ADVERTORIAL
Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Muhammad Fadhil Arief dan H. Bakhtiar, Ini Pencapaiannya
DETAIL.ID, Batanghari – Genap satu tahun sudah masa kepemimpinan Bupati Batanghari, Muhammad Fadhiel Arief yang didampingi Wakil Bupati, H Bakhtiar. Tahun 2021 merupakan tahun awal dimulainya Pemerintahan Muhammad Fadhil Arief dan H. Bakhtiar yang dilantik pada tanggal 26 Februari 2021.
Awal pemerintahan yang berat di mana selain melaksanakan pemerintahan dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang tidak mudah ditambah harus menyelesaikan berbagai macam persoalan dalam rangka menyusun pondasi awal perwujudan Visi Batanghari “TANGGUH” yang di antaranya harus melunasi kewajiban tunda bayar beberapa kegiatan yang seharusnya menjadi tangguung jawab Pemerintahan sebelumnya yang nilainya mencapai 95 Miliar.
“Alhamdulillah, dengan beberapa kebijakan dan penghematan yang dilakukan untuk menstabilkan Fiskal Daerah, kewajiban tersebut dapat diselesaikan walaupun berakibat tertundanya beberapa kegiatan prioritas Pemerintah Daerah,” kata Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Batanghari, Amir Hamzah.
Selanjutnya upaya yang dilakukan Pemerintahan Fadhil-Baktiar untuk menutupi kekurangan tersebut adalah dengan melakukan akselerasi dalam rangka peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta melakukan berbagai upaya komunikasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat agar proses pembangunan tetap dapat dilaksanakan ditengah kondisi ekonomi yang tidak stabil.
Amir Hamzah merinci kegiatan yang dilaksanakan dalam tahun pertama pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati.
-
Bidang Pendidikan
- Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah
- Rehabilitasi 31 Unit Ruang Kelas SD
- Pembangunan 3 Unit Toilet SD
- Pembangunan 25 Unit Ruang UKS SD
- Pembangunan 10 Unit Ruang Perpustakaan SD
- Pembangunan 5 Unit Ruang Guru SD
- Pembangunan 12 Unit Ruang Laboratorium Komputer SD
- Pengadaan 5 Paket Peralatan TIK SD dan 70 Paket Media Pendidikan SD
- Rehabilitasi 11 Unit Ruang Kelas SMP
- Rehabilitasi 1 Unit Ruang Perpustakaan SMP
- Rehabilitasi 1 Unit Ruang Laboratorium SMP
- Rehabilitasi 1 Unit Ruang Guru SMP
- Rehabilitasi 1 Unit Ruang Ibadah SMP
- Pengadaan 2 Paket Peralatan Laboratorium IPA Fisika SMP, 2 Paket Peralatan Laboratorium IPA Biologi SMP dan 2 Paket Media Pendidikan SMP
-
Bidang Infrastruktur
- Pembangunan 300 Unit Tangki Septik Skala Individual Perdesaan
- Pembangunan 200 Unit Jaringan Distribusi dan Jaringan Rumah Air Minum
- Pembangunan 5 Unit Sumur Dalam Terlindungi (Sumur BOR beserta Fasilitasnya)
-
Bidang Kesehatan
- Pembangunan Gedung Rawat Inap dan Gedung Rawat Jalan RSUD Hamba
- Pembangunan 3 Unit Gedung Puskesmas
- Pengadaan 2 Unit Ambulance dan 16 Unit Kendaraan Pusling Roda Dua
- Pengadaan KIT Kesehatan
Selain itu, beberapa kegiatan dapat dilaksanakan dalam menunjang 36 Program Kerja Prioritas guna mewujudkan Batanghari Tangguh, diantaranya :
1. Petani Cerdas :
a. Penyediaan Bibit Berkualitas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, Perikanan dan Perternakan.
- Rehabilitasi BBI Perikanan Simpang Karmeo untuk menunjang Pembibitan Perikanan
- Bantuan Pemberdayaan Usaha Perikanan Skala Kecil
b. Pendampingan Para Petani (Pengetahuan, Keterampilan dan Pengelolaan Manajemen Pemasaran).
- Pada Tahun ini telah dilaksanakan proses perekrutan/seleksi PPL Tangguh guna menutupi kekurangan Tenaga PPL yang ada saat ini
2. UPT Pengelola Jalan Produksi dan Jalan Usaha Tani.
- Pembangunan Jalan Produksi sepanjang 1,953 KM di Desa Peninjauan Kecamatan Maro Sebo Ulu
- Pembangunan Jalan Produksi sepanjang 1,315 KM di Kelurahan Kembang Paseban Kecamatan Mersam
- Pembuatan Sumur BOR sebanyak 8 (Delapan) unit dalam rangka pemenuhan kebutuhan air pertanian
3. Jaminan Kesehatan Gratis Bagi Seluruh Masyarakat Kurang Mampu/Miskin.
- Untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan terjadi penambahan peserta dari Tahun sebelumnya sebanyak 5.977 Peserta dengan rincian Tahun 2020 sebanyak 146.275 Peserta menjadi 152.252 peserta pada Tahun 2021.
4. Dokter Keliling Desa/Kelurahan.
- Pada Tahun ini telah dilaksanakan proses perekrutan/seleksi Dokter Tangguh di tiap-tiap Kecamatan
5. Percepatan Perbaikan/Pembangunan Jalan Antar Desa/Kelurahan dan Antar Kecamatan.
- Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan Simpang Bajubang Laut – Desa Sungai Baung sepanjang 6 KM
- Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan Simpang Teratai – Desa Sungai Baung sepanjang 8 KM
- Peningkatan Jalan Bulian Jaya – Desa Bukit Sari sepanjang 2,468 KM
- Peningkatan Jalan Kampung Baru – Lintas Sarolangun sepanjang 1,400 KM
- Pembangunan Jalan Swakelola di Kecamatan Maro Sebo Ilir sepanjang 13,040 KM
6. Mendatangkan Investor untuk Membuka Lapangan Kerja dan Memprioritaskan Masyarakat Setempat.
- Tahun 2021 target Realisasi Investasi Kabupaten Batanghari ditetapkan sebesar 350 Milyar dan terealisasi sebesar 1,086 Triliun atau sebesar 310,29 % dari target
7. Pelatih Olahraga dan Seni untuk Setiap Desa/Kelurahan.
- Pada Tahun ini telah dilaksanakan proses perekrutan/seleksi pelatih Olahraga di tiap-tiap Kecamatan
8. Pembangunan dan Pengembangan Potensi Pariwisata Desa/Kelurahan.
- Dukungan dan pendampingan kepada Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dalam pengembangan Objek Wisata buatan di Lokasi milik Pemerintah Kabupaten Batanghari (Contoh : Wisata Danau Letang dan Teras Tembesu)
9. Penempatan Pejabat yang Sesuai Dengan Kompentesi/Ahli dan Bebas KKN.
– Pelaksanaan Evaluasi terhadap Pelaksanaan Kinerja Pemangku Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
10. Pelayanan Air Bersih Yang Baik.
- Dukungan Hibah Air Minum Perkotaan kepada Perumda Air Minum Tirta Batanghari
11. Sertifikasi Tanah Seluruh Masyarakat Batanghari.
- Pada Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Batanghari juga mendukung agar pelaksanaan Sertifikasi Tanah Gratis bagi Masyarakat dapat terealisasi secara maksimal. Jumlah sertifikat gratis yang diterbitkan oleh BPN Tahun 2021 sebanyak 6.881 persil yang terdiri dari Program PTSL, Redistribusi Tanah, SHAT Lintas Sektor UMKM dan SHAT Lintas Sektor Nelayan.
Beberapa program Prioritas dalam mendukung terwujudnya Batanghari Tangguh belum dapat dilaksanakan pada Tahun 2021 dikarenakan keterbatasan anggaran. Akan tetapi akan dilaksanakan secara bertahap mulai Tahun 2022.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Batanghari pada Tahun 2021 juga melakukan berbagai upaya dalam rangka melakukan pencegahan Penularan Virus Covid-19 diantaranya dengan mendorong pelaksanaan vaksinasi. Sampai dengan saat ini Pemerintah Kabupaten Batanghari telah melaksanakan Vaksinasi kepada 213.606 masyarakat Batanghari dengan persentase sebesar 81,52% dari target sasaran vaksinasi 262.003 warga masyarakat.
Penghargaan
Beberapa Penghargaan yang diterima Pemerintah Kabupaten Batanghari selama 1 (Satu) Tahun Kepemimpinan Mhd. Fadhil Arief dan H. Bakhtiar antara lain:
- Penghargaan Kabupaten Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
- Penghargaan Kabupaten Penerima Anugrah Parahita Eka Praya Tahun 2020 Kategori Pratama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
- Penghargaan Capaian Bulan Layanan KB dan Kesehatan Reproduksi bersama Mitra Kerja dalam Rangka Hari Kontrasepsi se-Dunia Tahun 2021 dari BKKBN
- Terbaik II Capaian Pelayanan KB serentak Sejuta Akseptor dalam Rangka Hari Keluarga Nasional ke 28 pada tanggal 24 Juni 2021 dari BKKBN
- Penghargaan atas Capaian Target Investasi Tahun 2021 dari Kementerian Investasi/Kepala BKPM
- Peringkat II Kabupaten dengan Peningkatan Produksi Padi tertinggi Tahun 2020 dari Gubernur Jambi
- Penghargaan Capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Tahun 2020 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia
ADVERTORIAL
Rotasi Besar-Besaran! 43 Pejabat Jember Duduki Posisi Baru
DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember melakukan penyegaran besar-besaran dalam struktur birokrasinya.
Sebanyak 43 pejabat dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat, 28 Agustus 2026 malam.
Pelantikan tersebut mencakup 15 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 28 pejabat Administrator.
Pergeseran jabatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyempurnaan organisasi sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program pemerintah daerah.
Gus Fawait mengatakan rotasi pejabat tidak dapat dimaknai sebagai bentuk penilaian negatif terhadap kinerja pejabat sebelumnya.
Ia menyebut pergantian posisi merupakan bagian dari strategi untuk mengatur kembali komposisi birokrasi agar mampu bekerja lebih cepat.
“Ibarat dalam sepak bola, pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi pun terkadang perlu keluar lapangan sejenak untuk mengatur napas. Rotasi ini semata-mata untuk penyempurnaan agar ke depan ritme kerja kita bisa melaju lebih cepat lagi,” ujar Gus Fawait.
Menurut Gus Fawait, jajaran ASN Pemkab Jember selama enam bulan terakhir telah menunjukkan kerja sama dalam mendorong percepatan pelayanan publik.
Namun, ritme tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan agar target pemerintah daerah dapat dicapai lebih awal.
Ia menargetkan sasaran yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta janji politik dapat direalisasikan tanpa harus menunggu hingga berakhirnya masa jabatan lima tahun.
Program yang terus dikebut meliputi bidang kesehatan, infrastruktur, aksesibilitas, dan pendidikan.
Di sektor kesehatan, Pemkab Jember memperluas pelayanan melalui program Homecare setelah sebelumnya mendorong pembebasan biaya pelayanan kesehatan dasar.
“Pemkab Jember tidak hanya membebaskan biaya pelayanan kesehatan dasar, tetapi telah memperluas layanan hingga program Homecare. Selain itu, penerbangan di bandara daerah kembali dioperasikan untuk mendukung konektivitas wilayah,” katanya.
Sementara di sektor pendidikan, pemerintah daerah terus mempercepat penyaluran beasiswa.
Dari target 20.000 penerima manfaat, realisasi program tersebut telah mencapai lebih dari 50 persen.
Gus Fawait juga menyinggung hubungan antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Jember.
Ia mengapresiasi komunikasi politik yang berjalan harmonis sekaligus menilai perbedaan pandangan sebagai bagian dari proses demokrasi.
“Dinamika itu bagian dari demokrasi yang sehat. Tugas DPRD adalah memberikan masukan konstruktif, dan kami di eksekutif sangat terbuka selama seluruh masukan tersebut sesuai dengan koridor perundang-undangan,” ucapnya.
Bupati Jember menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah bukan semata-mata terletak pada pembahasan anggaran, melainkan pada manfaat yang diterima masyarakat.
Setelah pembenahan pelayanan publik dasar menjadi fokus pada 2025–2026, Pemkab Jember akan mengarahkan perhatian lebih besar pada pembangunan infrastruktur dan penurunan angka kemiskinan mulai 2027.
“Percepatan kerja tidak hanya berfokus pada pembahasan anggaran, tetapi bagaimana hasil konkret itu benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutur Gus Fawait.
Berikut daftar pejabat yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember tanggal 28 Agustus 2026:
Pimpinan Tinggi Pratama — 15 pejabat
1. Bambang Rudianto, S.Sos. — Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
2. Dr. H. Sugiyarto, S.Kh., M.Si. — Staf Ahli Bidang Pembangunan, Perekonomian, dan Keuangan.
3. Boby Arisandi, S.STP., M.M. — Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
4. Adi Wijaya, S.STP., M.Si. — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
5. Arif Cahyono, S.T. — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah.
6. Drs. Hadi Mulyono, M.Si. — Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
7. Indra Tri Purnomo, S.STP., M.Si. — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
8. Inggrid Siputra, S.Sos. — Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak.
9. Ir. Rahman Anda, S.T., M.T., M.Si. — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
10. Muhammad Zamroni, S.H., M.Si. — Kepala Dinas Tenaga Kerja.
11. Setyoso, S.H., M.H. — Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan.
12. Supriono, S.T., M.Si. — Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan.
13. Drs. Muhammad Jamil, M.Si. — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
14. Rentra Rejeki Delimartha, S.STP., M.Si. — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata.
15. Ahmad Helmi Luqman, S.Sos. — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Administrator — 28 pejabat
1. Joni Nurtjahyono, S.H., M.Si. — Sekretaris Inspektorat.
2. Purwahyudi, S.T., M.Si. — Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja.
3. Siswanto, S.Si., T., M.T. — Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
4. Subagyo, S.P., M.M. — Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
5. Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si. — Sekretaris Dinas Pendidikan.
6. Rifendi Wahyu Bakti, S.I.P. — Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
7. Muhammad Qosim, S.T.P., M. — Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan.
8. Dedy Raditya, S.STP. — Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan.
9. Nenny Erlyani, S.Psi., M.Si. — Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata.
10. Rasminda Iskandar, S.T. — Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
11. Diah Kusworini/Diah Swarti, S.K.M., M.Si. — Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana.
12. Andri Purnomo, S.T., M.Si. — Camat Ajung.
13. Fahrul Ahsani, S.H. — Camat Ambulu.
14. M. Abdul Kadir, S.I.P. — Camat Arjasa.
15. Benny Armindo Ginting, S.STP. — Camat Bangsalsari.
16. Ajim, S.I.P. — Camat Jelbuk.
17. Roni Herman Baza, A.P. — Camat Ledokombo.
18. Muhammad Najmul Huda, S.STP., M.Si. — Camat Mayang.
19. Wahdatul Umam, S.P. — Camat Mumbulsari.
20. Asra Joyo Widono, S.Sos., S.H., M.Si. — Camat Puger.
21. Musyafa, S.H.I., M.M. — Camat Patrang.
22. Muhammad Sitoru Benny Kurniawan, S.STP., M.M. — Camat Pakusari.
23. Rima Kusuma Dewi, S.E. — Camat Rambipuji.
24. Mahmud Rizal, S.E., M.Si. — Camat Sukorambi.
25. Umar Faruq, S.P. — Camat Sumberjambe.
26. Ade Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein, S.H., M.M. — Camat Tempurejo.
27. Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni, S.STP., M.Si. — Kepala Bagian Umum, Protokol, dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah.
28. Hisyam Wahyu Aditya, S.H., M.A. — Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat. (*)
ADVERTORIAL
Dua Jembatan Gantung Baru Perkuat Akses Warga Pelosok Jember
DETAIL.ID, Jember – Dua jembatan gantung di Kabupaten Jember resmi digunakan setelah diresmikan Bupati Jember, Gus Fawait, Jumat, 28 Agustus 2026.
Infrastruktur yang berada di Desa Sukowiryo, Kecamatan Jelbuk, dan Desa Kemuning Lor, Kecamatan Panti, tersebut diharapkan memperkuat konektivitas sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat di wilayah pedesaan.
Peresmian dua jembatan itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga kawasan pelosok.
Kehadiran akses penghubung tersebut dinilai penting untuk mendukung aktivitas warga, termasuk mobilitas ekonomi dan kegiatan sehari-hari.
Gus Fawait mengatakan pembangunan infrastruktur di Jember membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Pemerintah daerah tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan APBD untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan.
“Kabupaten Jember tidak bisa dibangun jika hanya bergantung pada APBD semata. Kita harus berkolaborasi dengan seluruh pihak. Mulai pemerintah pusat melalui APBN hingga sektor swasta dan komunitas,” ujar Gus Fawait.
Pembangunan dua jembatan gantung tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkab Jember bersama Perhimpunan Sosial Keturunan Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan Komisaris Utama PT Pegadaian, Letnan Jenderal TNI (Purn.) A. M. Putranto.
Menurut Gus Fawait, dukungan dari sektor swasta dan komunitas menjadi kontribusi penting dalam membantu pemerintah daerah mengatasi keterbatasan anggaran.
Kolaborasi semacam itu juga membuka peluang percepatan pembangunan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Selain memperpendek akses antarwilayah, jembatan gantung diharapkan dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi warga.
Akses yang lebih mudah memungkinkan masyarakat melakukan mobilitas dengan lebih lancar serta memperkuat hubungan antarpermukiman di kawasan pedesaan.
Gus Fawait menegaskan bahwa pemerataan pembangunan menjadi perhatian Pemkab Jember.
Infrastruktur, kata dia, tidak boleh hanya terkonsentrasi di pusat kota, tetapi harus dirasakan masyarakat yang tinggal jauh dari kawasan perkotaan.
“Kolaborasi bersama ini adalah langkah nyata menuju Jember Baru dan Jember Maju. Pembangunan tidak boleh berpusat di kawasan perkotaan saja, melainkan harus menyentuh masyarakat hingga ke pelosok-pelosok desa,” katanya.
Pemkab Jember pun berharap kolaborasi lintas sektor tersebut dapat terus berlanjut sehingga pembangunan infrastruktur dapat menjangkau wilayah lain yang masih membutuhkan akses penghubung.
“Terima kasih kepada Pak Jenderal, PSMTI, dan PT Pegadaian yang telah bahu-membahu membangun infrastruktur ini. Hari ini ada dua titik jembatan yang resmi diresmikan, dan harapan kami ke depan sinergi ini terus berlanjut untuk lokasi-lokasi lain,” tutur Gus Fawait. (*)
ADVERTORIAL
Kapan Peserta JKN Mendapat Surat Kontrol? Begini Alur dan Ketentuannya
DETAIL.ID, Jember – Bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang masih membutuhkan pelayanan lanjutan, kepastian jadwal kembali berobat menjadi hal penting.
Melalui surat kontrol, peserta dapat mengetahui jadwal kunjungan berikutnya sesuai kondisi medis, sehingga proses pemantauan dan perawatan dapat berlangsung secara berkesinambungan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jember, Yessy Novita, menjelaskan bahwa surat kontrol diterbitkan oleh Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), seperti rumah sakit dan klinik utama, setelah dokter penanggung jawab pelayanan melakukan evaluasi terhadap kondisi peserta.
Surat kontrol tersebut memuat jadwal kunjungan berikutnya sebagai acuan peserta untuk melanjutkan pelayanan dan perawatan sesuai kebutuhan medis.
“Surat kontrol tidak dapat diterbitkan hanya berdasarkan permintaan peserta. Penerbitannya harus didasarkan pada kebutuhan dan indikasi medis sesuai hasil pemeriksaan dokter. Apabila surat kontrol diterbitkan tanpa indikasi medis yang sesuai, pelayanan tersebut tidak dapat dijamin oleh Program JKN. Surat kontrol diberikan untuk memastikan peserta mendapatkan kepastian jadwal pemeriksaan lanjutan, baik setelah menjalani rawat inap maupun berdasarkan hasil evaluasi dokter pada pelayanan rawat jalan,” ujar Yessy, Jumat, 28 Agustus 2026.
Yessy menambahkan bahwa surat kontrol juga memudahkan fasilitas kesehatan dalam melakukan verifikasi kepesertaan dan pendaftaran peserta.
Bagi peserta, surat tersebut memberikan kepastian jadwal sehingga pelayanan lanjutan dapat diakses dengan lebih mudah sesuai kebutuhan medis.
“Surat kontrol hanya berlaku untuk satu kali kunjungan. Mulai 1 September 2026, mekanisme penerbitannya akan disesuaikan. Jadi, peserta tidak perlu lagi bingung kapan harus kembali untuk pemeriksaan atau memastikan jadwal dokter. Semua informasi tersebut sudah tercantum dalam surat kontrol. Peserta cukup membawa surat kontrol saat datang ke rumah sakit agar proses verifikasi kepesertaan dan pendaftaran dapat dilakukan dengan lebih mudah, sehingga pelayanan lanjutan dapat diberikan sesuai jadwal,” kata Yessy.
Menurut Yessy, keberhasilan implementasi kebijakan tersebut membutuhkan kesamaan pemahaman dari seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan.
Pemahaman mengenai mekanisme surat kontrol perlu disampaikan hingga ke tingkat pelaksana, mulai dari DPJP, petugas pendaftaran, petugas Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP), hingga petugas pelayanan lainnya.
“Kami mengimbau peserta untuk datang sesuai tanggal kontrol yang telah ditetapkan. Jika berhalangan atau perlu mengubah jadwal, peserta dapat menghubungi petugas di fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penjadwalan ulang. Selain itu, pastikan status kepesertaan JKN selalu aktif agar peserta dapat memperoleh pelayanan kesehatan saat membutuhkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yessy menjelaskan bahwa surat kontrol hanya berlaku untuk satu kali kunjungan.
Jika peserta masih memerlukan pemeriksaan lanjutan, dokter akan menerbitkan surat kontrol baru sesuai indikasi medis.
Karena itu, peserta diimbau datang sesuai jadwal yang tercantum agar pemantauan kondisi kesehatan dan pemberian pelayanan dapat berjalan sesuai rencana terapi dokter.
“Jika peserta berhalangan hadir sesuai jadwal, sebaiknya segera menghubungi petugas di fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penjadwalan ulang. Hal ini penting agar pelayanan tetap berjalan dengan baik dan peserta dapat memperoleh pelayanan sesuai haknya,” tutur Yessy.
Salah satu peserta JKN asal Kota Jember, Iva Setijanawati (55), mengaku terbantu dengan adanya surat kontrol.
Menurutnya, surat tersebut memberikan kepastian mengenai jadwal pemeriksaan sekaligus tindak lanjut pelayanan kesehatan yang perlu dijalani sesuai dengan kondisi kesehatannya.
“Saya merasa terbantu dengan adanya fitur antrean online pada Aplikasi Mobile JKN. Untuk kontrol, saya cukup memilih jadwal sesuai arahan dokter, kemudian datang ke rumah sakit sesuai waktu yang sudah ditentukan. Jadi, saya tidak perlu datang terlalu awal dan menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan,” kata Iva. (*)



