DAERAH
Masyarakat Sumut Bisa Deteksi Penyakit Kanker Lebih Dini
detail.id/, Medan – Sejak saat ini, masyarakat di Sumatera Utara bisa lebih awal melakukan deteksi terhadap kemungkinan serangan penyakit kanker. Bahkan, masyarakat bakal mendapatkan asupan pengetahuan soal penyakit berbahaya ini melalui berbagai kegiatan sosialisasi.
Hal itu dimungkinkan setelah pihak Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sumatera Utara yang dipimpin Nawal Lubis Rahmayadi menjalin kerja sama dengan Departemen Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU).
Nawal Lubis adalah istri dari Gubernur Sumatera Utara, Edi Rahmayadi. Penandatanganan kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) dilakukan oleh Ketua YKI Sumut Nawal Lubis dan Ketua Prodi Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran USU Tengku Ibnu Alferraly.
Dari keterangan resmi yang diterima detail.id/, Sabtu malam, 25 Juni 2022, disebutkan kalau acara penandatanganan dilakukan Jumat sore 24 Juni 2022 di Kantor Sekretariat YKI Sumut, Jalan Iskandar Muda Nomor 272 Medan. Hadir di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Sumut Ismail Lubis, Sekretaris YKI Sumut Siti Zahara Nasution, serta jajaran pengurus YKI Sumut.
“Dengan kerja sama ini kami berharap masyarakat dimudahkan saat proses mendeteksi dini kanker melalui pemeriksaan,” kata Nawal Lubis. Ia berterima kasih kepada pihak Departemen Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran USU yang bersedia bekerja sama memfasilitasi YKI Sumut untuk mempermudah masyarakat mendeteksi dini kanker.
Nawal menjelaskan, langkah ini sebagai salah satu bentuk kepedulian YKI Sumut mendukung penanggulangan kanker di Sumut, sehingga penandatanganan MoU ini bisa segera ditindaklanjuti untuk penyelamatan penderita kanker di Sumut.
Nawal mengajak masyarakat untuk mau memeriksakan diri ke rumah sakit dengan stadium yang lebih rendah. Sebab, kata dia, jika kanker dideteksi lebih awal akan memungkinkan untuk disembuhkan.
“Masyarakat harus mau tahu, jangan takut lakukan pemeriksaan, kalau ada gejala harus segera ke rumah sakit, lakukan pemeriksaan dan akan kami fasilitasi,” katanya.
Sementara itu Ketua Prodi Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran USU, Tengku Ibnu Alferraly, berharap melalui MoU itu dapat membuka akses luas bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sejak dini sehingga bisa cepat diobati.
“Selama ini masyarakat datang yang berobat sudah terlambat, mereka mutar-mutar mencari pengobatan tradisional, baru ke rumah sakit, jadi sudah stadium lanjut sulit mengobatinya,” katanya.
Sebagai informasi, kerja sama yang dicakup kedua pihak antara lain tentang proses pemeriksaan patologi anatomik yang mencakup proses pembuatan sediaan pemeriksaan laboratorium, proses slaid hasil tindakan pap smear yang dilakukan oleh Tim YKI Sumut, yang mencakup melakukan pembacaan dan menyimpulkan hasil pemeriksaan.
Kemudian, tentang pembiayaan pemeriksaan patologi anatomik untuk setiap slaid, serta pihak USU bersedia memberikan bantuan tenaga dokter untuk penyuluhan kesehatan kepada masyarakat luas, khususnya untuk penyuluhan deteksi dini penyakit kanker.
Reporter: Heno
DAERAH
SMP se-Kota Pasuruan Deklarasi Tolak Korupsi
DETAIL.ID, Pasuruan – Penanaman nilai-nilai antisipasi dan optimalisasi dilaksanakan bersamaan dengan deklarasi antiperundungan. Acara yang dilaksanakan di aula Ki Hajar Dewantara Selasa, 6 Oktober 2026 secara luring dan daring.
Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kepala Kajari Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan serta anggota Forkopimda, pengawas sekolah, guru SMP se-Kota Pasuruan.
Kadis Pendidikan Kota Pasuruan, Siti Rochana ST menyampaikan acara deklarasi ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan pada siswa di satuan pendidikan yang berdampak sangat berat secara psikologis bagi siswa dan arahan pencegahan antikorupsi di setiap sekolahan
“Deklarasi ini juga bertujuan agar satuan pendidikan menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk kegiatan belajar. Selain itu diharapkan satuan pendidikan juga menjadi tempat yang baik dalam penguatan karakter untuk pencegahan tindak korupsi sejak dini melalui pendidikan antikorupsi,” katanya.
Menurutnya, dalam menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan hukum dengan mematuhi tata tertib kelas juga arahan sekolah dalam rangka memperingati Optimalisasi Pendidikan Anti Korupsi jenjang SMP pelajaran menengah kegiatan edukasi anti korupsi bagi guru yang ikut hadir di pertemuan tersebut.
Pada kesempatan yang sama Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan Suseno SH menegaskan bahwa kegiatan tersebut sangat baik bagi satuan pendidikan jenjang SMP ini,
“Perilaku perundangan di satuan pendidikan berdampak sangat merugikan bagi siswa Siswi maka kepada guru tidak ada salahnya diberikan yang sangat tegas dan hal tersebut harus masuk dalam peraturan di sekolah bisa menjadi penguatan nilai-nilai karakter yang baik kepada murid didik nya dan terbangunnya ekosistem bagi tumbuh kembangnya karakter-karakter yang baik di satuan pendidikan tentang bahaya korupsi,” katanya.
Reporter: Tina
DAERAH
Di Tengah Kesibukan, Warga Manfaatkan PELATARAN untuk Urusan Pertanahan saat Akhir Pekan
DETAIL.ID, Makassar – Kesibukan pada hari Senin hingga Jumat terkadang membuat masyarakat kesulitan mengurus berbagai keperluan pertanahan. Masyarakat kini punya opsi waktu mengurus tanah di akhir pekan dengan adanya Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) yang disediakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
“Menurut saya program PELATARAN ini sangat bermanfaat karena bisa memudahkan untuk orang-orang yang bekerja pada hari Senin sampai Jumat,” ujar warga Kota Makassar, Andrian yang tengah memanfaatkan PELATARAN di Sabtu pagi.
Andrian datang ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Makassar untuk berkonsultasi mengenai rumah yang akan dibelinya. Ia jadi bisa memperoleh informasi dan layanan pertanahan tanpa harus mengganggu aktivitasnya di hari kerja. “PELATARAN menurut saya sangat membantu,” katanya.
PELATARAN di Kota Makassar ini cukup banyak diminati oleh masyarakat sekitar. Feni Karnasari, warga Tanjung Bunga, juga memanfaatkan layanan di akhir pekan ini untuk mencari informasi pertanahan. Ia lebih memilih datang langsung ke Kantah untuk mengetahui mengenai proses waris dan peningkatan Akta Jual Beli (AJB).
Meski PELATARAN tersedia dalam waktu pelayanan yang terbatas, Feni Karnasari tetap bisa mendapatkan penjelasan yang jelas dan lengkap mengenai persyaratan untuk keperluannya.
“Saya bisa mengerti apa saja yang harus saya penuhi. Kelengkapan-kelengkapan untuk keperluan saya tadi. Saya merasa puas karena dilayani sepenuh hati, jadi berterima kasih banyak,” kata Feni Karnasari.
Masyarakat bisa memanfaatkan PELATARAN setiap Sabtu dan Minggu, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 waktu setempat. Kehadiran layanan ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengakses layanan pertanahan pada waktu yang lebih memudahkan di tengah kesibukan hariannya. (*)
DAERAH
Lewat Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Bisa Tentukan Waktu Pengukuran secara Pasti
DETAIL.ID, Jakarta – Pengukuran tanah merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui masyarakat dalam proses sertipikasi tanah. Sejak Juli 2025 lalu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Ditjen SPPR) mengembangkan layanan Pengukuran Terjadwal. Layanan yang resmi diluncurkan pada 17 Agustus 2026 ini memberikan kepastian lebih kepada masyarakat, mulai dari waktu tunggu pengukuran hingga proses pengukuran dan penyelesaian produk pengukuran, dalam hal ini Peta Bidang Tanah (PBT).
“Pengukuran Terjadwal ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menentukan sendiri tanggal pengukuran melalui slot ketersediaan jadwal petugas ukur yang tersedia. Pada tanggal yang telah dipilih, petugas ukur akan datang ke lapangan atau tempat pemohon sesuai jadwal yang telah ditentukan,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) SPPR, Virgo Eresta Jaya dalam keterangannya, di Jakarta.
Implementasi layanan Pengukuran Terjadwal saat ini telah berjalan di 466 Kantor Pertanahan (Kantah) di penjuru Indonesia. Dengan Pengukuran Terjadwal, masyarakat terlebih dahulu memilih tanggal yang tersedia sesuai waktu yang diinginkan. Pada tanggal tersebut, petugas ukur akan datang ke lapangan untuk melaksanakan pengukuran.
“Konsepnya ada dua, yaitu waktu tunggu ukur selama 7 hari dan proses pengukuran serta penyelesaian selama 5 hari. Jadi, total layanan Pengukuran Terjadwal ini selama 12 hari,” kata Virgo Eresta Jaya.
Dirjen SPPR juga mengajak masyarakat untuk memastikan batas bidang tanah yang dimiliki telah jelas sebelum mengajukan permohonan pengukuran. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memasang pagar atau patok. “Kalau punya tanah, dipagarin. Minimal pasang patok, dijaga batasnya karena itu kunci utamanya. Pengukuran itu kan cuma mengukur pagarnya, mengukur patoknya,” tuturnya.
Selain memastikan batas tanah, masyarakat juga diminta menyiapkan waktu untuk hadir atau berada di lokasi saat pengukuran sesuai jadwal yang telah dipilih. Persyaratan administrasi yang diperlukan juga harus disiapkan sebelum petugas datang ke lapangan. Hal ini penting agar proses pengukuran dapat berjalan sesuai waktu yang telah ditentukan.
“Kita ingin bergerak cepat, kita ingin melayani masyarakat dengan cepat. Tapi, masyarakat juga harus membantu kita menyiapkan persyaratan-persyaratan sehingga mudah, lancar jalannya. Jadi tolong masyarakat, bantu kita supaya ATR/BPN bisa lebih baik melayani Anda semua,” ucap Dirjen SPPR. (*)



