DAERAH
Anies Baswedan Berikan Dua Janji Dalam Safari Politik ke Jambi
Jambi – Anies Baswedan, calon presiden (Capres) nomor urut 1 terima keluhan para pedagang yang terjerat pinjaman online (pinjol) dalam kunjungannya ke Jambi. Selain itu, para pedagang juga mengeluhkan harga kebutuhan pokok yang semakin hari semakin naik.
Dia pun mengatakan komitmennya apabila terpilih menjadi Presiden dalam Pilpres 2024. Yakni menstabilkan harga sembako serta mendorong koperasi di pasar untuk mencegah pedagang terlilit pinjol.
Harga Sembako Tinggi
Dalam safari politiknya kali ini, Anies mengunjungi Pasar Angso Duo di Kota Jambi pada Kamis, 14 Desember 2023. Selain menyapa warga, Anies juga mengecek harga sembako di sana. Ternyata para pedagang mengeluh harga sembako naik jelang akhir tahun.
“Di sini kita sudah sering mendengar soal harga kebutuhan pokok yang mahal. Jadi komoditas kebutuhan pokok yang paling utama jadi kebutuhan keluarga harganya sudah meningkat bahkan mereka (pedagang) mengeluhkan bahwa jelang akhir tahun harga makin tinggi lagi daripada sebelumnya,” ujar Anies.
Anies mengatakan akibat dari kenaikan itu volume penjualan dan transaksi menurun. Omzet pun ikut menurun dan berpengaruh pada roda perekonomian pasar. Dia pun berjanji akan menjadikan masalah ini prioritas dalam program kerjanya jika terpilih menjadi presiden.
“Yang soal kebutuhan pokok inilah masalah yang akan kami selesaikan, Insya Allah. Pengendalian kebutuhan pokok itulah prioritas utama kami,” katanya.
Pedagang Terjerat Rentenir dan Pinjol
Selain soal harga kebutuhan pokok, para pedagang juga mengeluh soal pinjaman online (pinjol) dan rentenir. Banyak dari mereka yang mengaku menggunakan pinjaman untuk permodalan.
“Nah tadi pedagang bilang kalau mereka terkendala soal permodalan di mana mereka (pedagang) banyak terjerat pinjaman rentenir yang mana istilah yang kami dengar pinjam 4 kembali 7. Betul tidak? Nah itu kelewatan,” kata Anies.
Solusi yang ditawarkan Anies adalah dengan mendorong pembukaan koperasi di pasar. Dia sempat menyampaikan persoalan ini ke Kepala Pasar. Harapannya, permodalan para pedagang dapat dibantu melalui koperasi, sehingga mereka tidak perlu mengambil pinjaman di luar.
“Nah tadi itu yang saya sampaikan juga ke Pak Kepala Pasar agar segera bentuk koperasi. Karena di sini ada pedagang yang lebih dari 2 ribu, maka ada kegiatan simpan pinjam dan yang tak kalah penting bagi perbankan bagi pemerintah ketika memberikan bantuan ada wadahnya, ya ini koperasi,” ujarnya.
Anies mencontohkan bahwa di Jakarta, pasar telah menerapkan sistem koperasi. Alhasil para pedagang tidak terlilit pinjaman, apalagi pinjol.
“Jadi koperasi pedagang pasar ini penting sekali harus ada. Di Jakarta, kami menemukan tempat-tempat di mana ada koperasi, warganya tidak terjebak dengan pinjaman online (pinjol) ilegal. Tetapi kalau tidak ada koperasi, maka banyak yang terjebak dengan pinjol,” kata Anies.
“Kalau individu satu-satu mereka semua tentu akan kesulitan karena skala bisnisnya kecil mikro, tetapi kalau bersatu dalam koperasi Insya Allah ketika membutuhkan mereka tidak harus repot mengurus ke perbankan tapi ada koperasi,” katanya.
DAERAH
Kejari Pasuruan Musnahkan Barang Bukti dari 86 Perkara
DETAIL.ID, Pasuruan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan memusnahkan barang bukti tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum di halaman Kejari Kabupaten Pasuruan pada Rabu, 13 Mei 2026.
Acara dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Kabupaten Pasuruan, Rustandi Gustawirya; Kepala BNNK Pasuruan, Masduki; Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan, Ridho Nugroho dan undangan kehormatan lain.
Dalam pantauan awak media di lokasi, pemusnahan dilakukan dengan dua cara. Untuk barang bukti berupa ponsel, timbangan elektrik, alat isap dan lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar. Sedangkan sabu-sabu, ekstasi, dan pil berlogo Y dimusnahkan dengan diblender, serta minuman keras dalam kemasan botol dimusnahkan dengan menggunakan kendaraan berat.
Seluruh barang bukti berasal dari 86 perkara yang berlangsung sejak November 2025 hingga Mei 2026.
Rinciannya terdiri dari 1.335,23 gram alias sabu-sabu seberat 1 kg yang dikumpulkan dari 64 perkara. Kemudian ekstasi sebanyak 1 perkara berjumlah 12 butir serta 16.052 butir pil berlogo Y dari 5 perkara. Kemudian 19 unit ponsel yang digunakan untuk transaksi terlarang disita sebagai bagian dari pembongkaran jaringan peredaran narkoba plus 33 timbangan elektrik, 7 buah alat isap serta 17 buah sajam, juga turut dihancurkan.
Selain kejahatan narkotika, Kejari Bangil juga menghancurkan 30 botol minuman keras sebagai bentuk pemberantasan penyakit masyarakat.
Kepala Kejari Bangil, Rustandi Gustawirya menegaskan pemusnahan barang bukti ini sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat. Sesuai dengan aturan yang ada, jikalau seluruh barang bukti hasil tindak pidana sudah dinyatakan incraht alias berkekuatan hukum tetap, maka kejaksaan sebagai eksekutor harus segera melaksanakan pemusnahan tersebut.
“Hari ini kami musnahkan seluruh BB hasil tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap. Kami pastikan barang bukti tidak lagi berpotensi digunakan untuk tindak pidana,” katanya.
Rustandi menyebut bahwa keberhasilan menindak seluruh bentuk pelanggaran hukum, mulai dari penyalahgunaan narkoba dan lainnya tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor.
“Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk bisa membantu masyarakat. Terima kasih seluruh Forkopimda dan lintas sektor lain yang sudah sama-sama membantu dalam hal ini,” ujarnya.
Reporter: Tina
DAERAH
Pengamat Singgung Anggaran Baru di Tengah Mangkraknya Pelabuhan Ujung Jabung
DETAIL.ID, Jambi – Kelanjutan proyek mangkrak Pelabuhan Ujung jabung yang menelan dana ratusan milliar, masih terus menuai pertanyaan. Pengamat kebijakan publik di Tanjungjabung Timur menduga bahwa masih terdapat beberapa bagian skandal korupsi atas proyek yang awalnya digadang-gadang sebagai kawasan ekonomi terpadu itu.
Salah satunya, kejanggalan pada proyek yang ditenderkan pada September 2025 lalu dengan paket pekerjaan yang diberi nama Penyusunan Dokumen Review Masterplan Kawasan Ekonomi Ujung Jabung oleh Bappeda Provinsi Jambi. Nilainya lumayan, Rp 1 miliar. Digarap CV Mitra Yenuko Pratama pasca tandatangan kontrak pada Oktober 2025.
”Ada review ulang terhadap perencanaan. Harusnya kita pertanyakan 1 dekade ini apa kerjanya? Tiba-tiba dianggarkan Rp 1 miliar,” ujar Arie Suryanto pada Selasa kemarin, 12 Mei 2026.
Munculnya penyusunan dokumen review pasca proyek Ujung Jabung dibiarkan mangkrak bertahun-tahun, menguatkan dugaan bahwa proyek yang dicanangkan sejak 2010 lalu tidak punya perencanaan yang matang.
Sementara penyidikan dugaan korupsi yang bermuara pada penetapan 2 tersangka yakni mantan pejabat BPN Tanjungjabung Timur, dinilai belum optimal. Sebab bagian inti dugaan korupsi terdapat pada megaproyek kawasan pelabuhan ujung jabung sendiri.
”Itu korupsi pengadaan tanah untuk jalan kan masih bagian kecil. Bagian terbesarnya kan pelabuhan yang mangkrak 1 dekade itu. Cuman saya kira jaksa paham lah mengurainya,” katanya.
Kalau berdasarkan data dan informasi yang Arie himpun, sudah Rp 300 milliar lebih dana APBN dan APBD yang dikucurkan sedari tahun 2014 pemasangan tiang-tiang pancang laut Desa Sungai Itik, Kecamatan Sadu itu.
Arie pun menekankan bahwa sejak awal, pelabuhan ujung jabung merupakan harapan besar bagi masyarkat Tanjungjabung Timur. Di tengah proses hukum yang berjalan, publik kini menanti kejelasan. Apakah proyek bakal lanjut, atau tetap dibiarkan mangkrak tanpa kejelasan. Sembari jadi bancaan oknum pejabat nakal.
Reporter: Juan Ambarita
DAERAH
Pemkab Merangin Lepas Keberangkatan 388 Jamaah Haji, Ibu Tumirah jadi Jamaah Tertua
DETAIL.ID, Merangin – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Baitul Makmur pada Senin, 11 Mei 2026 subuh.
Ditengah guyuran hujan, Pemerintah Kabupaten Merangin secara resmi melepas keberangkatan 388 jamaah calon haji yang akan menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci Mekkah.
Acara pelepasan ini dihadiri langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur, didampingi Wakil Bupati A. Khafidh, jajaran Pimpinan DPRD Merangin, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ribuan keluarga jamaah yang memadati area masjid.
Dalam sambutannya,, Bupati M. Syukur memaparkan bahwa total 388 jamaah tersebut terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), dengan rincian Kloter 19 sebanyak 279 jamaah dan Kloter 23 sebanyak 109 jamaah. Jamaah tersebut terdiri dari 169 jamaah laki-laki dan 219 jamaah perempuan.
Tahun ini, predikat jamaah tertua disandang oleh Ibu Tumirah yang telah menginjak usia 85 tahun. Kehadirannya menjadi inspirasi bagi jamaah lain atas keteguhan fisiknya dalam menjalankan ibadah di usia senja.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menekankan bahwa keberangkatan haji bukanlah sekadar kemampuan finansial, melainkan panggilan suci dari Allah SWT. Ia menyoroti perjuangan para jamaah yang telah menanti belasan tahun untuk sampai ke titik ini.
“Bapak/Ibu, ada yang sudah berpuluh-puluh tahun, bahkan di atas 10 hingga 15 tahun menanti. Ada yang menabung dari hasil celengan, dari bulanan, bahkan harian. Tidak semua orang mendapat kesempatan seperti ini. Ada orang yang memiliki uang sangat banyak namun belum mampu berangkat haji. Sebaliknya, ada orang yang hidupnya pas-pasan, ia kumpulkan uangnya dari tabungan gaji atau hasil pertanian, dan akhirnya bisa berangkat,” ucapnya di hadapan para jamaah yang tampak berkaca-kaca.
Pemerintah Kabupaten Merangin mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kekuatan selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (*)



