Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Al Haris Melepas 373 Jemaah Haji Kloter Kedua Embarkasi Antara Jambi

Published

on

Jambi – Gubenur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, melepas jemaah haji kloter 2 embarkasi Antara Provinsi Jambi tahun 1444 Hijriah di Asrama Haji Jambi, Selasa, 6 Juni 2023.

Sebanyak 374, satu orang calon Jemaah ditunda keberangkatan, karena kondisi kesehatannya menurun, jemaah pada kloter ini berasal dari Kabupaten Tanjungjabung (Tanjab) Barat dan Tanjungjabung Timur dengan jumlah petugas kloter sebanyak 5 orang.

“Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan kepada Allah pada hari yang sangat membahagiakan bagi para jemaah calon haji, khususnya kloter 18 yang berasal dari Kabupaten Tanjungjabung Barat, Tanjungjabung Timur, dimana penantian yang cukup panjang dengan izin Allah bisa berangkat malam ini, bertolak dari Batam dan nantinya langsung ke Madinah, baru ke Mekah,”  ucap Al Haris.

Dikatakan Al Haris, calon Jemaah haji tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya, sekarang lebih banyak dan umur tidak dibatasi.

“Pemerintah tahun ini tidak lagi membatasi umur calon jemaah haji yang akan berangkat, sehingga keluarga kita yang sudah lansia pun bisa berangkat yang penting kesehatannya dapat dikatakan baik, dan tahun ini Provinsi Jambi memberangkatkan dengan kouta tambahan lebih dari 3000, jemaah dan yang berangkat sudah banyak yang lanjut usia diatas umur 60 tahun, tadi ada umur 98 tahun,” kata Al Haris.

“Karena banyaknya yang berangkat tahun ini, saya minta petugas Pendamping haji untuk siap melayani, para jemaah, apalagi sekarang banyak yang sudah tua, untuk itu petugas pendamping haji urus jemaah dengan baik, agar mereka bisa melaksanakan ibadah dengan baik dan sempurna,” kata Al Haris.

Selain itu, Al Haris menyampaikan agar jemaah yang berangkat untuk menjaga kesehatan sehingga dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji.

“Tahun ini lebih dari dua juta orang dari seluruh dunia akan melaksanakan ibadah haji di Mekah, untuk itu perlu fisik yang kuat,” ujar Al Haris.

Dirinya mengingatkan petugas yang sudah di tunjuk untuk dapat melayani para jemaah dengan baik.

“Kepada para petugas yang telah ditunjuk untuk dapat melayani para jamaah haji dengan sebaik-baiknya, mudah-mudahan apa yang telah dilakukan oleh petugas Allah catat sebagai amal ibadah dan kebaikan bagi para petugas semuanya,” tutur Al Haris.

Pada kesempatan ini, Al Haris juga mendoakan agar para tamu Allah tersebut diberi kemudahan dalam setiap proses ibadah haji.

“Mulai saat perjalanan di pesawat, ziarah ke Roudhoh, melaksanakan umroh, saat di Arafah, saat di Muzdalifah, saat di Mina, saat Jamarat maupun Tawaf Ifadah. Semoga semuanya dimudahkan Allah dan meraih kemabruran. Aamiin,” kata Al Haris.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Provinsi Jambi, H. Zoztafia dalam acara pelepasan pemberangkatan jemaah kloter 18 BTH pada embarkasi haji antara Provinsi Jambi tahun 1444 H / 2023 M menyampaikan bahwa yang berangkat dari embarkasi antara Jambi sore ini berjumlah 373 orang jemaah.

“Dari Tanjab Barat 28 orang, Kota Jambi 238 orang dan Tanjab Timur 98 orang. Dan ditambah dengan petugas haji, petugas kesehatan,” kata Zoztafia.

Zostafia juga mengucapkan terimakasih banyak kepada Gubernur Jambi, TNI dan Polri serta semua pihak yang telah banyak memberikan dukungan dalam melaksanakan tugas memberikan layanan terbaik kepada para jemaah calon haji. Juga kepada pemerintah daerah kabupaten/kota yang telah memfasilitasi keberangkatan jemaah dari daerah menuju ke Asrama Haji embarkasi haji antara Provinsi Jambi dengan tertib dan lancar.

Advertisement

ADVERTORIAL

Gus Fawait Ajak KAUJE Berkolaborasi, Gagas Forum “Jember Merajut Mimpi”

DETAIL.ID

Published

on

Gala dinner Bupati Jember bersama KAUJE di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (4/7/2026) malam. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menggelar Gala Dinner bersama Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu, 4 Juli 2026 malam.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga wadah untuk merumuskan langkah konkret bagi pembangunan Kabupaten Jember.

Dalam acara yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Situbondo, Anggota DPR RI, dan Rektor Universitas Jember tersebut, Ketua KAUJE menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mendukung program pemerintah daerah.

Tujuannya jelas, yakni mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar Jember dapat kembali melesat maju dan bersaing dengan daerah lain.

Bupati Fawait, atau yang akrab disapa Gus Fawait, merespons positif komitmen tersebut.

Ia memaparkan berbagai program strategis yang sedang berjalan dan membagikan kabar gembira mengenai rencana kucuran bantuan dari pemerintah pusat.

Gus Fawait secara khusus menyoroti peran strategis alumni Unej.

“Saya juga butuh dukungan dari Keluarga Alumni Universitas Jember karena memang alumni Unej ini tidak main-main,” kata Gus Fawait, mengakui rekam jejak dan kontribusi para alumni di berbagai sektor strategis nasional.

Keberhasilan mereka dinilai sebagai aset berharga yang dapat diakselerasi untuk kemajuan daerah.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Jember berencana menginisiasi sebuah forum komunikasi yang diberi nama “Jember Merajut Mimpi”.

Forum ini dirancang sebagai wadah untuk mengumpulkan dan menyatukan visi para tokoh serta figur asal Jember yang telah sukses berkiprah di tingkat nasional.

Melalui kolaborasi dan pemikiran bersama dalam forum tersebut, diharapkan dapat lahir gagasan-gagasan inovatif untuk membangun Jember yang lebih baik.

Menutup pertemuan, Gus Fawait menyambut hangat kehadiran para alumni.

“Jember memiliki sejarah panjang dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas, dan kesuksesan yang diraih saat ini tidak lepas dari tempaan yang mereka terima selama berada di Bumi Pandalungan ini,” tuturnya. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Program Peta Cinta Pemkab Jember Sukses Cetak 111.648 Keping KTP-el di Kecamatan

DETAIL.ID

Published

on

Kepala Dispendukcapil Jember memberikan KTP-el kepada warga. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) mencatat keberhasilan besar dalam urusan administrasi kependudukan (adminduk).

Melalui program inovatif Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP-el di Kecamatan) yang diluncurkan pada 5 Januari 2026 lalu, penumpukan pengajuan KTP-el yang sempat menjadi persoalan menahun kini berhasil dituntaskan secara masif di tingkat kecamatan.

Sebelum inovasi ini berjalan, proses pengajuan dokumen kependudukan sering kali memakan waktu hingga berbulan-bulan akibat ketidakpastian blangko, minimnya petugas, dan jarak geografis yang jauh ke pusat kota.

Namun, efektivitas program Peta Cinta kini mulai membuahkan hasil nyata.

Keluhan terkait pengajuan KTP-el yang tertunda lama sudah tidak ditemukan lagi berkat penambahan petugas khusus dan jaminan ketersediaan blangko di 31 kecamatan.

Langkah taktis ini sukses menyelesaikan antrean cetak KTP-el tahun 2025 yang sempat menumpuk hingga mencapai 66 ribu pengajuan.

Bahkan, sejak awal tahun 2026 hingga saat ini, Dispendukcapil Jember tercatat telah berhasil mencetak sebanyak 111.648 keping KTP-el untuk masyarakat secara langsung dan gratis di kantor kecamatan masing-masing.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember, Bambang Saputro, menegaskan bahwa capaian ini merupakan bentuk komitmen penuh pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang prima dan cepat.

“Kami berkomitmen untuk menjaga ketersediaan blangko KTP-el demi memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Jember. Tidak boleh ada lagi masyarakat yang kesulitan atau menunggu lama hanya untuk mendapatkan hak identitasnya,” ujar Bambang Saputro.

Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menyatakan bahwa arah pembangunan Pemkab Jember kini memang difokuskan pada pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar rakyat guna mengikis ketimpangan akses layanan antara pusat kota dan wilayah pelosok.

“Warga Jember tidak hanya tinggal di kota. Mereka ada di desa, di pelosok, di pinggir hutan, kebun, dan pantai. Kalau layanan hanya terpusat di kota, di situlah ketidakadilan bermula,” kata Gus Fawait.

Kini, dengan diperkuatnya setiap kecamatan oleh dua petugas Dispendukcapil beserta mesin cetak, tinta, dan blangko e-KTP, program Peta Cinta berhasil menjadi tolok ukur baru dalam transformasi pelayanan publik di Kabupaten Jember, mengubah proses yang semula memakan waktu lama menjadi tuntas seketika. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Penghargaan Jadi Penyemangat, Jember Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Kreatif

DETAIL.ID

Published

on

Kepala Diskominfo Jember mewakili Bupati Gus Fawait menerima piagam penghargaan dari insan media "Kabar Terdepan" Award 2026. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melanjutkan penguatan sektor pendidikan dan ekonomi kreatif setelah Bupati Jember Gus Fawait menerima dua penghargaan dari insan media Kabar Terdepan dan Lingkar Daerah Belajar atas kontribusi di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan agraris.

Penghargaan yang diterima meliputi Pelopor Penggerak Ekonomi Kreatif Mendunia dan Tata Kelola Pemberdayaan Agraris Terbaik, serta apresiasi sebagai daerah yang menumbuhkan benih kepedulian dan keberanian membuka ruang belajar bersama demi kemajuan pendidikan.

Gus Fawait menyebut penghargaan tersebut menjadi suntikan motivasi untuk terus menghadirkan berbagai inovasi.

Meski demikian, ia memastikan penghargaan bukan menjadi tujuan utama dalam bekerja, melainkan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Secara teori, pendidikan adalah sebuah instrumen untuk mengangkat derajat hidup masyarakat, termasuk terkait masalah ekonomi, khususnya pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Menurut Gus Fawait, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, sektor tersebut tetap menjadi salah satu fokus pembangunan di Jember.

Selain pendidikan, ia juga memandang ekonomi kreatif memiliki prospek besar untuk terus dikembangkan.

“Potensi itu telah tumbuh di Jember sejak puluhan tahun lalu,” ucap Gus Fawait.

Salah satu buktinya adalah Jember Fashion Carnaval (JFC) yang berkembang menjadi karnaval terbesar kedua di dunia setelah Rio de Janeiro, Brasil, dan kerap mewakili Indonesia dalam berbagai ajang internasional.

“Penguatan dua sektor tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Gus Fawait. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs