PENJURU
Pesta Gol! Rekor Spanyol 7-0 Atas Kosta Rika
detail.id/, Jakarta – Spanyol memiliki selebrasi gol yang sangat dominan saat melawan Kosta Rika di Piala Dunia 2022. Mereka dikabarkan telah memainkan hampir 1000 operan sukses di laga tersebut.
Spanyol memulai langkah di Piala Dunia 2022 dengan kemenangan telak 7-0 atas Kosta Rika di Al Thumama Stadium, Rabu malam, 23 November 2022. Dani Olmo membuka keran gol La Furia Roja, dilanjutkan gol dari Marco Asensio, Ferran Torres (2 gol), Gavi, Carlos Soler, dan Alvaro Morata.
Skor mencolok ini bisa dikatakan tak mengejutkan mengingat tim polesan Luis Enrique itu tampil sangat dominan. Sebagai catatan, Spanyol melakukan total 1.043 umpan dan 976 di antaranya sukses, dengan rasio akurasi 93,58% dan persentase penguasaan bola sebesar 81,8%!
Jumlah operan sukses dan angka penguasaan bola itu adalah sebuah rekor di Piala Dunia. Saking dominannya, Spanyol tak membiarkan Kosta Rika mencatatkan satupun tembakan. Ya, Kosta Rika bahkan tak bisa sekadar melepaskan percobaan mencetak gol.
Itu juga menjadi sebuah catatan tersendiri di Piala Dunia. Kosta Rika menjadi yang kedua kalinya tanpa tembakan di sebuah laga Piala Dunia, setelah mereka sendiri saat melawan Brasil pada edisi 1990.
Buat Spanyol, kemenangan ini adalah yang terbesar dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Skor 7-0 ini melewati kemenangan 6-1 atas Bulgaria di Piala Dunia 1998.
Kemenangan besar ini membuat Spanyol memuncaki Grup E dengan tiga poin. Anak asuh Luis Enrique ini unggul selisih gol dari Jepang yang memiliki jumlah poin sama sedangkan Kosta Rika yang remuk redam menempati posisi juru kunci dengan nol poin.
Selanjutnya tim Matador akan menghadapi Jerman, yang secara mengejutkan dikalahkan Jepang 1-2.
PENJURU
ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.
Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.
Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.
Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.
Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.
Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.
“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.
Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.
“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.
Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)
PENJURU
ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.
Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.
“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.
Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.
Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.
Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.
Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)
PENJURU
Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.
“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.
Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.
Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.
Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.
Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.
Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.
‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)


