Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Bupati Fadhil Arief Ikuti Kegiatan Panen Raya Bersama Kelompok Tani Mekar Jaya di Desa Simpang Aur Gading

Published

on

Muara Bulian – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief, SE menghadiri dan ikuti kegiatan Panen Raya Padi Sawah di Desa Simpang Aur Gading, Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari pada Selasa, 10 Oktober 2023.

Kegiatan itu juga turut dihadiri Asisten II Setda Batanghari, Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (PPP), Kepala OPD di Lingkup Pemerintah Daerah Batanghari, maupun pihak Pemerintah Kecamatan, dan para tokoh masyarakat di wilayah setempat dan undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Fadhil Arief mengatakan atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Batanghari menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras para petani dan kelompok tani Desa Simpang Aur Gading, sehingga hari ini kita bisa bersama-sama melaksanakan panen raya padi sawah.

Lebih lanjut, Bupati Batanghari itu menyampaikan bahwa pembangunan sektor pertanian merupakan salah satu prioritas ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Batanghari. Hal ini terkait dengan data, bahwa masyarakat kita 78% tinggal di pedesaan dan mayoritas memiliki mata pencaharian di bidang pertanian (sektor tanaman pangan, perkebunan, peternakan).

“Menyadari hal itu, maka konsep pembangunan kita tetap terus menitik beratkan pada upaya untuk meningkatkan pendapatan petani melalui peningkatan produktivitas usaha tani. Pendampingan oleh penyuluh pertanian, bantuan sarana prasarana dan dukungan infrastruktur pertanian akan terus kita upayakan untuk melengkapi nya. Kita berharap agar kesejahteraan petani bisa semakin baik ke depan,” kata Bupati.

Lanjut dikatakan Bupati, mengacu pada tujuan diatas dan dengan diberlakukan nya otonomi daerah, maka Pemerintah Kabupaten Batanghari memiliki program petani cerdas pada Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan dan Dinas Perkebunan dan Peternakan. Untuk mendukung program petani cerdas, Pemda Kabupaten Batanghari telah melaksanakan beberapa kegiatan, seperti pelatihan petani, bantuan bibit unggul, pembangunan jalan usaha tani, jalan produksi, embung dan kita juga menganggarkan hibah alat dan mesin pertanian, dimana tahun anggaran 2023 alat dan mesin pertanian yang akan dihibahkan antara lain pompa air 35 unit, cultivator 38 unit, rmu 5 unit, power thresher 4 unit dan hari ini akan kita serahkan sebanyak 1 buah kepada kelompok tani Mekar Jaya Desa Simpang Aur Gading.

“Saya mengajak para petani untuk melakukan perubahan dan terobosan dalam menjalankan usaha tani,” ujar Bupati Fadhil.

Pada kesempatan itu, Bupati Fadhil Arief mengaku sangat bangga atas hasil kerja keras para petani. Sebab mereka mampu mendapatkan hasil panen yang sangat memuaskan meski daerah setempat sedang dilanda musim kemarau.

“Ini panen perdana ya di Umo Tunggul Buto Desa Simpang Aur Gading. Alhamdulillah hasilnya sangat baik, rata-rata 8 ton lebih per hektarnya. Ini suatu hal yang luar biasa, karena biasanya di Batanghari tahun lalu hanya 4,7 per hektar,” tutur Bupati.

“Kita harapkan tidak hanya ditanam dalam satu kali setahun, tapi kalau bisa dua sampai tiga kali tanam dalam satu tahun, dan perlu perluasan optimasi. Karena potensinya masih ada, dan kita berharap Simpang Aur Gading ini bisa menjadi Desa Swasembada,” ujar Bupati.

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Segera Cairkan Beasiswa Cinta Bergema 2026, Gus Fawait: Besok Sabtu Tindaklanjutnya!

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Realisasi beasiswa Cinta Bergema tahun 2026 kian dekat.

Pemerintah Kabupaten Jember memastikan proses pencairan segera dilakukan setelah tahapan administrasi dirampungkan dalam waktu dekat.

Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah percepatan melalui pertemuan langsung dengan para mahasiswa penerima manfaat.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 sebagai bagian dari proses akhir sebelum dana dicairkan.

Dalam agenda tersebut, mahasiswa akan diminta melengkapi sejumlah dokumen serta mengikuti tahapan verifikasi data.

“Bagi adik-adik yang kemarin banyak bertanya saat saya live di media sosial, besok tindak lanjutnya hari Sabtu. Kita akan ada sosialisasi plus persiapan pencairan untuk tahap selanjutnya,” kata Gus Fawait.

Melalui upaya ini, Pemkab Jember berharap penyaluran beasiswa dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dukungan terhadap pendidikan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan akademik mereka.

“Yang paling penting adalah beasiswa untuk tahun 2026 bisa segera direalisasikan,” tuturnya.

[post-view]

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bunga Desaku Dongkrak Layanan Adminduk, Hampir 2.000 Dokumen Terbit di Jember

DETAIL.ID

Published

on

Layanan Adminduk dalam rangkaian Bunga Desaku. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) mencatat capaian signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan sepanjang 2025.

Melalui rangkaian program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku), sebanyak 1.976 dokumen berhasil diterbitkan dari 12 kegiatan yang tersebar di delapan kecamatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Tanggul, Silo, Ambulu, Panti, Arjasa, Kencong, Sumberbaru, hingga Tempurejo.

Program ini menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan publik langsung ke masyarakat desa.

Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa pelayanan dimulai secara intensif sejak Mei 2025, dengan lokasi awal di Desa Kramatsukoharjo, Kecamatan Tanggul.

Dalam empat kali kunjungan selama bulan tersebut, pihaknya mampu menerbitkan 719 dokumen.

Permohonan KTP menjadi layanan paling banyak, dengan puncak pada 13 Mei mencapai 107 pemohon.

Memasuki Juni, layanan berlanjut di Kecamatan Arjasa melalui kegiatan Pasar Murah dengan 68 layanan.

Pada akhir bulan, kegiatan di Kecamatan Silo mencatat 215 layanan di Desa Sempolan dan 99 layanan di Desa Sidomulyo.

“Pada paruh kedua tahun 2025, volume pelayanan menunjukkan angka yang fluktuatif namun signifikan. Pada Juli & September di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu (27 Juli), tercatat ada sebanyak 256 layanan dengan dominasi KTP sejumlah 179 dokumen,” kata Bambang, Kamis, 26 Maret 2026.

Capaian tertinggi dalam satu kali kunjungan terjadi di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru pada 27 September, dengan total 349 layanan.

Lonjakan terlihat pada pengurusan Kartu Keluarga sebanyak 99 dokumen dan Akta Kelahiran 65 dokumen.

Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Panti dan Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, masing-masing mencatat 28 dan 34 layanan.

Namun, antusiasme warga kembali meningkat saat peringatan Hari Kependudukan di Kecamatan Kencong dengan total 208 layanan.

“Secara keseluruhan, akumulasi layanan selama tahun 2025 didominasi oleh penerbitan KTP sebanyak 1.090 lembar. Disusul kemudian oleh pengurusan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 398 dokumen dan Akte Kelahiran sebanyak 268 dokumen,” ucapnya.

Selain itu, Dispendukcapil juga mencatat layanan lain seperti 192 perekaman data, 8 akta kematian, 8 surat pindah, 6 biometrik, 4 Kartu Identitas Anak (KIA), serta 2 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Untuk Surat Keterangan (SUKET), tidak terdapat permohonan selama periode tersebut.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Komisi C DPRD Jember Ulas Dampak Nyata Program Bunga Desaku di Desa

DETAIL.ID

Published

on

Ardi Pujo Prabowo diwawancarai media. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, menilai program Bunga Desaku menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat desa, Kamis, 26 Maret 2026.

Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan pelayanan publik dengan pola turun langsung ke wilayah desa.

Skema ini membuat pemerintah daerah dapat menjangkau persoalan warga secara lebih cepat.

Ardi menyebut langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengarahkan pemimpin untuk hadir dekat dengan masyarakat.

“Kami dari legislatif, khususnya Fraksi Gerindra, sangat mendorong dan mendukung program ini. Apa yang dilakukan Bupati sudah searah dengan pesan Bapak Presiden Prabowo untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat, mengayomi rakyat, serta mendengar langsung keluh kesah mereka,” ujar Ardi.

Ia memaparkan bahwa pembiayaan program telah melalui tahapan pembahasan resmi antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sehingga berjalan sesuai ketentuan.

“Secara teknis, anggaran ini sudah melalui tahapan yang benar dalam pembahasan di legislatif. Jadi, menurut kami tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. Justru sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir lebih dekat dengan rakyat,” katanya.

Menurut Ardi, kehadiran bupati di desa memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan secara langsung, termasuk perbaikan jalan, fasilitas umum, serta kendala yang dihadapi petani di lapangan.

“Ini adalah bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya. Dengan berada di pelosok, pemerintah bisa lebih cepat menerima masukan untuk kepentingan daerah kita tercinta,” tutur Ardi.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs