ADVERTORIAL
Cegah Macet, Pemprov Jambi Siapkan 40 Ha Lahan Parkir Truk Batu Bara
Jambi – Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan 40 hektare lahan kosong yang akan dimanfaatkan sebagai lahan parkir truk batu bara di Jalinsum. Lahan parkir itu disediakan untuk menekan angka kemacetan akibat truk batu bara yang parkir di pinggir jalan.
“Jadi lahan kosong di daerah Jalan Bulian-Tembesi yang seluas 40 hektare itu akan kita jadikan kantong parkir utama juga sekaligus menjadi cek point bagi kendaraan-kendaraan truk batu bara,” kata Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Ismed Wijaya, Sabtu, 11 Februari 2023.
Lokasi lahan parkir bagi truk batu bara itu nantinya dikelola oleh PT Sahri Anugerah Pusaka (SAP) yang bekerja sama dengan Pemprov Jambi. Lahan parkir yang berada di kawasan Kabupaten Batanghari itu juga dinilai mampu untuk mengatasi kemacetan akibat angkutan batu bara yang menumpuk di bahu jalan usai dari lokasi tambang.Lahan kosong yang telah disediakan itu mulai hari ini juga sudah bisa digunakan sementara oleh angkutan-angkutan batu bara menjelang lokasi parkir itu akan memiliki fasilitas lengkap lainnya. Nantinya di lahan itu pula setiap kendaraan yang telah melaksanakan muatan dari mulut tambang diminta untuk terlebih dahulu berada di lahan parkir agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalan.
“Di lahan ini kita bisa melakukan pengaturan keberangkatan angkutan batu bara yang nantinya bisa dilaksanakan disini setelah angkutan-angkutan batu bara melakukan muatan di lokasi tambang. Jadi lebih teratur kondisi macet dapat teratasi, mobil-mobil yang bermuatan juga tidak menjalani parkir sembarangan di pinggir jalan,” ujar Ismed.
Di lokasi lahan parkir seluas 40 hektar itulah setiap kendaraan yang akan melintas menuju pelabuhan bongkar akan diatur oleh petugas.
“Jadi habis dari berangkat dari mulut tambang setiap truk harus berhenti lebih dulu di lahan parkir, tetapi jika nanti kondisi jalan tidak terjadi kepadatan dan bisa bergerak maka tak perlu lagi parkir di area lahan parkir ini yang jelas lahan parkir ini tujuannya untuk mencegah saja terjadi kemacetan di jalan,” kata Ismed.
Di lahan parkir itu, nanti sebanyak 10 ribu kendaraan truk batu bara bisa tertampung disana. Namun sejauh ini hanya 4.000 kendaraan truk batu bara saja yang diperbolehkan melintas saat ini di jalan lintas Sumatera Jambi sesuai aturan yang telah diberlakukan.
Sejauh ini pula, Pemprov Jambi melalui Dinas Perhubungan juga sudah mengingatkan bagi kendaraan yang tidak memiliki nomor lambung maka segera mencantumkan nomor lambung demi pengaturan kendaraan truk batu bara yang lalu lalang di Jalan Jambi. Namun jika yang tidak memiliki nomor lambung itu maka Pemprov Jambi akan memutar balik mobil itu ke mulut tambang dan tidak bisa beroperasi.
“Ada sebanyak 6.630 stiker nomor lambung yang saat ini dipasang di truk batu bara. Stiker itu bertujuan sebagai bentuk angkutan batu bara yang telah terdata. Bahkan jika nanti masih ada stiker tidak bernomor lambung maka akan dilakukan penindakan, dan dalam penerapan hukum terkait soal stiker ini bagi perusahaan tambang itu tidak boleh memuat batu bara yang mana angkutannya tidak memiliki stiker,” ucapnya
Saat ini pula sesuai peraturan gubernur Jambi setiap petugas kini berhak menindak mobil angkutan batu bara yang ilegal dan tidak bergabung bersama transportir. Apalagi pihak kepolisian juga sudah meminta bahwa kendaraan batu bara yang bukan terdata dalam nomor plat BH atau plat Jambi maka akan diberikan penindakan hukum kecuali mau melakukan mutasi.
“Ya kita tidak mau saja ada kendaraan yang bukan plat Jambi lalu lalang di Jalan. Ini kan sudah jelas aturannya semua, saya rasa sudah tahu aturan itu, jika masih ada kedapatan kendaraan bukan bernomor polisi Jambi maka akan ditindak, tetapi kalau mau bermutasi silahkan saja dan kemudian bergabunglah bersama transportir yang sudah terdata di Jambi,” kata Ismed
Tidak hanya itu, untuk mencegah adanya kemacetan jalan truk batu bara, Pemprov Jambi juga telah menggelar apel siaga dalam pengaturan truk batu bara di jalan raya. Total petugas jaga pun kini juga ikut ditambah dengan mencapai 120 petugas gabungan dari TNI-Polri, Dishub serta Satpol PP.
“Nanti petugas jaga itu akan kita atur 60 orang di titik yang sudah kita tetapkan, kemudian 60 orang lagi di titik lainnya. Itu titiknya mulai dari Sarolangun, Batang Hari, kemudian Muaro Jambi dan Kota Jambi,” ujar Ismed.
Gubernur Jambi Al Haris sebelumnya juga meminta kepada tiga Perusahan besar di sektor pertambangan batu bara di Jambi agar segera fokus dalam menyelesaikan lokasi jalur khusus buat lalu lalang truk batu bara. Ketiga perusahaan itu harus segera menyelesaikan jalur khusus agar jalan-jalan di Jambi tidak lagi rusak serta terhindar dari macet.
“Malam ini kita mengadakan rapat bersama baik dari Ketua DPRD Jambi, Kapolda, Danrem dan OPD terkait di Pemerintah Provinsi Jambi. Di rapat ini kita memanggil 3 pengusaha yang sudah menyatakan siap membangun jalan khusus batu bara, kemudian kita melihat progres sejauh mana mereka bekerja dan meneruskan apa yang sudah menjadi kesepakatan awal dahulu dengan ketiga perusahaan ini,” kata Al Haris, Rabu lalu, 8 Februari 2023.
Ketiga perusahaan besar yang diminta selesaikan jalur khusus batu bara itu yakni PT. Putra Bulian Properti, PT. Intitirta Primasakti dan PT. Sinar Anungrah Sukses. Tiga perusahan besar di bidang tambang batu bara ini segera menujukan progress pembangunan jalan khusus batu bara itu agar jalan-jalan di Jambi tak digunakan lagi.
Saat ini, jalur khusus batu bara itu sudah dilaksanakan ground breaking pada tanggal, 1 September 2022 lalu dan melaksanakan pemaparan DED pada tanggal, 10 Januari 2023. Beberapa tahap pembangunan yaitu tahap pertama pembangunan jalan khusus batu bara sepanjang 77 kilometer dari Dusun Mudo sampai Kilangan juga telah berjalan.
ADVERTORIAL
Buka Resmi Bazar Ramadhan BKOW, Wagub Sani: Kolaborasi Apik, Ruang Pemberdayaan dan Ruang Kepedulian
Jambi – Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I membuka secara resmi Bazar Ramadhan yang diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jambi, yang bertempat di Gedung Wanita BKOW Provinsi Jambi, pada Selasa, 24 Februari 2026. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan unsur Forkopimda, Ketua DWP Provinsi Jambi, Iin Kurniasih Sudirman, Kepala Perangkat Daerah terkait Lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, para pengurus dan anggota BKOW Provinsi Jambi, para tokoh wanita, pemuka masyarakat dan panitia pelaksana serta undangan lainnya.
Dalam sambutan dan arahannya Wagub Sani menyampaikan, Bazar Ramadhan yang diselenggarakan oleh BKOW Provinsi Jambi yang akan berlangsung selama kurang lebih 5 hari kedepan ini merupakan sebuah ruang kolaborasi apik, ruang pemberdayaan, dan ruang kepedulian.
“Ramadhan selalu membawa peningkatan kebutuhan masyarakat, terutama bahan pokok dan kebutuhan konsumsi keluarga. Kehadiran bazar seperti ini memberikan solusi nyata yakni menghadirkan produk dengan harga terjangkau, sekaligus membuka peluang usaha bagi para pelaku UMKM, khususnya Perempuan,” ujar Wagub Sani.
Wagub Sani juga mengapresiasi peran BKOW Provinsi Jambi yang terus aktif menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pemberdayaan perempuan dan penguatan keluarga. Menurutnya, organisasi wanita bukan hanya pelengkap pembangunan, tetapi mitra utama dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh, berakhlak, dan produktif.
“Kita menyadari bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam ketahanan ekonomi keluarga. Banyak usaha rumahan tumbuh dari dapur, dari ruang kecil di rumah, tetapi mampu menopang pendidikan anak, membantu ekonomi keluarga, bahkan membuka lapangan kerja di lingkungan sekitar. Inilah wajah ekonomi kerakyatan yang sesungguhnya. Melalui Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW), organisasi-organisasi wanita di Provinsi Jambi menunjukkan bahwa kolaborasi mampu memperkuat daya saing. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada transaksi harian, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, memperluas jaringan pemasaran, termasuk memanfaatkan platform digital agar UMKM kita naik kelas, dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” ucapnya.
Wagub Sani menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi juga senantiasa memberikan atensi terhadap pelaku UMKM dan Industri Rumah Tangga sebagai bagian dari penggerak ekonomi di Provinsi Jambi.
“Dengan salah satu program unggulan dalam Program Jaringan Majukan Jambi (Pro-Jambi), pada pilar Pro-Jambi Tangguh, Pemerintah Provinsi Jambi memberikan Bantuan modal kerja UMKM/Industri Rumah tangga/Start Up Milenial. Dibutuhkan dukungan semua pihak termasuk BKOW Provinsi Jambi agar program tersebut dapat terlaksana dan menyasar UMKM dan Industri Rumah Tangga yang di Provinsi Jambi. Selain aspek ekonomi, Ramadhan adalah bulan solidaritas. Bazar kali ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari omzet, tetapi dari seberapa besar manfaat yang kita hadirkan bagi sesama. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai gerakan bersama untuk memperkuat kepedulian sosial, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta menumbuhkan semangat gotong royong,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi Drs. H. Kemas Muhammad Fuad, M.Si mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bijak dalam mengkonsumsi. “Artinya kita jangan menimbun, jangan terlalu banyak kita beli, sesuai dengan kebutuhan kita saja,” katanya.
“Dan Alhamdulillah kita melihat daya beli masyarakat dan kemudian ketersediaan bahan pokok, juga terkait dengan harga masih relatif stabil. Kemudian pada hari ini kita hadir dalam kegiatan bazar, kita ikut berpartisipasi selama tiga hari ini kita memberikan pasar murah melalui subsidi harga dari pemerintah kepada masyarakat, seperti beras, minyak goreng, mudah-mudahan kegiatan ini dapat membantu bagi masyarakat yang membutuhkan yang berhak menerima,” ujarnya.
Dijelaskannya juga bahwa pemerintah tidak hanya mengadakan kegiatan di Kota Jambi saja tetapi juga di sebelas kabupaten/kota. ”Kita melaksanakan kegiatan bazar dan pasar murah bekerjasama dengan berbagai organisasi untuk memberikan subsidi dari Pemerintah Provinsi, dari program pak Gubernur dan Wagub, dan program ini dilaksanakan pasti ada pertimbangan dimana strategi dari pimpinan bahwasanya ini harus kita lakukan untuk memberikan bantuan bagi masyarakat tidak mampu dan dilaksanakan, sudah terjadwal, dan mudah-mudahan harapan kami pelaksanaan ini dapat membantu dan sampai kepada masyarakat,” tuturnya.
ADVERTORIAL
IDSD Jambi Meningkat, Gubernur Al Haris Dorong Kabupaten/Kota Perkuat Daya Saing Lokal
Jakarta – Gubernur Jambi Al Haris mendorong seluruh Bupati dan Wali Kota di Provinsi Jambi untuk mengambil langkah konkret dalam meningkatkan daya saing daerah masing-masing.
Hal itu disampaikan Gubernur Al Haris usai diraihnya prestasi Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Jakarta tersebut turut dihadiri Kepala BRIN Prof. Arif Satria, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.
Dalam rilis tersebut, skor IDSD Provinsi Jambi meningkat dari 3,38 menjadi 3,46.
Menurut Gubernur Al Haris, capaian ini merupakan hasil kerja bersama, namun tetap memerlukan penguatan di berbagai sektor agar mampu bersaing lebih baik di tingkat nasional.
“Kita mendorong agar bupati dan wali kota melakukan langkah-langkah strategis agar daya saing di daerahnya dapat meningkat,” katanya tegas.
Ia menambahkan, beberapa indikator yang menunjukkan performa baik antara lain sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, pasar, dan tenaga kerja yang mencatat nilai relatif tinggi.
Menurut Gubernur Al Haris, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam menjaga tren peningkatan ini.
Dengan strategi yang tepat, ia optimistis Jambi dapat terus memperbaiki peringkat serta memperkuat posisi sebagai daerah yang produktif dan berdaya saing tinggi.
ADVERTORIAL
Hadiri Rilis IDSD 2025 BRIN, Gubernur Al Haris Tegaskan Daya Saing Daerah Jadi Ukuran Produktivitas dan Kemajuan Ekonomi
Jakarta – Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri kegiatan Rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo Jakarta, pada Selasa, 24 Februari 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BRIN Prof. Arif Satria, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.
Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) memiliki peran penting dalam mengukur pergerakan produk daerah serta produktivitas masing-masing wilayah.
“Indeks Daya Saing Daerah ini penting untuk mengukur bagaimana produk di daerah itu bergerak dan juga mengukur produktivitas dari masing-masing daerah,” ujar Gubernur Al Haris kepada wartawan.
Berdasarkan rilis IDSD 2025, Provinsi Jambi mencatat kenaikan skor dari 3,38 menjadi 3,46. Kenaikan ini menunjukkan adanya perbaikan kinerja di berbagai sektor strategis.
Gubernur Al Haris berharap tren positif ini dapat terus meningkat sehingga posisi Jambi semakin kompetitif di tingkat nasional.
Dalam IDSD 2025, sejumlah sektor Jambi menunjukkan capaian unggul, di antaranya kesehatan, pendidikan, tenaga kerja, serta indikator ekonomi dan pasar yang turut mencatat nilai cukup tinggi.
“Kita akan terus mendorong penguatan sektor-sektor unggulan agar daya saing Jambi semakin kuat dan merata,” tuturnya.


