Connect with us
Advertisement

DAERAH

Sekdin Diknas Meninggalkan Banyak Kenangan, Bupati Merangin Pimpin Pelepasan

Published

on

detail.id/, Merangin – Kabar duka menghampiri segenap aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Merangin, Di tengah-tengah melaksanakan upacara Sumpah Pemuda, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, Said Usman dikabarkan meninggal dunia.

Sontak kabar tersebut langsung menyebar. Apalagi kabar itu diumumkan di lapangan upacara depan kantor Bupati Merangin.

Said Usman dikenal sebagai pendidik yang memiliki banyak prestasi. Sejumlah penghargaan baik sekolah menengah atas yang dulu pernah dipimpinnya (SMAN 12 Merangin), banyak melahirkan generasi penerus yang memiliki prestasi. Beberapa kali diundang ke istana negara baik di zaman Presiden Megawati hingga Presiden SBY untuk menerima penghargaan.

Rasa kehilangan banyak dirasakan baik kalangan teman sejawat, seniman hingga warga biasa. Hal ini terlihat betapa padatnya para warga yang datang dari semua kalangan di rumah duka di Desa Pinang Merah, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, Jambi.

“Saya mengenal almarhum bukan hanya sebagai teman kerja tetapi juga sebagai sahabat. Beliau banyak memiliki terobosan baik saat menjadi kepala sekolah dan Kabid Kebudayaan di Diknas hingga terakhir menjabat sebagai Sekretaris Diknas,” kata Agus Salim, Kepala Sekolah SMAN 12 Merangin pada Jumat, 28 Oktober 2022.

Menurut Agus Salim, selain pendiri sekolah berprestasi, Said Usman merupakan sosok yang sangat hangat dan dikenal di semua kalangan .

“Banyak kenangan yang ditinggalkan di sekolah kami. Jejak almarhum dalam mencerdaskan anak bangsa semoga jadi amal jariyah. Kami di sekolah Smandubel (SMAN 12) akan terus meneruskan karya terbaik almarhum agar sekolah ini tetap menjadi sekolahnya para ilmuwan, olahragawan dan budayawan,” ujarnya Agus Salim.

Sementara itu, Aan Piliang seniman musik yang tergabung di Dewan Kesenian Merangin mengaku sangat kehilangan sosok Said Usman. Ia mengatakan, banyak karya seni yang sudah ditelurkan dari ide-ide almarhum saat menjadi Kabid Kebudayaan.

“Kalau bicara karya banyak ide yang sudah dilahirkan dari ide kreatif almarhum. Bahkan yang membuat bangga para seniman, banyak seniman, pelaku seni dan pelestari budaya di Merangin yang menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Merangin, hasil pemikiran almarhum,” kata Aan dengan raut wajah sedih.

Asro Almurthawy, Ketua Dewan Kesenian Merangin pun menyampaikan duka mendalam, dengan kehilangan salah satu pemikir yang peduli dengan kesenian di Merangin.

Bupati Merangin, Mashuri memimpin langsung pelepasan jenazah almarhum Said Usman.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah, kita kehilangan sosok yang memiliki kinerja yang baik serta memiliki dedikasi, loyalitas yang tinggi. Kita sangat berduka cita. Mari kita doakan agar almarhum diterima di sisi Allah. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kita kenang semua kebaikan almarhum semoga kebaikan yang ditinggalkan menjadi amal jariah almarhum,” ucap Bupati Merangin.

Pejabat daerah yang turut hadir pada pelepasan jenazah terlihat Sekda Merangin, Fazarman serta dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah, para kepala sekolah dan para siswa, SD, SMPN dan SMAN 12.

Reporter: Daryanto

DAERAH

Banjir Melanda 11 Kecamatan, Pemkab dan BPBD Pasuruan Bangun Dapur Umum di Shelter Bencana

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Intensitas hujan yang sangat deras ditambah angin kencang selama lebih dari dua jam pada Selasa malam, 24 Maret 2026 membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir hingga Rabu pagi, 25 Maret 2026.

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, setidaknya lebih dari 6.650 rumah di 11 kecamatan dilaporkan kebanjiran. Bahkan, ketinggian air sampai 1,5 meter lebih di beberapa wilayah.

Dari 11 kecamatan yang terkena dampak banjir, hampir 6 desa di Kecamatan Beji, airnya belum surut. Enam desa tersebut adalah Desa Beji, Kedungringin, Gununggangsir, Pagak, Kedungboto, dan Cangkringmalang. Khusus di Desa Beji, banjir paling parah terjadi di Dusun Pasinan, dimana ketinggian air mencapai 120 sentimeter dengan 72 rumah terendam.

Banjir juga melanda di Desa Jarangan dan Toyaning, Kecamatan Rejoso dengan ketinggian air antara 10-30 sentimeter. Berikutnya 4 kelurahan dan 3 desa di wilayah Kecamatan Bangil yang juga tergenang, yakni Kelurahan Kalianyar, Tambakan, Kauman, Kalirejo, Latek, serta Desa Manaruwi, Tambakan dan Masangan. Ketinggian air antara 20-60 sentimeter.

Di Kecamatan Winongan, setidaknya ada 8 desa yang terkena banjir yaitu Desa Menyarik, Mendalan, Gading, Minggir, Prodo, Winongan Lor, Winongan Kidul, dan Penataan. Ketinggian air paling tinggi di Menyarik, Gading dan Penataan hingga 80 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, banjir disebabkan karena intensitas hujan yang sangat lebat disertai angin kencang terjadi hampir di semua wilayah di Pasuruam dan berlangsung selama lebih dari dua jam.

“Kemarin sore sampai malam hujannya terus turun dengan intensitas sedang sampai lebat ditambah angin kencang. Intensitasnya juga cukup lama sampai lebih dari dua jam,” kata Sugeng melalui sambungan selulernya pada Rabu, 25 Maret 2026.

Usai kejadian, BPBD bersama relawan langsung ke lapangan untuk melakukan banyak hal. Mulai dari evakuasi korban, pembuatan dapur umum di shelter bencana hingga distribusi makanan siap saji seperti nasi bungkus dan lainnya.

“Kita evakuasi korban ke tempat yang lebih aman, kita bagikan sembako, makanan dan kita aktifkan tiga shelter di Bangil, Winongan dan Rejoso,” ujarnya.

Tak hanya bantuan, Pemkab Pasuruan menurut Sugeng juga menginventarisir kerusakan akibat banjir kali ini.

“Pak Bupati menugaskan kami dan OPD terkait lainnya untuk menginventarisir kerusakan infrastruktur akibat dampak banjir sekarang,” tuturnya.

Reporter: Tina

Continue Reading

DAERAH

Pemerintah dan Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo Bakal Pasang Portal Jalan di Delapan Titik

DETAIL.ID

Published

on

Salah satu portal jalan yang dibangun oleh Dishub Kabupaten Probolinggo. (Dok. Dishub)

DETAIL.ID, Probolinggo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengumumkan rencana pembangunan alat pengendali dan pengaman jalan berupa portal di sejumlah ruas jalan kabupaten. Langkah ini diambil guna meningkatkan keamanan, keselamatan serta menjaga keawetan infrastruktur jalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan dokumen resmi tertanggal 12 Maret 2026, pembangunan portal tersebut akan dimulai pada April 2026. Portal-portal ini akan dipasang dengan spesifikasi tinggi tiang 3,5 meter dan lebar yang menyesuaikan kondisi masing-masing ruas jalan. Material utama yang digunakan adalah besi WF dengan pengecatan warna hitam-kuning berbahan fosfor agar terlihat jelas oleh pengendara.

Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto mengatakan pentingnya sinergi dalam kebijakan ini. “Kami mengharapkan kesediaan para stakeholder, terutama pemerintah kecamatan dan desa untuk mensosialisakan kebijakan ini kepada masyarakat serta pelaku usaha angkutan agar menyesuaikan dimensi kendaraannya sebelum melewati ruas jalan tersebut,” katanya pada Rabu, 25 Maret 2026.

Adapun delapan titik lokasi pembangunan portal tersebut meliputi Ruas Jalan Patalan-Patokan di Desa Patalan Kecamatan Wonomerto, Ruas Jalan Tamansari-Banjarsawah di Desa Tamansari Kecamatan Dringu, Ruas Jalan Klaseman-Maron di Desa Klaseman Kecamatan Gending serta Ruas Jalan Condong-Manggisan di Desa Betek Kecamatan Krucil.

Selanjutnya, Ruas Jalan Pesawahan – Tiris di Desa Pesawahan Kecamatan Tiris, Ruas Jalan Jabung – Besuk di Desa Jabungsisir Kecamatan Paiton, Ruas Jalan Tiris – Tlogosari di Desa Tiris, Kecamatan Tiris, Ruas Jalan Wonoasih – Bantaran di Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto.

Menurut Edy, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan daerah guna mengutamakan keselamatan lalu lintas dan menjaga aset jalan kabupaten yang telah diperbaiki oleh Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo.

“Pelaku usaha angkutan kayu, tambang hingga bus pariwisata diimbau untuk segera menyesuaikan tinggi muatannya maksimal 3,5 meter agar tidak terhambat saat melintas,” ujarnya.

Reporter: Tina

Continue Reading

DAERAH

Wabup A. Khafidh Serahkan Bantuan Sosial untuk Korban Kebakaran di Seling

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Musibah kebakaran menimpa keluarga Hasyim (52) warga RT 01 Desa Seling, Kecamatan Tabir. Rumah yang menjadi tempat berteduh bagi keluarga kecilnya hangus jadi abu akibat konsleting arus listrik, tepat pada hari ke-2 lebaran, Minggu, 22 Maret 2026.

Menindaklanjuti musibah tersebut, Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh didampingi Kepala Dinas Sosial A. Lazik, Kabag Umum Ari Aniko menyalurkan bantuan sosial kepada Hasyim pada Rabu, 25 Maret 2026.

Bantuan yang diserahkan berupa beras, mie instan, minyak goreng, makanan siap santap, perlengkapan bayi, selimut, kasur, terpal dan bantuan lainnya.

“Pemerintah Kabupaten Merangin ikut merasa berduka dan prihatin atas terjadinya kebakaran ini. Kami memberikan bantuan yang mungkin jumlahnya tidak seberapa, namun ini adalah bentuk kepedulian kami kepada warga yang sedang tertimpa cobaan,” ujar A. Khafidh di lokasi penyerahan.

Ia menambahkan, momentum yang masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri diharapkan dapat sedikit terhibur dengan kehadiran pemerintah, sehingga keluarga korban tetap bisa merasakan suasana lebaran meski di tengah duka.

Berdasarkan laporan di lapangan, kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Menanggapi hal itu, Wabup memberikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat Kabupaten Merangin, khususnya warga Desa Seling.

“Saya mengimbau kepada warga untuk memanfaatkan aliran listrik secara aman. Gunakan cara-cara yang baik dan pastikan instalasi listrik di rumah sesuai standar. Kita harap musibah akibat korsleting ini tidak terulang lagi di masa mendatang,” tuturnya. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs