DAERAH
DAK Muaro Jambi Rp27 Miliar Buat Bangun Jalan
detail.id/, Muaro Jambi – Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Muaro Jambi kembali berhasil memperjuangkan pembangunan ruas jalan yang ada di wilayahnya melalui sumber pembiayaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Besaran DAK yang digelontorkan Kementerian PUPR untuk pembangunan jalan di Muaro Jambi lumayan besar. Nilainya mencapai angka Rp27 miliar.
“Khusus untuk Bidang Bina Marga, tahun 2020 ini kita dapat DAK sebesar Rp27 miliar,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPR Muaro Jambi, Taufik, Jumat (28/2/2020).
Taufik mengatakan dana bantuan pemerintah pusat itu dialokasikan untuk membangun dua ruas jalan yang ada di Kecamatan Sekernan dan Kecamatan Maro Sebo. Ruas jalan yang akan dibangun tersebut adalah Jalan Simpang SMA Teluk Melintang, Kecamatan Sekernan dan Jalan Simpang Km 29 Pasar Minggu, Kecamatan Maro Sebo.
“Jalan Simpang SMA Teluk Melintang akan dibangun dengan anggaran Rp20 miliar, sementara untuk Jalan Simpang Km 29 Pasar Minggu akan dibangun dengan anggaran Rp5 miliar. Selebihnya untuk biaya penunjang. Seperti biaya konsultan, pengawasan dan biaya survei,” ujar Taufik.
Taufik menyebut, selain berhasil memperjuangkan DAK dari pusat, pihaknya juga berhasil memperjuangkan anggaran pembangunan jalan dari pemerintah provinsi Jambi. Dari sebanyak delapan ruas jalan yang diajukan untuk dibangun, Pemprov Jambi menyetujui empat di antaranya.
“Jadi, ada sebanyak empat ruas jalan dari yang kita ajukan itu akan dibangun Pemprov Jambi tahun ini,” ucapnya.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″ newsticker_animation=”vertical”]
Empat ruas jalan yang telah disetujui untuk dibangun itu adalah Jalan Simpang Pudak- Suak Kandis, Simpang Ahok – Buper, Jalan Sei. Duren – Sei. Buluh dan Simpang Penerokan – Sei. Bahar. “Untuk lebih rinci, bisa ditanyakan ke PU Provinsi Jambi,” katanya.
Taufik menyampaikan bahwa pada saat rapat sinkronisasi usulan bersama dengan Dinas PUPR Provinsi Jambi, Bidang Bina Marga PUPR Muaro Jambi telah mengusulkan kegiatan untuk diakomodir tahun depan. Usulan itu berupa kegiatan peningkatan jalan dan pembangunan Jembatan Batanghari III.
“Peningkatan jalan ini kita ajukan untuk dibiayai APBD Provinsi Jambi. Jalan yang kita ajukan itu merupakan akses jalan menuju Jembatan Batanghari III. Mulai dari Simpang Sungai Duren, Jaluko menuju Desa Rantau Majo, Sekernan,” ujarnya.
Taufik menyebut, pembangunan Jembatan Batanghari III memang telah diambil alih pemerintah pusat. Namun, pihaknya tetap mengajukan usulan pembangunan Jembatan Batanghari III tersebut dengan harapan agar segera diwujudkan.
“Tetap kita usulkan untuk mengingatkan,” katanya.
Sementara terkait kondisi Jembatan Batanghari I yang kondisinya perlu direhab secara total, Taufik menyebut bahwa hal itu tidak masuk dalam usulan Bina Marga PUPR Muaro Jambi. “Kalau untuk rehab Batanghari I, enggak ada masuk dalam usulan kita,” ujarnya.
Reporter: Franciscus Simanjuntak
DAERAH
Forkopimka Tiris, Dinsos dan BPBD Bersinergi Cepat Tanggap Bantu Korban Kebakaran
DETAIL.ID, Probolinggo – Musibah kebakaran yang menghanguskan dua rumah milik Asmawati serta Sukir. Akibat kebakaran itu diduga menyebabkan kerugian materiil sekitar Rp 30 juta, tanpa ada korban jiwa.
Menindaklanjuti laporan masyarakat sekitar, BPBD segera melakukan penanganan darurat dan koordinasi lapangan serta Dinsos turut melakukan asessmen juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi keluarga terdampak. Sementara itu Forkopimka Tiris hadir memastikan dukungan keamanan dan pendampingan serta koordinasi lintas unsur berjalan dengan optimal.
Sinergi cepat antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo dan Forkopimka Tiris bergerak tanggap menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Togur Desa Tegalwatu Kecamatan Tiris pada Jumat, 20 Februari 2026.
Kepala Desa Tegalwatu, Supardi memaparkan serta mengapresiasi langkah cepat lintas instansi Kolaborasi ke BPBD, Dinsos dan Forkopimka Kecamatan Tiris menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat saat terjadi musibah.
“Respons cepat dari BPBD, Dinas Sosial dan Forkopimka Tiris sangat membantu warga sekitar yang terdampak. Sinergi seperti ini membuat masyarakat merasa tidak sendiri saat menghadapi musibah,” ujar Supardi kepada DETAIL.ID pada Jumat, 20 Februari 2026.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan proses pemulihan pasca kebakaran dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat koordinasi antar instansi dalam penanganan kebencanaan di wilayah Kecamatan Tiris. (Tina)
DAERAH
Sambut Ramadan, Kapolres Pasuruan Mengajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
DETAIL.ID, Pasuruan – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono mengeluarkan seruan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
AKBP Harto Agung Cahyono menekankan bahwa gangguan suara seperti menyalakan petasan serta aksi balap liar dan juga keselamatan menjadi perhatian utama kepolisian kita harus mengimbau warga untuk meninggalkan aktivitas yang merugikan kepentingan umum
“Masyarakat harus menghindari penggunaan petasan atau kembang api berbahaya yang berisiko memicu kebakaran dan keresahan warga. Masyarakat diminta tertib berlalu lintas,” kata AKBP Harto Agung Cahyono pada Jumat, 20 Februari 2026.
Ia menegaskan akan menindak tegas aksi balap liar serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (brong) yang kerap meningkat di waktu menjelang berbuka maupun sahur.
“Tertiblah dalam berlalu lintas. Jangan biarkan momentum ibadah terganggu oleh kebisingan knalpot atau aksi balap liar yang membahayakan nyawa,” ujarnya.
Salah satu fenomena remaja yang menjadi perhatian serius kepolisian adalah tawuran berkedok “perang sarung”. Kapolres meminta peran aktif orang tua untuk melakukan pengawasan ketat terhadap pergaulan anak remaja mereka, terutama pada malam hari hingga subuh.
Guna mengantisipasi tindak kriminalitas seperti pencurian (Curat/Curanmor), Kapolres memberikan panduan keamanan bagi warga memastikan pintu dan jendela terkunci sewaktu ke masjid serta upayakan mematikan kompor juga mencabut selang gas, dan matikan aliran listrik yang tidak diperlukan sebelum meninggalkan rumah.
Lalu, masyarakat diimbau menggunakan kunci ganda pada kendaraan bermotor dan jangan mengenakan perhiasan mencolok saat berada di tempat umum.
Polres Pasuruan memastikan kehadiran pihak kepolisian di tengah masyarakat dengan menyiagakan layanan Call Center 110. Layanan ini tersedia gratis selama 24 jam untuk menerima laporan pengaduan atau informasi terkait gangguan keamanan.
“Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat persaudaraan. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, kita wujudkan Kabupaten Pasuruan yang aman, tertib, dan damai,” tuturnya. (Tina)
DAERAH
Bupati Pasuruan Buka Buka Forum Konsultasi Publik 2026, Ini Pesannya
DETAIL.ID, Pasuruan – Bupati Rusdi Sutejo membuka Forum Konsultasi Publik 2026 dan Forum Perangkat Daerah RKPD 2027 Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Pasuruan pada Jumat, 19 Februari 2026 di Hotel Dalwa Syariah Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Dalam acara Forum konsultasi publik 2026 dihadiri Asisten Administrasi Umum, Diana Lukita Rahayu juga Kepala Bapperida, Bakti Jati Permana serta dalam forum tersebut juga sebagai penanda purnatugas dari Kepala Bapenda Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri.
Bupati Rusdi Sutejo mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bapenda atas pengabdian selama ini dan juga kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan, tidak terkecuali juga ucapan terima kasih kepada seluruh staf dan jajaran.
Bupati Rusdi mengatakan, Bapenda merupakan sektor yang diharapkan dapat mensubstitusi ketika dana transfer daerah berkurang, karena tanpa Bapenda apa yang telah direncanakan juga tidak dapat terlaksana.
“Bapenda ini adalah sektor yang kita harapkan sebagai instansi yang bisa mensubstitusi ketika transfer ke daerah berkurang maka penguatannya di Bapenda. Bapperida juga tidak akan bisa merencanakan jika tidak ada anggaran kas daerah,” katanya.
Selain itu juga seluruh staf yang ada di Bapenda juga diminta untuk dapat bekerja secara cerdas sekaligus cermat. Hal terpenting adalah dengan seluruh target yang ada dapat berbanding lurus dengan target yang telah ditetapkan oleh kementerian.
“Sehingga jika terdapat kekurangan hal tersebut akan menjadi koreksi agar target bisa sesuai. Karena saat ini beberapa daerah mengalami keterbatasan fiskal akibat pemotongan dari pusat maka diharapkan dapat menyesuaikan serta semakin mempercepat pelayanan terutama kepada masyarakat Pasuruan,” kata Bupati Rusdi.
Birokrasi saat ini Bupati Rusdi harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman agar tidak ketinggalan dengan daerah lain harus menyesuaikan zaman kalau tidak mengikuti maka akan ketinggalan zaman.
“Kita harus bisa lebih baik dari yang lain. Dan karena keterbatasan fiskal kita harus kerja lebih cerdas serta pelayanan kepada masyarakat harus maksimal serta kondusif,” ujarnya. (Tina)


