DAERAH
Nilainya Ratusan Juta, 12 Paket Pekerjaan Jalan Irigasi dan Jaringan pada Dinas PUPR Kota Jambi Jadi Temuan BPK
DETAIL.ID, Jambi – Tak hanya kekurangan volume pada 14 paket pekerjaan belanja modal gedung dan bangunan yang jadi temuan BPK. Namun proyek sejenis macam paket pekerjaan belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan di Dinas PUPR Kota Jambi juga tak luput dari sejumlah masalah.
Dalam LHP BPK atas LKPD Pemerintah Kota Jambi tahun anggaran 2023, BPK mencatat sebanyak 12 paket pekerjaan belanja modal, jalan, irigasi dan jaringan yang dikomandoi oleh Dinas PUPR Kota Jambi terindikasi kekurangan volume dan mutu.
Diantaranya, paket pekerjaan Jl M Malik Ibrahim dengan penyedia jasa CV HJR, dari nilai kontrak Rp 1.181.995.000,00 terdapat kekurangan volume dan mutu senilai Rp 71.980.686,24.
Kemudian, pekerjaan parit Jl TP Sriwijaya garapan CV MuA dengan nilai kontrak Rp 2.979.000.000,00 hasil pemeriksaan mengandung kekurangan volum dan mutu Rp 21.995.778,25.
Selanjutnya Pekerjaan Jl Dr Mawardi (CV MPN) dengan nilai kekurangan Rp 4.201.877,62. Jl Kutilang I (CV AIJ) Rp 1.203.287. Jl Abdul Hatab (CV DdK) Rp 16.948.265,16.
Jl Letnan Muda Sarniem (CV MPN) Rp 11.955.427,91. Jl Pratu Tayeb (CV MTS) Rp 12.836.883,30. Jl Rukam (CV MuA) Rp 37.723.739,93.
Kemudian ada Jl KH A Somad (CV WBJ), proyek pengaspalan jalan satu ini menjadi temuan dengan kekurangan volume dan mutu terbesar. Kalau catatan BPK, dari nilai kontrak Rp 1.824.493.000,00 terdapat kekurangan volume sebesar Rp 229.396.002,15.
Kemudian Jl Liposos II (CV TKB) dengan catatan kekurangan volume Rp 36.144.317,62. Jl Kirana (CV SMS) dengan nilai kekurangan Rp 24.968.843,17. Dan terakhir pengaspalan Jl Garuda III (CV NaH) yang mengandung nilai kekurangan mutu Rp 101.977.445,32.
Sebenarnya untuk kasus CV NaH, hasil pemeriksaan fisik pekerjaan oleh BPK bersama Inspektorat, PPTK, Konsultan Pengawas dan penyedia jasa pada 17 Februari 2024. Total nilai kekurangan volume dan mutu mencapai Rp 201.977.445,32.
Menyikapi hasil pemeriksaan itu, CV NaH tampak langsung gerak cepat menindaklanjuti hasil pemeriksaan dengan penyetoran sebagian hasil temuan yakni Rp 100.000.000,00 ke RKUD.
Atas permasalahan ketidakkesuaian volume dan mutu dengan kalusul kontrak tersebut, BPK menyatakan terdapat kelebihan bayar senilai Rp 571.242.553,79. Nilai ini merupakan akumulasi kerugian dari 12 paket pekerjaan pada Dinas PUPR Kota Jambi yang digarap oleh 10 kontraktor pelaksana itu.
“Permasalahan tersebut mengakibatkan kelebihan pembayaran sebesar Rp 571.242.553,79,” tulis auditor BPK.
BPK menilai penyebabnya sama seperti pada umumnya, seperti Kepala Dinas PUPR selaku PA kurang optimal mengawasi pelaksanaan anggaran yang menjadi tanggungjawabnya hingga penyedia jasa yang tidak melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak.
Namun atas temuan-temuan BPK ini, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi Momon Sukmana Fitra dikonfirmasi awak media lewat seluler tidak merespons sama sekali.
Kalau berdasarkan LHP atas LKPD Pemkot Jambi TA 2023 yang telah tertandatangan oleh Kepala Perwakilan BPK RI dan Pj Wal Kota Jambi 4 Mei 2024 itu. Penjabat Wali Kota Jambi dan Kadis PUPR menyatakan sependapat dengan temuan pemeriksaan BPK.
BPK pun merekomendasikan agar memerintahkan Kadis PUPR memproses kelebihan bayar dan menyetorkan ke kas daerah atas 12 paket pekerjaan belanja modal, jalan, irigasi dan jaringan tersebut.
Reporter: Juan Ambarita
DAERAH
Sekda Zulhifni Buka Konfercab XX PMII, Dorong Inovasi dan Penguatan Kaderisasi
DETAIL.ID, Merangin – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Merangin resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XX di Aula Kantor Kemenag Merangin, Sabtu, 7 Februari 2026.
Acara tersebut dibuka oleh Bupati Merangin M. Syukur yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni.
Dalam sambutannya, Sekda Zulhifni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Merangin memberikan ruang seluas-luasnya bagi kreativitas anak muda.
Ia mengajak seluruh kader PMII untuk lebih progresif dalam menciptakan inovasi yang menyentuh masyarakat.
“Pemkab Merangin siap memfasilitasi kreativitas anak muda, khususnya PMII. Kami mengajak PMII untuk melakukan inovasi-inovasi yang berbasis program kerja nyata,” ujar Zulhifni di hadapan puluhan kader dan alumni.
Sementara itu, Sekretaris Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jambi, Subra, mengingatkan kembali kejayaan PMII Merangin yang dahulu dikenal sebagai “kiblat” kaderisasi di Bumi Pucuk Jambi Sembilan Lurah.
“PMII Merangin punya catatan sejarah sebagai pusat kaderisasi terbanyak di Jambi. Saya minta kepengurusan ke depan fokus kembali menjadi jantung kaderisasi organisasi di Provinsi Jambi,” kata Subra.
Setali Tiga Uang, Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Merangin, Marliyos, juga berpesan agar dinamika pemilihan ketua baru tidak merusak soliditas organisasi. Menurutnya, perbedaan pilihan adalah hal lumrah dalam demokrasi mahasiswa.
“Pemilihan ini proses biasa. Jangan sampai terjadi perpecahan hanya karena beda pilihan. Yang paling penting adalah bagaimana langkah PMII selanjutnya pasca-konferensi ini,” kata Marliyos.
Konfercab XX ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi. Terlihat hadir sejumlah tokoh senior PMII Merangin seperti Muhlisin (Mantan Ketua PC PMII & Mantan Ketua GP Ansor Merangin), Alber Trisman (Ketua KPU Merangin) Egih (Ketua PC PMII Merangin saat ini) serta deretan alumni dan senior lainnya.
DAERAH
Mbah Wiji Jadi Wisudawati Tertua, Bupati M. Syukur Mewisuda 147 Siswa Selantang
DETAIL.ID,Merangin – Bupati Merangin, M. Syukur didampingi Wakil Bupati A. Khafidh kembali mewisuda 147 Wisudawan program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Kecamatan Pamenang dan Renah Pamenang pada Sabtu, 7 Februari 2026 di Auditorium Rumah Dinas.
Mbah Wiji (97) dari Desa Pelakar Jaya, Kecamatan Pamenang menjadi wisudawati tertua. Meski telah memasuki usia senja, langkahnya masih tegap mengenakan toga.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menuturkan bahwa Lansia hanyalah slogan. Namun, semangat tetap berjiwa muda.
“Hari ini saya kembali mewisuda para lansia. Tapi yang saya lihat, tidak ada lansia disini. Semua terlihat masih muda, semangatnya luar biasa,” ujar Bupati M. Syukur disambut tepuk tangan dan gelak tawa.
Kata Bupati, Selantang merupakan program pemerintah dalam rangka mewujudkan Lansia yang SMART yakni Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermartabat
“Biasanya, kalau sudah diusia lanjut, para orang tua itu mikirnya ibadah dan malas gerak. Dengan adanya Selantang, bapak dan ibu semua jadi lebih aktif dan tubuh lebih sehat. Makanya, semua terlihat awet muda,” tuturnya.
Untuk diketahui, Selantang adalah program pendidikan non-formal bagi lansia (usia 60 tahun ke atas) dan pralansia (45-59 tahun) yang diinisiasi oleh BKKBN untuk mewujudkan lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif) serta bermartabat.
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup melalui materi kesehatan, sosial, keagamaan, dan keterampilan di tingkat desa/kelurahan.
Kurikulum yang digunakan adalah pendekatan andragogi (pembelajaran orang dewasa) yang menyenangkan, mencakup materi kesehatan, keagamaan, sosial, dan keterampilan hidup.
Turut hadir dalam acara, Kepala Perwakilan Kemenduk Bangga Provinsi Jambi Putut Riyanto, Kepala Dinas BKKBN Merangin Soni Propesma, Kepala Dinkes Merangin Irwan Kurniawan, Kepala Dinas Kominfo Ahmad Khoirudin dan sejumlah tamu undangan lainnya.
DAERAH
Libatkan Pelajar, Gus Fawait Gerakkan Aksi Bersih Pantai Selatan Jember
DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menggerakkan aksi bersih pantai di kawasan Pantai Selatan Jember dengan melibatkan ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan sebagai bagian dari gerakan kebersihan lingkungan pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan pelajar tingkat SMP, MTs, SMA, SMK, hingga Madrasah Aliyah yang turun langsung membersihkan area pesisir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jember, TNI, Polri, dan relawan.
Seluruh peserta berbaur dalam satu aksi bersama menjaga kebersihan kawasan pantai.
Gus Fawait menyampaikan bahwa langkah ini menjadi tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar pemerintah daerah menggelorakan kegiatan bersih pantai secara masif.
“Presiden telah memberikan arahan yang sangat jelas. Kebersihan destinasi wisata adalah wajah Indonesia di mata dunia. Hari ini saya bersama Kapolres, jajaran TNI, dan seluruh elemen masyarakat turun langsung untuk menunjukkan keseriusan kita. Jember memiliki kekayaan alam yang luar biasa, dan sudah saatnya kita berbenah secara sungguh-sungguh,” kata Gus Fawait.
Ia menyebut Kabupaten Jember memiliki garis pantai yang menjadi terpanjang kedua di Jawa Timur, sehingga kebersihan kawasan pesisir harus berjalan seiring dengan rencana pengembangan pariwisata.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam aksi bersih pantai ini menjadi langkah awal membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan, sekaligus menjawab tantangan persoalan sampah yang selama ini muncul di kawasan wisata.
Gus Fawait juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan menjalankan penanganan sampah secara terencana melalui penyusunan peta jalan oleh organisasi perangkat daerah terkait.
“Program kebersihan dan pengelolaan lingkungan hidup akan diperkuat secara signifikan pada Anggaran Perubahan 2026 dan APBD murni 2027. Ini bukan pekerjaan sehari atau sebulan, tetapi agenda besar pembangunan daerah,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma


