Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Al Haris: Pemprov Siapkan Langkah Strategis Pengangkutan Batubara

Published

on

detail.id/, Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris mengemukakan Pemerintah Provinsi Jambi telah menyiapkan beberapa alternatif terkait pengangkutan batubara di Provinsi Jambi yang selama ini menjadi polemik.

Hal tersebut dikemukakan Gubernur Al Haris pada saat Diskusi antara Pemprov Jambi dan Tim Wantannas bersama Forkopimda serta Bupati Tanjung Jabung Timur dan Bupati Batanghari, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa 27 September 2022.

Dikatakan Gubernur Al Haris, permasalahan angkutan batubara ini menjadi tantangan yang sangat luar biasa baginya semenjak dirinya menjadi gubernur.

Permasalahan angkutan batubara ini menjadi tantangan yang sangat luar biasa sejak saya menjadi Gubernur Jambi, dimana Provinsi Jambi belum memiliki jalan khusus untuk angkutan batubara dan perusahaan batubara yang ada belum membuat jalan khusus ini.

Saat ini saya bersama Pemerintah Provinsi Jambi mencoba mengambil langkah langkah dalam menyiapkan beberapa alternatif permasalahan batubara yaitu yang pertama adalah dengan mengalihkan jalan batubara agar tidak melewati jalan nasional dan yang kedua adalah dengan memanfaatkan potensi aliran sungai Batanghari, sehingga pengangkutan batubara lewat jalur air, ujar Al Haris.

Dihadapan Wantannas, Gubernur Al Haris menyampaikan, terkait dengan pelebaran ruas jalan nasional dari Sarolangun menuju Jambi, saat ini lebar jalan hanya 6 meter.

“Kami meminta kepada tim Wantannas untuk menyampaikan kepada Presiden RI terkait dengan pelebaran ruas jalan nasional dari Sarolangun menuju Jambi. Saat ini hampir 8 ribu truck yang melintasi jalan tersebut dan jalan yang tersedia lebarnya 6 meter. Tentu terjadi penumpukan dijalan tersebut yang menyebabkan kemacetan,” ucap Al Haris.

Al Haris menuturkan, Provinsi Jambi sampai saat ini belum memiliki jalan khusus untuk batubara, untuk itu Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Kabupaten Batanghari sudah memulai melakukan pengerjaan jalan untuk angkutan batubara mulai dari daerah Koto Boyo – Bajubang – Tempino – Pelabuhan Talang Duku.

Pemerintah Kabupaten Batanghari sudah mulai pengerjaan jalan dari daerah Koto Boyo sampai ke Tempino sepanjang lebih kurang 32 kilometer sebagai tahap awal, selanjutnya Pemerintah Provinsi Jambi akan menaikkan kelas jalan menjadi kelas A dengan menganggarkannya pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah perubahan (APBD P) sebesar lebih kurang Rp. 50 miliar untuk peningkatan kelas jalan tersebut.

“Saya telah menginstruksikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Jambi untuk segera menyiapkan anggaran tersebut dan berdiskusi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi pada APBD P nanti, karena ini sangat penting sekali.

Pemerintah Provinsi Jambi memiliki target, alternatif jalan angkutan batubara ini sudah selesai pada akhir Desember 2022 sambil menunggu pengerjaan jalan khusus angkutan batubara dari perusahaan batubara yang telah melakukan ekspose dalam pembangunan jalan tersebut, tutur Al Haris.

Al Haris juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi telah meminta kepada Bapak Menteri Perhubungan RI untuk menyetujui pembangunan Pelabuhan Tenam di Batanghari, dimana ada perusahaan yang serius untuk membangun pelabuhan tersebut.

Pemerintah Provinsi Jambi juga telah meminta kepada Bapak Menteri Perhubungan RI terkait pengerukan di 10 titik Sungai Batanghari yang memang memerlukan pengerukan karena telah terjadi pendangkalan. Semoga izin pengerukan bisa cepat keluar dan segera melakukan pengerukan, pungkas Al Haris.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Laksdya TNI Harjo Susmoro mengatakan, masalah ketahanan nasional ini juga yang akan menjamin keamanan bangsa Indonesia kedepan dan keamanan ini adalah bagian dari kepentingan nasional yang akan menentukan juga kesejahteraan bangsa Indonesia.

Kegiatan ini yaitu memberikan masukan kepada bapak presiden selaku kepala negara dan pemangku kepentingan yang bertanggung jawab masalah keamanan sekaligus kesejahteraan bangsa Indonesia, katanya.

Advertisement

ADVERTORIAL

UNJA Jadi Tuan Rumah PetroChina Goes to Campus Pertama di Luar Jawa, Buka Peluang KP dan TA bagi Mahasiswa

DETAIL.ID

Published

on

Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) menyambut kunjungan PT PetroChina International Jabung Ltd. dalam kegiatan “PetroChina Goes to Campus” yang digelar pada Selasa, 12 Mei 2026 di Ruang Senat Lantai 8 Gedung UNIFAC, UNJA Mendalo. Kegiatan bertema Practical Training/Thesis Writing Opportunity and Expatriate Sharing Knowledge ini membuka kesempatan bagi mahasiswa UNJA, khususnya dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST), untuk mengikuti seleksi kerja praktik (KP) dan tugas akhir (TA) di lingkungan perusahaan minyak dan gas bertaraf internasional tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FST UNJA Drs. Jefri Marzal, M.Sc., D.I.T., Kepala Bagian Akademik Johnly Boy Bororing, S.H., M.H., Koordinator Program Studi, Dosen, dan Mahasiswa di lingkungan FST UNJA. Sementara dari pihak PetroChina, hadir Human Resource Manager Elvin D.L. Tobing, Training Superintendent Yosefine Aryani, Well Operations Specialist Mr. Pang Zhanqiang, HR Department Ibu Fifi Fitrianti, serta M. Yuda Ramdani dari Communication Department PetroChina.

Sebelum rangkaian acara utama dimulai, HR Manager PetroChina Elvin D.L. Tobing menyempatkan diri menemui Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si. di Ruang Rapat Rektorat Lantai 7. Prof. Revis Asra menyambut positif kehadiran PetroChina.

“Ini adalah kesempatan baik bagi kita. Alhamdulillah selama ini PetroChina sudah banyak memberi manfaat bagi UNJA, terutama untuk dosen-dosen di Fakultas Pertanian. Dan ini pertama kalinya untuk FST. Kami berterima kasih sudah membuka peluang bagi mahasiswa kita untuk melaksanakan kerja praktik dan tugas akhir. Semoga ke depan semakin banyak alumni kita pun dapat berkarier di PetroChina,” ujar Prof. Revis Asra.

Kunjungan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk berkontribusi kepada masyarakat lokal Jambi. PetroChina sengaja mengubah pendekatan dari reaktif menjadi proaktif dengan langsung mendatangi kampus. UNJA menjadi universitas pertama di luar Jawa yang dikunjungi dalam program KP ini, setelah sebelumnya PetroChina mendatangi Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan UPN Veteran.

Rangkaian acara meliputi pemaparan profil perusahaan dan sosialisasi ISO 370001 yang dibawakan oleh M. Yuda Ramdani dari Communication Department PetroChina, dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman seputar internship dan proses kerja bersama Fifi Fitrianti dari HR Department PetroChina, serta Expatriate Sharing Session bersama Mr. Pang Zhanqiang. Seleksi dilanjutkan dengan tes psikologi dan wawancara yang diikuti oleh mahasiswa FST UNJA.

Dekan FST UNJA, Drs. Jefri Marzal, M.Sc., D.I.T., turut mengapresiasi program ini.

“Program yang sangat bagus, karena mahasiswa akan merasakan pengalaman kerja praktik di perusahaan berskala internasional. Mereka akan tumbuh menjadi profesional dan karakter-karakter unggul akan terbangun. Insya Allah program ini juga bisa dilanjutkan dengan tugas akhir sehingga masa studi mahasiswa di UNJA semakin cepat,” tuturnya.

HR Manager PetroChina, Elvin D.L. Tobing, menegaskan komitmen perusahaan terhadap pengembangan sumber daya manusia lokal.

“Kami berkomitmen untuk memajukan local people yang ada di Jambi. Bukan hanya ketika proses hiring, kami sekarang datang ke kampus untuk memberikan kesempatan kepada rekan-rekan mahasiswa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa nama seluruh peserta yang mengikuti seleksi akan tersimpan di basis data perusahaan.

“Suatu waktu kalau misalnya mau mengajukan kerja praktik atau tugas akhir, silakan. Karena nama kalian sudah masuk di database,” katanya.

UNJA berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke program studi lain, seiring komitmen kedua pihak untuk mempercepat masa studi mahasiswa sekaligus mencetak lulusan yang siap bersaing di industri energi nasional maupun global. (www.unja.ac.id)

Continue Reading

ADVERTORIAL

342 Tim Bertarung di JACSEN 2026, Himatansi UNJA Dorong Mahasiswa Jadi Inovator Era Digital

DETAIL.ID

Published

on

Mendalo – Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Jambi (Himatansi UNJA) menyelenggarakan puncak rangkaian Jambi Accounting Competition & Seminar Nasional (JACSEN) 2026 pada Senin, 11 Mei 2026 di Balairung Pinang Masak, UNJA Mendalo. Pada gelaran ketiga ini, sebanyak 342 tim dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia turut berpartisipasi, dengan 16 tim terbaik melaju ke babak final yang digelar langsung di kampus UNJA.

JACSEN 2026 membawa tema Smart Financial Systems: Increase Indonesia’s Economic Productivity in the Digital Era, dengan empat cabang lomba: Olimpiade Akuntansi, National Business Plan Competition, Lomba Karya Tulis Ilmiah, dan National Essay Competition. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari sejak 9 hingga 11 Mei 2026 yakni upacara pembukaan, dilanjutkan field trip ke Candi Muaro Jambi dan Kampoeng Radja pada hari kedua, dan ditutup dengan Seminar Nasional sekaligus awarding JACSEN 2026.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNJA Prof. Dr. Shofia Amin, S.E., M.Si., Ketua Jurusan Akuntansi Dr. Nela Safelia, S.E., M.Si., Sekretaris Jurusan Akuntansi Riski Hernando, S.E., M.Sc., serta Koordinator Program Studi Akuntansi Dr. Achmad Hizazi, S.E., M.Com. Turut hadir pula para dosen dan mahasiswa di lingkungan Jurusan Akuntansi UNJA, serta peserta lomba dari berbagai universitas di Indonesia.

Seminar Nasional menghadirkan dua narasumber dari kalangan praktisi dan regulator. Narasumber pertama adalah Kepala Unit Implementasi Kebijakan SP dan Pengawasan SP-PUR Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Akhson Dwi Hermawan. Narasumber kedua, Pimpinan Kantor Akuntan Publik Roza Eko dan Boy Cabang Pekanbaru, Boy Febrian, S.E., M.Ak., Ak., CA., CPA., CFI., CFrA., CBV., CACP., ASEAN CPA, dan Auditor Senior dari kantor yang sama, Rudi Syaf Putra, S.E., M.Ak., ACFI., CFrA., CBV., CACP., ACPA., CTA.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menekankan pentingnya fondasi akuntansi bagi para pelaku usaha.

“Tidak ada perusahaan yang sukses dan sustainable apabila akuntansinya lemah. Pastikan kalian, dan wajibkan tim kalian, untuk merasa ‘kami harus menang’. Tapi jangan lupa, semangat kompetitif harus ada dasarnya, yaitu kepatuhan terhadap peraturan,” ujar Wakil Wali Kota.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNJA, Prof. Dr. Shofia Amin, S.E., M.Si., mendorong mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, melainkan juga inovatornya.

“Digitalisasi ini bukan lagi pilihan, melainkan fondasi baru dalam produktivitas ekonomi. Saya berharap mahasiswa akuntansi nantinya bisa menjadi garda terdepan dalam penguasaan teknologi, bukan hanya sebagai pengguna, tapi juga sebagai inovator yang mampu mengawal integritas keuangan di era digital ini,” kata Prof. Shofia.

Ketua Jurusan Akuntansi, Dr. Nela Safelia, S.E., M.Si., mengapresiasi penyelenggaraan JACSEN dan menyebutnya sebagai wadah silaturahmi akademik lintas kampus.

“Kami sangat bangga dengan adanya kegiatan ini. Melalui JACSEN, kita dapat membangun silaturahmi, keakraban, serta saling berbagi nilai-nilai ilmu pengetahuan dan menginspirasi satu sama lain. Seminar pada hari ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan kesempatan bertukar wawasan antar mahasiswa seluruh Indonesia,” ujar Dr. Nela.

Rangkaian acara diakhiri dengan pengumuman serta penyerahan hadiah kepada para pemenang dari keempat cabang lomba. Wakil Wali Kota Jambi secara khusus menambahkan hadiah bagi peserta yang terpilih menjadi juara pertama pada cabang National Business Plan Competition sebagai bentuk apresiasi atas inovasi yang ditampilkan para peserta.

Antusias peserta turut mewarnai rangkaian JACSEN 2026. Salah satu peserta, Ni Luh Putu Ayunda Astitiani, mahasiswa Politeknik Negeri Bali dengan cabang Business Plan Competition mengungkapkan kesan positifnya selama mengikuti kegiatan ini.

“Pengalamannya seru banget, apalagi di hari kedua ada field trip. Bisa ketemu teman-teman dari berbagai daerah. Untuk lombanya, kami berharap bisa pulang membawa juara. Proposal bisnis plan kami sendiri mengangkat aplikasi Kedasin, sebuah platform pengelolaan pengangkutan sampah yang kami rancang untuk menjawab permasalahan sampah di Bali,” tuturnya.

JACSEN merupakan kegiatan unggulan tahunan Himatansi UNJA yang konsisten digelar setiap tahun sebagai ajang kompetisi akuntansi tingkat nasional. Ke depannya, Himatansi UNJA berharap JACSEN terus berkembang dan menjadi ruang kolaborasi yang mendorong mahasiswa akuntansi di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi, membangun integritas, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan perekonomian bangsa. (www.unja.ac.id)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Lantik Achmad Imam Fauzi Jadi Pj Sekda Jember, Targetkan PAD dan Akurasi Data Bansos

DETAIL.ID

Published

on

Pelantikan Pj Sekda Jember, Selasa (12/5/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, melantik Achmad Imam Fauzi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah di Pendopo Wahyawibawagraha pada Selasa, 12 Mei 2026.

Fauzi mengisi posisi yang ditinggalkan Akhmad Helmi Luqman lantaran sedang menjalankan ibadah haji.

Pelantikan ini menjadi langkah strategis Gus Fawait untuk memastikan mesin birokrasi tetap solid, terutama dalam mengejar target pembangunan dan sinkronisasi program nasional.

Dalam arahannya, Gus Fawait memberikan catatan khusus mengenai stabilitas pemerintahan yang telah terjaga.

Ia menuntut seluruh perangkat daerah untuk mempertahankan ritme kerja, terutama dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kini telah menembus angka Rp1 triliun.

Namun, ia mengingatkan agar akselerasi tersebut tetap berpijak pada regulasi yang ketat.

“Jember tetap kondusif sejak awal kepemimpinan kami. Semua sekda sebelumnya ikut menjaga stabilitas pemerintahan,” ujar Gus Fawait.

Selain urusan fiskal, persoalan akurasi data kemiskinan menjadi sorotan utama.

Gus Fawait mengungkapkan adanya temuan puluhan ribu warga meninggal yang masih tercatat dalam data kependudukan karena belum memiliki akta kematian.

Kondisi ini dinilai menghambat efektivitas penyaluran bantuan sosial.

Ia memerintahkan camat untuk melakukan pembersihan data secara masif melibatkan ASN, TNI, dan Polri.

“Ada warga meninggal belum memiliki akta kematian. Dampaknya besar terhadap program bantuan pemerintah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Gus Fawait meminta jajarannya tidak hanya fokus pada urusan domestik Jember, tetapi juga harus selaras dengan kebijakan pusat.

Beberapa poin yang ditekankan antara lain dukungan terhadap Koperasi Desa Merah Putih dan program pengentasan sampah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program nasional adalah representasi keberhasilan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Terkait aspek teknis birokrasi, Bupati mengingatkan para pimpinan OPD dan camat agar lebih teliti dalam penyusunan anggaran.

Ia melarang kepala perangkat daerah menyerahkan seluruh urusan perencanaan kepada bawahan tanpa kontrol yang kuat.

Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi masalah hukum atau administrasi di kemudian hari.

“Percepatan pembangunan memang butuh langkah cepat, tetapi proses perencanaannya wajib teliti dan sesuai aturan,” tuturnya.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs