Connect with us
Advertisement

PENJURU

Aktor Cilik The Flash Meninggal Dunia, Keluarga Tak Bisa Berpelukan

Published

on

Flash

detail.id/, Jakarta – Logan Williams, aktor muda yang dikenal sebagai Barry Allen alias The Flash masa kecil di serial televisi The Flash yang mengudara di CW, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (2/4/2020) waktu Amerika Serikat. Usia Logan Williams saat meninggal dunia masih sangat muda, 16 tahun.

Disampaikan Entertainment Weekly, ibunda Logan Williams, Marlyse Williams, mengonfirmasi kematian putranya kepada Tri-City News. Ia mengatakan bahwa keluarga aktor cilik The Flash itu sedang dalam kondisi duka yang amat dalam.

Selanjutnya, ibunda aktor The Flash itu juga mengungkapkan bahwa pandemik virus Corona COVID-19 serta aturan social distancing membuat keluarganya kesulitan dalam mengekspresikan perasaan duka mereka.

Dampak Pandemik Corona COVID-19

Marlyse Williams mengatakan bahwa ia jadi tak bisa berpelukan dengan orangtuanya sewaktu menangisi kepergian Logan.

“Saya tidak bisa memeluk orang tua saya yang kehilangan satu-satunya cucu mereka. Sulit,” katanya.

Duka Aktor Utama The Flash

Bintang utama The Flash, Grant Gustin, yang memainkan Barry Allen versi dewasa, menyampaikan penghormatan kepada Logan Williams melalui Instagram, seperti dilansir Liputan6.com, Jumat (3/4/2020) waktu setempat.

Baru saja mendengar berita yang membuatku sangat sedih. Foto ini diambil pada awal syuting episode pilot The Flash pada 2014 silam,” tulis Grant Gustin mengawali keterangan foto dirinya, Logan Williams, dan aktor Jesse L. Martin di lokasi syuting.

Terkesan

Grant Gustin pun mengungkapkan kekagumannya kepada Logan yang sangat serius saat menjalani syuting meskipun usianya waktu itu masih sangat muda.

Saya sangat terkesan bukan cuma dengan bakat Logan, tetapi juga profesionalisme di lokasi. Pikiran dan doa saya akan bersamanya dan keluarganya selama waktu yang saya yakin sulit dibayangkan bagi mereka,” ujar Grant.

Tolong ingatlah Logan dan keluarganya dalam pikiran dan doa kalian selama masa yang aneh dan sulit bagi kita semua. Kukirim cintaku kepada semua orang,” katanya.

Kemunculan

Logan Williams terakhir kali muncul dalam serial The Flash di premier musim kedua yang ditayangkan pada 2015 silam.

Selain itu, ia juga membintangi serial When Calls the Heart dari 2014 hingga 2016 dan juga serial SupernaturalThe Whispers, serta film televisi The Color of Rain.

“Dengan bakat dan penampilannya yang indah, Logan berpotensi menjadi bintang besar,” kata sang ibunda.

Penyebab meninggalnya Logan tak disebutkan, namun informasi yang disampaikan adalah ia meninggal secara tiba-tiba.

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.

Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.

Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.

Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.

Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.

Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.

“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.

Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)

Continue Reading

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.

Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.

“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.

Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.

Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.

Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)

Continue Reading

PENJURU

Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.

“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.

Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.

Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.

Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.

Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.

Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.

‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs