DAERAH
Bahas Orang Asing, Kesbangpol se-Provinsi Jambi Rapat Kerja di Sarolangun
detail.id/, Sarolangun – Badan kesatuan bangsa dan politik (Bankesbangpol) Provinsi Jambi, menggelar rapat kerja (Raker) tim pemantau orang asing, organisasi masyarakat asing dan tenaga kerja asing se-Provinsi Jambi di ruang pola Kantor Bupati Sarolangun, yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri, Kamis, 4 Maret 2021.
Kegiatan tersebut diadakan bersama perwakilan Bankesbangpol se-Provinsi Jambi beserta 50 orang peserta lainnya yang terdiri dari. Kasi Intel Polres Sarolangun, Pasi Intel Kodim 0420/Sarko, Kajari Sarolangun, Posda BIN Sarolangun, Kantor Kemenag Kabupaten Sarolangun, Dinas Sosnakertrans Sarolangun, Kadis Nakertrans Provinsi Jambi, Staf Kantor Kesbangpol Kabupaten Sarolangun, serta para pimpinan perusahaan pengguna Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten Sarolangun.
“Kita menghadirkan narasumber, Kepala Divisi Keimigrasian Jambi, Morina Harahap, Kaban Kesbangpol Provinsi Jambi, Kakanwil Kemenkumham Provinsi Jambi,” kata Kabid Penanganan Konflik Bakesbangpol Provinsi Jambi, Sigit Eko Yuwono, yang juga termasuk narasumber dalam acara tersebut.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Ia menyebut, tujuan dari pelaksanaan raker ini adalah sebagai optimalisasi peran Tim Pemantauan Orang Asing, Ormas Asing dan TKA di daerah.
Selain itu, juga meningkatkan koordinasi, konsolidasi dan sinergitas antar OPD dan instansi vertikal di daerah dalam pemantauan orang asing dan TKA di daerah.
“Berikutnya, untuk menciptakan iklim dan situasi investasi yang kondusif di daerah dan dalam rangka mewujudkan stabilitas nasional di daerah terkait keberadaan orang asing di daerah,” katanya.
Sementara itu, wakil Bupati Sarolangun, Hillalatil Badri mengatakan kegiatan seperti ini sangat penting untuk dilakukan agar pemantauan terhadap orang asing dapat terlaksana dengan maksimal, dan jangan sampai ada pula orang asing bisa sampai jadi bupati di daerah kita.
“Seperti yang terjadi di luar sana, kalau tidak salah daerah NTT. Makanya, pihak Dukcapil juga harus berhati-hati dalam mengeluarkan data kependudukan dan harus benar-benar dicek dengan teliti,” kata Hillalatil Badri.
Makanya, kata Hillalatil Badri dengan rapat kerja ini nantinya apa yang ingin didapatkan bisa dilaksanakan dan bisa diwujudkan.
“Jangan sampai, nanti ada orang asing yang memiliki KTP dan KK di daerah kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terkait hal tersebut. Sejauh ini sudah ada empat orang asing dari China pernah ditangkap pihaknya dan telah diserahkan kepada pihak imigrasi Jambi untuk ditindak lebih lanjut.
“Dan dua orangnya sudah dideportasi ke negara asal mereka,” kata Hillal.
Selanjutnya saat ditanya soal Perusahaan yang menggunakan jasa orang asing yang beroperasi di daerah itu, ia meminta pihak perusahaan melaporkannya.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
“Agar kita bisa saling kroscek, makanya hari ini mereka para pihak perusahaan juga kita undang. Agar mereka juga mengetahui apa yang menjadi hak dan kewajiban mereka dalam kegiatan hari ini,” kata Hillalatil Badri.
Reporter: Warsun Arbain
DAERAH
Wabup A. Khafidh Serahkan Bantuan Sosial untuk Korban Kebakaran di Seling
DETAIL.ID, Merangin – Musibah kebakaran menimpa keluarga Hasyim (52) warga RT 01 Desa Seling, Kecamatan Tabir. Rumah yang menjadi tempat berteduh bagi keluarga kecilnya hangus jadi abu akibat konsleting arus listrik, tepat pada hari ke-2 lebaran, Minggu, 22 Maret 2026.
Menindaklanjuti musibah tersebut, Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh didampingi Kepala Dinas Sosial A. Lazik, Kabag Umum Ari Aniko menyalurkan bantuan sosial kepada Hasyim pada Rabu, 25 Maret 2026.
Bantuan yang diserahkan berupa beras, mie instan, minyak goreng, makanan siap santap, perlengkapan bayi, selimut, kasur, terpal dan bantuan lainnya.
“Pemerintah Kabupaten Merangin ikut merasa berduka dan prihatin atas terjadinya kebakaran ini. Kami memberikan bantuan yang mungkin jumlahnya tidak seberapa, namun ini adalah bentuk kepedulian kami kepada warga yang sedang tertimpa cobaan,” ujar A. Khafidh di lokasi penyerahan.
Ia menambahkan, momentum yang masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri diharapkan dapat sedikit terhibur dengan kehadiran pemerintah, sehingga keluarga korban tetap bisa merasakan suasana lebaran meski di tengah duka.
Berdasarkan laporan di lapangan, kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Menanggapi hal itu, Wabup memberikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat Kabupaten Merangin, khususnya warga Desa Seling.
“Saya mengimbau kepada warga untuk memanfaatkan aliran listrik secara aman. Gunakan cara-cara yang baik dan pastikan instalasi listrik di rumah sesuai standar. Kita harap musibah akibat korsleting ini tidak terulang lagi di masa mendatang,” tuturnya. (*)
DAERAH
Wabup A. Khafidh: Selalu Ada Juru Penyelamat di Setiap Sidak
DETAIL.ID, Merangin – Pasca libur hari raya idul Fitri, pemerintah Kabupaten Merangin melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) kehadiran ASN pada unit pelayanan masyarakat pada Rabu, 25 Maret 2026.
Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh yang memimpin jalannya sidak menemukan masih banyak ASN yang tidak hadir. Ada pula beberapa ASN yang datang terlambat.
Uniknya, di setiap instansi yang dikunjungi, Wabup A. Khafidh menemukan selalu ada juru penyelamat.
Juru penyelamat dimaksud adalah ASN yang hadir namun menyelamatkan kehadiran ASN yang tidak hadir atau terlambat.
“Ini ASN yang lain ke mana. Kok banyak yang tidak hadir,” kata Wabup A. Khafidh bertanya.
Sang juru penyelamat pun menjawab bahwa ASN yang lain ada yang masih dalam perjalanan dan ada pula yang sudah hadir namun keluar untuk keperluan mengisi BBM.
Tiba-tiba saja, ASN yang dimaksud datang dan menghadap Wabup A. Khafidh.
“Ibu baru datang ya?” kata Wabup.
“Iya pak,” jawab ASN.
Sontak Wabup A. Khafidh beserta Kepala OPD pun tertawa.
“Nah ini, selalu ada juru penyelamat. Tadi katanya sudah masuk terus ngisi minyak. Ternyata memang belum datang. Terlambat buk ya?” kata Wabup dijawab dengan anggukan sembari tersipu malu.
Dalam sidak tersebut, Wabup A. Khafidh yang didampingi oleh Kadis Kominfo Akhmad Khoirudin, Kepala BKPSDMD Ferdi Firdaus, Kadinkes Iwan Kurniawan, Irban Inspektorat Junaidi mendatangi 5 unit pelayanan.
Diantaranya RSD Kolonel Abundjani, Puskesmas pematang Kandis, Puskesmas Bangko, Dinas Dukcapil dan PDAM Tirta Merangin.
“Sidak ini dilakukan untuk memastikan bahwa para ASN sudah siap melayani masyarakat baik dibidang kesehatan, administrasi maupun kebutuhan air bersih,” ujar Wabup.
“Alhamdulillah, tingkat kehadiran sudah cukup bagus dan pemerintah Kabupaten Merangin dalam hal ini para ASN sudah siap melayani masyarakat,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Kepala BKPSDMD, Ferdi Firdaus menuturkan bahwa para ASN terbagi dalam pembagian kerja yakni Work From Anywhere (WFA) dan Work From Office (WFO) berdasarkan Surat Perintah Tugas dari Kepala instansi
“Bagi yang WFO tapi tidak hadir, nanti akan ada teguran dari kepala dinas masing-masing yang kemudian disampaikan kepada BKPSDMD,” katanya. (*)
DAERAH
Gubernur Al Haris Gelar Open House di Rumah Pribadinya
DETAIL.ID, Merangin – Suasana hangat menyelimuti kediaman pribadi Gubernur Jambi, Al Haris di Lorong Kurnia, Kabupaten Merangin, Jambi pada Senin, 23 Maret 2026.
Bupati Merangin, M. Syukur didampingi Wakil Bupati A. Khafidh dan Sekda Zulhifni beserta istri hadir dalam acara halal Bihalal hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Hadir pula Bupati Sarolangun H. Hurmin dan Sekda M. Arif beserta istri yang datang memenuhi undangan Gubernur Jambi, Al Haris.
Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan untuk menjaga tali silaturahmi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Ini adalah tradisi Idul Fitri, atau kerennya open house. Tujuannya agar kita bisa bersilaturahmi. Kami menyadari tidak mungkin bisa mendatangi rumah seluruh masyarakat di enam kabupaten/kota, maka forum inilah wadahnya,” ujar Al Haris.
Gubernur juga menyoroti kekompakan antara Merangin dan Sarolangun. Ia sempat berseloroh mengenai Sekda Sarolangun yang merupakan “produk” Merangin, yang menunjukkan betapa eratnya hubungan emosional kedua daerah tersebut.
Meski mengakui adanya keterbatasan anggaran, Al Haris menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan pembangunan di daerah.
Senada dengan Gubernur, Bupati Sarolangun H. Hurmin dalam sambutannya menekankan pentingnya menghormati sejarah dan hubungan kekeluargaan antar wilayah. Ia mengibaratkan Merangin sebagai “Kakak Tua” bagi Sarolangun yang merupakan daerah pemekaran.
“Sayo selalu hormat terus. Sebab kalau kito melawan kakak tuo, kito beduso (berdosa) kan,” kata H. Hurmin berkelakar yang disambut tawa para tamu undangan.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Forkopimda Merangin atas sambutan dan kerja sama yang baik selama ini. Menurutnya, kerukunan antar pemimpin daerah menjadi modal utama dalam membangun Provinsi Jambi ke depan.
Acara yang berlangsung di hari ketiga Idulfitri ini berjalan dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain pejabat teras, tampak hadir pula jajaran Forkopimda dari kedua kabupaten, termasuk Kapolres Merangin, yang turut memperkuat sinergitas antara ulama dan umara. (*)



