ADVERTORIAL
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Rentan di Telanaipura
Jambi – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly memenuhi janjinya untuk memberikan jaminan sosial kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk warga Kecamatan Telanaipura.
Penyerahan Kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di aula kantor Camat Telanaipura, Sabtu pagi, 2 Agustus 2025.
Hadir pada penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan tersebut, Anggota DPR RI Dapil Jambi H Cek Endra, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi H Ivan Wirata, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kabid Kepesertaan Alfiansyah Putra dan sekretaris Camat Telanaipura Andrian Pratama.
Sekretaris Camat Telanaipura, Andrian Pratama mengucapkan terima kasih pada Ketua DPRD Kota Jambi yang sudah memfasilitasi warga kami.
“Karena ini sangar penting agar punya tenang dalam bekerja di luar rumah,” ujarnya.
“Kami juga mengakomodir tenaga PHL 53 untuk BPJS Ketenagakerjaan dan kesehatan,” katanya.
Andrian juga memuji kinerja dari Ketua DPRD Kota Jambi untuk Kecamatan Telanaipura.
“Kerja nyata sudah ditunjukan ketua DPRD Kota seperti pembangunan infrastruktur dan lainnya. Kami mendoakan Ketua DPRD selalu diberi kesehatan dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari,” ujarnya.
Perwakilan BPJS Ketenagekerjaan, Alfiansyah Putra mengatakan, untuk program ini adalah program negara. Wakil rakyat merupakan perpanjangan tangan.
Menurutnya, 3.000 pekerja sudah mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan. Untuk bantuan Ketua DPRD Kota Jambi 1.000 pekerja rentan. Sementara pemkot bantu 2.000.
“BPJS Ketenagakerjaan ini mengcover untuk kecelakaan kerja dan kematian/meninggal (santunan). Bapak ibu yang hadir dilindungi juga dengan program yang sama (penerima manfaat),” ujarnya.
Cek Endra memberikan apresiasi pada Ketua DPRD Kota Jambi yang telah membuat aspirasi dan pokirnya untuk membiayai premi BPJS Ketenagakerjaan.
“Ini patut dicontoh dewan yang lain. Kalau semua seperti ini, alangkah bagusnya,” katanya.
“Asuransi ini cukup baik. Kita mendorong gubernur melalui pak Ivan dan anggota dewan lainnya untuk menambah jumlah penerima manfaat kartu BPJS Ketenagakerjaan ini,” ujarnya.
“Mudah-mudahan ini berkelanjutan. Supaya masyarakat bisa bekerja dengan tenang karena sudah ada jaminan,” ucapnya.
Sementara itu, Kemas Faried Alfarelly mengatakan, menginisiasi program ini karena dari aspirasi masyarakat.
Ia sudah sering dilaporkan ketua RT, jika ada warga yang bekerja sebagai pekerja rentan kesulitan membiayai pembiayaan di rumah sakit.
“Saya mengalokasikan pokir saya. Jadi ini tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat. 2000 dibantu pemkot, 1000 nya dari pokir saya,” katanya.
Faried juga menargetkan pada 2026 nanti 5000 warga bisa mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk Kecamatan Telanaipura sekitar 170 an warga tersebar di kelurahan yang mendapatkannya.
“Saya akan minta ketua RT untuk mendata lagi warga-warga yang berhak menerimanya,” ujarnya.
“Saya secara pribadi akan membayarkan premi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk Babinsa, Bhabinkambtibas, camat dan lurah di Kecamatan Telanaipura ini,” tutur Kemas Faried.
Sementara, Ivan Wirata juga membawa kabar gembira. Menurutnya, anggaran 2026 nanti dewan mempunyai program kerja untuk Babinsa dianggarkan untuk honor.
Satu warga yang menerima manfaat tersebut mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly untuk pekerja rentan seperti mereka.
“Setidaknya kami merasa aman dalam bekerja di luar rumah. Semoga kebaikan dari Pak Kemas mendapat balasan dari Allah SWT,” katanya.
ADVERTORIAL
Bupati Jember Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik
DETAIL.ID, Jember – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk keperluan mudik Lebaran.
Penegasan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Jember tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mencegah penyalahgunaan fasilitas negara.
Gus Fawait menyebut, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat serta imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pengendalian gratifikasi pada momentum hari raya.
“Sudah ada pelarangan, termasuk dari KPK. Karena ini sudah jelas dari pemerintah pusat, otomatis kita harus mengikuti,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan sahur bersama, Senin, 16 Maret 2026)m.
Ia menekankan bahwa kendaraan dinas hanya diperuntukkan bagi kepentingan kedinasan dan pelayanan publik, bukan untuk kebutuhan pribadi ASN.
“Fasilitas negara harus digunakan secara tepat guna. Kendaraan dinas bukan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik Lebaran,” katanya.
Untuk memastikan kebijakan berjalan optimal, Bupati telah menginstruksikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) agar segera menyosialisasikan surat edaran tersebut kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.
Selain itu, Pemkab Jember juga mulai menerapkan langkah efisiensi penggunaan kendaraan operasional.
Dalam beberapa agenda dinas, pejabat daerah terlihat menggunakan satu kendaraan secara bersama sebagai bentuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan pengendalian belanja operasional.
“Kita ingin memberi contoh bahwa penggunaan fasilitas negara harus benar-benar efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.
ADVERTORIAL
Dekopinda Jember Resmi Dilantik, Siap Dorong Koperasi Lebih Modern dan Diminati Generasi Muda
DETAIL.ID, Jember – Gerakan koperasi di Kabupaten Jember memasuki fase baru setelah jajaran pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Jember masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat, 13 Maret 2026.
Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Umum Dekopin, pemerintah daerah, serta para pegiat koperasi dari berbagai sektor.
Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi bagi gerakan koperasi di Jember sekaligus memperkuat peran Dekopinda sebagai wadah tunggal gerakan koperasi di daerah.
Dengan kepengurusan baru, koperasi diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu menjadi pilar penting dalam mendorong ekonomi kerakyatan.
Ketua Umum Dekopin, Bambang Haryadi, menegaskan bahwa Dekopin merupakan organisasi yang menaungi seluruh gerakan koperasi di Indonesia.
Ia mengajak seluruh koperasi di daerah untuk bersinergi dan berjalan selaras dengan program pembangunan pemerintah.
Ia juga menyoroti perlunya memperluas pemahaman masyarakat mengenai peran koperasi yang tidak hanya sebatas simpan pinjam.
Menurutnya, koperasi memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi rakyat apabila dikelola secara kolaboratif.
“Pekerjaan rumah kita bersama adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi. Selama ini masih banyak stigma bahwa koperasi hanya identik dengan simpan pinjam. Padahal koperasi memiliki potensi besar sebagai mesin penggerak ekonomi rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menegaskan dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat koperasi sebagai instrumen pemerataan ekonomi.
Ia menyebut koperasi sangat selaras dengan semangat gotong royong yang menjadi nilai dasar masyarakat Indonesia.
“Pemerataan ekonomi salah satunya melalui koperasi. Karena itu kami sepakat bahwa koperasi di Jember ke depan tidak hanya berkembang di kalangan generasi lama, tetapi juga harus menjadi ruang ekonomi bagi generasi milenial dan generasi Z,” ujarnya.
Gus Fawait juga mendorong pengenalan koperasi sejak dini di lingkungan pendidikan agar generasi muda memahami nilai dan jati diri koperasi.
Pemerintah Kabupaten Jember, katanya, akan terus bersinergi dengan Dekopinda dan Dinas Koperasi untuk memperkuat ekosistem koperasi di daerah.
“Kami ingin koperasi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi di Jember. Jika koperasi bisa dikonsolidasikan dengan baik, maka dampaknya akan besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Gus Fawait.
Ketua Dekopinda Kabupaten Jember periode 2026–2030, Ardi Pujo Prabowo, menyampaikan bahwa kepengurusan baru telah menetapkan sejumlah prioritas kerja untuk lima tahun ke depan.
Salah satunya adalah memperkenalkan kembali Dekopinda kepada masyarakat luas agar keberadaannya semakin dikenal.
Selain itu, pihaknya juga akan fokus pada penguatan kelembagaan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia koperasi melalui pelatihan, pendidikan, dan pendampingan manajemen.
Langkah tersebut dilakukan agar koperasi dapat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Dekopinda juga berkomitmen memperluas kolaborasi antar koperasi serta membangun kemitraan dengan berbagai pihak guna membuka akses pasar dan permodalan yang lebih luas.
Di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi koperasi juga menjadi agenda strategis yang akan terus didorong. Menurut Ardi, pemanfaatan teknologi menjadi kunci agar koperasi tetap relevan dan mampu bersaing.
“Kami ingin koperasi di Kabupaten Jember mampu beradaptasi dengan era digitalisasi. Dengan teknologi, koperasi bisa meningkatkan pelayanan kepada anggota sekaligus memperkuat daya saing di pasar,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Aktivitas Warga Melonjak Saat Ramadan, Dishub Jember Berlakukan Sistem Satu Arah di Kawasan Kampus
DETAIL.ID, Jember – Lonjakan aktivitas masyarakat selama Ramadan membuat arus lalu lintas di kawasan kampus Jember mengalami kepadatan signifikan, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
Untuk mengurai kemacetan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember menerapkan rekayasa lalu lintas berupa Sistem Satu Arah (SSA) mulai 13 Maret hingga 19 Maret 2026.
Rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan setiap hari pada pukul 15.30 hingga 18.00 WIB, waktu yang selama ini dikenal sebagai jam rawan kemacetan di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, mengatakan penerapan SSA merupakan langkah yang diambil setelah pihaknya mengevaluasi kondisi lalu lintas selama Ramadan yang dinilai semakin padat.
“Selama bulan Ramadan ini, kondisi arus lalu lintas di wilayah kampus terpantau sangat padat dan macet. Kami menilai penempatan personel saja kurang optimal, sehingga diperlukan rekayasa lalu lintas berupa SSA untuk meningkatkan kelancaran,” ujar Gatot saat ditemui di lokasi, Jumat, 13 Maret 2026.
Untuk mendukung kebijakan tersebut, Dishub Jember bersama Satlantas Polres Jember menurunkan personel gabungan guna melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis.
Total terdapat 36 petugas yang diterjunkan, terdiri dari 24 personel Dishub dan 12 personel dari Satlantas Polres Jember.
Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, tim gabungan juga melaksanakan operasi penertiban parkir di kawasan Segitiga Emas.
Penertiban difokuskan pada kendaraan yang parkir tidak sesuai tempatnya serta keberadaan juru parkir liar yang masih beroperasi.
“Kami menyisir kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya serta menindak juru parkir liar yang masih nekat beroperasi. Ini adalah bagian dari upaya menyeluruh agar akses jalan tetap lancar bagi masyarakat yang beraktivitas di sore hari,” katanya.
Sebelum kebijakan tersebut diberlakukan, Dishub Jember juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sejak Kamis malam melalui media sosial resmi serta koordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, hingga pengurus RT dan RW di sekitar kawasan kampus.


