DAERAH
Pj Bupati Muarojambi Hadiri Paripurna Dalam Rangka Mendengarkan Pidato Kenegaraan Oleh Presiden Jokowi
Jambi – Pj Bupati Muarojambi Raden Najmi menghadiri paripurna mendengarkan pidato kenegaraan secara daring oleh presiden RI Jokowi dalam HUT RI ke-79 tahun 2024.
Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Muarojambi, Yuli Setia Bakti dan dihadiri oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Muarojambi.
Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh Pj Bupati Muarojambi, Raden Najmi, unsur Forkompinda dan sejumlah kepala OPD dilingkup pemerintah Kabupaten Muarojambi.
Ketua DPRD Kabupaten Muarojambi, Yuli Setia Bakti berharap seluruh undangan mengikuti kegiatan pidato Presiden.
Hal itu dikarenakan penyusunan RAPBD tahun Anggaran 2025 oleh pemerintah daerah sehingga kebijakan yang akan kita ambil harus dalam kerangka NKRI termasuk dalam penyusunan APBD.
“Inilah makna penting mengapa kita harus mengikuti acara pidato kenegaraan Republik Indonesia ini sehubungan dengan hal tersebut kami mengharapkan kepada kita semua kiranya dapat mengikuti acara ini secara seksama dan penuh nikmat,” kata Yuli.
Pj Bupati Muarojambi Raden Najmi mengatakan jika dirinya mengucapkan selamat ulang tahun untuk Republik Indonesia.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-79,” kata Raden Najmi.
Presiden Jokowi mengatakan, saat ini banyak tantangan dan ketidakpastian kondisi politik, namun ekonomi kita tetap stabil bahkan mampu tumbuh secara berkelanjutan pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu terjaga di kisaran 5 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan global yang sebesar 3,4 % .
Penambahan tenaga kerja baru sebanyak 21,3 juta pada periode 2015 hingga 2024 rasio utang kita juga menjadi salah satu yang paling rendah di antara kelompok negara-negara G20 dan ASEAN.
Disisi lain nilai ekspor Indonesia naik lebih dari 70 % mencapai 250 miliar US Dollar di tahun 2023. Neraca transaksi berjalan secara bertahap terus menguat dan rata dagang selalu mencatat surplus selama 51 bulan terakhir ini indikator kesejahteraan masyarakat juga meningkat signifikan.
Tingkat pengangguran turun menjadi 4,8 % di tahun 2024 tingkat kemiskinan turun tajam jadi 9,03 % di tahun 2024 Angka kemiskinan ekstrim juga turun signifikan jadi 0,83 % di tahun 2024 selain itu kita juga telah merasakan kemajuan pembangunan infrastruktur yang Indonesia, sentris mulai dari jalan tol jalan nasional bendungan irigasi pelabuhan bandara pembangunan IKN dan masih banyak yang lainnya.
“Kita juga bekerja keras untuk membangun SDM yang unggul yang berdaya saing yang produktif dan inovatif melalui reformasi, pendidikan transformasi sistem kesehatan dan penguatan jaring pengaman sosial. Bantuan pendidikan terus diberikan untuk masyarakat miskin dan rentan program Indonesia pintar untuk pendidikan sekitar 20 juta siswa bertahun diberikan program kip kuliah dan Bidikmisi untuk pendidikan 1,5 juta mahasiswa serta beasiswa LPDP untuk pendidikan sekitar 45.000 mahasiswa,” kata Jokowi lagi.
Selain itu upaya perbaikan sektor kesehatan juga menunjukkan hasil yang baik angka kematian bayi turun dari sebelumnya 27 per 1000 kelahiran menjadi 17 per1000 kelahiran di tahun 2023. Kemudian angka prevalensi stunting turun dari sebelumnya 37 % menjadi 21,5 % di tahun 2023.
Jumlah peserta jaminan kesehatan nasional JKN juga meningkat dari sebelumnya 133 juta menjadi sekarang 273 juta di tahun 2024 di mana separuh dari jumlah tersebut adalah penerima bantuan iuran dari pemerintah ketua.
DAERAH
Turunkan Alat Berat, Pemkab Merangin Gotong Royong Massal di Tiga Titik
DETAIL.ID, Merangin – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin melaksanakan aksi gotong royong massal pada Jumat, 27 Maret 2026 guna memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga pasca libur panjang Lebaran
Kegiatan ini menyasar sejumlah titik vital di pusat Kota Bangko yang menjadi konsentrasi tumpukan sampah sisa aktivitas hari raya.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, hingga Sekretaris Daerah (Sekda).
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, BUMN, serta instansi vertikal lainnya juga turut dikerahkan untuk menyisir kebersihan kota.
Untuk efektivitas pembersihan, Pemkab Merangin juga menurunkan alat berat jenis Beko loader dan membagi personel ke dalam tiga titik utama.
Titik Pertama mencakup Kawasan Komplek Pertokoan Sungai Ulak. Titik Kedua menyasar Area Pasar Bawah dan kawasan Tugu Pedang. Sementara Titik Ketiga berada di wilayah Taman Kota Bangko, Taman Bujang Upik, Pasar Baru, hingga Pasar Rakyat.
Pantauan di lapangan, para peserta tampak antusias berjibaku membersihkan sampah plastik, sisa limbah rumah tangga, hingga membabat rerumputan liar yang mulai meninggi di bahu jalan. Alhasil, wajah Kota Bangko kembali terlihat asri dan nyaman dipandang mata.
Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni, memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan seluruh elemen yang terlibat dalam agenda “Jumat Bersih” ini. Menurutnya, kesadaran kolektif adalah kunci dalam menjaga estetika kota.
“Kami sangat mengapresiasi semangat dan antusiasme baik dari unsur Forkopimda maupun seluruh OPD dan instansi terkait yang turun hari ini. Pasca Lebaran, volume sampah memang mengalami peningkatan. Kami sampai menurunkan alat berat untuk membersihkan sampah dan merapikan parit,” ujar Sekda Zulhifni.
Melalui goro ini, lanjutnya, Pemkab Merangin ingin memastikan bahwa Kota Bangko kembali bersih dan nyaman bagi masyarakat yang kembali beraktivitas normal.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk edukasi bagi warga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, karena wajah kota ini adalah cerminan martabat kita bersama,” ucapnya. (*)
DAERAH
Banjir Melanda 11 Kecamatan, Pemkab dan BPBD Pasuruan Bangun Dapur Umum di Shelter Bencana
DETAIL.ID, Pasuruan – Intensitas hujan yang sangat deras ditambah angin kencang selama lebih dari dua jam pada Selasa malam, 24 Maret 2026 membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir hingga Rabu pagi, 25 Maret 2026.
Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, setidaknya lebih dari 6.650 rumah di 11 kecamatan dilaporkan kebanjiran. Bahkan, ketinggian air sampai 1,5 meter lebih di beberapa wilayah.
Dari 11 kecamatan yang terkena dampak banjir, hampir 6 desa di Kecamatan Beji, airnya belum surut. Enam desa tersebut adalah Desa Beji, Kedungringin, Gununggangsir, Pagak, Kedungboto, dan Cangkringmalang. Khusus di Desa Beji, banjir paling parah terjadi di Dusun Pasinan, dimana ketinggian air mencapai 120 sentimeter dengan 72 rumah terendam.
Banjir juga melanda di Desa Jarangan dan Toyaning, Kecamatan Rejoso dengan ketinggian air antara 10-30 sentimeter. Berikutnya 4 kelurahan dan 3 desa di wilayah Kecamatan Bangil yang juga tergenang, yakni Kelurahan Kalianyar, Tambakan, Kauman, Kalirejo, Latek, serta Desa Manaruwi, Tambakan dan Masangan. Ketinggian air antara 20-60 sentimeter.
Di Kecamatan Winongan, setidaknya ada 8 desa yang terkena banjir yaitu Desa Menyarik, Mendalan, Gading, Minggir, Prodo, Winongan Lor, Winongan Kidul, dan Penataan. Ketinggian air paling tinggi di Menyarik, Gading dan Penataan hingga 80 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, banjir disebabkan karena intensitas hujan yang sangat lebat disertai angin kencang terjadi hampir di semua wilayah di Pasuruam dan berlangsung selama lebih dari dua jam.
“Kemarin sore sampai malam hujannya terus turun dengan intensitas sedang sampai lebat ditambah angin kencang. Intensitasnya juga cukup lama sampai lebih dari dua jam,” kata Sugeng melalui sambungan selulernya pada Rabu, 25 Maret 2026.
Usai kejadian, BPBD bersama relawan langsung ke lapangan untuk melakukan banyak hal. Mulai dari evakuasi korban, pembuatan dapur umum di shelter bencana hingga distribusi makanan siap saji seperti nasi bungkus dan lainnya.
“Kita evakuasi korban ke tempat yang lebih aman, kita bagikan sembako, makanan dan kita aktifkan tiga shelter di Bangil, Winongan dan Rejoso,” ujarnya.
Tak hanya bantuan, Pemkab Pasuruan menurut Sugeng juga menginventarisir kerusakan akibat banjir kali ini.
“Pak Bupati menugaskan kami dan OPD terkait lainnya untuk menginventarisir kerusakan infrastruktur akibat dampak banjir sekarang,” tuturnya.
Reporter: Tina
DAERAH
Pemerintah dan Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo Bakal Pasang Portal Jalan di Delapan Titik
DETAIL.ID, Probolinggo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengumumkan rencana pembangunan alat pengendali dan pengaman jalan berupa portal di sejumlah ruas jalan kabupaten. Langkah ini diambil guna meningkatkan keamanan, keselamatan serta menjaga keawetan infrastruktur jalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Berdasarkan dokumen resmi tertanggal 12 Maret 2026, pembangunan portal tersebut akan dimulai pada April 2026. Portal-portal ini akan dipasang dengan spesifikasi tinggi tiang 3,5 meter dan lebar yang menyesuaikan kondisi masing-masing ruas jalan. Material utama yang digunakan adalah besi WF dengan pengecatan warna hitam-kuning berbahan fosfor agar terlihat jelas oleh pengendara.
Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto mengatakan pentingnya sinergi dalam kebijakan ini. “Kami mengharapkan kesediaan para stakeholder, terutama pemerintah kecamatan dan desa untuk mensosialisakan kebijakan ini kepada masyarakat serta pelaku usaha angkutan agar menyesuaikan dimensi kendaraannya sebelum melewati ruas jalan tersebut,” katanya pada Rabu, 25 Maret 2026.
Adapun delapan titik lokasi pembangunan portal tersebut meliputi Ruas Jalan Patalan-Patokan di Desa Patalan Kecamatan Wonomerto, Ruas Jalan Tamansari-Banjarsawah di Desa Tamansari Kecamatan Dringu, Ruas Jalan Klaseman-Maron di Desa Klaseman Kecamatan Gending serta Ruas Jalan Condong-Manggisan di Desa Betek Kecamatan Krucil.
Selanjutnya, Ruas Jalan Pesawahan – Tiris di Desa Pesawahan Kecamatan Tiris, Ruas Jalan Jabung – Besuk di Desa Jabungsisir Kecamatan Paiton, Ruas Jalan Tiris – Tlogosari di Desa Tiris, Kecamatan Tiris, Ruas Jalan Wonoasih – Bantaran di Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto.
Menurut Edy, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan daerah guna mengutamakan keselamatan lalu lintas dan menjaga aset jalan kabupaten yang telah diperbaiki oleh Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo.
“Pelaku usaha angkutan kayu, tambang hingga bus pariwisata diimbau untuk segera menyesuaikan tinggi muatannya maksimal 3,5 meter agar tidak terhambat saat melintas,” ujarnya.
Reporter: Tina



