Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Hari Kedua Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Asahan 1446 H/2025 M

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Asahan – Dihari kedua Safari Ramadhan, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si. mengunjungi Masjid Al-Iradah Desa Pulau Bandring, Kecamatan Pulau Bandring. Sedangkan Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP. mengunjungi Masjid Al-Ikhlas Desa Rawa Sari, Kecamatan Aek Kuasan dan Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H mengunjungi Masjid Husnul Khotimah Desa Sukadamai, Kecamatan Pulau Bandring pada Jumat, 7 Maret 2025.

Safari Ramadhan ini diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan sholat maghrib berjamaah, sholat isya dan sholat tarawih berjamaah di Masjid yang dikunjungi.

Pada pidatonya Bupati Asahan mengatakan, ini merupakan safari Ramadhan kedua, yang ia kunjungi.

“Kunjungan Safari Ramadhan pertama, saya bersama tim mengunjungi Masjid Syuhada Desa Rahuning I, Kecamatan Rahuning. Safari Ramadhan ini, menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Asahan setiap bulan suci Ramadhan. Dengan program ini kami dapat menjalin silaturahmi dengan masyarakat, kemudian berkumpul ditempat yang baik yaitu masjid/musholla dan diwaktu yang baik pula yaitu pada Bulan Ramadhan,” ujar Bupati Asahan.

Selain itu Bupati Asahan berharap kepada masyarakat Kabupaten Asahan khususnya masyarakat Kecamatan Pulau Bandring dapat membantu dalam membangun Kabupaten Asahan serta membantu mensukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan “Kabupaten Asahan Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”.

“Berikan masukan dan kritik membangun kepada kami Bupati dan Wakil Bupati Asahan, agar kami dapat menjadikan Asahan yang lebih baik lagi kedepannya,” ujar Bupati Asahan.

Wakil Bupati Asahan pada pidatonya di Masjid Al-Ikhlas Desa Rawa Sari, Kecamatan Aek Kuasan mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan peran aktif masyarakat dalam mensukseskan Pemilukada pada tahun 2024, baik Gubernur/Wakil Gubernur maupun Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Asahan. Dan Alhamdulillah pada tanggal 20 Februari 2025 telah dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Negara.

“Kami berharap dukungan dan doa dari masyarakat Asahan agar kami senantiasa istiqomah dalam menjalankan amanah yang diembankan kepada kami. Mari kita jalin dan pererat kembali tali persaudaraan diantara kita menuju Kabupaten Asahan Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan,” ujarnya.

Untuk Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H yang mengunjungi Masjid Husnul Khotimah, Desa Sukadamai Kecamatan Pulau Bandring, beliau mengajak seluruh masyarakat Asahan untuk mengisi bulan suci Ramadhan dengan amal ibadah, seperti berpuasa, sholat berjamaah, zakat, sedekah, membaca Al-Qur’an dan amalan lainnya.

“Semoga rangkaian ibadah yang kita lakukan di bulan ramadhan ini mendapat ridho Allah dan diberikan ganjaran nilai dan pahala yang berlipat ganda,” katanya.

Pada safari Ramadhan ini para jamaah sholat tarawih diberikan tausiyah agama oleh Al-Ustadz yang mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan ibadahnya selama bulan suci Ramadhan. Lebih lanjut Al-Ustadz mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak zakat dan sedekah sepanjang bulan suci Ramadhan. Kegiatan dirangkai dengan penyerahan bantuan kepada BKM berupa uang tunai sebesar 2 juta rupiah dan vacuum cleaner sekaligus penyantunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa oleh Bupati Asahan.

Reporter: Fitriyani Harahap

Advertisement

ADVERTORIAL

Cek Informasi Tanah Sebelum Membeli, Manfaatkan Fitur Berbagi Akses di Aplikasi Sentuh Tanahku

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jakarta – Masyarakat yang berencana membeli tanah kini dapat memperoleh informasi mengenai bidang tanah yang akan ditransaksikan secara lebih mudah dan aman melalui fitur berbagi akses sertipikat pada aplikasi Sentuh Tanahku. Fitur yang disediakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini memberikan kemudahan, khususnya bagi pemilik tanah yang telah bersertipikat.

Melalui fitur tersebut, penjual tidak perlu lagi memberikan salinan informasi sertipikat secara tertulis seperti fotokopi dokumen. Penjual bisa membagikan akses sertipikat kepada calon pembeli lewat akun Sentuh Tanahku. Pembeli dapat melihat informasi terkait bidang tanah secara langsung sesuai dengan jangka waktu akses yang ditentukan oleh penjual.

Untuk membagikan akses sertipikat, pemilik tanah terlebih dahulu memiliki akun pada aplikasi sentuh tanahku dan melakukan verifikasi akun. Pemilik tanah dapat mengakses menu “Sertipikatku”, selanjutnya, pilih sertipikat yang akan dibagikan, tekan fitur “Bagikan Akses Sertipikat Ini”, lalu masukkan username atau alamat email penerima serta tentukan durasi waktu akses yang diberikan.

Setelah akses dibagikan, calon pembeli dapat membuka menu “Sertipikatku” pada akun Sentuh Tanahku miliknya, kemudian memilih submenu “Dibagikan”. Pada menu tersebut akan tampil sertipikat yang telah dibagikan oleh pemilik.

Dengan akses yang dibuka oleh penjual, calon pembeli dapat melihat berbagai informasi mengenai bidang tanah, mulai dari nama pemegang hak terakhir, luas tanah, lokasi, hingga riwayat catatan pendaftaran atas bidang tanah tersebut.

Riwayat catatan pendaftaran memuat informasi mengenai berbagai layanan pertanahan yang pernah dilakukan terhadap bidang tanah. Seperti contohnya, pencatatan jual beli, hibah, waris, hak tanggungan, maupun blokir apabila terdapat pencatatan sengketa. Informasi tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi calon pembeli sebelum melanjutkan proses transaksi.

Pemanfaatan fitur berbagi akses sertipikat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan transparansi dalam transaksi pertanahan. Dengan memperoleh akses langsung dari pemilik tanah, calon pembeli dapat memeriksa informasi bidang tanah secara mandiri sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gubernur Al Haris Ikuti Peresmian IJD, Komitmen Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Konektivitas Wilayah

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Gubernur Jambi Al Haris menegaskan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.

Hal itu disampaikan Al Haris usai mengikuti peresmian serentak Program IJD Tahun 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring dari Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa, 23 Juni 2026. Secara nasional, program tersebut meresmikan pembangunan jalan sepanjang 1.151 kilometer di berbagai daerah.

Menurut Al Haris, program IJD sangat membantu pemerintah daerah karena banyak ruas jalan yang kondisinya terus menurun dan membutuhkan anggaran besar untuk diperbaiki.

“Alhamdulillah hari ini Bapak Presiden telah meresmikan Program Inpres Jalan Daerah tahun 2025. Ini menunjukkan pemerintah terus berkomitmen membangun jalan daerah yang kondisinya sudah mulai menurun agar kembali menjadi jalan yang mantap,” kata Al Haris.

Ia menjelaskan, tidak semua kerusakan jalan dapat ditangani pemerintah daerah karena sebagian membutuhkan konstruksi yang rumit dan biaya yang besar. Melalui Program IJD, pemerintah pusat hadir membantu daerah, terutama wilayah yang memiliki potensi ekonomi tinggi.

Untuk Provinsi Jambi, kata Al Haris, terdapat delapan ruas jalan yang masuk dalam program dan diresmikan Presiden. Kehadiran proyek tersebut diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat distribusi barang dan jasa.

“Program ini menjangkau daerah-daerah yang memiliki potensi ekonomi. Jambi juga mendapatkan manfaat dengan delapan ruas jalan yang diresmikan Presiden,” ujarnya.

Al Haris juga mengungkapkan, pemerintah daerah telah menyiapkan usulan Program IJD tahun 2026 kepada pemerintah pusat. Masing-masing daerah mengusulkan kebutuhan anggaran sekitar Rp100 miliar, meski nantinya akan melalui proses verifikasi untuk menentukan ruas jalan yang menjadi prioritas.

“Nanti akan dilihat mana yang paling mendesak dan menjadi prioritas untuk ditangani melalui program IJD,” ucapnya.

Pada 2025, Provinsi Jambi memperoleh pembangunan jalan sepanjang 38 kilometer melalui Program IJD. Jika digabungkan dengan proyek jalan skema multiyears, total pembangunan jalan mencapai sekitar 50 kilometer.

Al Haris menilai capaian tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam mempertahankan kualitas jalan serta mempercepat perbaikan ruas-ruas yang mengalami penurunan fungsi.

“Kalau setiap tahun Jambi mendapat sekitar 50 kilometer pembangunan jalan, tentu ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi jalan-jalan yang kondisinya mulai menurun,” tuturnya. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Alih Media ke Sertipikat Elektronik, Masyarakat Merasa Jauh Lebih Praktis dan Berikan Rasa Aman

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bogor – Masyarakat yang sudah beralih dan memiliki Sertipikat Elektronik mulai merasakan manfaat transformasi digital pada layanan pertanahan. Selain mempermudah akses layanan, digitalisasi dokumen pertanahan ini dinilai lebih memberikan rasa aman dan kemudahan bagi para pemilik tanah.

“Sertipikat Elektronik bisa dilihat di handphone lewat aplikasi Sentuh Tanahku. Ini lebih simpel karena data batas tanah disimpan secara digital, jadi tanah tak bisa digeser-geser,” ujar Yusuf (37) saat diwawancarai di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, Jawa Barat.

Keamanan data pertanahan dalam Sertipikat Elektronik dijaga secara berlapis karena data fisik maupun yuridis telah dilindungi dengan sistem enkripsi. Batas bidang tanah yang tercantum dalam Sertipikat Elektronik juga telah terintegrasi dalam sistem pemetaan nasional sehingga data pertanahan menjadi lebih akurat dan terhubung.

Yusuf berinisiatif mengunduh aplikasi Sentuh Tanahku untuk mempermudah akses terhadap layanan pertanahan. Melalui aplikasi tersebut, ia bisa melihat sertipikat tanahnya tanpa harus membawa dokumen fisik ke mana pun ia pergi sehingga proses pengecekan data dapat dilakukan secara cepat dan praktis.

Perasaan serupa juga diungkapkan Ilham (40), yang datang ke Kantah untuk mengambil Sertipikat Elektronik milik keluarganya setelah proses roya selesai dilakukan. Warga Kabupaten Bogor ini merasa, peralihan dari sertipikat analog ke elektronik merupakan langkah positif dalam modernisasi layanan pertanahan.

“Dari analog ke Sertipikat Elektronik sih bagus, bisa dicek juga dari handphone, mudah-mudahan tanah milik orang tua saya jadi lebih aman,” ujar Ilham.

Digitalisasi layanan pertanahan berupa Sertipikat Elektronik menjadi bagian dari upaya modernisasi layanan publik di bidang pertanahan. Kehadiran layanan digital diharapkan mampu memberikan kemudahan, efisiensi, sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap data pertanahan masyarakat. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs