ADVERTORIAL
Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Muhammad Fadhil Arief dan H. Bakhtiar, Ini Pencapaiannya
DETAIL.ID, Batanghari – Genap satu tahun sudah masa kepemimpinan Bupati Batanghari, Muhammad Fadhiel Arief yang didampingi Wakil Bupati, H Bakhtiar. Tahun 2021 merupakan tahun awal dimulainya Pemerintahan Muhammad Fadhil Arief dan H. Bakhtiar yang dilantik pada tanggal 26 Februari 2021.
Awal pemerintahan yang berat di mana selain melaksanakan pemerintahan dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang tidak mudah ditambah harus menyelesaikan berbagai macam persoalan dalam rangka menyusun pondasi awal perwujudan Visi Batanghari “TANGGUH” yang di antaranya harus melunasi kewajiban tunda bayar beberapa kegiatan yang seharusnya menjadi tangguung jawab Pemerintahan sebelumnya yang nilainya mencapai 95 Miliar.
“Alhamdulillah, dengan beberapa kebijakan dan penghematan yang dilakukan untuk menstabilkan Fiskal Daerah, kewajiban tersebut dapat diselesaikan walaupun berakibat tertundanya beberapa kegiatan prioritas Pemerintah Daerah,” kata Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Batanghari, Amir Hamzah.
Selanjutnya upaya yang dilakukan Pemerintahan Fadhil-Baktiar untuk menutupi kekurangan tersebut adalah dengan melakukan akselerasi dalam rangka peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta melakukan berbagai upaya komunikasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat agar proses pembangunan tetap dapat dilaksanakan ditengah kondisi ekonomi yang tidak stabil.
Amir Hamzah merinci kegiatan yang dilaksanakan dalam tahun pertama pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati.
-
Bidang Pendidikan
- Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah
- Rehabilitasi 31 Unit Ruang Kelas SD
- Pembangunan 3 Unit Toilet SD
- Pembangunan 25 Unit Ruang UKS SD
- Pembangunan 10 Unit Ruang Perpustakaan SD
- Pembangunan 5 Unit Ruang Guru SD
- Pembangunan 12 Unit Ruang Laboratorium Komputer SD
- Pengadaan 5 Paket Peralatan TIK SD dan 70 Paket Media Pendidikan SD
- Rehabilitasi 11 Unit Ruang Kelas SMP
- Rehabilitasi 1 Unit Ruang Perpustakaan SMP
- Rehabilitasi 1 Unit Ruang Laboratorium SMP
- Rehabilitasi 1 Unit Ruang Guru SMP
- Rehabilitasi 1 Unit Ruang Ibadah SMP
- Pengadaan 2 Paket Peralatan Laboratorium IPA Fisika SMP, 2 Paket Peralatan Laboratorium IPA Biologi SMP dan 2 Paket Media Pendidikan SMP
-
Bidang Infrastruktur
- Pembangunan 300 Unit Tangki Septik Skala Individual Perdesaan
- Pembangunan 200 Unit Jaringan Distribusi dan Jaringan Rumah Air Minum
- Pembangunan 5 Unit Sumur Dalam Terlindungi (Sumur BOR beserta Fasilitasnya)
-
Bidang Kesehatan
- Pembangunan Gedung Rawat Inap dan Gedung Rawat Jalan RSUD Hamba
- Pembangunan 3 Unit Gedung Puskesmas
- Pengadaan 2 Unit Ambulance dan 16 Unit Kendaraan Pusling Roda Dua
- Pengadaan KIT Kesehatan
Selain itu, beberapa kegiatan dapat dilaksanakan dalam menunjang 36 Program Kerja Prioritas guna mewujudkan Batanghari Tangguh, diantaranya :
1. Petani Cerdas :
a. Penyediaan Bibit Berkualitas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, Perikanan dan Perternakan.
- Rehabilitasi BBI Perikanan Simpang Karmeo untuk menunjang Pembibitan Perikanan
- Bantuan Pemberdayaan Usaha Perikanan Skala Kecil
b. Pendampingan Para Petani (Pengetahuan, Keterampilan dan Pengelolaan Manajemen Pemasaran).
- Pada Tahun ini telah dilaksanakan proses perekrutan/seleksi PPL Tangguh guna menutupi kekurangan Tenaga PPL yang ada saat ini
2. UPT Pengelola Jalan Produksi dan Jalan Usaha Tani.
- Pembangunan Jalan Produksi sepanjang 1,953 KM di Desa Peninjauan Kecamatan Maro Sebo Ulu
- Pembangunan Jalan Produksi sepanjang 1,315 KM di Kelurahan Kembang Paseban Kecamatan Mersam
- Pembuatan Sumur BOR sebanyak 8 (Delapan) unit dalam rangka pemenuhan kebutuhan air pertanian
3. Jaminan Kesehatan Gratis Bagi Seluruh Masyarakat Kurang Mampu/Miskin.
- Untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan terjadi penambahan peserta dari Tahun sebelumnya sebanyak 5.977 Peserta dengan rincian Tahun 2020 sebanyak 146.275 Peserta menjadi 152.252 peserta pada Tahun 2021.
4. Dokter Keliling Desa/Kelurahan.
- Pada Tahun ini telah dilaksanakan proses perekrutan/seleksi Dokter Tangguh di tiap-tiap Kecamatan
5. Percepatan Perbaikan/Pembangunan Jalan Antar Desa/Kelurahan dan Antar Kecamatan.
- Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan Simpang Bajubang Laut – Desa Sungai Baung sepanjang 6 KM
- Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan Simpang Teratai – Desa Sungai Baung sepanjang 8 KM
- Peningkatan Jalan Bulian Jaya – Desa Bukit Sari sepanjang 2,468 KM
- Peningkatan Jalan Kampung Baru – Lintas Sarolangun sepanjang 1,400 KM
- Pembangunan Jalan Swakelola di Kecamatan Maro Sebo Ilir sepanjang 13,040 KM
6. Mendatangkan Investor untuk Membuka Lapangan Kerja dan Memprioritaskan Masyarakat Setempat.
- Tahun 2021 target Realisasi Investasi Kabupaten Batanghari ditetapkan sebesar 350 Milyar dan terealisasi sebesar 1,086 Triliun atau sebesar 310,29 % dari target
7. Pelatih Olahraga dan Seni untuk Setiap Desa/Kelurahan.
- Pada Tahun ini telah dilaksanakan proses perekrutan/seleksi pelatih Olahraga di tiap-tiap Kecamatan
8. Pembangunan dan Pengembangan Potensi Pariwisata Desa/Kelurahan.
- Dukungan dan pendampingan kepada Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dalam pengembangan Objek Wisata buatan di Lokasi milik Pemerintah Kabupaten Batanghari (Contoh : Wisata Danau Letang dan Teras Tembesu)
9. Penempatan Pejabat yang Sesuai Dengan Kompentesi/Ahli dan Bebas KKN.
– Pelaksanaan Evaluasi terhadap Pelaksanaan Kinerja Pemangku Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
10. Pelayanan Air Bersih Yang Baik.
- Dukungan Hibah Air Minum Perkotaan kepada Perumda Air Minum Tirta Batanghari
11. Sertifikasi Tanah Seluruh Masyarakat Batanghari.
- Pada Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Batanghari juga mendukung agar pelaksanaan Sertifikasi Tanah Gratis bagi Masyarakat dapat terealisasi secara maksimal. Jumlah sertifikat gratis yang diterbitkan oleh BPN Tahun 2021 sebanyak 6.881 persil yang terdiri dari Program PTSL, Redistribusi Tanah, SHAT Lintas Sektor UMKM dan SHAT Lintas Sektor Nelayan.
Beberapa program Prioritas dalam mendukung terwujudnya Batanghari Tangguh belum dapat dilaksanakan pada Tahun 2021 dikarenakan keterbatasan anggaran. Akan tetapi akan dilaksanakan secara bertahap mulai Tahun 2022.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Batanghari pada Tahun 2021 juga melakukan berbagai upaya dalam rangka melakukan pencegahan Penularan Virus Covid-19 diantaranya dengan mendorong pelaksanaan vaksinasi. Sampai dengan saat ini Pemerintah Kabupaten Batanghari telah melaksanakan Vaksinasi kepada 213.606 masyarakat Batanghari dengan persentase sebesar 81,52% dari target sasaran vaksinasi 262.003 warga masyarakat.
Penghargaan
Beberapa Penghargaan yang diterima Pemerintah Kabupaten Batanghari selama 1 (Satu) Tahun Kepemimpinan Mhd. Fadhil Arief dan H. Bakhtiar antara lain:
- Penghargaan Kabupaten Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
- Penghargaan Kabupaten Penerima Anugrah Parahita Eka Praya Tahun 2020 Kategori Pratama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
- Penghargaan Capaian Bulan Layanan KB dan Kesehatan Reproduksi bersama Mitra Kerja dalam Rangka Hari Kontrasepsi se-Dunia Tahun 2021 dari BKKBN
- Terbaik II Capaian Pelayanan KB serentak Sejuta Akseptor dalam Rangka Hari Keluarga Nasional ke 28 pada tanggal 24 Juni 2021 dari BKKBN
- Penghargaan atas Capaian Target Investasi Tahun 2021 dari Kementerian Investasi/Kepala BKPM
- Peringkat II Kabupaten dengan Peningkatan Produksi Padi tertinggi Tahun 2020 dari Gubernur Jambi
- Penghargaan Capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Tahun 2020 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia
ADVERTORIAL
Tanahmu Belum Terpetakan? Manfaatkan Fitur Swaplotting di Aplikasi Sentuh Tanahku
DETAIL.ID, Jakarta – Dalam aplikasi Sentuh Tanahku terdapat satu fitur yang dapat digunakan masyarakat untuk melakukan plotting bidang tanah secara mandiri melalui smartphone. Plotting yang dimaksud dalam hal ini adalah proses penetapan bidang tanah ke dalam peta digital berdasarkan koordinat (GPS) yang akurat. Jadi, tak hanya dapat mengurus langsung ke Kantor Pertanahan (Kantah), masyarakat yang bidang tanahnya belum terpetakan kini bisa lebih mudah menyampaikannya secara online.
“Pemilik tanah bisa mengajukan titik lokasi lewat fitur Swaplotting di Sentuh Tanahku. Dari data yang masuk, nanti Kantah setempat akan verifikasi sesuai dengan catatan kita di Kementerian ATR/BPN, benar tidaknya tanah tersebut letaknya di situ. Kalau benar, nanti akan di-plotting dalam peta digital oleh teman-teman di Kantah,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kementerian ATR/BPN, I Gede Ketut Ary Sucaya, Selasa, 26 Mei 2026.
Menurutnya, fitur Swaplotting dihadirkan untuk membantu pemetaan bidang tanah yang belum terdata ke dalam sistem digital Kementerian ATR/BPN. Fitur ini diperlukan bagi para pemilik tanah yang belum memiliki sertipikat serta pemilik tanah dengan sertipikat analog. Kehadiran fitur ini membuka ruang partisipasi publik dalam mendukung pemutakhiran data pertanahan secara lebih akurat dan partisipatif.
“Tanah yang sudah diverifikasi nantinya akan semakin terintegrasi dengan data keseluruhan bidang. Tujuannya adalah menciptakan kepastian lokasi dan mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendaftaran tanah,” ujar I Gede Ketut Ary Sucaya.
Fitur Swaplotting dapat diakses melalui menu utama Sentuh Tanahku yang tersedia dalam perangkat dengan sistem operasi Android maupun iOS. Untuk menggunakan fitur tersebut, pengguna perlu memberikan izin akses lokasi agar sistem Kementerian ATR/BPN dapat mengidentifikasi posisi secara akurat.
Bagi pemilik sertipikat analog, saat menggunakan Swaplotting bisa memilih opsi “Bersertipikat”. Kemudian, lanjut melengkapi identitas pemegang hak serta informasi yang tercantum pada sertipikat, seperti nomor hak, luas tanah, dan letak bidang. Selanjutnya, pengguna diminta mengunggah foto dokumen sertipikat sebagai data pendukung untuk proses verifikasi oleh Kantah setempat.
Sementara bagi masyarakat yang bidang tanahnya belum bersertipikat, dapat memilih opsi “Belum Sertipikat”. Mereka kemudian perlu melengkapi identitas diri, lokasi bidang tanah, alas hak yang dimiliki, serta bukti pembayaran pajak sebagai dokumen pendukung.
Setelah seluruh data dan dokumen pendukung dikirim, sistem Sentuh Tanahku akan meneruskan informasi tersebut kepada Kantah setempat untuk dilakukan pemeriksaan dan verifikasi lebih lanjut sebelum data digunakan dalam proses pemutakhiran peta bidang tanah. (*)
ADVERTORIAL
Pasang Patok, Cara Sederhana Cegah Sengketa Tanah dengan Tetangga
DETAIL.ID, Jawa Tengah – Sengketa tanah bisa bermula karena hal yang tampak sepele, seperti tidak adanya batas tanah yang jelas. Keadaan itu bisa sewaktu-waktu berkembang menjadi perselisihan atau bahkan konflik antartetangga yang berujung pada proses hukum.
Untuk mencegah konflik dan menjaga keamanan tanah, ada langkah sederhana yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yaitu memasang patok tanda batas tanah. Nyatanya, langkah sederhana ini masih sering diabaikan oleh para pemilik tanah. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan (ATR/BPN), Nusron Wahid, dalam berbagai kesempatan juga mengingatkan pentingnya keberadaan tanda batas tanah.
“Dengan pemasangan tanda batas, tanahnya tambah aman. Dengan memasang patok, tidak ada cekcok dan tidak ada tanahnya dicaplok oleh tetangganya maupun orang lain,” ujar Menteri Nusron saat acara Pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) di Purworejo, Jawa Tengah.
Proses pemasangan patok harus disaksikan juga oleh pemilik tanah yang berbatasan langsung. Dengan begitu, semua pihak bisa melihat dan menyetujui langsung posisi patok dan potensi perselisihan soal batas tanah di kemudian hari dapat diminimalisir.
“Yang punya tanah diharapkan dapat memasang patok di tapal batas tanahnya masing-masing dengan terlebih dahulu meminta izin kepada pemilik tanah di sampingnya supaya terjadi kesepakatan mengenai batas tanah tersebut,” kata Menteri Nusron.
Langkah sederhana ini lebih mudah dan murah dibanding harus menyelesaikan sengketa di pengadilan. Bukan hanya bisa rugi materiel, konflik batas tanah yang membesar juga bisa merusak hubungan sosial antartetangga.
Tanda batas tanah baiknya dipasang dengan tanda yang paten. Hindari penggunaan tanda alami, seperti pohon, batu, atau gundukan tanah karena tanda itu bisa berubah seiring waktu. Kementerian ATR/BPN memiliki kriteria tanda batas tanah yang bisa diikuti oleh masyarakat, yakni panjang minimal patok di 50 cm, dengan 40 cm tertanam di dalam tanah dan 10 cm sisanya terlihat di permukaan tanah.
“Boleh patoknya berupa kayu, beton, atau besi. Intinya, batas tanah masing-masing harus diberi tanda yang jelas,” ucap Menteri Nusron.
Di tengah meningkatnya nilai tanah dan semakin padatnya permukiman, kejelasan batas tanah menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Patok-patok di sudut tanah mungkin terlihat sederhana, tetapi keberadaannya dapat menjaga hak pemilik tanah sekaligus menjaga hubungan baik dengan tetangga sekitar. (*)
ADVERTORIAL
Lobi-lobi Gus Fawait Tembus Rp3 Triliun, JLS Jember Bakal Jadi Pemantik Ekonomi
DETAIL.ID, Jember — Wajah kawasan selatan Jember dipastikan bakal berubah total dalam beberapa tahun ke depan.
Bupati Jember Muhammad Fawait sukses mengamankan komitmen pusat untuk melanjutkan megaproyek Jalur Lintas Selatan (JLS).
Langkah taktis ini diambil demi mendongkrak konektivitas wilayah pesisir yang selama ini punya potensi segudang tapi masih terkendala akses jalan.
Proyek strategis ini sebenarnya sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu, namun sempat mandek dan menunda impian warga pesisir menikmati pemerataan pembangunan.
Enggan membiarkan proyek ini mangkrak lama, Pemkab Jember langsung bergerak cepat melakukan diplomasi intensif ke Jakarta.
“Kami sudah melakukan komunikasi dan lobi ke pemerintah pusat, dan alhamdulillah telah disetujui pembangunannya pada tahun 2026 ini dan diproyeksikan selesai pada tahun 2029 mendatang,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait, Selasa, 26 Mei 2026.
Gus Fawait membeberkan bahwa pusat tidak tanggung-tanggung dalam mendanai kelanjutan infrastruktur vital di Jember ini.
Anggaran fantastis siap dikucurkan demi menyambung jalur sirip selatan tersebut.
“Anggarannya yang disiapkan untuk pembangunan proyek JLS ini Rp3 triliun,” katanya.
Kehadiran JLS diproyeksikan menjadi angin segar bagi sektor pariwisata dari Kencong, Gumukmas, hingga Puger.
Wisata pantai selatan yang dikenal eksotis bakal lebih mudah dijangkau, memicu gelombang kunjungan wisatawan, dan membuka peluang bisnis baru bagi masyarakat setempat.
“Maka dengan adanya JLS ini, daya tarik wisatawan ke pantai selatan ini akan meningkat dan menjadi sumber perputaran ekonomi baru di sini,” tutur Gus Fawait.
Menurutnya, potensi wilayah ini sangat komplet untuk bersaing dengan daerah lain di Jawa Timur.
“Bukan hanya pantainya, tetapi daya tarik lainnya berupa pulau-pulau yang indah hingga hasil ikannya yang melimpah,” katanya.
Di sisi lain, percepatan JLS ini menjadi misi khusus Pemkab Jember dalam memutus rantai kemiskinan.
Selama ini, keterisolasian geografis membuat wilayah pesisir selatan tertinggal secara ekonomi dibanding wilayah perkotaan.
“Karena memang berdasarkan data, wilayah pesisir pantai selatan ini salah satu pusat kemiskinan dan jika JLS ini dikembangkan maka kesejahteraan masyarakat bisa terangkat,” ucapnya secara blak-blakan.
Ketika aspal JLS nanti sudah tersambung sepenuhnya, Gus Fawait optimistis sektor informal dan usaha kreatif warga akan langsung ketiban berkah karena ramainya mobilitas orang dan barang.
“Kalau JLS ada pasti banyak UMKM yang tumbuh, termasuk juga wisatanya yang menjadi daya tarik bagi pengunjung. Bukan hanya dari lokal melainkan dari daerah lain ingin datang ke sini,” ujar Gus Fawait.



