ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Apresiasi Talkshow Anak Muda Bicara Jambi yang Digagas BM PAN
Jambi – Seiring perkembangan zaman sudah sepatutnya anak muda Jambi harus ikut andil dalam perkembagan Jambi kedepannya. Itu juga yang membuat DPW Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) Provinsi Jambi dibawah komando Eko Budyono melaksanakan Talkshow dengan mengusung jargon ‘Anak Muda Bicara Jambi’, Jumat, 13 Januari 2023.
Pada Talkshow yang digelar BM PAN Provinsi Jambi di Hellosappa ini, menghadirkan Gubernur Jambi Al Haris, Ketua Yayasan Wahyu Pembudi Jambi Rizka Suciati dan Penggiat Candi Muaro Jambi Abdul Haviz sebagai pembicara.
Gubernur Jambi Al Haris yang hadir di tengah-tengah anak muda Jambi sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan ini.
“Saya kira ini penting, karena kadang kala banyak hal kita lupa mengupasnya. Kita hanya sering terbawa oleh hal-hal yang kadang kala kita lupa membahas bersama-sama sehingga anak muda ini terbawa dengan cara mereka sendiri,” kata Gubernur Al Haris.
“Diskusi (Talkshow, red) penting saya kira, duduk bersama-sama ngobrol tentang Jambi, yang mana mungkin bagi pemerintah ini adalah masukkan,” ujarnya.
Ditambahkan Gubernur Al Haris, pemerintah telah mempersiapkan ruang untuk anak muda Jambi, terlebih lagi bagi anak muda yang memang terjun di dunia bisnis yang benar-benar ingin memajukan Provinsi Jambi kedepannya.
Pada tahun 2023 ini, kata Gubernur Al Haris, melalui OPD terkait Jambi Mantap juga punya program khusus bagi anak muda (milenial).
“Kita ada bantuan untuk pemula dan milenial yang terjun di dunia bisnis. Bantuan modal usaha seperti gerobak dan lainnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPW BM PAN Provinsi Jambi Eko Budyono mengatakan, kedepannya kita sebagai anak muda sudah harus bisa bagaimana membuat Provinsi Jambi ini semakin dilihat oleh Provinsi tetangga.
“Kita anak muda jangan mau hanya jadi penonton saja, kita harus berperan aktif dalam membangun Jambi kedepan,” kata Coco sapaan akrab Eko Budyono itu.
Bukan hanya itu, Coco juga mengajak anak muda Jambi juga harus membangun kesadaran bahwa kita ini betul-betul anak Jambi. Sebagai anak muda banyak yang bisa kita perbuat untuk kemajuan Jambi.
“Mari kita bangun kesadaran bahwa kita ini betul-betul anak Jambi. Banyak yang bisa kita perbuat untuk kemajuan Jambi, jadi pada intinya kita jangan mau ketinggalan dari provinsi lainnya. Mereka bisa, kenapa kita tidak bisa,” ucap Coco.
Tidak hanya itu, Coco mengatakan jika Talkshow Anak Muda Bicara Jambi ini akan kita buat lanjutannya. “Ini yang pertama dan bukan yang terakhir. Insya Allah ke depan akan kita gelar yang lebih wah lagi,” tuturnya.
ADVERTORIAL
SITASKIN Jember Bergerak, Gus Fawait Pasang Target Penurunan Kemiskinan Lima Tahun
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, bersama Wakil Ketua Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Iwan Sumule, menggelar Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan (SITASKIN) di Balai Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kamis, 12 Februari 2026.
Kegiatan itu mempertemukan pemerintah pusat dan daerah dalam satu agenda percepatan pengentasan kemiskinan, terutama di wilayah perdesaan, kawasan pinggir hutan, perkebunan, dan pesisir pantai yang selama ini menjadi kantong kemiskinan di Jember.
“Masalah kemiskinan ini tidak bisa diselesaikan sendirian. Harus ada sinergi dan kolaborasi. Hari ini adalah awal mula kolaborasi nyata antara Pemerintah Daerah dan Pusat melalui BP Taskin,” ujar Gus Fawait.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian terhadap persoalan kemiskinan di Jember.
Pemkab Jember menyiapkan strategi yang menyasar perbaikan infrastruktur sekolah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.
“Pengentasan kemiskinan ini bukan sulap yang bisa selesai dalam semalam. Namun, kami berkomitmen dalam lima tahun ke depan, angka kemiskinan di Jember harus turun secara drastis dibandingkan periode-periode sebelumnya,” ucapnya optimis.
Gus Fawait menargetkan angka kemiskinan Jember turun secara drastis dalam lima tahun melalui program SITASKIN.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Jember menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga yang membutuhkan.
Bantuan itu mencakup 200 paket Gemarikan, paket sembako senilai Rp 250.000 disertai santunan tunai Rp100.000, distribusi paket sembako di Kampung Zakat, aktivasi kembali program PBI JKN, Program Genting (perbaikan atap rumah), Program Jambanisasi, pemberian tablet bagi anak yatim usia TK dan SD, serta bantuan Kacamata Pintar bagi warga tunanetra.
“Kami juga meluncurkan Program Lansia Berdaya untuk memastikan warga senior tetap mendapatkan dukungan di masa tua,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua BP Taskin Iwan Sumule menyebut Jember masuk daerah prioritas karena angka kemiskinan ekstrem yang masih cukup tinggi.
Ia mengulas strategi program berkelanjutan agar penurunan angka kemiskinan berlangsung konsisten.
“Kuncinya adalah kolaborasi dan keberlanjutan. Kami hadir untuk memastikan birokrasi tidak lagi menjadi penghambat bagi program-program kesejahteraan rakyat,” ujar Iwan menutup penjelasannya.
Penulis: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
FKIK UNJA Resmi Luncurkan 3 Prodi Dokter Spesialis, Tonggak Baru Layanan Kesehatan Jambi
Jambi – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (UNJA) menggelar Peresmian (Launching) Program Pendidikan Dokter Spesialis yaitu Program Studi Bedah, Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif, serta Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Lantai 6 Kampus FKIK UNJA Telanaipura pada Rabu, 11 Februari 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UNJA, Helmi., Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.i., Sekretaris Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek yang hadir secara daring, Prof. Dr. Med. Setiawan, dr., AIFM., Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, S.E., M.A., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., Dekan FKIK, Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes., para Wakil Dekan FKIK UNJA, dosen serta mahasiswa UNJA.
Turut hadir Staf Ahli Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi sekaligus Plt. Direktur RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi, Dr. dr. Hj. Ike Silviana, MKM, Sp.KKLP, FISQua, Pembina PPDS FKIK (Manager Akademik dan Kemahasiswaan Spesialis Fakultas Kedokteran Padjadjaran), Dr. dr. R. Angga Kartiwa, Sp.M(K), M.Kes., Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi, dr. Shanti Lestari, S.E., M.M., Direktur RSJD H. Muhammad Syukur Provinsi Jambi, dr. Herlina M. Basrie, MKM., Ketua Komkordik, dr. Ade Suwanti, Direktur Utama Bank 9 Jambi, H. Khairul Suhairi, S.E., M.M., dan tamu undangan lainnya.
Rektor UNJA, Helmi menekankan bahwa peresmian tiga program studi baru ini merupakan wujud nyata komitmen UNJA untuk turut berkontribusi dalam pemenuhan akses layanan kesehatan spesialistik yang merata.
“Pencapaian bersejarah ini tentu tidak lepas juga dari dukungan, kerja keras, dan kolaborasi berbagai pihak. Mulai dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Rektor Universitas Padjadjaran dan Rektor Universitas Sumatra Utara, Gubernur dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi, serta para Direktur Rumah Sakit Mitra,” ujar Rektor.
Dalam Laporannya, Dekan FKIK, Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan Peresmian (Launching) Program Pendidikan Dokter Spesialis ini bukan sekedar seremonial akademik melainkan tonggakan somasi masyarakat Provinsi Jambi dalam tenaga kesehatan.
“Komitmen ini nantinya, para peserta didik akan ditempatkan pada daerahnya masing-masing, untuk itu kami mengajak seluruhnya untuk bersinergi dan berkolaborasi karena kita yakin bahwa ini bukan hanya milik UNJA melainkan milik bersama untuk memajukan kesehatan masyarakat Jambi,” kata Humaryanto.
Menanggapi hal tersebut Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.i., menyambut baik upaya peningkatan pelayanan kualitas kesehatan dengan pendidikan khususnya melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis yang inklusif.
“Besar harapan kita bersama dengan Program Pendidikan Dokter Spesialis ini dapat menciptakan pendidikan inklusif agar mempersiapkan Dokter Spesialis kompeten di masa yang akan datang, supaya bisa menjawab kebutuhan tenaga medis di Provinsi Jambi,” tutur Abdullah Sani.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan Penandatanganan MoU dan MoA oleh Pimpinan OPD dan para RS Mitra Kerjasama serta Penyerahan Cinderamata dan Plakat dengan harapan Program Pendidikan Spesialis UNJA ini dapat menjadi pelita harapan bagi ribuan bahkan jutaan jiwa yang membutuhkan layanan kesehatan berkualitas di bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Arahkan Ekonomi Desa Bergerak untuk Turunkan Kemiskinan Jember
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, meminta perputaran ekonomi terjadi di desa untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Jember.
Ia menyampaikan hal itu dalam Sosialisasi Pengawasan Pemerintah Desa dan Pengawasan Dana Desa di Pendapa Wahyawibawagraha yang berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026.
Gus Fawait menguraikan potensi sumber daya alam Jember dari wilayah selatan hingga utara.
“Kita ini, di selatan punya pantai terpanjang, artinya masyarakat kita banyak yang menjadi nelayan. Di utara, kita punya pegunungan panjang yang petaninya menghasilkan banyak komoditas,” katanya.
Ia kemudian mengakui persoalan kemiskinan masih menjadi tantangan serius di daerahnya.
“Tapi kami punya masalah, angka kemiskinan kami berdasarkan data kami masih yang tertinggi di Jatim,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan itu perlu penyelesaian bersama dengan dukungan pemerintah pusat agar roda ekonomi berputar di desa.
“Maka kami ingin ini harus diselesaikan, kami butuh bantuan dari pemerintah pusat. Agar ekonomi berputar di desa, dan angka kemiskinan bisa ditekan,” ucapnya.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya yang hadir dalam forum tersebut menyampaikan arahan Presiden terkait pengelolaan anggaran negara.
“Saya hanya ingin menyampaikan, bahwa sesuai arahan presiden, uang yang dari rakyat (pajak) ini harus kembali ke rakyat. Uang negara harus dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tuturnya.
Ia juga memaparkan bahwa pemerintah menjalankan efisiensi anggaran sekaligus mendorong transparansi.
“Intinya itu semua dilakukan adalah untuk kebaikan negara-rakyat. Semua program bapak Presiden, seperti MBG dan program lainnya ialah agar perputaran ekonomi bukan hanya terjadi di kota. Melainkan juga berputar di desa,” ujarnya.
Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, yang turut hadir menjelaskan tujuan kunjungan kerja ke Jember untuk melihat langsung kondisi desa.
“Kami turun kesini ialah ingin tahu keadaan di daerah terutama di desa. Karena area program strategis nasional ini ada di desa,” katanya.
Ia menegaskan desa memegang peran utama dalam pelaksanaan program nasional.
“Kami ingin memastikan program dari Presiden ini bisa berjalan lancar. Karena Desa ini sekarang menjadi ujung tombak program nasional,” ucapnya.
Penulis: Dyah Kusuma


