Connect with us
Advertisement

PENJURU

Usai Mengecek Lokasi dan Bedah Dossier, Tim Evaluator UNESCO Tinggalkan Merangin

Published

on

detail.id/, Merangin – Setelah melakukan peninjauan lokasi Geopark seperti Rumah Tuo Rantau Panjang, Taman Geopark, Mengkaring, Danau Pauh, Renah, Desa Talang Tembago, Mengkarang, Tim Evaluator UNESCO Global Geopark (UGG) pada hari keempat assesmen Geopark Merangin-Jambi membedah dossier (dokumen) di Sekretariat Geopark Merangin-Jambi (Bappeda) pada Selasa, 11 Oktober 2022.

Dossier Geopark Merangin-Jambi yang disusun Badan Pengelola (BP) Geopark Merangin-Jambi itu, dibedah habis Mr Babis C Fasoula dan Mr Alireza, setelah keduanya melakukan survei lapangan selama tiga hari di titik-titik Geopark Merangin-Jambi.

“Kita buat dossier ini sesuai dengan berbagai sisi kajian dan bukti di lapangan. Jadi tidak masalah dibedah habis,” ujar GM Geopark Merangin-Jambi Dr Agus Zainuddin didampingi tim BP Geopark Merangin-Jambi.

Sebelum dibedah, dossier Geopark Merangin-Jambi itu dipaparkan secara gamblang oleh GM Geopark Merangin-Jambi di hadapan Tim Evaluator UNESCO Global Geopark (UGG) tersebut.

Menariknya saat membedah dossier Geopark Merangin-Jambi yang dilakukan secara tertutup itu, semua pertanyaan baik yang diberikan Mr Babis C Fasoula maupun Mr Alireza, dijawab tuntas oleh Tim BP Geopark Merangin-Jambi.

Sementara itu Bupati Merangin, Mashuri didampingi unsur Forkompinda Merangin ikut menyaksikan bedah dossier di ruang kantor Bappeda Merangin. Ia berharap agar Geopark Merangin bisa lolos ke UNESCO.

“Saya mohon dukungan seluruh masyarakat Merangin untuk mendukung dan mendoakan agar Geopark Merangin bisa lolos ke UNESCO sehingga dampaknya objek wisata Kabupaten Merangin akan dikenal ke seluruh dunia. Selain itu imbas positif secara ekonomi akan meningkat. Akan banyak turis asing yang akan ke Merangin melihat Geopark Merangin,” ujar Bupati Mashuri.

Rasa optimisme Geopark Merangin bisa lolos ke UNESCO juga disampaikan oleh Wabup Merangin Nilwan Yahya. Menurutnya, sejumlah lokasi yang ditinjau langsung oleh Tim Asesor Geopark terlihat masih utuh dan membuat Tim Asesor Geopark kagum.

“Banyak lokasi yang ditinjau, Tim Asesor Geopark Merangin kagum sebab pelibatan masyarakat, pelajar dan juga sektor UMKM terlihat langsung. Bahkan dua orang Tim Asesor Geopark di setiap lokasi yang ditinjau selalu disambut hangat warga. Sajian kopi asli Merangin ini juga yang bikin kesan baik di mata mereka,” ucap Wabup Merangin yang akrab disapa bang Nel.

Usai melakukan bedah dossier Geopark Merangin-Jambi dan berhasil full data Geopark Merangin-Jambi, Mr Babis C Fasoula dan Mr Alireza meninggalkan Kabupaten Merangin, menuju Bandara Sultan Thaha Jambi dengan menggunakan helikopter.

Reporter: Daryanto

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.

Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.

Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.

Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.

Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.

Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.

“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.

Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)

Continue Reading

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.

Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.

“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.

Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.

Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.

Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)

Continue Reading

PENJURU

Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.

“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.

Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.

Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.

Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.

Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.

Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.

‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs