DAERAH
Kabupaten Batanghari Defisit Rp 54 Miliar, Pelatihan di Hotel Berbintang Jadi Sorotan
DETAIL.ID, Jambi – Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batanghari terbaru tercatat sebesar Rp 54.082.200.395. Pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp 1.902.452.411.838, sementara belanja daerah mencapai Rp 1.956.534.612.233. Defisit ini disetujui dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Batanghari pada tanggal 14 November 2023. Kabupaten Batanghari mengalami defisit anggaran yang signifikan, dengan pengeluaran daerah lebih besar dibandingkan dengan pendapatan yang diperoleh.

Sumber data defisit
Di tengah situasi defisit yang mengkhawatirkan ini, Pemerintah Kabupaten Batanghari tetap melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Desa se-Kecamatan Maro Sebo Ulu. Pelatihan ini diadakan di Shang Ratu Hotel Jambi, pada Senin, 29 Juli 2024, dengan tema “Melalui Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa Se-Kecamatan Maro Sebo Ulu dalam Meningkatkan Kualitas Belanja di Desa Kabupaten Batang Hari.” Ironisnya, acara ini digelar di hotel berbintang di Kota Jambi, jauh dari wilayah Kabupaten Batanghari sendiri.
Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Provinsi Jambi, M. Nuh, berusaha memberikan pembelaan terkait pelaksanaan pelatihan ini. “Mengadakan pelatihan di tempat yang nyaman dan lengkap fasilitasnya sangat penting untuk efektivitas,” ujarnya pada Rabu, 31 Juli 2024.
Menurut M. Nuh, lokasi pelatihan di luar daerah Kabupaten Batanghari dipilih untuk memberikan kenyamanan dan fokus lebih bagi para peserta.
Namun, alasan ini terasa timpang mengingat kondisi defisit anggaran yang sedang dihadapi. “Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa agar belanja desa lebih berkualitas,” katanya. M. Nuh berargumen bahwa investasi dalam pelatihan seperti ini akan berdampak positif jangka panjang bagi pengelolaan keuangan desa.
Kritik keras datang dari berbagai pihak yang menilai pelatihan di hotel berbintang ini sebagai pemborosan. “Defisit anggaran yang mencapai puluhan miliar seharusnya menjadi perhatian utama, bukan mengadakan pelatihan yang mewah,” tutur seseorang yang enggan disebutkan namanya.
Meskipun M. Nuh berusaha membela, fakta bahwa pelatihan diadakan di luar daerah menunjukkan ketidakpekaan terhadap kondisi anggaran.
M. Nuh terus berdalih bahwa kualitas pelatihan harus menjadi prioritas utama. “Tempat pelatihan yang representatif akan meningkatkan hasil yang dicapai oleh peserta,” ujarnya. Meski demikian, alasan ini kurang bisa diterima mengingat besarnya defisit anggaran yang dihadapi.
Sorotan tajam terhadap ketimpangan ini menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu lebih bijak dalam mengelola anggaran. “Dalam situasi defisit, prioritas pengeluaran harus sangat selektif dan berorientasi pada kebutuhan mendesak masyarakat,” kata seseorang yang tidak ingin disebut namanya.
Pelatihan peningkatan kapasitas perangkat desa memang penting, tetapi harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi keuangan daerah dan tidak membebani anggaran yang sudah defisit.
Reporter: Jorgi Pasaribu
DAERAH
Sekda Zulhifni Resmikan Masjid Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan
DETAIL.ID, Merangin – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni, mewakili Bupati M. Syukur meresmikan Masjid Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan yang berlokasi di Kelurahan Pematang Kandis, Bangko, pada Minggu, 8 Februari 2026.
Peresmian yang berlangsung khidmat tak jauh dari gedung DPRD Merangin tersebut turut dihadiri oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. H. Syafrudin, tokoh agama Dr. Adinata, Lc., M.A., pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Ketua Aisyiyah Merangin, Kabag Kesra Setda Merangin Agus Salim Idris serta ratusan warga Muhammadiyah lainnya.
Dalam sambutannya, Sekda Zulhifni menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pesatnya perkembangan Muhammadiyah di Kabupaten Merangin. Ia menilai organisasi ini memiliki pola dakwah yang efektif dan mandiri.
“Kami Pemerintah Kabupaten Merangin sangat mendukung kegiatan ini. Muhammadiyah di Merangin sangat berkembang, terbukti dengan banyaknya masjid yang dibangun. Saya melihat kegiatan keislaman Muhammadiyah dipraktikkan secara nasional dan tidak membebani jemaah,” ujar Zulhifni.
Sekda yang berlatar belakang pendidikan teknik ini juga mengakui kekagumannya terhadap etos kerja warga Muhammadiyah yang didominasi oleh kalangan pedagang dan wirausahawan, yang menjadi motor penggerak ekonomi jemaah.
Mengingat lokasi masjid yang sangat strategis, Zulhifni mendorong pengurus masjid untuk memaksimalkan potensi ekonomi di sekitar area rumah ibadah.
Ia menyarankan pengembangan unit usaha seperti ruko atau kerja sama ritel untuk menunjang operasional masjid.
“Lokasi ini strategis. Di samping mengisi jemaah, kita tidak apa-apa berjualan di sini. Mungkin bisa kerja sama melalui Toko atau sektor bisnis lainnya untuk kemajuan jemaah ke depan,” katanya.
Lebih lanjut, ia membuka pintu bagi pengurus masjid untuk bersinergi dengan pemerintah melalui pengajuan proposal pembangunan.
“Nanti tolong buat usulan, kita bicarakan dengan Pak Bupati kira-kira apa yang bisa disumbangkan Pemerintah Daerah,” kata Sekda.
Di tengah peresmian tersebut, Zulhifni juga menyisipkan harapan terkait kondisi fiskal daerah. Ia berharap Pemerintah Pusat memberikan porsi lebih pada Dana Bagi Hasil (DBH), khususnya dari sektor sawit, agar pembangunan di daerah tidak terkendala.
“Sekarang pajak-pajak potensi daerah ditarik ke pusat semua. Kepala daerah agak kesulitan karena dana yang dikucurkan terbatas untuk kegiatan rutin, sementara janji politik ke masyarakat sangat banyak,” ujarnya secara terbuka.
Acara diakhiri dengan peresmian secara simbolis oleh Sekda Zulhifni, yang menandai dimulainya penggunaan Masjid Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Merangin.
DAERAH
Staf Ahli Hendri Widodo Lepas Ratusan Peserta Jalan Santai Peringati Satu Dekade RS Raudhah
DETAIL.ID, Merangin – Mewakili Bupati Merangin M. Syukur, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Merangin, Hendri Widodo, secara resmi melepas peserta jalan santai dalam rangka memperingati HUT ke-10 (Satu Dekade) Rumah Sakit Raudhah pada Minggu, 8 Februari 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Dedikasi Tiada Henti, Pelayanan Sepenuh Hati” ini diikuti oleh ratusan peserta yang memadati titik start di halaman RS Raudhah.
Adapun rute yang ditempuh meliputi RS Raudhah menuju Kantor Diskominfo (Kantor Bupati lama), melintasi RSUD Kolonel Abundjani, Hotel Permata, Apotek Wirda, dan kembali finish di RS Raudhah.
Dalam sambutannya, Hendri Widodo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dari Pemerintah Kabupaten Merangin kepada seluruh jajaran RS Raudhah.
Menurutnya, selama sepuluh tahun berdiri, rumah sakit ini telah memberikan kontribusi nyata bagi dunia kesehatan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.
“Kehadiran Rumah Sakit Raudhah telah menjadi bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di daerah kita. Kami sangat menghargai kerja keras, pengabdian, dan profesionalisme yang selama ini ditunjukkan,” ujar Hendri Widodo.
Lebih lanjut, ia meminta agar momentum satu dekade ini dijadikan bahan refleksi untuk terus berinovasi. Pemerintah daerah berharap RS Raudhah tidak cepat puas dan terus memodernisasi fasilitas kesehatan mereka.
“Kami berharap RS Raudhah terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat SDM, serta mengembangkan teknologi kesehatan yang lebih modern agar tetap dicintai masyarakat,” katanya.
Pantauan di lapangan, acara berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Selain pejabat eksekutif, turut hadir sejumlah tokoh legislatif di antaranya Herman Effendi (Wakil Ketua I DPRD Merangin) M. Fahmi (Wakil Ketua II DPRD Merangin) Rahmad Hidayat (Anggota DPRD Merangin).
DAERAH
Plt Sekda Ogan Ilir Lepas Keberangkatan Pengurus dan Anggota PWI Ogan Ilir Ikuti HPN 2026 di Banten
DETAIL.ID, Indralaya – Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Ilir, Dicky Syailendra, melepas 30 pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Ilir untuk mengikuti peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 di Provinsi Banten.
Pelepasan berlangsung di Sekretariat PWI Kabupaten Ogan Ilir, Kompleks Perkantoran Pemda Lama Km 35, Kelurahan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir pada Minggu, 8 Februari 2026.
Pelepasan keberangkatan turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Ogan Ilir, Ferdiyan Reza Yuda, beserta staf.
Plt Sekda Ogan Ilir, Dicky Syailendra mengatakan, keikutsertaan para wartawan dalam kegiatan HPN merupakan bagian dari peringatan Hari Pers Nasional ke-80 tahun 2026.
Puncak kegiatan HPN dijadwalkan pada 9 Februari 2026 di Provinsi Banten dihadiri langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Dengan kegiatan tersebut para wartawan Ogan ilir dapat bersilaturahmi, sesama insan Pers lainnya, sehingga menambah wacana, pengalaman dan dapat memberikan manfaat serta meningkatkan profesionalisme insan pers, khususnya di Kabupaten Ogan Ilir.
Ketua PWI Kabupaten Ogan Ilir, Fredi Kurniawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, atas dukungan dan fasilitas yang diberikan kepada pengurus dan anggota PWI.
“Harapan kami semoga sinergitas yang baik Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dengan PWI Ogan Ilir akan tetap dan terus barjalan dengan baik,” ujar Fredi.
Fredi menambahkan, semoga keikutsertaan pengurus dan anggota PWI Ogan Ilir dalam HPN ini, memperoleh pengalaman, wawasan, serta manfaat sebagai oleh – oleh untuk dibawa ke Ogan Ilir.


