bahwa kemiskinan ini mengakibatkan banyak masalah lain, mulai dari angka stunting, angka kematian ibu dan bayi, hingga tindak kriminalitas. Ujung dari semua masalah itu adalah faktor kemiskinan,” tuturnya.
ADVERTORIAL
ASN Berjuang Verval Data Kemiskinan Hingga Terjatuh, Pj Sekda Jember Beri Apresiasi!
DETAIL.ID, Jember – ASN Satpol PP Kabupaten Jember, Siti Nurus Syamsiyah, jatuh saat menjalankan verifikasi faktual (verval) data kemiskinan di Kecamatan Sumberjambe, Senin, 20 April 2026.
Peristiwa itu terjadi saat Siti menuju lokasi tugas pada malam hari menggunakan sepeda motor roda tiga yang telah dimodifikasi.
Kondisi medan yang terjal dan minim pencahayaan membuat kendaraan yang dikendarainya kehilangan tenaga saat menanjak.
“Kan sudah magrib jadi saya enggak paham medan, terus ketinggiannya itu sekitar 45 derajat kemiringannya. Nah, saya sudah mau nanjak gitu sepedanya kan roda tiga,” katanya saat ditemui di ruang IGD RS dr. Soebandi.
Ia menguraikan, kurangnya ancang-ancang membuat kendaraan tidak mampu menanjak dan justru mundur tak terkendali meski sudah direm.
“Mungkin kecepatan dari bawah itu kurang karena saya tidak tahu medannya. Akhirnya mundur, saya rem tetap enggak bisa. Sepedanya miring ke kiri terus jatuh,” ujarnya.
Siti menjalankan tugas tersebut setelah mendapat izin dari atasan usai apel pagi.
Ia menyatakan kesiapan mendukung program pemerintah daerah dalam penuntasan data kemiskinan, dengan catatan aspek keselamatan petugas menjadi perhatian.
“Harapannya kalau perempuan jangan jauh-jauh (lokasi tugasnya), yang dekat-dekat saja. Kalau laki-laki mungkin beda lagi cara kerjanya,” ucapnya.
Pj. Sekda Jember, Akhmad Helmi Luqman, merespons insiden itu dengan menyampaikan apresiasi kepada ASN yang terlibat dalam proses verval di lapangan.
“Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada semua ASN yang sudah melaksanakan verifikasi data dengan penuh sukacita dan duka di lapangan. Ini menunjukkan semangat bahwa ASN terpanggil peduli terhadap warga miskin di Jember,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan evaluasi untuk memastikan pelaksanaan verval berjalan lebih aman dan efisien.
Helmi meminta OPD mengatur pembagian tugas jika ada ASN yang memiliki keterbatasan fisik atau usia.
“Kami sampaikan kepada OPD-OPD, misalkan keberatan karena sakit atau sudah sepuh, nanti verval bisa diwakilkan kepada rekan kerjanya yang lain. Masa sih temannya enggak bisa bantu? Yang penting datanya dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia juga menyebut penyesuaian lokasi tugas akan kembali dikaji agar lebih dekat dengan domisili petugas.
“Nanti kita evaluasi untuk didekatkan dengan posisi rumahnya. Sebetulnya sudah dilakukan, cuma karena terlalu banyak warga miskin di pinggiran, akhirnya mau tidak mau kita melibatkan rekan-rekan ASN,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Hadiri Halal Bihalal Alumni SPP-SPMA/SMKPP, Wabup Bakhtiar Ajak Para Alumni Dukung Ketahanan Pangan
Batanghari – Alumni SPP-SPMA/SMKPP Negeri Jambi menggelar Halal Bihalal Akbar lintas angkatan tahun 1968 hingga 2025 di Muara Bulian, pada Senin, 20 April 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antaralumni yang tersebar di berbagai daerah.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Batanghari, H. Bakhtiar. Dalam kesempatan itu, ia mengajak para alumni untuk memperkuat peran dalam mendukung ketahanan pangan di Provinsi Jambi.
“Momentum silaturahmi ini sangat penting, apalagi banyak alumni yang sudah lama tidak bertemu karena kesibukan dan jarak. Pertemuan langsung seperti ini menjadi obat rindu,” katanya.
Ia menyebut, para alumni berasal dari berbagai angkatan dan latar belakang profesi, baik yang telah purna bakti maupun yang masih aktif bertugas di berbagai bidang pemerintahan dan sektor lainnya.
Menurutnya, keilmuan yang dimiliki para alumni di bidang pertanian diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah masyarakat.
“Kami berharap para alumni dapat berperan aktif, baik melalui ide, inovasi, maupun program yang relevan untuk mendukung ketahanan pangan,” ucapnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan antaralumni sebagai modal dalam mencapai tujuan bersama.
“Kebersamaan dan kekompakan ini perlu terus ditingkatkan agar bisa memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.


