ADVERTORIAL
Al Haris: Jambi Mantap Expo Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Jambi – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya dan mendorong untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian, salah satunya dengan mengadakan Jambi Mantap Expo 2023. Hal tersebut dinyatakan Al Haris saat membuka Pameran Jambi Mantap Expo 2023, yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Jambi, Selasa, 03 Januari 2023.
Pameran Jambi Mantap Expo 2023 merupakan rangkaian dari kegiatan untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 66 Provinsi Jambi Tahun 2023 yang berlangsung dari tanggal, 03 s/d 08 Januari 2023. Pameran Jambi Mantap Expo 2023 ini memamerkan produk-produk kreativitas, makanan khas, pakaian tradisional dari Kabupaten/Kota, binaan BUMD dan BUMN dan para produsen usaha kecil menengah, serta sebagai sarana sosialisasi program-program kegiatan Pembangunan Daerah Provinsi Jambi.
“Penyelenggaraan pameran ini penting, ditengah upaya pemerintah dalam meningkatkan pembangunan ekonomi. Sentra-sentra kerajinan atau usaha kecil menengah sebagai basis ekonomi kerakyatan serta ekonomi kreatif, harus terus menerus dikembangkan sebagai pondasi awal,” ujar Al Haris.
“Pemerintah telah mencabut status PPKM, ini artinya kita sudah mulai bisa berkreasi, berinovasi membangun ekonomi yang lebih tangguh kedepannya, karena selama ini kita merasa terbelenggu oleh situasi pandemi covid-19, dimana yang memiliki usaha tentu merasa terganggu,” ujar Al Haris.
Al Haris mengemukakan, ada hikmah dari kondisi pandemi covid-19 beberapa waktu yang lalu, dimana orang orang mulai ramai menjual produk dengan memanfaatkan digitalisasi sebagai pemasaran dan mulai banyak produk produk baru.
Al Haris menuturkan, Presiden Jokowi terus mengimbau kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bersaing dalam mendaftarkan produk produk dari daerah. “Alhamdulillah, untuk produk dari Jambi ada lebih kurang sebanyak 1.500 produk yang sudah terdaftar dan diakui oleh nasional, contohnya adalah kursi rotan yang berasal dari Tanjung Jabung Barat yang sudah bisa diakses secara nasional dan dibeli secara online,” tutur Al Haris.
Al Haris mengharapakan agar UMKM yang ada di Provinsi Jambi untuk mendaftarkan produk produknya yang berkualitas dengan indeks geografi karena ini sangat penting dimana ada jaminan mutu dan standar yang jelas sehingga kedepannya dapat bersaing di pasaran Indonesia bahkan pasar global. Jambi Mantap Expo 2023 juga merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengangkat, meyakinkan bahwa produk Jambi layak di tingkat nasional bahkan internasional.
Staff Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Dan Pembangunan, Drs.Ariansyah,M.E., selaku Koordinator Kegiatan Pameran Jambi Mantap Expo 2023 melaporkan, maksud dan tujuan pelaksanaan pameran adalah yang pertama adalah mensosialisasikan produk daerah Jambi kepada masyarakat, kedua adalah mempromosikan produk-produk UMKM, dan yang ketiga adalah memberikan kesempatan kepada peserta pameran untuk melakukan transaksi dagang serta sebagai sarana rekreasi hiburan dan wisata bagi masyarakat.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jambi, Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, H.Sudirman,S.H.,M.H., Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj.Hesnidar Haris, Ketua BKOW Provinsi Jambi, Hj.Komariah Abdullah Sani, Ketua DWP Provinsi Jambi, Hj.Iin Kurniasih dan para undangan lainnya.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Hilirisasi Kopi dan Baksos Lewat Aksi Gowes Kebun Sumberwadung Jember
DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memimpin aksi gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Jember pada Senin, 5 Oktober 2026.
Menempuh rute dari Kebun Sumberwadung hingga Pendopo Wahyawibawagraha, kegiatan ini menggabungkan pemantauan ekonomi daerah dengan aksi sosial masyarakat.
Sepanjang rute perjalanan, rombongan menyalurkan bantuan sembako serta menyediakan layanan pengobatan gratis bagi warga setempat.
Gus Fawait menegaskan bahwa kegiatan lintas sektor ini menjadi sarana mempererat kebersamaan jajaran pemerintah daerah dalam membangun Jember.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait memberikan perhatian khusus pada kinerja BUMD Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan.
Beliau mengapresiasi inovasi dan langkah hilirisasi produk perkebunan yang dinilai mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta mendorong pengentasan kemiskinan di kawasan pedesaan.
Langkah hilirisasi ini memperkuat rencana peluncuran branding “Jember Surga Kopi Indonesia”.
Potensi komoditas unggulan seperti kopi Liberika, Robusta, cerutu, hingga produk pangan sehat edamame dan cokelat menjadi modal kuat Jember sebagai pusat kopi nasional.
Selain sektor perkebunan, Gus Fawait juga menyoroti percepatan perbaikan sarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan fasilitas sekolah yang rusak berat agar segera dijadikan prioritas penanganan oleh pemerintah daerah,” kata Gus Fawait. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Pastikan Kontrak PPPK Jember Aman dan Siapkan Layanan Mobil Cinta
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tidak memutus kontrak tenaga PPPK maupun PPPK paruh waktu dalam penyusunan Rancangan APBD 2027 pada Senin, 5 Oktober 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait seusai Rapat Paripurna III DPRD Jember terkait jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menyampaikan bahwa kesamaan pandangan antara legislatif dan eksekutif menjadi modal penting untuk memperkuat ruang fiskal daerah, khususnya dalam menyokong sektor pelayanan dasar dan penanganan kemiskinan.
“Yang pertama tadi saya sampaikan bahwa hampir keseluruhannya kita mempunyai pandangan yang sama antara legislatif dan eksekutif,” kata Gus Fawait.
Jika skema pembiayaan PPPK paruh waktu nantinya ditanggung pemerintah pusat, tambahan ruang fiskal daerah akan difokuskan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan dan pendidikan.
Pemkab Jember memperkuat program Universal Health Coverage (UHC) dan Home Care, serta menghadirkan operasional armada Mobil Cinta mulai Kamis mendatang untuk mengantar pasien kurang mampu pulang dari rumah sakit secara gratis.
Di sektor pendidikan, selain memetakan sekolah rusak berat untuk diajukan revitalisasinya ke pusat, Pemkab Jember menggandeng kelompok pengajian lintas agama guna menjalankan program kejar paket demi mendongkrak rata-rata lama sekolah.
“Ini tidak bisa kita lakukan secara biasa-biasa saja. Kita harus lakukan sebuah kebijakan yang out of the box, menggandeng semua pihak termasuk kelompok-kelompok pengajian,” ujarnya.
Layanan Home Care juga diintegrasikan langsung dengan petugas Dispenduk untuk penyelesaian dokumen kependudukan warga di tempat.
Sementara untuk program rumah tidak layak huni (RTLH), Pemkab Jember menargetkan perbaikan 2.000 rumah tahun ini dari total kebutuhan 7.000 hingga 12.000 unit berbasis kriteria Kementerian Perumahan.
Pendataan warga miskin turut diperketat dengan membagi kelompok desil 1 yang didata oleh ASN dan desil 2 oleh mahasiswa KKN kolaboratif.
Pemkab Jember membedakan penanganan antara warga tidak produktif yang disokong bantuan sosial dan pangan, dengan warga usia produktif yang didorong lewat pelatihan kerja.
Salah satu program unggulan bagi warga usia produktif adalah SMK Go Global yang disosialisasikan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk membuka jalur kerja legal bagi siswa kurang mampu tingkat SMK, MA, dan SLTA sederajat.
“Bukan cuma rumahnya saja yang kita perbaiki, kalau usia produktif kita akan beri pelatihan. Kalau usia produktif, kita akan dorong supaya mereka punya pendapatan, salah satunya melalui program SMK Go Global,” tutur Gus Fawait.
Skema ini disiapkan agar upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember dapat berdampak jangka panjang dan berkelanjutan.
“Jember tidak ingin penanganan kemiskinan hanya berhenti pada bantuan, tetapi harus membuka jalan agar masyarakat produktif bisa bekerja dan meningkatkan pendapatannya,” ucapnya. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Sinergi Pemkab-TNI Perkuat Produksi Beras Jember
DETAIL.ID, Jember – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodim 0824 Jember berlangsung hangat pada Senin, 5 Oktober 2026.
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara sengaja datang tanpa kabar untuk memberikan kejutan langsung kepada jajaran TNI.
“Kami ingin memberikan surprise jajaran Forkopimda di sini, untuk datang secara bersama-sama menyampaikan selamat Hari Jadi TNI,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.
Selain membawa pesan kebersamaan dan kekompakan untuk mendukung program pemerintah pusat era Presiden Prabowo Subianto, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat sinergi sektor ketahanan pangan.
Kolaborasi antara Pemkab Jember dan TNI dinilai membuahkan hasil signifikan terhadap peningkatan produksi beras daerah.
“Ke depan kita dan TNI juga punya tugas untuk ikut serta meningkatkan ketahanan pangan dan itu sudah di Jember. Produksi beras kita yang mungkin beberapa tahun yang lalu sempat nomor 5, nomor 4, hari ini sudah nomor 3. Itu bentuk sinergi konkret antara pemerintah daerah dengan TNI,” ujarnya.
Acara peringatan yang digelar secara sederhana dan kekeluargaan tersebut turut melibatkan berbagai lapisan elemen masyarakat, mulai dari institusi daerah hingga para pengemudi ojek online. (*)



