ADVERTORIAL
Pj Gubernur Jambi Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Secara Virtual
KOTA JAMBI – Pj Gubernur Jambi Dr Hari Nur Cahya Murni, M.Si mengikuti secara virtual upacara peringatan Hari Lahir Pancasila. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri Jakarta, Pj Gubernur mengikuti bersama OPD Provinsi Jambi di Auditorium Rumah Dinas Gubernur, Selasa (01/06) pagi melalui layar televisi. Adapun tema Hari Lahir Pancasila kali ini “Pancasila Dalam Tindakan, Bersatu Untuk Indonesia Tangguh.”
Kegiatan Peringatan Hari Lahir Pancasila lingkup Provinsi Jambi diikuti oleh unsur Forkompimda Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H Sudirman, Asisten II Sekda Provinsi Jambi Agus Sunaryo, Kepala Kesbangpol Provinsi Jambi M. Mukti, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ir. Nurachmat Herlambang, Kepala Biro Pemerintahan Sekda Provinsi Jambi Rahmad Hidayat, Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekda Provinsi Jambi Johansyah, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Jambi. Tampak para pimpinan OPD mengenakani pakaian adat daerah, dan tetap melaksanakan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, mengunakan masker dan mencuci tangan.
Usai mengikuti apel Hari Lahirnya Pancasila, Pj. Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni mengemukakan bahwa peringatan hari lahir Pancasila dilaksanakan berdasarkan Keppres no 24 tahun 2016. Dalam peraturan ini ditetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila. Berdasarkan keputusan Presiden tersebut, segenap komponen bangsa dan masyarakat Indonesia, berkomitmen untuk melaksanakan peringatan hari lahir Pancasila setiap 1 Juni sebagai bagian dari pengarusutamaan, Pancasila dalam seluruh bidang kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Sesuai arahan Presiden, mari kita buktikan ketangguhan kita, mari kita menangkan masa depan kita, wujudkan cita cita luhur para pendiri bangsa, terus kita kokohkan persatuan dan kesatuan, mari kita peduli dan berbagi untuk sesama, wujudkan bangsa yang kuat, bukan hanya mampu menghadapi tantangan tetapi bangsa yang memanfaatkan kesulitan menjadi sebuah lompatan kemajuan bagi kita semua,” ungkapnya.
Semenatara itu dalam sambutannya Presiden RI, Joko Widodo menyampaikan, peringatan hari kelahiran Pancasila tahun ini, dilaksanakan ditengah pandemi covid-19, yang menguji daya juang kita sebagai bangsa, menguji pengorbanan, menguji kedisplinan, menguji kepatuhan dan menguji ketenagan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat. ”Dalam menghadapi ujian tersebut, kita bersukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk mengerakkan kita dalam persatuan untuk mengatasi semua tantangan, mengerakan rasa kepedulian, untuk saling berbagi, memperkokoh persaudaraan dan gontong royong untuk meringankan beban seluruh anak negeri serta menumbuhkan daya juang kita dalam mengatasi setiap kesulitan dan tantangan yang kita hadapi,” ungkap Presiden.
Presiden juga menyatakan, nilai-nilai luhur Pancasila harus hadir secara nyata dalam kehidupan kita, Pancasila harus menjadi nilai yang hidup dan berkerja dalam kehidupan kita, nilai yang berkerja dalam kebijakan dan keputusan pemerintah. Nilai yang hidup harus bergelora dalam semangat rakyat Indonesia. Ia juga mengajak seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai ke daerah untuk terus meneguhkan keberpihakan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, untuk melayani masyarakat tampa membeda bedakan kelompok, ras suku dan agama, untuk memenuhi kewajiban, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
”Saya mengajak seluruh elemen bangsa di manapun berada dari sabang sampai Marauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, untuk terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan, saling membantu dan saling bergontong royong, serta selalu optimis bahwa bangsa kita adalah bangsa pemenang dalam menghadapi setiap tantangan yang menghadang. Kekurangan dan kelemahan tidak menghalangi kita untuk terus maju. Kekurangan dan kelemahan harus sama sama di perbaiki, harus dijadikan momentum perubahan untuk memicu lompatan kemajuan agar menjadi bangsa yang kuat dan mandiri yang berdiri diatas kaki sendiri,”ungkapnya.
Presiden juga menyatakan, pendalaman nilai nilai Pancasila tidak bisa lagi dilakukan dengan cara cara biasa, tetapi diperlukan cara cara baru yang luar biasa, yaitu dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama revolusi industry 4.0. Juga, Pancasila harus menjadi pondasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeIndonesiaan.
ADVERTORIAL
Keenan Tembus Top 13 Indonesian Idol, Gus Fawait Serukan Dukungan Warga Jember
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengajak masyarakat Jember bersatu memberi dukungan kepada Kinanti Laksita Rahtri atau Keenan yang menembus Top 13 Indonesian Idol Season 14 di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin, 16 Februari 2026 malam.
Suasana antusias mewarnai kegiatan nonton bareng yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember sebagai bentuk dukungan kepada Keenan, talenta muda asal Jember yang kini berkompetisi di ajang pencarian bakat tingkat nasional tersebut.
Gus Fawait hadir bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan keluarga besar Pemkab Jember. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan moral terhadap perjuangan Keenan di panggung Indonesian Idol.
Keenan yang mewakili Jawa Timur berhasil melangkah ke jajaran Top 13 setelah melewati persaingan ketat di setiap babak.
Pada Spektakuler Show 2 yang berlangsung 9 Februari 2026, jumlah peserta menyusut hingga tersisa 13 kontestan terbaik.
Hasil itu mengantarkan Keenan tampil di Spektakuler Show 3.
“Kita memiliki generasi muda yang berbakat dan berani tampil di panggung nasional. Ini momentum bagi kita semua untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan penuh agar Keenan bisa terus melaju dan mengharumkan nama Jember,” ujar Gus Fawait.
Ia menyebut Pemkab Jember akan terus hadir memberi dukungan bagi potensi daerah yang berprestasi, baik di bidang seni, olahraga, maupun sektor lainnya.
Keenan dikenal memiliki karakter vokal yang manis dan penampilan panggung yang konsisten sehingga menarik perhatian publik dan dewan juri.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Persid Jember Juara Tiga Liga 4 Jatim, Pemkab Siapkan Dukungan ke Level Nasional
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyambut tim Persid Jember di Hall Prajamukti Pemkab Jember, Senin, 16 Februari 2026, setelah klub tersebut meraih juara ketiga Liga 4 Jawa Timur dan melangkah ke Liga 4 Nasional.
Sehari sebelumnya, Minggu, 15 Februari 2026, Persid Jember menundukkan Persinga Ngawi dengan skor 4-1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan.
Sepanjang 14 pertandingan atau total 1.260 menit waktu normal, Persid menjadi satu dari dua tim yang tak terkalahkan.
Konsistensi dan disiplin mengantar mereka finis di posisi ketiga sekaligus mengamankan tiket ke Liga 4 Nasional.
“Tekad yang kuat dari anak-anak muda kita di Persid membuktikan bahwa hari ini mereka bisa masuk Liga 4 Nasional dan menjadi juara tiga. Ini prestasi yang luar biasa,” kata Gus Fawait.
Ia memastikan Pemkab Jember menyiapkan dukungan pendidikan bagi para pemain yang ingin melanjutkan kuliah.
“Bagi adik-adik, mas-mas pemain Persid yang ingin kuliah, sudah menjadi keharusan bagi Pemkab untuk memprioritaskan mereka. Di mana pun kampusnya, akan kita dukung,” ujarnya.
Ketua Yayasan Persid Jember, Ardi Pujo Prabowo, menyebut capaian tersebut lahir dari koordinasi intensif di internal tim meski waktu persiapan relatif singkat.
“Alhamdulillah, ini hasil komunikasi yang baik antara yayasan, manajemen, pelatih, dan pemain. Persiapan kami kurang lebih hanya satu bulan, bahkan masih dalam tahap seleksi. Namun kerja tim yang solid dan dukungan penuh dari Gus Bupati serta pemerintah daerah membuat kami bisa sampai di titik ini,” tuturnya.
Meski menargetkan juara pertama, manajemen tetap melakukan evaluasi untuk menghadapi Liga 4 Nasional.
Saat ini sekitar sembilan hingga sepuluh pemain mengikuti tahap trial guna menambah kedalaman skuad.
Ardi juga berharap Jember dapat menjadi tuan rumah Liga 4 Nasional karena berdampak pada pergerakan ekonomi daerah.
“Kalau Jember menjadi tuan rumah, banyak UMKM bergerak, perputaran ekonomi meningkat. Ini momentum kebangkitan, bukan hanya bagi sepak bola, tetapi juga bagi masyarakat Jember,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Gus Fawait Percepat Pemulihan Banjir Jember, Kebut Perbaikan Tanggul dan Drainase
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memfokuskan percepatan pemulihan pascabanjir yang merendam 23 desa di 10 kecamatan dengan total 7.445 kepala keluarga terdampak.
Bupati muda ini menyampaikan hal itu dalam program Jurnal Nusantara salah satu televisi nasional melalui sambungan daring, Senin, 16 Februari 2026.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember mencatat ratusan warga sempat mengungsi ke tempat aman.
Satu warga meninggal dunia akibat tersengat arus listrik saat membersihkan rumah dari genangan banjir.
Banjir merendam Desa Nogosari dan Rambipuji di Kecamatan Rambipuji serta Desa Glundengan di Kecamatan Wuluhan.
Ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter akibat luapan Sungai Bedadung dan Sungai Dinoyo yang berhulu di Pegunungan Argopuro ketika curah hujan meningkat ekstrem.
Gus Fawait menetapkan status tanggap darurat sejak 12 hingga 26 Februari 2026.
Pemerintah Kabupaten Jember menggerakkan evakuasi warga, mendirikan posko, menyalurkan logistik, dan mengoordinasikan lintas instansi untuk menjaga keselamatan masyarakat.
“Status tanggap darurat kami tetapkan sejak tanggal 12 hingga 24 Februari. Kami berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan di lapangan,” kata Gus Fawait.
Memasuki tahap pemulihan, Pemkab Jember mempercepat normalisasi sungai, perbaikan tanggul, serta penguatan sistem drainase.
Arus banjir merusak sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur sehingga pemerintah daerah mengarahkan langkah teknis agar kerusakan tidak meluas dan risiko banjir berulang dapat ditekan.
Gus Fawait memastikan kondisi lapangan terus membaik.
Air telah surut di sebagian besar wilayah dan warga kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur serta memulai kembali aktivitas.
“Alhamdulillah, saat ini kondisi relatif normal. Air sudah surut dan warga yang mengungsi sudah kembali. Kami terus mendampingi proses pemulihan agar masyarakat dapat bangkit secepatnya,” ujarnya.
Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan lebat disertai angin kencang masih terjadi hingga sepekan ke depan.
Gus Fawait mengajak warga meningkatkan kewaspadaan, khususnya di kawasan daerah aliran sungai.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Pemerintah bersama seluruh elemen akan terus siaga. Empati dan gotong royong menjadi kunci agar Jember dapat pulih secara perlahan namun pasti,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma


