Connect with us
Advertisement

DAERAH

Bobby Nasution Punya Dampak ke Wilayah Belawan

Published

on

detail.id/, Medan – Sejujurnya, kawasan Medan Utara, khususnya Kecamatan Medan Belawan, adalah daerah tepi laut yang kaya-raya.

Di sana terdapat Pelabuhan Belawan yang berskala internasional, ada kawasan industri Medan (KIM) yang sudah berjilid-jilid, dari mulai KIM 1 sampai KIM 2.

Namun justru Belawan menjadi kecamatan paling miskin dan banyak bromocorah atau kriminal se-Kota Medan. Dan hal itu telah berlangsung puluhan tahun.

Wali Kota Medan, Bobby Nasution tahu persoalan ini. Ia juga yakin memperbaiki Belawan dan kawasan Medan Utara secara umum tak segampang membalikkan telapak tangan.

Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini lalu mengambil langkah perubahan yang sederhana namun sangat dirasakan oleh warga.

Bobby memilih untuk sesering mungkin berkantor dan memulai pekerjaan di Kecamatan Belawan. Cara ini sesuai dengan janji dirinya sewaktu kampanye Pilkada Medan beberapa tahun yang lalu.

Saat itu berjanji akan sesering dan serutin mungkin berkantor di Belawan guna menyerap aspirasi dan memperbaiki apa yang bisa diperbaiki di Belawan.

Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap melalui Sekretaris Camat Robby Kurniawan kepada para wartawan di Medan, Selasa, 15 November 2022 mengakui terjadi perubahan psikologis di dalam diri warga Belawan.

Kata dia, warga Belawan melihat dan merasakan langsung perubahan yang terjadi di Belawan seperti proyek pembangunan tanggul raksasa untuk mencegah terjadinya kebanjiran atau rob.

“Kalau hujan lebat, Belawan pasti rob. Apalagi Belawan letaknya di pinggir laut,” kata Robby Kurniawan.

Ia juga melihat dan mengikuti langsung kegiatan Bobby Nasution yang  banyak sekali berinteraksi dan berdiskusi dengan warga Belawan.

“Beliau itu sering bertemu dan berdiskusi dengan warga Belawan. Kalau ketemu, pasti beliau nanya siapa warga yang belum dapat bantuan pemerintah,” kata Robby.

Setelah diketahui  siapa warga miskin Belawan yang belum mendapatkan bantuan, Robby bilang Wali Kota langsung memberikan solusi dan meminta Dinas Sosial Kota Medan untuk menyelesaikan persoalan warga miskin.

Progres sosial yang terbaru, kata Robby, adalah penyediaan bus antar jemput bagi para pelajar di Belawan yang disediakan Wali Kota Medan secara gratis.

Kata dia, problem transportasi bagi pelajar itu sudah belasan tahun terjadi tanpa solusi. Apalagi sopir-sopir angkot hingga saat ini tak ada yang mau masuk hingga ke rute padat penduduk namun masuk jalur kering bagi sopir angkot.

Yang sangat dirasakan langsung perubahan fisik Belawan oleh warga, kata Robby, adalah banyaknya perbaikan yang dilakukan Wali Kota terhadap sarana infrastruktur di Belawan.

“Seperti revitalisasi drainase, jalan, bantaran sungai, bedah rumah warga miskin, atau seperti jembatan titi dua Sicanang yang telah selesai dibangun, termasuk juga meninjau pintu air, atau pun tanggul rob,” ujar Robby.

 

Reporter: Heno

DAERAH

Kantah Merangin Ikuti Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Tahun 2026

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Pada Kamis, 24 September 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin mengikuti pelaksanakan Upacara Bendera dalam rangka Memperingati 66 Tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) Tahun 2026 di lingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi Jambi.

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jambi dan diikuti oleh seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.

Peringatan ini menjadi momentum bagi jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk merefleksikan peran dan tanggung jawab dalam menghadirkan pelayanan pertanahan dan tata ruang yang semakin berkualitas. Pelaksanaan upacara juga menjadi ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan serta menyelaraskan komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi.

Keterlibatan seluruh Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi mencerminkan pentingnya sinergi dan kesatuan langkah dalam mendukung agenda pertanahan dan tata ruang. Dengan koordinasi yang kuat, pelaksanaan program strategis nasional dan pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas, kepastian, maupun akuntabilitas.

Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa tugas pertanahan dan tata ruang tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan pengelolaan data, tetapi memiliki keterkaitan langsung dengan kepastian hukum, pemanfaatan ruang, serta kesejahteraan masyarakat. Karena itu, integritas, profesionalisme, dan orientasi pelayanan perlu terus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas setiap jajaran. (*)

Continue Reading

DAERAH

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kantah Merangin Gelar Rakor Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Merangin Tahun 2026

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin gelar Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Merangin Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Merangin pada Senin,, 22 September 2026.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin, Nur Adi Kusno, S.T., M.Eng. Selanjutnya, rapat dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, Zulhifni, S.T., M.E.

Rapat tersebut dihadiri oleh anggota Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Merangin, instansi vertikal, perangkat daerah terkait, serta para pejabat yang mewakili berbagai lembaga dan pemangku kepentingan yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Merangin.

Pertemuan ini menjadi ruang awal untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta membangun langkah kerja bersama dalam pelaksanaan Reforma Agraria Tahun 2026. Reforma Agraria pada dasarnya tidak hanya berbicara mengenai tanah dan sertipikat, tetapi merupakan agenda yang memiliki dimensi lebih luas, yaitu bagaimana penataan aset dapat berjalan beriringan dengan penataan akses sehingga tanah dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria, yang mengatur bahwa pelaksanaan Reforma Agraria dilakukan melalui strategi antara lain legalisasi aset, redistribusi tanah, pemberdayaan ekonomi Subjek Reforma Agraria, penguatan kelembagaan Reforma Agraria, serta partisipasi masyarakat.

Tantangan utama dalam pelaksanaan Reforma Agraria adalah memastikan bahwa koordinasi yang telah dibangun dapat diterjemahkan menjadi kegiatan yang konkret, terukur, dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, tindak lanjut dari rapat koordinasi ini dapat diarahkan pada beberapa langkah penting, yaitu sinkronisasi dan pemutakhiran data antarinstansi, verifikasi subjek dan objek Reforma Agraria, pemetaan sosial masyarakat, penguatan program pemberdayaan ekonomi, serta identifikasi dan penanganan permasalahan atau Konflik Agraria sesuai kewenangan masing-masing pihak. (*)

Continue Reading

DAERAH

Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin Sambut Peserta Program Pemagangan Nasional MagangHub Batch 2 Angkatan II Tahun 2026

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Pada Senin, 22 September 2026, ertempat di Ruang Rapat Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin, Nur Adi Kusno, S.T., M.Eng., didampingi jajaran, menyambut kedatangan peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dengan penugasan di Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin.

Kegiatan penyambutan tersebut menjadi langkah awal bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat lingkungan kerja pemerintahan, khususnya dalam penyelenggaraan pelayanan pertanahan sekaligus memperoleh pengalaman praktis mengenai dunia kerja di lingkungan instansi pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Program Pemagangan Nasional.

“Selamat datang kepada seluruh peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 di Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin,” ucapnya.

Kehadiran peserta MagangHub diharapkan dapat turut mendukung dan mengoptimalkan pelayanan, khususnya pada Seksi Survei dan Pemetaan serta Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, sejalan dengan berbagai perkembangan dan transformasi pelayanan yang terus dilakukan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Bagi Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin, kehadiran peserta MagangHub juga menjadi bagian dari semangat untuk membangun lingkungan kerja yang terbuka terhadap proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi generasi muda.

Sementara bagi para peserta, masa pemagangan merupakan kesempatan untuk tidak hanya belajar tentang pekerjaan, tetapi juga memahami pentingnya disiplin, tanggung jawab, integritas, komunikasi, kerja sama, serta orientasi pelayanan dalam menjalankan tugas di lingkungan pemerintahan. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs