Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Wagub Sani Sambut Kepulangan Jemaah Haji Asal Provinsi Jambi Kloter 24 di Asrama Haji

Published

on

Jambi – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I menyambut kepulangan jemaah haji asal Provinsi Jambi Kloter 24, yang merupakan pemulangan ketiga dengan jumlah jemaah 447 yang berasal dari Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin setelah lebih dari 43 hari berada di tanah suci, Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam kelima, bertempat di Asrama Haji Jambi, Kamis, 18 Juli 2024 sore.

Dalam sambutan dan arahannya Wagub Sani mengucapkan selamat kembali ketanah air dengan selamat.“Allhamdulilaah puji dan syukur kepada Allah karena dengan rahmat dan ridhonya kita bisa bertemu kembali ditanah air setalah bapak ibu menunaikan ibadah haji ditanah suci Mekkah. Semoga bapak ibu sekalian menjadi haji dan hajjah yang mabrur,” ucap Wagub Sani.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Provinsi Jambi saya mengucapkan selamat kembali ketanah air dan menjadi haji Mabrur hendaknya semuanya, semoga lelah selama ini terbalaskan dengan kembali ketanah air. Berangkat haji karena taqwa dan kembali semakin taqwa dan bisa menjadi panutan ditengah masyarakat. Untuk itu, mari kita bersama mendo’akan para pemimpin kita agar mudah melaksanakan program kerjanya masing-masing dengan ridho Allah dapat melaksanakan semua program yang diagendakannya,” ujar Wagub Sani.

Abdullah Sani berharap jemaah haji tetap menjaga kesehatan setelah 43 hari berada ditanah suci.

“Kesehatan ini patut kita syukuri karena ada saudara-saudara kita yang saat ini masih terbaring sakit ditanah suci dan juga ada yang wafat. Kami berharap sekembalinya ketanah air para jemaah haji dapat menjadi agen-agen kesehatan dengan berbagi tips kepada calon-calon jemaah haji sehingga mereka memiliki persiapan saat nanti akan berhaji,” kata Wagub Sani.

Wagub Sani juga mendo’akan kepada jemaah haji semua, untuk senantiasa istqomah dalam beribadah. Bahkan mesti harus lebih meningkat lagi. Karena tentu masyarakat banyak berharap mendapatkan kesempatan menunaikan rukum Islam ke lima tersebut.

“Dengan telah kembali lagi ke tengah-tengah keluarga dan juga masyarakat, jemaah haji diharapkan terus menjaga sikap baik dan akhlak terpuji seperti yang telah dilakukan selama berhaji, selain itu jangan lupa mendo’akan para pemimpin negeri ini juga agar dilancarkan semua pembangunan yang kami rencanakan atau sudah diprogramkan Pemerintah Provinsi Jambi ini,” ujar Wagub Sani.

Sementara itu, Wagub Sani juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah turut serta menyukseskan proses keberangkatan dan pemulangan jemaah haji Provinsi Jambi tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi.

“Kepada panitia, Penyelenggara Ibadah Haji beserta Petugas Haji Daerah, Petugas Kesehatan Haji Daerah, dan seluruh pihak yang telah berkerja keras mencurahkan waktu, tenaga, pikiran, materil dan moril, dalam memberikan pembinaan, pelayanan dan pelindungan dalam penyelenggaraan haji sehingga berjalan baik dan optimal, dari keberangkatan hingga pemulangan jemaah haji ini, atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya,” ujar Wagub Sani.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Provinsi Jambi H. Zoztafia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi yang telah memberikan fasilitasi terbaik bagi pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Provinsi Jambi.

“Bapak Gubernur sangat peduli dengan jemaah haji ini, setiap kali pertemuan, beliau selalu menanyakan tentang kondisi jemaah dan secara rutin saya laporkan kepada pak gubernur, baik secara lisan maupun melalui media sosial,” kata Zoztafia.

“Pada saat shalat Idul Adha, Gubernur Jambi mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan kelancaran ibadah haji bagi seluruh jemaah Provinsi Jambi, agar mereka dapat meraih haji yang mabrur,” katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para petugas yang telah mendampingi jemaah Kloter 24.

“Kami paham dan yakin bahwa banyak kendala yang dihadapi dalam ibadah haji ini, namun alhamdulillah, kami melihat jemaah pulang dalam keadaan baik meski ada yang sedikit batuk-batuk,” katanya.

Sementara itu juga, Pj. Bupati Kerinci Asraf menyampaikan rasa syukurnya dimana Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama Pemerintah Provinsi Jambi pada hari ini menerima pemulangan jemaah haji asal Kerinci. Dirinya juga menyampaikan selamat datang kembali ketanah air kepada seluruh jemaah haji Kabupaten Kerinci dengan selamat.

“Dari sekian yang berangkat ada satu jemaah haji asal Kerinci yang meninggal dunia di Mekkah, yaitu H. Syahrial Kaharudin Zakaria jemaah kloter BTH 24 yang wafat pada 18 Juni 2024, tadi kita juga sudah melihat ada 2 orang jemaah kita yang masih sakit. Insya Allah bisa berangkat pulang Kerinci hari ini,” katanya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut serta dalam penyelenggaraan ibadah haji tersebut, selamat datang kepada seluruh jemaah haji kembali ketanah air, semoga menjadi haji yang mabrur, disini kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak terkait yang membantu dalam penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2024 ini. Semoga mendapatkan keberkahan dan pahala yang berlimpah,” tuturnya.

Advertisement

ADVERTORIAL

Gus Fawait Resmikan MPP Mini di Tanggul, Mudahkan Urusan Administrasi Warga Jember Barat

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember meninjau fasilitas pelayanan publik di Kecamatan Tanggul. (Foto: DETAIL/Istimewa)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi mengoperasikan Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini di Kecamatan Tanggul pada Senin, 4 Mei 2026.

Hal tersebut sebagai langkah nyata untuk mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat di wilayah barat.

Kehadiran fasilitas ini menjadi solusi bagi warga di wilayah Tanggul, Sumberbaru, dan sekitarnya agar tidak lagi perlu menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk mengurus administrasi dasar.

“Warga Tanggul maupun Sumberbaru kini tidak perlu jauh-jauh ke kota hanya untuk mengurus administrasi dasar. Cukup datang ke kecamatan,” ujar Gus Fawait.

Peresmian yang berlangsung khidmat dengan santunan anak yatim ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Jember Ahmad Halim beserta jajaran kepala OPD dan perangkat desa setempat.

Gus Fawait menegaskan bahwa MPP Mini ini diproyeksikan sebagai “Pemkab Mini”, di mana para kepala dinas akan dijadwalkan berkantor langsung di sana secara bergantian untuk memastikan pelayanan berjalan cepat dan efektif.

Selain itu, Pemkab Jember juga menggandeng Pengadilan Negeri Jember untuk menghadirkan layanan administrasi kependudukan berbasis daring melalui Zoom, sehingga masyarakat yang membutuhkan putusan pengadilan tidak perlu lagi repot bolak-balik ke kantor pengadilan di kota.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur juga menjadi fokus utama dalam mendukung kehadiran layanan publik ini.

Gus Fawait mengungkapkan bahwa rencana anggaran 2026-2027 telah mencakup pelebaran serta pengaspalan jalan poros Tanggul-Mangli.

Tak berhenti di situ, Alun-Alun Tanggul juga akan direvitalisasi dengan tambahan konsep street food mini guna mendongkrak ekonomi para pelaku UMKM lokal.

“Kami ingin pemerataan pelayanan dan pembangunan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat Jember, termasuk pelaku UMKM,” tutur Gus Fawait.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pantura Jawa Terpadu, Wamen Ossy Tegaskan Tiga Dukungan Utama Kementerian ATR/BPN

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN mendukung percepatan pembangunan Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa Terpadu. Kementerian ATR/BPN akan mengawal dari segi tata ruang, penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), serta pengadaan tanah.

“Ada tiga hal dukungan kami dari Kementerian ATR/BPN, yang pertama adalah sinkronisasi Rencana Tata Ruang (RTR) dengan rencana induk, agar proyek ini tidak hanya _visible_ secara teknisnya, tetapi juga sesuai secara spasial dan legalnya,” ujar Wamen ATR/Waka BPN dalam Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu, di Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin, 4 Mei 2026)m.

Wamen Ossy menjelaskan, saat ini Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) tengah dalam proses revisi dan telah mengakomodasi program perlindungan pesisir, termasuk rencana pembangunan Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall). Penyesuaian juga akan dilakukan pada tingkat daerah agar selaras dengan rencana induk yang telah disusun.

Kementerian ATR/BPN juga siap mempercepat proses perizinan KKPR, sesuai kewenangan yang berlaku.

“Kami siap membantu percepatan penerbitan KKPR, khususnya apabila proyek ini ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional. Tentunya hal ini dilakukan dengan tetap memperhatikan pembagian kewenangan antar kementerian, baik di wilayah laut, kawasan hutan, maupun di luar kedua kawasan tersebut,” tutur Wamen Ossy.

Dalam hal pengadaan tanah, ia juga menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan penuh guna mendukung pembangunan infrastruktur tersebut. Wamen Ossy menyebut, dukungan dari Kementerian ATR/BPN tetap membutuhkan penguatan dari lintas sektor.

“Kami mendorong agar working group lintas kementerian dan lembaga semakin diperkuat, sehingga integrasi dan overlay peta dapat dilakukan secara optimal,” kata Wamen Ossy.

Dalam pertemuan ini, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sekaligus sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ), juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi pelaksanaan program ini.

“Pendekatan yang kita lakukan tidak bisa parsial. Harus terintegrasi dari hulu ke hilir, dari darat hingga laut, serta melibatkan semua pihak,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah Menteri/Kepala Lembaga serta Wakil Menteri/Wakil Kepala dalam Kabinet Merah Putih; serta para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari berbagai wilayah. Turut mendampingi Wamen ATR/Waka BPN dalam acara ini, Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang, Suyus Windayana. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Cikeas – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Rapat Kerja (Raker) Lembaga Advokasi dan Koordinasi Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (LAK-PB MUI) pada Jumat , 1 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron menyoroti pentingnya keseimbangan dalam perencanaan penanggulangan bencana di Indonesia.

“Karena kalau kita perencanaannya kuat, implementasinya tidak kuat, dananya tidak kuat, nanti juga dampaknya tidak mungkin bisa terlaksana dengan baik,” ujar Menteri Nusron di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Cikeas, Jawa Barat.

Sejalan dengan tema Raker, yaitu “Membangun Sistem Penanggulangan Bencana: Sinergi, Cepat, dan Tangguh”, Menteri Nusron menggarisbawahi pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Untuk membuat sistem penanggulangan bencana yang tangguh, ia juga mendorong agar setiap lembaga bekerja sesuai fokus dan keunggulannya masing-masing

“Dalam hal penanggulangan bencana adalah terlebih dahulu selain perencanaan ini adalah pertama saya minta pelatihan SDM,” ucap Menteri ATR/Kepala BPN.

Di hadapan para Pengurus MUI, Menteri Nusron yang juga menjabat sebagai Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana, menjelaskan tahapan penanganan bencana secara garis besar. “Kalau kita lihat bencana itu kan ada tahap-tahapnya, pertama evakuasi, kedua tanggap darurat dan ketiga adalah recovery dan rehabilitasi,” katanya.

Melihat kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan rawan bencana, Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, menyadari betapa pentingnya membangun sistem penanggulan bencana. “Seperti kita ketahui bahwa Indonesia ini jalur cincin api pasifiknya begitu sangat kental sekali. Karena itu kenapa Indonesia bencana tinggi,” tuturnya.

Untuk itu, dengan dukungan Kementerian ATR/BPN, lembaga keagamaan ini berharap dapat berkontribusi mempermudah penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah. Terutama, dalam hal penanggulangan bencana banjir, longsor, cuaca ekstrem, dan bencana geologi seperti tsunami.

Usai pembahasan materi selesai, di akhir Raker kali ini, dilakukan penyerahan atribut dari Ketua Lembaga Advokasi dan Koordinasi Penanggulangan Bencana MUI, Hasan Basri Sagala, kepada Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Hadir dalam Raker ini, Bendahara Umum MUI, Misbahul Ulum, beserta jajaran Pengurus MUI lainnya.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs