Connect with us
Advertisement

DAERAH

Tak Hanya Sentra KJA, Hasbi Anshory Ingin Desa Aro Menjadi Sentra Pakan Ikan

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Batanghari – Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai NasDem, Hasbi Anshory, ingin Desa Aro, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Jambi menjadi kampung kreatif Keramba Jaring Apung (KJA).

Gagasan kampung kreatif KJA muncul setelah dia melihat hamparan keramba ikan milik masyarakat Desa Aro tersusun rapi disepanjang bibir Sungai Batanghari. Kehadiran legislator kelahiran Mersam 1971 silam ini dalam rangka reses.

Hasbi Anshory turut serta membawa Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, selaku mitra kerja Komisi XI DPR RI. Pertemuan dengan sejumlah petani KJA berlangsung di Balai Desa Aro, dihadiri Kepala Desa, Ketua BPD dan perangkat desa.

“Tujuan saya datang ke Desa Aro adalah reses sebagai anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai NasDem, membidangi keuangan dan perbankan. Mitra kerja Komisi XI DPR RI adalah Menteri Keuangan, Menteri Bappenas, OJK, BPS dan perbankan,” kata Hasbi, Jumat (24/7/2020).

Habsi mengajak Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi karena ada program bernama PSBI (Program Sosial Bank Indonesia). Setiap tahun Komisi XI menetapkan Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI).

[jnews_element_newsticker newsticker_title=”baca juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″ newsticker_animation=”vertical”]

“Saya minta ke Bank Indonesia agar terbentuk kampung kreatif atau klaster-klaster. Makanya, Desa Aro harus menjadi sentra keramba. Begitu juga dengan desa-desa yang bersebelahan dengan Desa Aro,” ucapnya.

Menurut Hasbi, jumlah keramba petani ikan Desa Aro cukup banyak. Tentu produksi ikan petani juga besar. Kendala yang dihadapi petani salah satunya adalah masalah pakan ikan. Dia ingin agar petani desa ini bisa membuat pakan ikan.

“Saya pikir bantuan mesin pembuat pakan ikan lebih bermanfaat bagi petani. Sebab harga pakan ikan mahal. Jika petani bisa membuat pakan ikan sendiri, selain sebagai sentra ikan, Desa Aro juga akan menjadi sentra pakan ikan,” ujarnya.

Dia telah berbincang dengan pihak Bank Indonesia Jambi agar membuat website. Tujuannya, petani bisa memantau harga jual ikan sebelum dan sesudah masa panen. Cara ini cukup efektif menekan angka kerugian bagi semua petani ikan.

“Saya pernah ke Vietnam. Harga ikan patin disana tak perah anjlok. Karena setiap panen ikan, petani disana membuat makanan olahan berbahan baku ikan, seperti abon ikan patin dan makanan olahan lainnya,” ucap mantan anggota DPD RI periode 2009-2014.

Hasbi berharap kehadirannya bersama Bank Indonesia untuk mencari solusi, mendengar masukan dan membantu petani keramba, berupa pemasaran hingga solusi persoalan pakan ikan.

“Karena saya wakil rakyat ibu dan bapak sekalian, saya ingin ada masukan dan keluhan dari petani keramba yang hadir hari ini,” katanya.

Selama masa reses, Habsi telah mengunjungi sejumlah daerah memastikan PSBI benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Senin dia berangkat menuju Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo, Jambi, melihat bantuan PSBI sapi.

“Selanjut pada Selasa, saya berangkat reses menuju Jangkat, Kabupaten Merangin, melihat kopi. Keesokan harinya saya ke Kerinci, Kamis reses bersama OJK dan hari ini saya sengaja reses ke Kabupaten Batanghari,” katanya.

Kepala Desa Aro, Rusli merasa bersyukur Hasbi Anshory menggelar reses di desa peraih Juara I Lomba PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Tingkat Nasional pada 2008. Sejak perusahaan sektor industri pengolahan kayu tutup 2004, masyarakat desa ini perlahan mulai beralih ke sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.

“Hampir 80 persen masyarakat Desa Aro merupakan petani Keramba Jaring Apung (KJA). Pemasaran ikan kami terkendala akibat pasokan terlalu banyak. Apalagi hasil panen ikan petani cuma bisa masuk pasar Kabupaten,” kata Rusli.

Dia berharap hasil panen ikan petani KJA Desa Aro bisa menjadi bahan baku utama makanan olahan. Seperti abon ikan patin, stik ikan patin dan jenis makanan olahan lainnya. Usaha kecil ini diyakini mampu menunjang perekonomian masyarakat.

Advertisement Advertisement

DAERAH

Warga Perumahan Griya Makmur Jaya 2 Gelar Isra’ Mi’raj

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Indralaya – Warga perumahan Griya Makmur Jaya 2, Tanjung Seteko Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan mengadakan peringatan Isra’ Mi’raj di Musholah An Nur pada Kamis, 15 Januari 2026.

Sebelum acara Isra’ Mi’raj berlangsung dilaksanakan salat magrib berjemaah, setelah selesai sholat magrib, ramah tamah di kediaman RT 10, Syahrul Fauzi, ST. Kemudian acara dilanjutkan salat Isya berjemaah di Musala An-Nur 2.

Acara tersebut dihadiri warga Perumahan Griya Makmur Jaya 2, dari berbagai kalangan baik anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak dan tamu imeriahkan dengan group rabbana dari Ibu-ibu Kelurahan Indralaya Mulya.

Peringatan Isra’ Mi’raj tersebut dengan tema “Perjalanan Agung Satu Malam Sejuta Umat” yang disampaikan penceramah Ustaz DR H Ahmad Tarmizi, LC, M Ed.

Penceramah Ustaz DR Ahmad Tarmiji, M.Ed dalam ceramahnya diawali dengan sejarah Nabi Muhammad SAW mendapatkan penolakan keras dari Kaum Quraisy, meliputi penyiksaan fisik (seperti dilempar kotoran saat salat), intimidasi psikologis (fitnah, cacian), dan lain lain.

Perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah mukjizat perjalanan spiritual luar biasa dalam semalam dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsa (Yerusalem) (Isra) lalu naik ke langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha (Miraj) untuk menerima perintah salat lima waktu dari Allah SWT, ditemani Malaikat Jibril dan menaiki Buraq, bertemu para nabi di setiap lapisan langit, menunjukkan kekuasaan Allah dan menguatkan iman.

Puncak peristiwa beliau (Nabi Muhmmad) menerima perintah langsung untuk melaksanakan salat lima waktu sehari semalam, yang menjadi kewajiban umat Islam.

Menurut Ketua Musolah An – Nur 2 Perumahan Griya Makmur Jaya 2, Ustaz H Darsi Ahmadan, LC, MH mengatakan Isra’ Mi’raj di Musolah An – Nur 2 (GMJ 2) kali ni sungguh luar biasa karena semua warga Perumahan Griya Maknur Jaya 2 hadir dan menyaksikan acara dari awal hingga akhir.

Reporter: Suhanda

Continue Reading

DAERAH

Bupati dan Wabup Merangin Lepas Kepergian M. Yani, Sosok Politisi Muda yang Berdedikasi

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Suasana duka menyelimuti Desa Rantau Alai, Kecamatan Batang Masumai, saat Bupati Merangin, M. Syukur, bersama Wakil Bupati, A. Khafidh, menghadiri prosesi pemakaman almarhum M. Yani pada Jumat, 16 Januari 2026.

Almarhum merupakan anggota DPRD Merangin sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Merangin yang wafat pada usia 47 tahun.

Jenazah almarhum disalatkan di Masjid Baitul Makmur setelah pelaksanaan salat Jumat, sebelum akhirnya dihantarkan ke tempat peristirahatan terakhir di pemakaman umum desa setempat.

Ratusan pelayat yang terdiri dari anggota DPRD Merangin, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin, Ketua KPU Albert Risman, Ketua Bawaslu Himun Zuhri, hingga tokoh agama karismatik Buya Satar Saleh turut hadir memberikan penghormatan terakhir.

Bupati M. Syukur menyampaikan rasa duka mendalam atas berpulangnya sosok yang ia kenal sangat konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Sepanjang saya mengenal beliau, beliau ini orang baik. Tutur katanya santun dan beliau adalah tokoh muda politik Merangin yang sangat konsisten dalam perjuangannya,” ujar M. Syukur di hadapan ratusan pelayat.

Bupati juga mengajak seluruh hadirin untuk memaafkan segala kekhilafan almarhum selama masa hidupnya, baik dalam kapasitas pribadi maupun tugas kedinasan.

“Kami atas nama pemerintah memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga. Kita semua bersaksi bahwa almarhum Muhammad Yani adalah orang yang baik,” ucapnya.

M. Yani dikenal memiliki rekam jejak yang panjang di parlemen Merangin. Beliau dipercaya mengemban amanah sebagai wakil rakyat selama dua periode, yakni pada masa jabatan 2019–2024 dan terpilih kembali untuk periode 2024–2029. Dedikasinya yang tinggi menjadikannya salah satu figur politik muda yang disegani di Kabupaten Merangin.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga dan rekan sejawat di legislatif, tetapi juga bagi masyarakat Batang Masumai yang selama ini ia wakili.

Continue Reading

DAERAH

BBM Pesawat Hadir di Bandara Jember: Biaya Operasional Turun, Tiket Jadi Murah!

DETAIL.ID

Published

on

Pengisian BBM Pesawat di Bandara Notohadinegoro, Kamis sore, 15 Januari 2026.

DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meresmikan layanan pengisian bahan bakar pesawat di Bandara Notohadinegoro untuk melayani penerbangan dari Jakarta – Jember pada Kamis, 15 Januari 2026.

Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, meresmikan langsung pengisian BBM pesawat tersebut, bersama Anggota DPR RI, Kawendra Lukistian, serta PT Pertamina Patra Niaga, dan stakeholder terkait

Fasilitas ini membuat pesawat dapat mengisi bahan bakar langsung di Jember tanpa harus membawa BBM dari bandara asal.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menyampaikan bahwa selama ini biaya operasional maskapai menjadi kendala utama penerbangan di Jember karena ketiadaan fasilitas pengisian BBM pesawat di bandara.

Kondisi tersebut berdampak pada efisiensi penerbangan dan harga tiket.

“Alhamdulillah, hari ini pesawat sudah bisa langsung mengisi bahan bakar di Bandara Jember. Jika sebelumnya harus mengisi di Bali atau Jakarta, kini semuanya bisa dilakukan di sini,” ujar Gus Fawait.

Ia menyebut, dalam beberapa bulan terakhir penerbangan dari Jember menuju Jakarta dan Bali maupun sebaliknya berjalan rutin.

“Dalam beberapa bulan terakhir kita melihat perkembangan penerbangan di Jember berjalan dengan baik. Penerbangan menuju Jakarta dan Bali terus beroperasi, dan beberapa maskapai seperti Wings Air dan Fly Jaya tetap konsisten melayani masyarakat,” katanya.

Pengoperasian layanan BBM pesawat ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Jember dengan PT Pertamina Patra Niaga, dengan dukungan Anggota DPR RI Kawendra Lukistian.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, dan Anggota DPR RI, Kawendra Lukistian, memotong pita tanda diresmikannya BBM Pesawat di Bandara Notohadinegoro.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, dan Anggota DPR RI, Kawendra Lukistian, memotong pita tanda diresmikannya BBM Pesawat di Bandara Notohadinegoro.

Penyediaan fasilitas dilakukan dalam waktu kurang dari dua pekan.

Dampak layanan ini mulai terlihat pada harga tiket pesawat.

Gus Fawait menyebut harga tiket rute Jember–Jakarta yang sebelumnya berada di kisaran Rp 2 juta kini turun menjadi sekitar Rp 1,4 juta hingga Rp 1,5 juta.

“Penurunan harga tiket ini adalah bagian dari ikhtiar agar masyarakat Jember dapat menikmati layanan transportasi udara yang lebih terjangkau, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas aksesibilitas bagi rakyat,” ujarnya.

Kawendra menyampaikan bahwa pengoperasian layanan BBM pesawat di Bandara Jember berkaitan dengan penguatan konektivitas antardaerah.

“Bagaimana membuat masyarakat Indonesia semakin bahagia dan semakin sejahtera. Hari ini adalah bukti bahwa daerah seperti Jember terus memperjuangkan hal-hal yang memang harus diperjuangkan,” ujar Kawendra.

Ia juga menyebut penguatan layanan bandara sebagai amanah Presiden Republik Indonesia agar daerah memiliki akses transportasi yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

“Ini adalah amanah dari Presiden kita, agar konektivitas antardaerah semakin kuat. Dengan akses transportasi yang lebih terjangkau, masyarakat Jember akan lebih mudah terhubung dengan pusat-pusat ekonomi nasional,” katanya.

Sementara itu, Eksekutif General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional JatimBaliNus, Iwan Yudha Wibawa, mengatakan Pertamina menyiapkan layanan Avtur untuk mendukung kebutuhan penerbangan di Jember.

“Pertamina Patra Niaga selalu berupaya mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Jember. Bandara Notohadinegoro kini membutuhkan layanan Avtur yang berkelanjutan, dan kami siap memberikan sumber daya terbaik untuk menyokong perkembangan dunia penerbangan di sini,” ujar Iwan.

Untuk tahap awal, Pertamina menyiagakan satu unit refueller, satu unit troli dispenser, serta satu unit bridger.

Kapasitas tangki yang disiapkan mencapai 16 ribu liter dengan kebutuhan rata-rata sekitar 3 ribu liter per penerbangan.

“Kapasitas tangki yang kami siapkan mencapai 16 ribu liter. Dengan rata-rata kebutuhan sekitar 3 ribu liter per penerbangan, fasilitas ini sangat mencukupi untuk melayani beberapa jadwal penerbangan sekaligus dalam sehari,” kata Iwan.

Dari sisi pasokan, Avtur Bandara Notohadinegoro disuplai dari Depot Aviasi Juanda Surabaya dan Banyuwangi.

“Kami menyuplai kebutuhan di sini dari Depot Aviasi Juanda Surabaya dan Banyuwangi. Jadi secara pasokan, posisi Bandara Notohadinegoro sangat aman,” ucapnya.

Continue Reading
Advertisement Advertisement
Advertisement ads

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs