PENJURU
Usai SpaceX Buktikan Dunia Bulat, Penganut Bumi Datar Diejek
detail.id/, Jakarta – Penganut paham bumi datar diejek oleh sejumlah pihak secara daring setelah peluncuran pesawat luar angkasa SpaceX Crew Dragon membuktikan bumi itu bulat. Dalam momen peluncuran itu, kamera di Crew Dragon mengabadikan bentuk bumi yang bulat.
Seorang pengguna media sosial menulis sebuah pernyataan yang ditujukan kepada komunitas bumi datar bahwa siaran langsung peluncuran dua orang asal Amerika Serikat ke luar angkasa telah memastikan bahwa bumi berbentuk bulat.
“Hei #FlatEarth, kami baru saja meluncurkan dua orang Amerika ke ruang angkasa sepenuhnya, dengan banyak rekaman langsung. Sama sekali tidak mungkin itu palsu,” katanya pengguna medsos seperti dilansir CNNIndonesia.com.
Lucunya, komunitas bumi datar tetap tenang setelah peluncuran kemarin meski mendapat ejekan. Bahkan, sebuah akun bernama The Flat Earther menulis bahwa gambar siaran langsung dari pesawat Crew Dragon adalah hasil editan.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”baca juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″ newsticker_animation=”vertical” include_category=”5″]
“Mengapa menurut Anda bumi adalah bola dunia? Karena Anda melihat gambar Photoshop itu. Pernahkah Anda mencoba membuktikan dunia secara mandiri? Jika tidak, maka Anda tidak memiliki bukti bulat,” katanya.
Ketika kapal SpaceX memasuki orbit, siaran langsung dialirkan ke seluruh dunia. Seorang pengguna Twitter menulis bahwa satu hal yang bisa dijelaskan setelah menonton acara yang luar biasa itu adalah bumi tidak berbentuk rata.
“Maaf Flat Earther Anda telah dibantah,” kutip akun tersebut.
Meskipun luar biasa dan ada gambar konklusif, komunitas bumi datar menolak untuk percaya. Dalam tangkapan layar dari grup Facebook Flat Earthers, seseorang menulis bahwa peluncuran tersebut hanya merupakan setting-an.
“Oh mereka ada di ruang angkasa sekarang, tetapi mereka dikelilingi oleh set putih yang cerah dan animasi layering di sebelah kanan dilakukan dengan sangat buruk seperti permainan komputer 1999,” kata akun tersebut.
Sedangkan pengguna Twitter bernama @bringsnacks__ memasukkan cuplikan video pemisahan Crew Dragon dengan roket pendorong Falcon 9. Dalam cuplikan itu latar belakang bentuk bumi bulat tampak jelas.
“Flat Earther pasti sangat bingung saat ini #SpaceX #SpaceLaunchLIVE #FlatEarth,” kata dia.
SpaceX berhasil meluncurkan astronot NASA, yakni Doug Hurley dan Bob Behnken ke luar angkasa dengan roket Falcon 9 dan kapsul Crew Dragon. Keduanya diketahui langsung menuju Stasiun Antariksa Internasional (ISS).
Kepergian orang AS ke luar angkasa terakhir kali dilakukan oleh Badan Antariksa AS (NASA) pada tahun 2011. Namun, AS baru pertama kali mengirim astronautnya kembali ke ISS dengan pesawat komersial milik perusahaan swasta.
Melansir Metro, seorang pengguna Twitter yang dikenal sebagai The Noggin menulis dalam sebuah pos yang diarahkan pada gerakan konspirasi Flat Earth mengatakan rekaman dari Crew Dragon tidak dapat dibantah karena ‘benar-benar hidup’.
PENJURU
ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.
Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.
Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.
Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.
Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.
Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.
“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.
Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.
“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.
Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)
PENJURU
ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.
Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.
“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.
Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.
Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.
Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.
Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)
PENJURU
Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.
“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.
Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.
Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.
Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.
Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.
Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.
‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)


