Connect with us
Advertisement

NASIONAL

Penerimaan Polri 2021 Dibuka, Simak Cara Daftar dan Syaratnya

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jakarta – Kepolisian RI telah membuka penerimaan anggota Polri untuk tahun 2021. Pembukaan pendaftaran dibuka mulai hari ini 19 Maret 2021 hingga 1 April 2021.

Adapun, pendaftaran dilakukan secara online di laman Penerimaanpolri.go.id.

Untuk tahun ini, ada tiga rekrutmen yang dibuka dalam waktu bersamaan, yaitu Akademi Kepolisian (AKPOL), Bintara Polri, dan Tamtama Polri.

Berikut syarat, cara daftarnya dikutip dari Penerimaanpolri.go.id :

1. Akpol

Jumlah peserta didik: 175 orang (145 pria dan 30 wanita)

Buka pendidikan : 6 Agustus 2021

Lama pendidikan : 4 (empat) tahun

Tempat pendidikan : Akpol Lemdiklat Polri Semarang, Jawa Tengah;

Ujian/pemeriksaan penerimaan terpadu Taruna/i Akpol diselenggarakan ditingkat daerah oleh Panitia Daerah (Panda) di Polda dan ditingkat pusat oleh Panitia Pusat (Panpus) di Akademi Kepolisian, Semarang , Jawa Tengah.

Persyaratan umum:

a. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita);

b. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

c. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

d. Sehat jasmani dan rohani; berumur paling rendah 18 (delapan belas) tahun pada saat diangkat menjadi anggota Polri; tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (SKCK); berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.

Persyaratan khusus:

a. Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNl dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNl;

b. Berijazah serendah-rendahnya SMA/MA jurusan IPA/IPS (bukan lulusan dan atau berijazah Paket A, B dan C) dengan ketentuan:

1) nilai kelulusan rata-rata: Tahun 2016 s.d. 2019 dengan nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) minimal 60,00; Tahun 2020 menggunakan nilai rata-rata rapor dengan nilai akumulasi minimal 70,00; Tahun 2021 akan ditentukan kemudian. Nilai kelulusan rata-rata khusus Papua dan Papua Barat: Tahun 2016 s.d. 2018 dengan nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) minimal 60,00; Tahun 2019 dengan nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) minimal 55,00; Tahun 2020 menggunakan nilai rata-rata rapor dengan nilai akumulasi minimal 65,00; Tahun 2021 akan ditentukan kemudian. Bagi lulusan tahun 2021 (yang masih kelas Xll) nilai rapor rata-rata kelas Xll semester I minimal 70,00; Bagi yang berumur 16 sampai dengan kurang dari 17 tahun dengan ketentuan nilai rata-rata rapor dengan akumulasi minimal 75,00 dan memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan nilai rapor rata-rata mata pelajaran Bahasa Inggris minimal 75,00 serta melampirkan sertifikat TOEFL minimal skor 500. Berumur minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan; Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku): Pria 165 (seratus enam puluh lima) cm;

2) wanita : 163 (seratus enam puluh tiga) cm. Belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat, belum pernah hamil/melahirkan, belum pernah memiliki anak biologis (anak kandung) dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan; Tidak bertato dan tidak memiliki tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat; Bagi peserta calon Taruna/i yang telah gagal/TMS dalam proses seleksi karena melakukan tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) tidak dapat mendaftar kembali; Mantan Taruna/i atau Siswa/i yang diberhentikan tidak dengan hormat dari proses pendidikan oleh lembaga pendidikan yang dibiayai oleh anggaran negara tidak dapat mendaftar; dinyatakan bebas narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan oleh Panpus/Panda; Tidak mendukung atau ikut serta dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika; Tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sosial dan norma hukum; membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang ditandatangani oleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua/wali;

Cara Mendaftar

1. Pendaftar membuka website penerimaan anggota Polri dengan alamat website penerimaan.polri.go.id;

2. Pendaftar memilih jenis seleksi AKPOL pada halaman utama website (apabila peserta mengalami kesulitan dapat dibantu oleh panitia Polda setempat sebagai Panda);

3. Mengisi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain sesuai format dalam website;

4. Pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada form registrasi online, mengecek dengan teliti data yang dimasukkan dalam form registrasi;

5. Setelah berhasil mengisi form registrasi online selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password, yang selanjutnya digunakan untuk melakukan login menuju halaman dashboard pendaftar (berisi fitur untuk mengecek informasi perkembangan tahapan seleksi dan nilai seluruh tahapan seleksi yang diikuti oleh pendaftar);

6. Pendaftar akan mendapat hasil cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polda setempat sebagai Panda;

7. Batas waktu verifikasi paling lambat 4 (empat) hari, terhitung sejak pendaftaran online. Apabila lebih dari 4 (empat) hari maka secara otomatis data pendaftar online terhapus. Jika pendaftar akan melakukan verifikasi maka pendaftar harus mengulangi pendaftaran online kembali.

2. Bintara

Jumlah peserta didik: 10.650 orang, terdiri dari Bintara Polisi Tugas Umum (PTU) dan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus);

Buka pendidikan : 26 Juli 2021 Tutup pendidikan 22 Desember 2021 Lama pendidikan 5 (lima) bulan Pendaftaran dan seleksi diselenggarakan oleh seluruh Polres/Polda;

Ketentuan penerimaan Terpadu Bintara Polri Tahun Anggaran 2021:

1) para calon harus memberikan keterangan yang sebenamya (tidak memberikan keterangan palsu dan atau tidak benar) dalam rangka penerimaan Bintara Polri

2) penerimaan Bintara Polri menerapkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH) dan tidak dipungut biaya

3) sebelum diangkat sebagai anggota Polri, siswa Bintara Polri yang dinyatakan lulus pendidikan pembentukan wajib mengucapkan sumpah atau janji menurut agama dan kepercayaannya

4) Bintara Polri bersumber dari ijazah Diploma Ill (D-I11) diberikan masa dinas surut 1 (satu) tahun dan ijazah Sarjana Strata I (S-I)/Diploma IV (D-IV) diberikan masa dinas surut 2 (dua) tahun.

Persyaratan Umum

a. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita);

b. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

c. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

d. Sehat jasmani dan rohani; berumur paling rendah 18 (delapan belas) tahun pada saat diangkat menjadi anggota Polri; tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (SKCK); berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.

Persyaratan khusus: Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNl dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNl;

Lulusan:

1) SMA/sederajat:

  • a) bagi lulusan tahun 2016 s.d. 2019 dengan nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) minimal 60,00;
  • b) bagi lulusan tahun 2020 menggunakan nilai rata-rata rapor dengan akumulasi minimal 65,00;
  • c) tahun 2021 akan ditentukan kemudian.

2) lulusan D-III dengan IPK minimal 2,75 dan terakreditasi; 2. Lulusan S-I dengan IPK minimal 2,75 dan terakreditasi.

a) Bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2021) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I minimal 70,00 dan setelah lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin b;

b) Ketentuan tentang Ujian Nasional Perbaikan:

  • 1) bagi lulusan tahun 2016 s.d. 2019 yang mengikuti Ujian Nasional perbaikan dapat mengikuti seleksi penerimaan terpadu Bintara Polri T ahun Anggaran 2021 dengan ketentuan nilai rata-rata memenuhi persyaratan;
  • 2) calon peserta yang mengulang di kelas XII baik di sekolah yang sama atau di sekolah yang berbeda tidak dapat mengikuti seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2021.

c) Usia calon Bintara Polri Tahun Anggaran 2021: 1) lulusan SMA/sederajat usia minimal 17 (tujuh belas) tahun 7 (tujuh) bulan dan maksimal 21 tahun; 2) lulusan D-I11 usia maksimal 22 tahun; 3) lulusan D-IV/S-I usia maksimal 24 tahun.

d. bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri, harus mendapat pengesahan dari Dikdasmen Kemendikbud RI;

Cara Daftar

1. Pendaftar membuka website penerimaan anggota Polri dengan alamat website penerimaan.polri.go.id; pendaftar memilih jenis seleksi BINTARA PTU pada halaman utama website (apabila peserta mengalami kesulitan dapat dibantu oleh panitia Polda setempat sebagai Panda);

2. Mengisi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain sesuai format dalam website;

3. Pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada form registrasi online, mengecek dengan teliti data yang dimasukkan dalam form registrasi;

4. Setelah berhasil mengisi form registrasi online selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password, yang selanjutnya digunakan untuk melakukan login menuju halaman dashboard pendaftar (berisi fitur untuk mengecek informasi perkembangan tahapan seleksi dan nilai seluruh tahapan seleksi yang diikuti oleh pendaftar);

5. Pendaftar akan mendapat hasil cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polda setempat sebagai Panda; 6. Batas waktu verifikasi paling lambat 4 (empat) hari, terhitung sejak pendaftaran online. Apabila lebih dari 4 (empat) hari maka secara otomatis data pendaftar online terhapus.

Jika pendaftar akan melakukan verifikasi maka pendaftar harus mengulangi pendaftaran online kembali.

3. Tamtama Brimob

Jumlah peserta didik: 700 orang, yang terdiri dari:

1) 500 orang Tamtama Brimob (100 Tamtama Brimob setelah selesai mengikuti Diktuk Tamtama Brimob melanjutkan Dikbangspes Mahir Mudi di Pusdik Lantas Serpong, Tangerang Selatan); 2) 200 Tamtama Polair. Buka pendidikan : 2 Agustus 2021 Tutup pendidikan 29 Desember 2021; Lama pendidikan 5 (lima) bulan Tempat pendidikan 1) T amtama Brimob di Pusdik Brimob Watukosek, Jawa Timur;

2) Tamtama Polair di Pusdik Polair Pondok Dayung Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pendaftaran dan seleksi diselenggarakan oleh seluruh Polres/Polda.

Persyaratan Umum

a. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita);

b. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

c. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

d. Sehat jasmani dan rohani; berumur paling rendah 18 (delapan belas) tahun pada saat diangkat menjadi anggota Polri; tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (SKCK); berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.

Persyaratan khusus:

1. Pria bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI;

2. Lulusan SMA/sederajat:

  • a) bagi lulusan tahun 2016 s.d. 2019 dengan nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) minimal 55,00;
  • b} bagi lulusan tahun 2020 menggunakan nilai rata-rata rapor dengan akumulasi minimal 60,00;
  • c) tahun 2021 akan ditentukan kemudian.

3. Berijazah:

1) Tamtama Brimob

  • a) SMA/MA/SMK semua jurusan kecuali jurusan Tata Susana dan Tata Kecantikan (bukan lulusan Paket A dan B) dan diutamakan memiliki kualifikasi mengemudi (dengan melampirkan Surat lzin Mengemudi (SIM) A);
  • b) lulusan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM/setingkat SMA) pada pondok pesantren dan lulusan Pendidikan Diniyah Formal (PDF/setingkat SMA) dan diutamakan memiliki kualifikasi mengemudi (dengan melampirkan SIM A).

Cara Daftar

1. Pendaftar membuka website penerimaan anggota Polri dengan alamat website penerimaan.polri.go.id; pendaftar memilih jenis seleksi Tamtama Brimob/Polair pada halaman utama website (apabila peserta mengalami kesulitan dapat dibantu oleh panitia Polda setempat sebagai Panda);

2. Mengisi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain sesuai format dalam website;

3. Pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada form registrasi online, mengecek dengan teliti data yang dimasukkan dalam form registrasi;

4. Setelah berhasil mengisi form registrasi online selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password, yang selanjutnya digunakan untuk melakukan login menuju halaman dashboard pendaftar (berisi fitur untuk mengecek informasi perkembangan tahapan seleksi dan nilai seluruh tahapan seleksi yang diikuti oleh pendaftar);

5. Pendaftar akan mendapat hasil cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polda setempat sebagai Panda; 6. Batas waktu verifikasi paling lambat 4 (empat) hari, terhitung sejak pendaftaran online. Apabila lebih dari 4 (empat) hari maka secara otomatis data pendaftar online terhapus. Jika pendaftar akan melakukan verifikasi maka pendaftar harus mengulangi pendaftaran online kembali.

 

NASIONAL

Natalan Keluarga Besar SMA Kolese De Britto: Terang Kristus, Harapan bagi Dunia

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Yogyakarta – SMA Kolese De Britto Yogyakarta menggelar perayaan Natal keluarga besar dengan tema “Terang Kristus Harapan Bagi Dunia” pada Sabtu, 10 Januari 2026. Bertempat di kawasan alam terbuka Banyu Sumilir, Pakem, Sleman, kegiatan ini diikuti oleh para guru, karyawan, pensiunan, pengurus Yayasan beserta keluarga dalam suasana hangat, akrab, dan penuh sukacita Natal. Perayaan ini menjadi momentum kebersamaan lintas generasi yang meneguhkan semangat persaudaraan serta iman dalam terang Kristus.

Rangkaian acara diawali dengan Perayaan Ekaristi Natal yang menjadi pusat dan sumber seluruh perayaan yang dipimpin oleh Romo Agustinus Sugiyo Pitoyo SJ, Aluisius Dian Permana SJ, dan Agustinus Wahyu Dwi Anggoro SJ. Dalam suasana alam yang sejuk dan hening, Misa dirayakan dengan khidmat sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun sekaligus harapan baru bagi keluarga besar SMA Kolese De Britto. Perayaan Ekaristi dilanjutkan dengan pembukaan acara melalui lantunan lagu-lagu Natal yang dibawakan secara meriah, menghidupkan kembali sukacita kelahiran Sang Juru Selamat di tengah komunitas.

Acara kemudian berlanjut dengan pengantar dari MC yang mengajak seluruh peserta memasuki makna Natal sebagai peristiwa iman dan kebersamaan. Sambutan Ketua Yayasan De Britto Romo Agustinus Sugiyo Pitoyo SJ, “menyampaikan bahwa Natal bukan hanya perayaan seremonial, melainkan panggilan untuk menghadirkan terang Kristus dalam kehidupan nyata, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas. Nilai harapan, kepedulian, dan pelayanan ditegaskan sebagai spirit yang perlu terus dihidupi oleh seluruh komunitas De Britto,” ujarnya.

Suasana semakin hangat dan penuh kegembiraan saat pembagian hadiah Natal untuk anak-anak. Tawa dan keceriaan anak-anak menjadi tanda nyata bahwa Natal sungguh membawa sukacita bagi semua. Kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan pegawai beserta keluarga baru yang bergabung dalam keluarga besar SMA Kolese De Britto. Momen ini menjadi sarana mempererat relasi, menumbuhkan rasa memiliki, serta memperkuat ikatan sebagai satu komunitas pendidikan yang guyub dan saling mendukung.

Keseruan acara semakin terasa melalui pengundian lima doorprize utama yang dinanti-nantikan oleh para peserta, antara lain sepeda motor, sepeda listrik, kulkas, smart TV, kambing dll. Selain itu, berbagai permainan seru untuk keluarga dan anak-anak turut memeriahkan suasana, menghadirkan tawa, kebersamaan, dan “bonus kebahagiaan” bagi seluruh peserta. Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan beragam fasilitas pendukung, seperti kolam renang khusus anak-anak serta kolam pemancingan ikan yang dapat dinikmati bersama keluarga.

Kebersamaan semakin lengkap dengan acara makan siang bersama yang disertai hiburan dan ramah tamah. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, para peserta saling berbagi cerita, mempererat persaudaraan, dan merayakan Natal sebagai keluarga besar. Menariknya bingkisan untuk setiap keluarga yang hadir, sebagai ucapan terima kasih atas partisipasinya, pengundian bingkisan dilakukan secara digital, menambah nuansa kekinian dalam perayaan yang tetap sarat makna.

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa penutup sebagai ungkapan syukur atas kelancaran kegiatan serta harapan agar terang Kristus sungguh menjadi sumber kekuatan dan pengharapan bagi dunia. Perayaan Natal keluarga besar SMA Kolese De Britto ini tidak hanya menjadi ajang perjumpaan, tetapi juga peneguhan iman dan komitmen untuk terus menghadirkan kasih, damai, dan harapan dalam setiap karya pendidikan dan pelayanan.

Continue Reading

NASIONAL

Manuk Pulang Kandang 2025: Guyub Rukun Saduluran Saklawase

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Yogyakarta – Alumni SMA Kolese De Britto Yogyakarta menggelar kegiatan Manuk Pulang Kandang (MPK) pada Sabtu, 27 Desember 2025 di bawah penyelenggaraan kepanitiaan dari alumni lulusan tahun 2000, sebagai momentum kebersamaan dan perjumpaan lintas Angkatan dalam semangat persaudaraan. Mengusung tema “Manunggaling Rasa lan Cinta”, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi, berbagi inspirasi, serta meneguhkan kembali nilai-nilai yang ditanamkan selama menempuh pendidikan di SMA Kolese De Britto.

Rangkaian MPK diawali dengan Perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat, yang langsung dipimpin oleh Romo Rektor Agustinus Sugiyo Pitoyo, SJ. Ekaristi menjadi ungkapan syukur atas perjalanan hidup para alumni serta doa bersama agar nilai-nilai De Britto terus hidup dan berbuah dalam setiap karya dan pengabdian. Suasana perayaan iman ini sekaligus meneguhkan kembali semangat spiritualitas Ignatian yang menjadi fondasi pendidikan di SMA Kolese De Britto.

Usai Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan aksi sosial berupa donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta berbagai layanan kemanusiaan lain yang terbuka bagi alumni, keluarga, dan pegawai. Kehadiran kegiatan sosial ini menegaskan bahwa kebersamaan alumni tidak berhenti pada nostalgia, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian nyata bagi sesama.

Salah satu agenda penting dalam MPK 2025 adalah peluncuran buku berjudul “Manuk Pada Mulang”, pada sesi ngobrol gokil bareng bersama penulis kenamaan pensiunan Guru SMA Kolese De Britto, J. Sumardiyanta, S.Pd. Buku ini merupakan sebuah karya kolaboratif yang ditulis oleh para alumni SMA Kolese De Britto yang berprofesi sebagai pendidik (guru). Buku ini memuat refleksi, pengalaman, dan praktik baik pendidikan yang berakar pada nilai-nilai yang pernah mereka hidupi semasa sekolah.

Peluncuran buku ini menjadi simbol bahwa para alumni tidak hanya pulang secara fisik, tetapi juga membawa pulang dan menghidupkan kembali semangat pendidikan De Britto dalam karya profesionalnya menjadi seorang pendidik sejati.

Selain kegiatan utama tersebut, lingkungan sekolah juga diramaikan dengan stand bazar makanan, merchandise, band, hiburan, doorprize serta berbagai permainan interaktif yang menciptakan suasana hangat, akrab, dan penuh kegembiraan. Interaksi lintas generasi alumni berlangsung cair dan penuh canda, memperlihatkan kuatnya ikatan persaudaraan yang terbangun melampaui perbedaan usia dan latar belakang profesi.

Dalam sambutannya, pihak sekolah yang diwakili Danang selaku Humas dan Jejaring, berharap peran aktif alumni ini semakin sejalan dengan program 3B, yaitu Berkolaborasi, Berkontribusi, dan Berprestasi, sebagai wujud konkret dari pendidikan karakter yang utuh. Melalui kolaborasi lintas bidang, kontribusi nyata bagi masyarakat, serta prestasi yang diraih dengan nilai-nilai etis, alumni diharapkan terus menjadi agen transformasi yang membawa kebaikan di mana pun berada, sesuai dengan lirik Mars De Britto bait terakhir, “ingatlah selalu di dalam hatimu, ialah De Britto contohmu”.

Berikutnya Romo Rektor SMA Kolese De Britto Yogyakarta, Agustinus Sugiyo Pitoyo SJ., Ph.D sebagai ketua Yayasan, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada para alumni. Ia menegaskan bahwa alumni De Britto telah menjadi figur praktik baik dari model pendidikan yang menekankan keseimbangan antara kompetensi, pengetahuan, hati nurani, dan kepedulian sosial.

Para alumni telah membuktikan bahwa pendidikan di SMA Kolese De Britto tidak berhenti di bangku sekolah, tetapi terus hidup dan memberi dampak melalui peran nyata di tengah masyarakat, terlebih pada tahun 2028 SMA Kolese De Britto genap berusia 80 tahun atau juga disebut Dasa Windhu, ujar Romo Pitoyo.

Berkaitan Dasa Windhu, Romo Pitoyo menegaskan, bahwa peringatan Dasa Windhu SMA Kolese De Britto bukan sekadar perayaan usia 80 tahun, melainkan momentum refleksi dan gerak bersama yang melibatkan seluruh keluarga besar De Britto, khususnya para alumni. Keterlibatan alumni diharapkan hadir secara nyata dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga keberlanjutan program Dasa Windhu, baik melalui kolaborasi lintas angkatan, kontribusi gagasan dan sumber daya, maupun aksi sosial-edukatif yang berdampak bagi sekolah dan masyarakat.

Romo Pitoyo menekankan bahwa peran aktif alumni ini merupakan wujud tanggung jawab moral atas nilai-nilai yang telah diterima, sekaligus penguatan jejaring persaudaraan De Britto agar semangat pendidikan yang humanis, reflektif, dan transformatif terus hidup serta relevan bagi generasi dimasa depan.

Sementara dalam sambutannya ketua panitia, Mahendra menyampaikan, Tema Manuk Pulang Kandang 2025 “Manunggaling Rasa lan Cinta” dimaknai sebagai momentum kembalinya seluruh keluarga besar Kolese De Britto untuk menyatukan rasa persaudaraan dan cinta yang telah ditempa selama masa pendidikan. Seperti burung yang kembali ke sarangnya, para alumni, siswa, guru, dan segenap komunitas De Britto diajak untuk pulang, bukan sekadar secara fisik, tetapi juga secara batin menguatkan ikatan, mengenang nilai-nilai ke De Brittoan, serta meneguhkan kepedulian dan solidaritas satu sama lain demi melangkah bersama ke masa depan.

Kegiatan Manuk Pulang Kandang 2025 ini menegaskan bahwa SMA Kolese De Britto bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga rumah yang membentuk persaudaraan seumur hidup. Dalam semangat “Guyub Rukun Saduluran Saklawase”, para alumni kembali pulang untuk berbagi, melayani, dan meneguhkan komitmen bersama demi kemuliaan Allah yang lebih besar (Ad Maiorem Dei Gloriam – AMDG).

Continue Reading

NASIONAL

Waspada Hoaks Kebencanaan, BNPB Dorong Mitigasi Bencana Sejak Dini

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jakarta – Mitigasi bencana dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko dan dampak bencana alam, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Selain kesiapan fisik, masyarakat juga diingatkan untuk waspada terhadap hoaks dan misinformasi kebencanaan yang kerap muncul saat situasi darurat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan mitigasi bencana merupakan serangkaian upaya terencana yang dilakukan sebelum bencana terjadi untuk menekan potensi korban jiwa dan kerugian. Mitigasi mencakup pemahaman risiko bencana di wilayah masing-masing, pengenalan jenis ancaman, serta kesiapan menghadapi kondisi darurat.

Urgensi mitigasi tercermin dari tingginya frekuensi bencana di Indonesia. BNPB mencatat sepanjang tahun 2025 terjadi 3.116 kejadian bencana di berbagai daerah, yang didominasi oleh bencana hidrometeorologi seperti banjir, cuaca ekstrem dan tanah longsor. Bencana tersebut menyebabkan 1.492 korban jiwa, 272 orang hilang, 7.751 orang luka-luka, serta jutaan warga terdampak dan mengungsi, sekaligus menimbulkan kerusakan signifikan pada permukiman dan infrastruktur.

Masyarakat didorong memahami potensi bencana di lingkungannya, seperti banjir, longsor, gempa bumi, dan erupsi gunung api. Langkah mitigasi dasar yang dapat dilakukan antara lain menyusun rencana evakuasi keluarga, mengenali jalur evakuasi dan titik kumpul aman, serta memahami tindakan yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.

Selain mitigasi fisik, kesiapsiagaan informasi juga menjadi perhatian. Hoaks dan misinformasi kebencanaan sering beredar melalui media sosial dan pesan berantai, terutama saat terjadi bencana. Informasi yang tidak akurat dapat memicu kepanikan, membuat masyarakat salah mengambil keputusan, hingga menghambat proses evakuasi dan penanganan bencana.

BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu mengakses informasi kebencanaan dari sumber resmi dan media kredibel. Warga juga diminta mewaspadai pesan provokatif, tidak langsung mempercayai foto atau video tanpa konteks yang jelas, serta memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya.

Informasi resmi kebencanaan dapat diperoleh melalui kanal lembaga pemerintah terkait, seperti BNPB, BMKG, dan pemerintah daerah. Kanal resmi tersebut menyediakan peringatan dini, panduan keselamatan, serta perkembangan penanganan bencana di lapangan.

Selain sebagai penerima informasi, masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga ruang informasi yang sehat. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan tidak meneruskan pesan berantai yang belum jelas sumbernya, membantu menyebarkan informasi resmi, serta melaporkan hoaks kebencanaan kepada pihak berwenang.

Dengan mitigasi bencana yang kuat dan kewaspadaan terhadap hoaks, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan, mengurangi risiko kepanikan, serta mendukung efektivitas penanganan bencana di tingkat komunitas.

Continue Reading
Advertisement Advertisement
Advertisement ads

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs