ADVERTORIAL
Pemerintah Kabupaten Batanghari Gelar Acara Kenal Pamit Kapolres Batanghari
Batanghari – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari menggelar acara malam pisah sambut Kapolres Batanghari bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batanghari . Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan tersebut dilaksanakan di serambi rumah dinas Bupati Batanghari pada Senin malam,, 12 Januari 2026.
Acara ini dihadiri dihadiri langsung Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief, dan Wabup H. Bakhtiar. Malam pisah sambut ini menjadi momentum peralihan kepemimpinan dari AKBP. Handoyo Yudhy Santosa yang mengemban amanah baru sebagai Wadir Polairud Polda Kalsel kepada Kapolres Batanghari yang baru, AKBP. Arya Tesa Brahmana yang sebelumnya menjabat Kapolres Kerinci.
Dalam sambutannya, AKBP Handoyo Yudhy Santoso menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batanghari, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat atas dukungan dan sinergi yang terjalin selama masa kepemimpinannya di Polres Batanghari.
“Semoga sinergi dan kerjasama selama ini dengan Pemkab Batanghari selalu terjalin baik yang bertujuan untuk membangun Kabupaten Batang Hari. Walau saya bukan lagi menjabat Kapolres Batang Hari dan akan diteruskan oleh pengganti saya,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Batanghari yang baru, AKBP. Arya Tesa Brahmana dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
“Saya akan meneruskan segala apa- apa yang sudah menjadi program Kapolres yang lama. Dan akan selalu bersinergi bersama Pemerintahan Kabupaten Batanghari dalam membangun Kabupaten Batanghari,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Mhd. Fadhil Arief menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolres Batanghari yang baru AKBP. Arya Tesa Brahmana beserta istri di bumi serentak bak regam Kabupaten Batanghari.
Bupati mengatakan mutasi jabatan merupakan hal biasa untuk penyegaran tugas agar tidak jenuh, terutama di era yang penuh tantangan. Tugas Kapolres juga semakin berat dengan berbagai permasalahan yang menyebar hingga ke pelosok desa.
“Mari kita lanjutkan kebersamaan yang sudah terjalin baik selama ini. Tujuan terpenting kita sekarang adalah bagaimana membawa Kabupaten Batanghari maju dan berkembang menjadi yang terbaik di provinsi jambi dan mewujudkan visi pembangunan yang telah di tetapkan Batanghari Super Tangguh,” katanya.
“Untuk mewujudkan itu semua, kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan dan kerja sama yang baik dari semua pihak,termasuk dari unsur TNI dan Polri,” katanya.
Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada AKBP Handoyo Yudhy Santosa yang telah memberikan dharma bakti dan pengabdiannya, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
“Dari lubuk hati yang paling dalam, kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar- besarnya jika ada kata atau perbuatan kami yang menyinggung perasaan bapak sekeluarga selama bertugas di Kabupaten Batanghari,” ujarnya.
“Kami senantiasa berdoa semoga semua dharma bakti dan pengabdiannya selama ini mendapat balasan berupa kebaikan dari Allah SWT dan bapak sukses melaksanakan tugas di tempat yang baru Aamiin ya rabbal alamin,” tutur bupati.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata dari Pemerintah Kabupaten Batanghari kepada AKBP. Handoyo Yudhy Santosa sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih atas dedikasi serta pengabdiannya selama bertugas di Kabupaten Batanghari.
ADVERTORIAL
Bupati Jember Dorong Kesetaraan Pendidikan Saat Hardiknas 2026
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, mendorong kesetaraan pendidikan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar melalui talkshow “Transformasi Pendidikan Berbasis Cinta Anak” di Kabupaten Jember, Sabtu, 2 Mei 2026.
Talkshow tersebut sebagai ruang diskusi peningkatan mutu pendidikan dengan melibatkan sekitar 350 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, pengawas, dan penilik pendidikan.
Forum ini juga menghadirkan Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO.
Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menyampaikan bahwa seluruh jalur pendidikan harus dipandang secara setara.
Ia menyampaikan pengalaman pribadinya sebagai lulusan madrasah untuk memberi gambaran bahwa setiap peserta didik memiliki peluang yang sama untuk berhasil.
“Bupati lulusan madrasah adalah bupati hari ini. Kita semua punya kesempatan yang sama, tidak boleh ada pendidikan yang dipandang sebelah mata,” kata Gus Fawait.
Pada peringatan Hardiknas tahun ini, Pemkab Jember tidak memusatkan upacara di alun-alun kabupaten seperti sebelumnya.
Kebijakan tersebut diambil agar pelaksanaan di masing-masing sekolah berjalan lebih khidmat.
“Saya tahu panjenengan kalau hadir di alun-alun itu nunduk, bukan karena terharu dengan sambutan saya, tapi karena kepanasan,” ujarnya.
Selain membahas pendidikan, Fawait juga mengulas kebijakan pemerintah daerah terkait kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tetap terjaga serta proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terus dipersiapkan.
Di sisi lain, ia meminta ASN aktif menjalankan verifikasi dan validasi data kemiskinan agar bantuan sosial tepat sasaran. Ia menggambarkan kebijakan tersebut sebagai langkah yang membawa manfaat bagi daerah.
“Kalau manis terus bisa kena diabetes. Maka harus ada yang pahit, tapi menyehatkan,” ucapnya.
Ia juga meminta ASN turun langsung ke masyarakat untuk memastikan akurasi data penerima bantuan.
“Kalau bantuan tidak tepat sasaran, maka tidak akan efektif. Maka saya minta ASN turun langsung, verval 3 sampai 5 rumah,” tutur Gus Fawait.
ADVERTORIAL
Kanal Pengaduan Digital Kementerian ATR/BPN, Jembatan Aspirasi Menuju Layanan Publik Lebih Baik
DETAIL.ID, Jakarta – Pada era digital yang menuntut keterbukaan dan akuntabilitas, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berbenah untuk meningkatkan kualitas layanan, salah satunya dengan memberikan kemudahan layanan pengaduan masyarakat.
Berbagai kanal digital pengaduan disediakan sebagai jembatan bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, atau dugaan pelanggaran dengan lebih cepat dan mudah.
“Pengaduan dari masyarakat merupakan bentuk partisipasi publik yang sangat penting dalam mengawasi jalannya pelayanan, sekaligus menjadi masukan berharga bagi Kementerian ATR/BPN. Kami terus berupaya menjadi institusi yang lebih responsif, transparan, dan akuntabel,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Shamy Ardian, dalam keterangannya pada Selasa, 28 April 2026.
Aduan yang disampaikan oleh masyarakat bisa menjadi bahan evaluasi dan dasar pertimbangan untuk memperbaiki kebijakan, standar operasional, atau cara kerja, termasuk di Kementerian ATR/BPN. Shamy Ardian meyakini, pengaduan masyarakat tidak sekadar menjadi sarana untuk mengawasi dan mengontrol kinerja pemerintah, tetapi juga akan menunjukkan sejauh mana mutu pelayanan publik.
Saat ini, ada empat kanal resmi pengaduan yang disediakan Kementerian ATR/BPN, yaitu Hotline WhatsApp Pengaduan dengan nomor 0811-1068-0000; email resmi pengaduan melalui surat@atrbpn.go.id; loket persuratan untuk pengaduan tertulis dengan dokumen pendukung; dan SP4N-LAPOR! sebagai platform nasional pengelolaan pengaduan masyarakat.
Melalui kanal digital tersebut, masyarakat kini dapat menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun dugaan pelanggaran dengan lebih mudah, cepat, dan langsung ditangani oleh unit yang berwenang. Masing-masing kanal dilengkapi dengan tata cara yang jelas untuk memastikan pengaduan masyarakat dapat ditangani secara tepat dan transparan. Dengan sistem ini, Kementerian ATR/BPN berharap dapat memperkuat kepercayaan publik, mendorong perbaikan layanan, dan menciptakan lingkungan birokrasi yang bersih serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Adapun tata cara mengirim pengaduan melalui surat, masyarakat perlu menuliskan kronologis permasalahan secara lengkap dan jelas serta menyertakan detail yang relevan. Selain itu, pengadu wajib melampirkan bukti dokumen untuk mendukung laporan yang disampaikan. Surat dapat dikirimkan secara langsung ke Loket Persuratan pada hari kerja (Senin sampai Jumat, pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB) atau melalui alamat Kementerian ATR/BPN di Jalan Sisingamangaraja Nomor 2, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Selain melalui surat cetak, masyarakat juga dapat mengirimkan pengaduan melalui surat elektronik dengan ketentuan yang telah ditetapkan. File yang diunggah harus berformat PDF dengan ukuran maksimal 20 MB. Penamaan file mengikuti nomor surat (jika ada) dengan garis miring diganti underscore atau menggunakan nama pengirim jika tanpa nomor surat. Apabila ukuran file melebihi batas, dokumen dapat dibagi menjadi beberapa bagian. Isi surat elektronik harus mencantumkan perihal, nomor surat, tanggal, dan identitas pengirim, serta dikirimkan ke alamat email resmi pengaduan.
Kanal lainnya yang dapat dimanfaatkan adalah SP4N-LAPOR! sebagai platform nasional pengelolaan pengaduan masyarakat. Untuk menggunakannya, masyarakat perlu masuk menggunakan akun yang telah terdaftar melalui website atau aplikasi mobile. Selanjutnya, pengguna dapat menuliskan aduan dengan kronologis yang jelas, mencantumkan waktu dan lokasi kejadian, serta menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pengguna juga dapat melampirkan bukti pendukung seperti foto atau dokumen. Setelah laporan dikirim, masyarakat dapat memantau proses verifikasi dan tindak lanjut melalui notifikasi pada akun masing-masing. (*)
ADVERTORIAL
Menteri ATR/Kepala BPN Lantik 84 Pejabat Administrator, Bentuk Reformasi SDM dan Rotasi Jabatan
DETAIL.ID, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik 85 pejabat yang terdiri dari 84 Pejabat Administrator dan 1 Pejabat Fungsional pada Rabu , 29 April 2026. Pelantikan yang diadakan serentak dari Kantor Pusat dan Kantor Wilayah di seluruh Indonesia ini, merupakan bentuk meritokrasi yang terus dilakukan dalam tubuh Kementerian ATR/BPN.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari proses penataan sumber daya manusia (SDM) yang terus kita lakukan. Ini hal yang biasa dalam organisasi karena ada yang pensiun, ada jabatan yang kosong, dan ada yang memang sudah saatnya berpindah,” ujar Nusron Wahid, dalam pelantikan yang berlangsung secara daring dan luring di Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
Menteri Nusron menjelaskan, reformasi SDM dijalankan melalui tiga pendekatan utama, yaitu tour of duty (rotasi jabatan), tour of area (rotasi wilayah penugasan), dan tour of time (pembatasan masa jabatan). Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan penyegaran organisasi.
“Kalau bisa di tempat yang sama tidak boleh lebih dari dua tahun, terutama para Kepala Kantor. Ini penting untuk menjaga dinamika organisasi sekaligus memastikan meritokrasi berjalan dengan baik,” ucap Menteri Nusron.
Menurut Menteri Nusron, pengalaman lintas wilayah bagi seluruh jajaran ATR/BPN penting agar memiliki perspektif yang utuh dalam menjalankan tugas. Setiap pegawai didorong untuk pernah bertugas di wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia guna memperkuat kapasitas dan pemerataan pengalaman kerja.
Menteri ATR/Kepala BPN lantas mengingatkan seluruh jajaran termasuk para pejabat terlantik untuk tidak terjebak dalam zona nyaman. Rotasi, menurutnya, merupakan keniscayaan dalam organisasi yang dinamis dan harus disikapi sebagai bagian dari pengembangan karier.
Turut hadir pada pelantikan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN.


