Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Dengan Alunan Iringan-iringan Marhaban, Pemkab Asahan Sambut Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Asahan – Alunan iringan-iringan Marhaban mengumandang di Rumah Dinas Bupati Asahan pada Minggu, 2 Maret 2025 dalam rangka acara penyambutan kedatangan Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., dan Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP., periode 2025-2030 yang telah dilantik pada tanggal 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan dilanjutkan dengan pelaksanaan retret selama 8 hari sejak tanggal 21-28 Februari 2025 di Akademi Militer (Akmil), Magelang.

Alunan Marhaban ini juga disertai dengan ucapan selamat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Forkopimda Kabupaten Asahan, para Asisten, Staf Ahli Bupati Asahan, OPD, Camat, Pimpinan BUMN/BUMD, Pimpinan Partai Politik, Ketua Forkala Kabupaten Asahan beserta Ketua Etnis, Ketua Ormas, Ketua DWP Kabupaten Asahan, Tim Pemenangan dan tamu undangan lainnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Asahan yang didampingi istri.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H mengucapkan selamat datang kepada Bupati dan Wakil Bupati Asahan di Kabupaten Asahan.

“Mewakili ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan saya ucapkan selamat datang dan selamat memimpin di Kabupaten Asahan. Kami akan siap mendukung bapak dalam menjalankan roda Pemerintahan sehingga Kabupaten Asahan Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan dapat terwujud,” ujar Sekertaris Daerah Kabupaten Asahan.

Dalam kesempatan yang sama pula, Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane, M.KM mengatakan, atas nama masyarakat Kabupaten Asahan akan siap memberikan dukungan kepada Bupati dan Wakil Bupati Asahan dalam membangun Kabupaten Asahan menjadi lebih baik lagi ke depannya.

“Kami juga siap mengawal Bupati dan Wakil Bupati Asahan dalam menjalankan roda Pemerintahan di Kabupaten Asahan,” katanya.

Ditempat yang sama, Bupati Asahan pada pidatonya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan ini.

“Sambutan ini sungguh luar biasa dan menjadi spirit bagi kami untuk membangun Kabupaten Asahan menjadi lebih baik lagi ke depannya,” tutur Taufik.

Bupati Asahan juga mengatakan, dalam membangun Kabupaten Asahan, diperlukan sinergitas dengan Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Asahan.

“Untuk itu saya berharap Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Asahan dapat bersinergitas dengan kami membangun Kabupaten Asahan,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Asahan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Asahan untuk saling bergandengan tangan membangun Kabupaten Asahan lebih sejahtera.

“Berikan kami kritik dan ide-ide untuk membangun Kabupaten Asahan,” ucapnya.

Kegiatan diakhiri dengan tausiyah agama oleh Al-Ustadz H. Ahmad Qosim Marpaung yang mengajak untuk melaksanakan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya. Selain itu, Al-Ustadz juga mengajak para tamu undangan untuk meningkatkan amal ibadah selama bulan suci Ramadhan.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan upah-upah oleh Keluarga Bupati dan Wakil Bupati Asahan, Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Pimpinan Partai Politik dan tamu undangan lainnya.

Reporter: Fitriyani Harahap

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Pertamina Tambah 300 Ribu Liter BBM Jember, Gus Fawait: Stok Aman, Jangan Khawatir!

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, OPD, Kepolisian, Pertamina dan stakeholder terkait usah Rakor lanjutan respons antrean panjang SPBU, Sabtu (7/3/2026) dini hari. (Foto: DETAIL/Istimewa)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Jember aman hingga Idul Fitri setelah Pemerintah Kabupaten Jember menggelar rapat koordinasi lanjutan bersama kepolisian, Pertamina, Hiswana Migas, dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) pada Jumat, 6 Maret 2026 malam hingga dini hari.

Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai respons atas antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di wilayah Jember dalam beberapa hari terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menyampaikan bahwa ketersediaan BBM di Jember dalam kondisi cukup bahkan melimpah sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan.

“Insyaallah akan cukup sampai hari raya, bahkan lebih dari hari raya Idulfitri. Jadi saya berharap masyarakat untuk tetap tenang,” ujarnya.

Ia menyebut distribusi BBM ke Kabupaten Jember juga mengalami penambahan pasokan untuk menjaga ketersediaan di lapangan.

“Ada penambahan 100.000 liter BBM khusus untuk Kabupaten Jember kemarin. Hari ini, 7 Maret 2026 akan ada penambahan kurang lebih 300.000 lagi BBM untuk Kabupaten Jember,” katanya.

Gus Fawait mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penimbunan karena harga BBM dipastikan tidak akan mengalami kenaikan.

“Kalau punya niat menimbun, untuk segera dibatalkan karena harga BBM tidak akan pernah mengalami kenaikan dan stoknya tetap akan aman,” ucapnya.

Ia memaparkan bahwa tren pembelian BBM di Jember mulai menurun jika dibandingkan antara Kamis, 5 Maret 2026) dan Jumat, 6 Maret 2026. Antrean panjang kini lebih banyak terjadi di SPBU wilayah perkotaan.

“Untuk di pinggir-pinggir atau di luar perkotaan, kondisinya justru tidak sepanjang di kota,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Jember bersama kepolisian dan Pertamina juga menyiapkan pengawasan di SPBU guna mencegah praktik penimbunan.

“Kami akan menurunkan jajaran dari Satpol PP dan Dishub, kolaborasi dengan pihak Kepolisian Polres Jember untuk mengawasi pembelian-pembelian di masing-masing SPBU,” kata Gus Fawait.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan memberikan peringatan terlebih dahulu jika ditemukan indikasi penimbunan sebelum aparat kepolisian mengambil tindakan hukum.
“Tapi kalau tetap memaksa, nanti pihak kepolisian yang akan mengambil tindakan-tindakan tegas,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Jember juga membuka kemungkinan kebijakan kerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN) dan belajar daring bagi siswa jika antrean BBM belum kembali normal hingga awal pekan depan.

“Tapi saya yakin kalau melihat perkembangan informasi dari Pertamina, dari tim kami di bawah, dari pihak kepolisian, bahwa pembelian mulai hari Kamis ke hari Jumat sudah menunjukkan tren yang sangat menurun dan kembali normal,” ujarnya.

Gus Fawait kembali memastikan stok BBM di Kabupaten Jember tetap aman hingga setelah Idulfitri.

“Stok aman, stok berlimpah. Kalaupun mau beli BBM tidak akan kehabisan. ‘Sampai kapan Gus?’, ada yang tanya begitu di medsos. Sampai hari raya, bahkan setelah hari raya dan Idul Fitri tahun yang akan datang lagi ke depan begitu,” tutur Gus Fawait.

Reporter: Dyah Kusuma

Continue Reading

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Tinjau SPBU Bersama Pertamina, Stok BBM Dipastikan Aman

DETAIL.ID

Published

on

Pj. Sekda Jember, Akhmad Helmi Luqman, diwawancarai media. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, memimpin peninjauan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Jember guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman, Jumat, 6 Maret 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pertamina, serta Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) sebagai tindak lanjut arahan Bupati Jember Muhammad Fawait di tengah isu fluktuasi distribusi energi.

Tim pemantauan mendatangi empat SPBU di wilayah Jember, yakni SPBU Gebang, SPBU Ahmad Yani, SPBU Kaliwates, dan SPBU Tawang Alun.

Di setiap lokasi, tim mengecek kondisi stok BBM sekaligus berkoordinasi dengan pihak Pertamina guna menjaga kelancaran distribusi energi hingga ke berbagai wilayah Kabupaten Jember.

Langkah tersebut juga diarahkan untuk mengantisipasi potensi hambatan distribusi di tingkat pengecer agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Hasil pemantauan menunjukkan bahwa ketahanan stok saat ini berada pada level yang sangat baik, bahkan cenderung berlebih dari estimasi konsumsi harian normal,” kata Helmi.

Data dari Pertamina menunjukkan pasokan harian BBM di wilayah Kabupaten Jember turut meningkat untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Pada hari yang sama, distribusi mencapai 580 ton Pertalite dan lebih dari 300 ton Pertamax.

“Angka ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas energi bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Jember,” ucap Helmi.

Helmi juga meneruskan arahan Bupati Jember Muhammad Fawait agar masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.

Pemerintah memastikan pasokan BBM tetap tersedia dan Pertamina siap menyalurkan tambahan jika kebutuhan meningkat.

Pemerintah Kabupaten Jember bersama aparat penegak hukum juga memperketat pengawasan terhadap potensi praktik penimbunan BBM, termasuk pemantauan terhadap pedagang bensin eceran yang terindikasi melakukan penimbunan dalam jumlah besar.

“Melalui langkah-langkah preventif dan represif ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan BBM di Kabupaten Jember tetap terjaga. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal isu ini demi kelancaran pembangunan dan kesejahteraan seluruh warga Kabupaten Jember,” tuturnya.

Reporter: Dyah Kusuma

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Pastikan BBM Jember Aman di Tengah Isu Kelangkaan

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember memimpin rakor via zoom respons panic buying, Kamis (5/3/2026) malam. (Foto: Istimewa/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah ini tetap aman meski muncul kekhawatiran masyarakat yang memicu aksi panic buying di sejumlah wilayah.

Dalam rapat koordinasi, Gus Fawait menyampaikan kondisi pasokan BBM di Jember tidak mengalami gangguan.

Ia menyebut stok yang tersedia bahkan dalam kondisi melimpah sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan.

“Kondisi BBM di Kabupaten Jember sangat aman bahkan melimpah. Masyarakat tidak perlu panik karena realitanya justru berbeda dengan kabar yang beredar,” ujarnya.

Ia menjelaskan situasi yang terjadi saat ini berbeda dengan kondisi beberapa bulan lalu ketika pasokan BBM sempat berkurang.

Pada saat itu, keterbatasan pasokan dipicu oleh faktor cuaca dan pembangunan infrastruktur.

Sementara isu yang berkembang saat ini muncul seiring ketidakstabilan kondisi global, terutama konflik di kawasan Timur Tengah yang dinilai berpotensi mengganggu jalur distribusi internasional.

Pemerintah daerah, kata Gus Fawait, juga menyiapkan langkah antisipasi apabila kebutuhan BBM meningkat.

Pertamina bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral telah siap melakukan penambahan pasokan bila diperlukan.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar lebih cermat menerima informasi yang beredar terkait kondisi BBM di Jember.

“Saya berharap masyarakat lebih cermat dan bijak, tidak mudah percaya dengan kabar-kabar dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab terkait kondisi BBM di Jember,” katanya menegaskan.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan sisa Ramadan dengan kegiatan positif tanpa terpengaruh isu yang belum terbukti kebenarannya.

Reporter: Dyah Kusuma

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs