Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

UNJA Jadi Tuan Rumah PetroChina Goes to Campus Pertama di Luar Jawa, Buka Peluang KP dan TA bagi Mahasiswa

DETAIL.ID

Published

on

Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) menyambut kunjungan PT PetroChina International Jabung Ltd. dalam kegiatan “PetroChina Goes to Campus” yang digelar pada Selasa, 12 Mei 2026 di Ruang Senat Lantai 8 Gedung UNIFAC, UNJA Mendalo. Kegiatan bertema Practical Training/Thesis Writing Opportunity and Expatriate Sharing Knowledge ini membuka kesempatan bagi mahasiswa UNJA, khususnya dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST), untuk mengikuti seleksi kerja praktik (KP) dan tugas akhir (TA) di lingkungan perusahaan minyak dan gas bertaraf internasional tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FST UNJA Drs. Jefri Marzal, M.Sc., D.I.T., Kepala Bagian Akademik Johnly Boy Bororing, S.H., M.H., Koordinator Program Studi, Dosen, dan Mahasiswa di lingkungan FST UNJA. Sementara dari pihak PetroChina, hadir Human Resource Manager Elvin D.L. Tobing, Training Superintendent Yosefine Aryani, Well Operations Specialist Mr. Pang Zhanqiang, HR Department Ibu Fifi Fitrianti, serta M. Yuda Ramdani dari Communication Department PetroChina.

Sebelum rangkaian acara utama dimulai, HR Manager PetroChina Elvin D.L. Tobing menyempatkan diri menemui Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si. di Ruang Rapat Rektorat Lantai 7. Prof. Revis Asra menyambut positif kehadiran PetroChina.

“Ini adalah kesempatan baik bagi kita. Alhamdulillah selama ini PetroChina sudah banyak memberi manfaat bagi UNJA, terutama untuk dosen-dosen di Fakultas Pertanian. Dan ini pertama kalinya untuk FST. Kami berterima kasih sudah membuka peluang bagi mahasiswa kita untuk melaksanakan kerja praktik dan tugas akhir. Semoga ke depan semakin banyak alumni kita pun dapat berkarier di PetroChina,” ujar Prof. Revis Asra.

Kunjungan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk berkontribusi kepada masyarakat lokal Jambi. PetroChina sengaja mengubah pendekatan dari reaktif menjadi proaktif dengan langsung mendatangi kampus. UNJA menjadi universitas pertama di luar Jawa yang dikunjungi dalam program KP ini, setelah sebelumnya PetroChina mendatangi Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan UPN Veteran.

Rangkaian acara meliputi pemaparan profil perusahaan dan sosialisasi ISO 370001 yang dibawakan oleh M. Yuda Ramdani dari Communication Department PetroChina, dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman seputar internship dan proses kerja bersama Fifi Fitrianti dari HR Department PetroChina, serta Expatriate Sharing Session bersama Mr. Pang Zhanqiang. Seleksi dilanjutkan dengan tes psikologi dan wawancara yang diikuti oleh mahasiswa FST UNJA.

Dekan FST UNJA, Drs. Jefri Marzal, M.Sc., D.I.T., turut mengapresiasi program ini.

“Program yang sangat bagus, karena mahasiswa akan merasakan pengalaman kerja praktik di perusahaan berskala internasional. Mereka akan tumbuh menjadi profesional dan karakter-karakter unggul akan terbangun. Insya Allah program ini juga bisa dilanjutkan dengan tugas akhir sehingga masa studi mahasiswa di UNJA semakin cepat,” tuturnya.

HR Manager PetroChina, Elvin D.L. Tobing, menegaskan komitmen perusahaan terhadap pengembangan sumber daya manusia lokal.

“Kami berkomitmen untuk memajukan local people yang ada di Jambi. Bukan hanya ketika proses hiring, kami sekarang datang ke kampus untuk memberikan kesempatan kepada rekan-rekan mahasiswa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa nama seluruh peserta yang mengikuti seleksi akan tersimpan di basis data perusahaan.

“Suatu waktu kalau misalnya mau mengajukan kerja praktik atau tugas akhir, silakan. Karena nama kalian sudah masuk di database,” katanya.

UNJA berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke program studi lain, seiring komitmen kedua pihak untuk mempercepat masa studi mahasiswa sekaligus mencetak lulusan yang siap bersaing di industri energi nasional maupun global. (www.unja.ac.id)

Advertisement

ADVERTORIAL

Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menginginkan target program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada tahun 2027 ditambah. Menurutnya, PTSL menjadi salah satu program strategis untuk memperluas kepastian hukum hak atas tanah masyarakat melalui pendaftaran tanah secara lengkap berbasis wilayah.

“Pertama, soal prioritas PTSL pada tahun 2027 supaya ditambah. Pada tahun ini dan juga tahun depan, prioritas kami tidak hanya PTSL, tetapi juga penambahan sertipikasi per sektor, yakni sektor perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” tutur Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dalam Rapat Kerja bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Menteri Nusron menjelaskan, PTSL ini menjadi program strategis karena dilaksanakan berbasis wilayah desa dengan tujuan mewujudkan pendaftaran tanah secara lengkap. Melalui program tersebut, seluruh bidang tanah dalam satu desa didaftarkan secara bersamaan, mulai dari rumah tinggal, lahan pertanian, perkebunan, tanah wakaf, tempat ibadah, hingga area pemakaman.

“Kalau PTSL berbasis wilayah desa, maka seluruh bidang tanah dalam satu desa didaftarkan secara bersamaan. Namun, bagi masyarakat yang belum terjangkau PTSL, khususnya di sektor perumahan, kami menyiapkan skema sertipikasi gratis. Ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Tiga Juta Rumah agar MBR memperoleh kepastian hukum atas rumah yang mereka tempati,” ujar Menteri Nusron.

Selain melalui PTSL, Kementerian ATR/BPN menjalankan program sertipikasi rumah bagi MBR untuk menjangkau masyarakat yang belum terfasilitasi melalui program PTSL. Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan Kementerian ATR/BPN terhadap program Tiga Juta Rumah yang dicetuskan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Untuk mendukung program tersebut, di tahun 2026 ini Kementerian ATR/BPN mendapat target menyertipikasi satu juta rumah bagi MBR. Dalam menjalankan program sertipikasi tanah ini, Menteri Nusron mengatakan bahwa Kementerian ATR/BPN membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun Anggota DPR RI guna mengidentifikasi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima. Rumah milik MBR yang belum bersertipikat, termasuk yang menerima program bedah rumah pada periode 2016-2025, dapat diusulkan untuk mengikuti program sertipikasi gratis tersebut.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, yang menjadi pimpinan rapat kerja kali ini pun menyampaikan dukungannya terhadap program Kementerian ATR/BPN, termasuk usulan penambahan target PTSL.

“Terkait usulan penambahan target PTSL yang terintegrasi, saya sependapat karena program ini memiliki dampak langsung bagi masyarakat dan layak menjadi salah satu program prioritas pada Tahun Anggaran 2027,” katanya.

Adapun dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI ini, turut hadir mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan. Hadir pula sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Ajak Gus dan Ning Jember 2026 Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Daerah

DETAIL.ID

Published

on

Malam Grand Final Pemilihan Gus & Ning Jember 2026, Sabtu (13/6/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember mengajak para finalis dan pemenang Gus dan Ning Jember 2026 untuk berperan aktif mendukung pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Jember, Gus Fawait, saat memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil menembus jajaran lima besar.

Gus Fawait menyebut para finalis merupakan aset daerah yang memiliki prestasi luar biasa.

Menurutnya, pencapaian mereka tidak hanya diukur dari kemampuan akademis, tetapi juga dari penguasaan seni serta kepedulian dalam melestarikan budaya lokal.

Dalam arahannya, Gus Fawait juga memaparkan sejumlah capaian yang telah diraih Kabupaten Jember.

Pemerintah daerah, kata dia, terus menjalankan komitmen memberikan layanan kesehatan gratis, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

Di sektor konektivitas, Bandara Jember yang kini melayani penerbangan langsung menuju Jakarta turut menjadi bagian dari upaya memperkuat akses transportasi dan mobilitas masyarakat.

Pada bidang ekonomi, Gus Fawait mengungkapkan capaian positif yang diraih Jember sepanjang 2025.

“Performa ekonomi Jember telah menjadi yang terbaik di wilayah Sekarkijang, ditandai dengan angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Gus Fawait.

Dia optimistis Jember akan berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru di kawasan timur Pulau Jawa.

Visi tersebut diharapkan mendapat dukungan dari Gus dan Ning Jember 2026 melalui kontribusi nyata di berbagai bidang.

Menutup sambutannya, Gus Fawait menyampaikan pesan kepada kalangan mahasiswa agar tetap aktif menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab.

Pemerintah, menurutnya, membuka ruang bagi kritik, demonstrasi, maupun audiensi sebagai bagian dari demokrasi.

“Penyampaian pendapat tidak disertai tindakan yang mengarah pada caci maki, penghinaan, maupun pelecehan martabat karena bertentangan dengan nilai budaya masyarakat Jember,” tuturnya.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bupati Jember Siapkan P4MI dan Perda PMI

DETAIL.ID

Published

on

Gerakan Nasional Migran Aman di Alun-Alun Jember, Minggu (14/6/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember - ZONA INDONESIA)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat upaya perlindungan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui kerja sama dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dalam Gerakan Nasional Migran Aman yang digelar di Alun-Alun Jember, Minggu, 14 Juni 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih mudah agar masyarakat tidak lagi harus mengurus berbagai kebutuhan pekerja migran ke luar daerah.

“Mereka harus ke Surabaya, Malang, dan Banyuwangi. Terlalu jauh, butuh waktu 3 sampai 4 jam. Mungkin itu juga yang membuat banyak yang berangkat pakai jalur non-prosedural,” ujar Gus Fawait.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Jember telah berkoordinasi dengan kementerian terkait dan menyiapkan lokasi apabila pembentukan Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Kabupaten Jember mendapat persetujuan.

Kemudahan juga diberikan pada layanan pemeriksaan kesehatan bagi calon pekerja migran.

Tiga Rumah Sakit Daerah di Jember kini disiapkan untuk melayani medical check-up sehingga masyarakat tidak perlu lagi melakukan pemeriksaan di luar daerah.

“Insya Allah harganya, tiga rumah sakit ini adalah yang termurah se-Jawa Timur, tapi kualitasnya tetap terjaga,” kata Gus Fawait.

Selain pelayanan administrasi dan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Jember telah menguji coba program beasiswa bagi putra-putri PMI untuk melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Pemerintah daerah juga berencana menambah kuota penerima beasiswa pada tahun ini.

Pemkab Jember turut menyatakan kesiapan menyediakan lahan apabila Kementerian P2MI membangun pusat pelatihan kerja di Jember.

Program tersebut akan disinergikan dengan lulusan SMK untuk mendukung peluang bekerja di luar negeri melalui program go global.

Di penghujung sambutannya, Gus Fawait menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat perlindungan pekerja migran melalui pembentukan Desa Migran di seluruh wilayah Jember yang didukung regulasi daerah.

“Kami berkomitmen untuk bagaimana membuat desa di seluruh Jember ini menjadi Desa Migran. Insya Allah tinggal Perda (Peraturan Daerah)-nya saja, kami berkomitmen untuk membuat Perda terkait masalah PMI,” tutur Gus Fawait.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs