Connect with us
Advertisement

DAERAH

Aktivis Ini Sorot Penunjukan Adik Kandung Bakal Calon Bupati Tebo Sebagai Ketua DPRD Tebo Sementara, Ini Alasannya

Published

on

Suasana Rapat Paripurna DPRD Tebo dalam rangka pengambilan sumpah/janji anggota DPRD Tebo Periode Tahun 2024-2029. (ist)

DETAIL.ID, Tebo – Sebanyak 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tebo, resmi dilantik di aula utama kantor DPRD Tebo pada Senin, 2 September 2024.

Acara pelantikan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, perwakilan partai politik, dan unsur pimpinan daerah.

Setelah pelantikan, Khalis Mustiko dari Partai Golkar ditunjuk sebagai Ketua DPRD Tebo sementara.

Penunjukan ini dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku, di mana partai dengan perolehan suara terbanyak mendapatkan hak untuk menunjuk Ketua DPRD sementara.

Namun, penunjukan Khalis Mustiko sebagai Ketua DPRD sementara ini tidak lepas dari kontroversi.

Salah satunya aktivis Tebo Ahmad Firdaus, memberikan sorotan khusus terhadap keputusan tersebut.

Menurut dia, penunjukan ini diduga sarat dengan nuansa politik dinasti.

Hal ini dikarenakan Khalis Mustiko merupakan adik kandung dari Agus Rubyanto, yang saat ini bakal ikut bertarung sebagai calon Bupati Tebo di Pilkada Tebo 2024.

Menurut aktivis gondrong ini, posisi strategis yang dipegang oleh Khalis Mustiko sebagai Ketua DPRD sementara dapat memberikan keuntungan politik bagi Agus Rubyanto.

Dia juga menilai, meskipun belum tentu terbukti, ada potensi konflik kepentingan yang besar jika situasi ini dibiarkan tanpa pengawasan ketat.

Diapun khawatir bahwa keberpihakan dan pengaruh politik dari Khalis Mustiko dapat mempengaruhi kebijakan dan keputusan di DPRD Tebo demi kepentingan pribadi atau keluarga.

Dia menegaskan bahwa tidak menentang hak politik individu, termasuk Khalis Mustiko, untuk menduduki jabatan Ketua DPRD Tebo sementara. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan transparansi dalam proses politik, terutama dalam situasi yang melibatkan hubungan keluarga dekat seperti ini.

“Kita berharap agar publik dan lembaga pengawas pemilu lebih memperhatikan situasi ini untuk mencegah terjadinya praktik politik yang tidak sehat,” kata aktivis yang aktif pada program pemberdayaan masyarakat ini.

Dia pun menegaskan bahwa pekan ini, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di DPRD Tebo, serta bagaimana pengaruhnya terhadap dinamika politik di kabupaten tersebut.

“Bagi kami dan masyarakat Tebo, kestabilan politik dan kebijakan yang pro-rakyat tentu menjadi harapan utama dalam menghadapi pemilihan kepala daerah tahun ini,” katanya.

Sementara, Ketua DPRD Tebo sementara, Khalis Mustiko dalam sambutannya mengatakan sebagai pimpinan dan anggota DPRD Tebo bukanlah jabatan, tapi adalah sebagai amanah masyarakat sesuai UUD 1945.

Untuk itu, dia mengajak kerja sama semua elemen masyarakat, dan sebagai anggota DPRD Tebo baru bertekad untuk berbuat yang lebih baik untuk Kabupaten Tebo.

“Dengan amanah rakyat ini, kita akan menampung aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan,” kata dia.

Kedepannya, Khalis mengajak seluruh elemen masyarakat dan anggota DPRD Tebo yang baru dilantik untuk sama-sama berbenah demi kemajuan Kabupaten Tebo lebih baik.

“Apa yang sudah baik kita lanjutkan, mana yang belum baik, mari kita sama-sama berbenah untuk bisa lebih baik. Semoga ke depannya Kabupaten Tebo lebih baik, lebih sejahtera dan maju,” ujarnya.

Advertisement Advertisement

DAERAH

Gubernur Al Haris Gelar Open House di Rumah Pribadinya

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Suasana hangat menyelimuti kediaman pribadi Gubernur Jambi, Al Haris di Lorong Kurnia, Kabupaten Merangin, Jambi pada Senin, 23 Maret 2026.

Bupati Merangin, M. Syukur didampingi Wakil Bupati A. Khafidh dan Sekda Zulhifni beserta istri hadir dalam acara halal Bihalal hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Hadir pula Bupati Sarolangun H. Hurmin dan Sekda M. Arif beserta istri yang datang memenuhi undangan Gubernur Jambi, Al Haris.

Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan untuk menjaga tali silaturahmi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Ini adalah tradisi Idul Fitri, atau kerennya open house. Tujuannya agar kita bisa bersilaturahmi. Kami menyadari tidak mungkin bisa mendatangi rumah seluruh masyarakat di enam kabupaten/kota, maka forum inilah wadahnya,” ujar Al Haris.

Gubernur juga menyoroti kekompakan antara Merangin dan Sarolangun. Ia sempat berseloroh mengenai Sekda Sarolangun yang merupakan “produk” Merangin, yang menunjukkan betapa eratnya hubungan emosional kedua daerah tersebut.

Meski mengakui adanya keterbatasan anggaran, Al Haris menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan pembangunan di daerah.

Senada dengan Gubernur, Bupati Sarolangun H. Hurmin dalam sambutannya menekankan pentingnya menghormati sejarah dan hubungan kekeluargaan antar wilayah. Ia mengibaratkan Merangin sebagai “Kakak Tua” bagi Sarolangun yang merupakan daerah pemekaran.

“Sayo selalu hormat terus. Sebab kalau kito melawan kakak tuo, kito beduso (berdosa) kan,” kata H. Hurmin berkelakar yang disambut tawa para tamu undangan.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Forkopimda Merangin atas sambutan dan kerja sama yang baik selama ini. Menurutnya, kerukunan antar pemimpin daerah menjadi modal utama dalam membangun Provinsi Jambi ke depan.

Acara yang berlangsung di hari ketiga Idulfitri ini berjalan dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain pejabat teras, tampak hadir pula jajaran Forkopimda dari kedua kabupaten, termasuk Kapolres Merangin, yang turut memperkuat sinergitas antara ulama dan umara. (*)

Continue Reading

DAERAH

Pukul Bedug dan Lepas Pawai Takbir, Bupati M. Syukur Ajak Pemuda Jaga Tradisi dan Inovasi

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Suara gema takbir membahana di pusat Kota Bangko saat Bupati Merangin, M. Syukur, secara resmi membuka perayaan malam kemenangan.

Prosesi ini ditandai dengan pemukulan bedug dan pelepasan rombongan pawai takbir keliling menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat malam, 20 Maret 2026.

Acara yang dipusatkan di jalur dua depan Kantor Diskominfo Merangin ini dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda, termasuk Ketua DPRD Merangin, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Agama, Danyon Brimob, serta Para Kepala OPD, tokoh masyarakat dan pemuka agama Kabupaten Merangin.

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan bahwa malam takbiran merupakan momentum sakral untuk merayakan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Namun, di balik kemeriahan lampu dan konvoi kendaraan, ia menekankan pentingnya esensi silaturahmi.

“Malam takbiran ini bukan hanya tentang kemeriahan atau pawai yang indah. Ini adalah momentum bagi kita untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan menjaga kekompakan seluruh masyarakat Merangin,” ujar M. Syukur.

Secara khusus, Bupati menitipkan pesan mendalam bagi generasi muda di Kabupaten Merangin. Ia berharap pemuda tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi menjadi aktor intelektual yang mampu menyeimbangkan nilai luhur dengan modernitas.

“Kepada para pemuda-pemudi Merangin, saya titip pesan: jadilah generasi yang kreatif dan menjaga tradisi, namun tetap membawa kemajuan bagi daerah kita tercinta ini,” katanya.

Selain memberikan arahan terkait pembangunan daerah, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Merangin, M. Syukur juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh lapisan masyarakat jika terdapat kebijakan atau sikap pemerintah yang kurang berkenan selama ini.

Menutup arahannya, Bupati mengimbau agar para peserta pawai tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban di jalan raya. Ia meminta agar euforia kemenangan tidak lantas membuat masyarakat abai terhadap keamanan diri sendiri maupun orang lain.

Usai sambutan, bupati melepas keberangkatan iring-iringan kendaraan hias yang disambut antusias oleh warga yang memadati sepanjang jalur protokol Kota Bangko. (*)

Continue Reading

DAERAH

Monitoring Malam Takbir, Sekda Zulhifni Hadiri Zoom Meeting Bersama Kapolri dan Panglima TNI

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Mewakili Bupati Merangin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni, menghadiri kegiatan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) secara virtual melalui zoom meeting pada malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026.

Kegiatan yang berpusat di Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat 2026, Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan ini, merupakan bagian dari koordinasi nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri bersama Panglima TNI dari Polda Sumatera Utara.

Dalam pantauan tersebut, Sekda Zulhifni didampingi oleh Kasat Binmas Polres Merangin AKP Karto, Kasi Was Iptu Saipudin, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Merangin.

Berdasarkan laporan di lapangan, situasi menjelang Idul Fitri di Kota Bangko dan wilayah Kabupaten Merangin secara umum terpantau aman dan kondusif.

Arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera, khususnya di titik krusial Desa Sungai Ulak, tercatat ramai namun tetap lancar.

“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan malam takbir di Kabupaten Merangin berjalan dengan lancar. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri terus kita perkuat untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan nyaman,” ujar Zulhifni.

Guna menjamin keamanan pemudik dan warga lokal, Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Polres Merangin telah menyiagakan beberapa titik strategis Pos Pelayanan (Posyan) Ketupat, di antaranya Posyan Kota Bangko, Posyan Sungai Ulak, Posyan Kecamatan Pamenang dan Posyan Kecamatan Tabir.

Di sela-sela kegiatan, Sekda Zulhifni memberikan imbauan khusus bagi para pemudik yang melintasi wilayah Merangin maupun warga Merangin yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman.

“Saya berharap kepada masyarakat yang sedang melaksanakan kegiatan mudik agar selalu berhati-hati di jalan. Jangan memaksakan diri jika lelah, tetap jaga kesehatan agar bisa berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat walafiat,” katanya.

Hadir dalam pemantauan tersebut sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala BPBD Sahiri, Kadis DKUMPP Andre Fransusman, Kadinkes dr. Irwan, Kadis PUPR Risdiansyah, Kasat Pol PP M. Sayuti, serta perwakilan dari Damkar, Parpora, Perhubungan, dan Kesbangpol. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs