ADVERTORIAL
Batanghari Terus Maju dan Berkembang dalam Tiga Tahun Kepemimpinan Fadhil Arief – Bakhtiar
Batanghari – Sudah tiga tahun sejak Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Batanghari Masa Bhakti 2021-2026 pada tanggal 26 Februari 2021 yang lalu oleh Pj Gubernur Jambi, Nur Cahaya Murni di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, berdasarkan rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batanghari yang menetapkan Pasangan Calon (Paslon) Nomor urut 03 Muhammad Fadhil Arief dan Bakhtiar sebagai Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Batanghari terpilih pada Pilkada Serentak 2020, sesuai dengan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Batanghari Nomor 03/PL.02.7-kpt/1504/KPU-kab/I/2021 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batanghari 2020. Pasangan yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem (Nasional Demokrat) Partai Gelora dan Partai PKPI ini memperoleh suara sebanyak 60.842 suara atau 37,82 persen.
Di bawah kepemimpinan Fadhil – Bakhtiar, walaupun baru menjabat sekitar tiga tahun, berkat tangan dingin nya Kabupaten Batanghari berubah pesat, dengan pembangunan yang merata di segala bidang dan dalam tempo dua tahun terakhir ini Kabupaten Batanghari menggeliat membangun jalan yang menghubungkan antar desa/ kelurahan dan antar kecamatan sudah 120,75 km dibangun, selain itu juga juga pembangunan jalan lingkungan di setiap wilayah dalam Kabupaten Batanghari. Selain Pembangunan infrastruktur di Desa/ Kelurahan dan Kecamatan, Kabupaten Batanghari dibawah Nahkoda Fadhil – H. Bakhtiar juga berhasil mengubah wajah Kota Muara Bulian dengan perubahan yang sangat signifikan sangat dirasakan oleh Masyarakat Kabupaten Batanghari, seperti pedestrian Tapa Malengang yang di depan rumah dinas Bupati Batanghari, setiap hari ramai pengunjungnya dan tidak hanya orang Kabupaten Batang Hari saja yang berkunjung bahkan dari luar daerah pun mengejar untuk bersantai di Kawasan Tapa Malenggang.
Tidak hanya Pembangunan fisik saja yang perubahan signifikan, di sisi lainnya seperti perkembangan ekonomi dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batanghari tahun 2022 sebesar 12,27% naik dari tahun sebelumnya 7,42 %, geliat pembangunan yang merata tersebut selain berdampak pertumbuhan ekonomi juga berdampak terhadap penurunan angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Batanghari, atas keberhasilan ini sehingga menurunkan angka kemiskinan dan atas keberhasilan yang dicapai tersebut Bupati Batanghari mendapat penghargaan langsung dari Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin dan Kabupaten Batanghari berhak mendapatkan Dana Insentif Fiskal.
Selain itu, beberapa program unggulan seperti Dokter Tangguh juga terus berjalan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Batanghari untuk memberikan pelayanan Kesehatan yang merata kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Batanghari hingga ke pelosok desa, dari bulan Januari 2023 s.d 31 Desember 2023 telah memberikan pelayanan kesehatan sebanyak 1.192 dan sebanyak 18.746 pelayanan langsung kunjungan kerumah. Hal tersebut dibuktikan dengan capaian Pemerintah Kabupaten Batanghari telah memberikan jaminan kesehatan gratis kepada seluruh masyarakat kurang mampu yaitu pada tahun 2020 sebanyak 146.275 peserta, tahun 2021 sebanyak 152.252 peserta, tahun 2022 sebanyak 159.253 peserta, tahun 2023 sebanyak 303.972 peserta sehingga pada tahun 2023 yang berhasil mencapai kepesertaan BPJS Kesehatan (UHC) sebesar 98,85 persen.
Tidak hanya itu saja, ada juga Penyuluh Tangguh yang merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Batanghari untuk memberikan penyuluhan dan pendampingan bagi para petani juga dihadirkan pada masa kepemimpinan Fadhil dan H. Bakhtiar dengan penguatan SDM petani melalui tenaga PPL Tangguh Non ASN sebanyak 25 orang, PPL ASN sebanyak 96 orang PPL THL-TBPP sebanyak 16 orang Total 137 orang.
Kemudian, untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di Kabupaten Batanghari, Bupati Muhammad Fadhil Arief dan Wakil Bupati H. Bakhtiar juga mensupport pemberdayaan milenial dan santri dengan terbentuknya tiga unit Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) yang berlokasi di Pondok Pesantren Darul Aufa Sungai Buluh, Pondok Pesantren Nurul Ihsan Ampelu dan Pondok Pesatren Darul Qur’an Al Islami Sridadi. Tidak hanya itu ada juga program Pelatih Olahraga Tangguh dan beasiswa bagi siswa dan mahasiswa di Kabupaten Batanghari juga diberikan sebagai bentuk kehadiran Pemerintah untuk memfasilitasi para siswa berprestasi mendapatkan bantuan Pendidikan kemudian peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui Merdeka Belajar pada masa kepemimpinan Fadhil – Bakhtiar juga terus didukung dan telah mencapai 100 persen, hingga terbentuk 54 komunitas belajar dengan 97 penggerak komunitas belajar di Kabupaten Batanghari.
Di masa kepemimpinan Fadil – Bakhtiar, beberapa proyek pembangunan juga mulai dilaksanakan di mana salah satunya yaitu pembangunan Islamic Center yang saat ini telah dilakukan pembebasan lahan dan akan dilaksanakan pembangunan pada tahun 2024. Kemudian pembangunan dan revitalisasi pasar modern di mana pada Tahun 2022 kabupaten Batanghari telah melaksanakan revitalisasi pasar modern yaitu Pasar PU Muara Tembesi melalui dana tugas pembantuan dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Selanjutnya pembangunan dan pengembangan potensi pariwisata desa dan kelurahan di mana Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus melakukan dukungan dan pendampingan kepada kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dalam pengembangan objek wisata buatan terutama di lokasi milik pemerintah Kabupaten Batanghari.
Capaian program prioritas dibidang pendidikan melalui Peningkatan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Tenaga Pendidik untuk login Platform Merdeka Mengajar (PMM) dengan hasil 100% telah login ke PMM pada tahun 2023 menjadi 67 orang, untuk tahun 2024 telah dipersiapkan 81 orang guru penggerak sehingga nanti diharapkan menjadi 198 orang guru penggerak di Kabupaten Batang Hari, selanjutnya juga pemberian beasiswa bagi guru PAUD sebanyak 98 orang dan guru kelas sebanyak 43 orang, dengan total 141 guru. Kemudian Gerakan Membaca Al-Qur’an melalui Penyediaan Guru Ngaji sebanyak 59 orang yang tersebar di 124 sekolah diperuntukkan untuk Anak Kelas VI SD dengan capaian yang lancar baca tulis Al-Qur’an tahun 2022 sebesar 85,72 persen meningkat menjadi 86,38 persen, lalu yang tidak bisa baca tulis Al-Qur’an di tahun 2022 sebesar 13,34 persen menurun drastis menjadi 0,7 persen.
Capaian program prioritas dibidang olahraga dengan merekrut Pelatih Olahraga Tangguh sebanyak 15 orang pelatih diantaranya Pelatih Sepak Bola sebanyak 8 orang jumlah atlit 1.791 orang, Pelatih Bola Voli sebanyak 3 orang jumlah atlit 935 orang, Pelatih Tenis Lapangan sebanyak 1 orang jumlah atlit 25 orang, Pelatih Bulu Tangkis sebanyak 1 Orang jumlah atlit 143 orang, Pelatih Karate sebanyak 1 Orang jumlah 203 orang , Pelatih Basket sebanyak 1 Orang jumlah atlit 126 orang. Serta pemberian Beasiswa Bagi Siswa dan Mahasiswa untuk Masyarakat Kurang Mampu/Miskin Tahun 2023 yang telah disalurkan kepada penerima manfaat sebanyak 3,651 siswa/mahasiswa, kemudian beasiswa bagi siswa dan mahasiswa Hafiz/Hafizoh, Mufasir/Mufasiroh, Qori/Qori’ah, di tahun 2023 dengan penerima beasiswa sebanyak 406 siswa/mahasiswa dan Beasiswa Bagi Siswa dan Mahasiswa Berprestasi Tahun 2023 penerima manfaat sebanyak 3,039 siswa/mahasiswa
Program prioritas bidang infrastruktur penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat miskin, terutama rumah dalam kebun bagi petani kecil tahun 2022 telah dilaksanakan pembangunan Rumah Kebun sebanyak 40 Unit, kemitraan dengan BAZNAS dibangun 6 unit rumah untuk Masyarakat kurang mampu, Pembangunan Alun-Alun Ibu Kota Kabupaten Batanghari Tahun 2023 telah dibangun Alun-alun Ibukota Kabupaten di lokasi yang saat ini dikenal dengan Alun – Alun Garuda Muara Bulian, Penerangan Jalan Seluruh Wilayah Batang Hari Tahun 2022 sebanyak 622 Titik PJU baru dan PJU sebanyak 325 titik dan pada tahun 2023 sebanyak 526 Titik dan Pemeliharaan 300 Titik.
Percepatan Perbaikan/ Pembangunan Jalan Antar Desa/ Kelurahan dan Antar Kecamatan tahun 2023 Anggaran Penanganan Jalan Kabupaten dengan penanganan sepanjang 27,98 KM dan Pembangunan Jalan Lingkungan sepanjang 16,8 KM. Jalan Mantap 2022 36,14%. Jalan Mantap 2022 sebesar 43,78%.
Mendatangkan Investor untuk membuka lapangan kerja dan memprioritaskan masyarakat setempat dengan berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Batanghari dalam mendatangkan Investasi diantaranya Mempermudah Proses Pelayanan Perizinan Berusaha, Melakukan Promosi secara massif melalui media-media maupun Pameran-Pameran Investasi, Memastikan kondusifitas keamanan daerah, Membuat Regulasi berupa Peraturan Daerah tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi dan Peraturan Bupati tentang Rencana Umum Penanaman Modal sehingga pada tahun 2021 target realisasi investasi sebesar 350 Miliar dapat direalisasikan sebesar 1,086 triliun atau 310,29%, sedangkan tahun 2022 target Realisasi Investasi Kabupaten Batanghari ditetapkan sebesar 400 Miliar dan terealisasi sebesar 1,2 triliun atau sebesar 300% dari target. Sampai dengan Triwulan III Tahun 2023 total Investasi yang masuk ke Kabupaten Batang Hari sebesar 779,5 Miliar.
Tidak hanya itu kemajuan pembangunan juga terlihat dari ibukota kabupaten Batang Hari yaitu Kecamatan Muara Bulian di mana dilakukan Banyak perbaikan dan pembangunan seperti Taman Tapa Malenggang dan pedestrian di pusat kota. Kemudian di kecamatan-kecamatan juga Pemerintah Kabupaten Batang Hari telah membangun ruang terbuka hijau (RTH) antara lain seperti di Kecamatan Mersam ada Taman di Simpang Mersam, di Kecamatan Muara Bulian ada Taman PKK, Taman ojek dan Taman Simpang Empat. Kemudian juga pembangunan alun-alun Ibukota yang berlokasi di lapangan Garuda Muara Bulian.
Dan untuk menjamin sertifikasi tanah masyarakat Kabupaten Batanghari pada Tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Batanghari bersama dengan BPN Kabupaten Batanghari telah melaksanakan program pendaftaran tanah sistematis lengkap atau PTSL dengan terealisasi 9.490 persil pada tahun 2022.
Beberapa prestasi dan penghargaan juga berhasil diraih pada masa kepemimpinan Fadhil – Bakhtiar yaitu :
1. Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional
2. Terbaik Tingkat Nasional Kegiatan Inovasi & Kreasi Pelibatan Masyarakat Pelaksanaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
3. Piagam Penghargaan Kinerja Insentif Fiskal Kategori Upaya Percepatan Penghapusan Kemiskinan ekstrem Tahun 2023
4. Kabupaten Layak Anak Kategori Madya 2023
5. Penghargaan dari KPK sebagai Pemerintah Daerah terbanyak dalam penerbitan Sertifikat pada tahun 2022
6. WTP untuk Kabupaten Batang Hari Tahun 2022
7. Rekor Muri Senam Massal Pelajar Poco-poco Ceria dengan 5000 peserta
8. 1 medali perak pada Pekan Paralympik Pelajar Nasional di Sumatera Selatan untuk cabang olahraga catur
9. The Best Leader Economic Development Dari KEMENPAN RB melalui INEWS Media Group
10. Penghargaan pemerintah peduli LPPL yang diberikan INDONESIA PERSADA.ID
11. Raihan Nilai Indeks SPBE Tertinggi di Provinsi Jambi dari KEMENPAN RB
12. Penghargaan terhadap Sinergitas dan Komitmen dalam Melaksanakan Pengawasan Orang Asing di wilayah Kabupaten Batang Hari Tahun 2023
13. Penghargaan Atas Komitmen dan Dukungannya Terhadap Perusahaan Sektor Perkebunan Sawit Tidak Melibatkan dan Mempekerjakan Anak.
14. Juara 1 Tilawah Putri MTQ Ke 53 Prov Jambi di Sarolangun
15. Juara 1 Tafsir Al-Qur’an Bahasa Arab Putra
16. Juara 1 Tafsir Al-Qur’an Bahasa Arab Putri
17. Juara 1 Bahasa Inggris Putri
18. Pemenang Kedua Sebagai Penyuluh Berprestasi
19. Pemenang Kedua Sebagai Gabungan Kelompok Tani Berprestasi
20. Juara II Lomba Cerdas Cermat Tingkat Petani dalam Rangka Hari Krida Pertanian (HKP) ke-51 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2023
21. MCP KPK (Pencegahan Korupsi) Terbaik Tahun 2022.
ADVERTORIAL
Produksi Beras Tertinggi di Tapal Kuda, Jember Jadi Salah Satu Lumbung Pangan Utama Jawa Timur
DETAIL.ID, Jember – Kabupaten Jember tercatat sebagai penghasil beras terbesar di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Senin, 2 Mei 2026.
Berdasarkan data tersebut, Kabupaten Jember menghasilkan 446.097 ton beras pada periode Januari–Juli 2026.
Jumlah itu menempatkan Jember di posisi ketiga tingkat Jawa Timur setelah Kabupaten Lamongan dengan produksi 508.126 ton beras dan Kabupaten Bojonegoro sebanyak 507.947 ton beras.
Capaian tersebut memperkuat peran Jember sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur.
Pada data komoditas padi, Jember juga menempati peringkat ketiga di Jawa Timur dari sisi luas panen.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengapresiasi capaian sektor pertanian yang terus menunjukkan tren positif.
“Tingginya produksi padi di Jember terlihat dari besarnya serapan gabah yang dilakukan Perum Bulog,” katanya.
Gus Fawait juga memberikan apresiasi kepada Bulog Jember beserta seluruh jajaran, termasuk dukungan TNI dan Polri, yang terlibat dalam proses serapan gabah hingga mencatatkan capaian tertinggi di Jawa Timur.
Pemerintah Kabupaten Jember saat ini terus menjalankan berbagai program untuk memperkuat sektor pertanian.
Program optimalisasi lahan (Oplah), perbaikan jaringan irigasi, pompanisasi, hingga pengelolaan lahan pertanian produktif terus digencarkan guna meningkatkan hasil panen petani.
Selain itu, Pemkab Jember memperketat pengawasan distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran.
Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat untuk mendukung kebutuhan petani.
Di sisi lain, luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember pada 2025 bertambah 373,59 hektare dibandingkan tahun sebelumnya.
Penambahan luas lahan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung penguatan sektor pertanian daerah.
Pemkab Jember juga bersinergi dengan pemerintah pusat melalui penyaluran bantuan sektor pertanian senilai Rp312 miliar.
Bantuan tersebut meliputi alat dan mesin pertanian modern, benih, bibit, serta pembangunan infrastruktur pertanian guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
ADVERTORIAL
Urus Sendiri Tanpa Perantara, Masyarakat Rasakan Perubahan Layanan Pertanahan
DETAIL.ID, Jakarta – Transparansi proses, kejelasan informasi, serta kemudahan akses layanan menjadi hal yang makin dirasakan masyarakat saat mengurus urusan pertanahan di Kantor Pertanahan (Kantah). Pengalaman tersebut membentuk kesan baru bagi masyarakat yang tadinya ragu untuk mengurus secara mandiri karena belum memahami tahapan proses layanan pertanahan dengan pasti.
“Menurut saya perkembangannya sangat luar biasa. Meskipun saya bolak-balik, tapi transparan dan jelas. Menurut saya sudah sangat luar biasa,” ujar Sutrisno (61), pensiunan BUMN yang tengah mengurus peningkatan hak atas tanahnya dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Hak Milik (HM) di Kantah Kota Bogor.
Sutrisno memilih mengurus sendiri proses peningkatan hak atas tanahnya tanpa menggunakan jasa notaris. Keputusan itu diambil setelah dirinya mengetahui proses pengurusan di Kantah bisa dilakukan langsung oleh pemohon dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Pertama saya mau nyoba lewat notaris. Memang harganya mahal. Saya mau merubah HGB ke HM. Itu diminta puluhan juta lewat notaris. Terus nanya ke sini, bisa tidak tanpa lewat notaris, ternyata bisa,” kata Sutrisno.
Proses pengurusan yang dijalani Sutrisno saat ini dilakukan secara bertahap, mulai dari pengukuran ulang hingga nantinya masuk ke tahap pelepasan hak dan penerbitan sertipikat hak milik. Meski sempat beberapa kali kembali untuk melengkapi persyaratan administrasi, ia menilai seluruh proses dijelaskan secara terbuka oleh petugas.
“Ini saya sudah ke sini dua kali. Yang pertama belum ada batas kanan-kiri untuk memenuhi persyaratannya, kekurangan saya untuk teliti. Lalu balik lagi, kurang bawa saksi. Hari ini sudah komplit untuk minta surat permohonan pengukuran ulang,” ujar Sutrisno.
Pengalaman tersebut berbeda jauh dibandingkan ketika Sutrisno mengurus sertipikat sekitar 15 tahun lalu. Ia merasa kala itu proses layanan pertanahan masih terkesan rumit dan tidak transparan.
Bahkan, Sutrisno pernah mengalami kendala saat menggunakan bantuan pihak lain untuk mengurus sertipikat tanahnya. Urusannya tak kunjung selesai selama satu tahun. Pengalaman itulah yang membuat dirinya ragu untuk mengurus sendiri sebelum akhirnya mencoba datang langsung ke Kantah. Ke depan, ia berharap kualitas layanan pertanahan terus meningkat, termasuk dengan penerapan Sertipikat Elektronik yang menurutnya semakin memudahkan masyarakat dalam mengamankan aset tanah. (*)
ADVERTORIAL
Ekonomi Jember Segera Merata dengan KDKMP
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tengah merancang skema taktis untuk mengintegrasikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai rantai pasok utama (supplier) kebutuhan komoditas program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini diambil agar seluruh hasil bumi dan produksi pangan petani lokal dapat terserap seutuhnya oleh pasar domestik.
Rencana strategis tersebut dipaparkan oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, usai menyerahkan bantuan armada operasional berupa mobil pikap dan truk kepada pengurus KDKMP bersama jajaran Forkopimda di Jember.
“Filosofi koperasi adalah pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro, dan penurunan kesenjangan pendapatan. Itu yang menjadi perhatian utama Presiden,” ujar Gus Fawait.
Ia menerangkan, selain diproyeksikan menyokong program MBG, KDKMP mengemban peran vital untuk mengontrol stabilitas harga gabah di tingkat bawah.
Koperasi diinstruksikan melakukan intervensi langsung dengan menyerap hasil panen masyarakat guna memastikan harga gabah tidak dipermainkan oleh spekulan atau tengkulak.
Gus Fawait juga membantah keras anggapan miring yang menyebut KDKMP akan menjadi saingan berat bagi pelaku usaha swasta.
Ia mendesak publik untuk melihat fungsi kehadiran koperasi ini secara objektif sebagai pengisi kekosongan sektor komersial yang selama ini belum terjangkau oleh korporasi besar.
“Jangan terpengaruh persepsi yang salah. Koperasi ini bukan untuk bersaing dengan swasta, tetapi mengisi ruang yang belum terlayani sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih merata,” katanya menegaskan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0824/Jember, Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada memaparkan bahwa pembentukan KDKMP di lapangan terus dikebut secara masif.
Hingga saat ini, TNI telah menuntaskan pembentukan di 42 titik atau rampung 100 persen dari target fase awal.
“Kami berharap seluruh target desa dan kelurahan dapat terpenuhi pada Agustus 2026. Kendala saat ini sebagian besar berkaitan dengan ketersediaan lahan yang harus disiapkan masing-masing desa,” tutur Rifqi.



