Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Al Haris: MTQ Wujud Keinginan Kuat Membumikan Ajaran Al-Qur’an dan Mengimplementasikan Dalam Kehidupan

Published

on

detail.id/, Kualatungkal – Gubernur Jambi Al Haris, S.Sos, M.H, membuka MTQ ke-50 Tingkat Provinsi Jambi tahun 2021 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Minggu 3 Oktober 2021. Bertempat di Arena Utama MTQ di Masjid Syeikh Ustman Tungkal yang terletak diwilayah Desa Tungkal I Kecamatan Tungkal Ilir.

Pembukaan MTQ ke-50 ditandai dengan pemukulan beduk oleh Gubernur Jambi. Dalam sambutannya Gubernur memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Daerah yang telah bekerja untuk pelaksanaan MTQ ini. Dalam rangkaian acara pembukaan ini juga dilaksanakan pelantikan Dewan Hakim oleh Wakil Gubernur Jambi Drs. Abullah Sani, M.Pd.I.
Gubernur juga mengharapkan agar pelaksanaan MTQ dapat menjadi ajang untuk mendekatkan diri terhadap nilai-nilai yang ada dalam Al-Qur’an, serta mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. “MTQ tidak semata-mata hanya perlombaan, tetapi wahana untuk meningkatkan pengetahuan, pengamalan, dan penyebarluasan nilai-nilai yang ada terkandung dalam Al-Qur’an, dan menjadi spirit (semangat) dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Gubernur.
“ Terima kasih saya ucapkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat beserta jajaran yang telah mengemban tanggung jawab dengan baik sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-50 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2021 ini dan telah melaksanakan semua persiapan dengan baik. Saya yakin bahwa Bapak dan Ibu serta Saudara Saudari kami masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat turut serta mensuskeskan penyelenggaraan MTQ di Bumi Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan,”lanjutnya.
Gubernur menjelaskan bahwa penyelenggaraan MTQ merupakan wujud keinginan kuat untuk membumikan ajaran Al-Qur’an serta menegakkan syiar Islam untuk memperkokoh nilai-nilai agama dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat dan berbangsa. “Kita semua berharap agar pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi peristiwa tahunan saja, tetapi lebih daripada itu, yaitu sebagai syiar Islam, dan haruslah merubah perilaku kita, merubah anak-anak kita agar mereka menjadi anak yang taat anak-anak yang betul-betul menguasai ilmu agama dan berakhlah mulia. Dan dalam mengamalkan ajaran Al-Qur’an, sudah sepatutnya umat Islam meneladani pribadi Nabi Muhammad SAW, yakni kepribadian dengan kemuliaan akhlak yang bersumber dari Alquran, menebarkan kasih sayang, dan menjauhkan diri dari perkataan serta perbuatan yang menyakiti sesama,” jelasnya.
Gubernur juga menjelaskan bahwa dalam program Jambi Mantap, Pemerintah akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dari pondok pesantren. “ Kami dalam program Jambi Mantap ke depan Insya Allah mudah-mudahan yang pertama, kami akan membantu life skill Pondok Pesantren di Provinsi Jambi ini, agar pondok-pondok kita tidak hanya belajar agama saja, ketika keluar dari pondok mereka bisa bekerja, yang kedua kami juga membantu para guru ngaji, Imam masjid dan mengumrohkan Imam masjid yang belum pernah umroh , yang Insya Allah kita mulai di tahun ini,” katanya.
Sementara itu Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat menyatakan bahwa penyelenggaraan MTQ merupakan agenda rutin Pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah di seluruh wilayah Republik Indonesia yang bertujuan untuk membumikan ajaran Al-quran, menegakkan syiar Islam dan untuk memperkokoh nilai-nilai agama, sendi-sendi kehidupan masyarakat dan berbangsa.
“Bagi kita umat muslim Al-Quran merupakan sumber petunjuk dan pedoman hidup yang aktual sepanjang masa berisi nilai-nilai luhur universal, yang sejalan dengan fitrah manusia. Dan sesungguhnya Al-quran ini memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh ,” ungkap Bupati.
Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Segera Cairkan Beasiswa Cinta Bergema 2026, Gus Fawait: Besok Sabtu Tindaklanjutnya!

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Realisasi beasiswa Cinta Bergema tahun 2026 kian dekat.

Pemerintah Kabupaten Jember memastikan proses pencairan segera dilakukan setelah tahapan administrasi dirampungkan dalam waktu dekat.

Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah percepatan melalui pertemuan langsung dengan para mahasiswa penerima manfaat.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 sebagai bagian dari proses akhir sebelum dana dicairkan.

Dalam agenda tersebut, mahasiswa akan diminta melengkapi sejumlah dokumen serta mengikuti tahapan verifikasi data.

“Bagi adik-adik yang kemarin banyak bertanya saat saya live di media sosial, besok tindak lanjutnya hari Sabtu. Kita akan ada sosialisasi plus persiapan pencairan untuk tahap selanjutnya,” kata Gus Fawait.

Melalui upaya ini, Pemkab Jember berharap penyaluran beasiswa dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dukungan terhadap pendidikan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan akademik mereka.

“Yang paling penting adalah beasiswa untuk tahun 2026 bisa segera direalisasikan,” tuturnya.

[post-view]

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bunga Desaku Dongkrak Layanan Adminduk, Hampir 2.000 Dokumen Terbit di Jember

DETAIL.ID

Published

on

Layanan Adminduk dalam rangkaian Bunga Desaku. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) mencatat capaian signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan sepanjang 2025.

Melalui rangkaian program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku), sebanyak 1.976 dokumen berhasil diterbitkan dari 12 kegiatan yang tersebar di delapan kecamatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Tanggul, Silo, Ambulu, Panti, Arjasa, Kencong, Sumberbaru, hingga Tempurejo.

Program ini menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan publik langsung ke masyarakat desa.

Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa pelayanan dimulai secara intensif sejak Mei 2025, dengan lokasi awal di Desa Kramatsukoharjo, Kecamatan Tanggul.

Dalam empat kali kunjungan selama bulan tersebut, pihaknya mampu menerbitkan 719 dokumen.

Permohonan KTP menjadi layanan paling banyak, dengan puncak pada 13 Mei mencapai 107 pemohon.

Memasuki Juni, layanan berlanjut di Kecamatan Arjasa melalui kegiatan Pasar Murah dengan 68 layanan.

Pada akhir bulan, kegiatan di Kecamatan Silo mencatat 215 layanan di Desa Sempolan dan 99 layanan di Desa Sidomulyo.

“Pada paruh kedua tahun 2025, volume pelayanan menunjukkan angka yang fluktuatif namun signifikan. Pada Juli & September di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu (27 Juli), tercatat ada sebanyak 256 layanan dengan dominasi KTP sejumlah 179 dokumen,” kata Bambang, Kamis, 26 Maret 2026.

Capaian tertinggi dalam satu kali kunjungan terjadi di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru pada 27 September, dengan total 349 layanan.

Lonjakan terlihat pada pengurusan Kartu Keluarga sebanyak 99 dokumen dan Akta Kelahiran 65 dokumen.

Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Panti dan Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, masing-masing mencatat 28 dan 34 layanan.

Namun, antusiasme warga kembali meningkat saat peringatan Hari Kependudukan di Kecamatan Kencong dengan total 208 layanan.

“Secara keseluruhan, akumulasi layanan selama tahun 2025 didominasi oleh penerbitan KTP sebanyak 1.090 lembar. Disusul kemudian oleh pengurusan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 398 dokumen dan Akte Kelahiran sebanyak 268 dokumen,” ucapnya.

Selain itu, Dispendukcapil juga mencatat layanan lain seperti 192 perekaman data, 8 akta kematian, 8 surat pindah, 6 biometrik, 4 Kartu Identitas Anak (KIA), serta 2 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Untuk Surat Keterangan (SUKET), tidak terdapat permohonan selama periode tersebut.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Komisi C DPRD Jember Ulas Dampak Nyata Program Bunga Desaku di Desa

DETAIL.ID

Published

on

Ardi Pujo Prabowo diwawancarai media. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, menilai program Bunga Desaku menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat desa, Kamis, 26 Maret 2026.

Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan pelayanan publik dengan pola turun langsung ke wilayah desa.

Skema ini membuat pemerintah daerah dapat menjangkau persoalan warga secara lebih cepat.

Ardi menyebut langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengarahkan pemimpin untuk hadir dekat dengan masyarakat.

“Kami dari legislatif, khususnya Fraksi Gerindra, sangat mendorong dan mendukung program ini. Apa yang dilakukan Bupati sudah searah dengan pesan Bapak Presiden Prabowo untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat, mengayomi rakyat, serta mendengar langsung keluh kesah mereka,” ujar Ardi.

Ia memaparkan bahwa pembiayaan program telah melalui tahapan pembahasan resmi antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sehingga berjalan sesuai ketentuan.

“Secara teknis, anggaran ini sudah melalui tahapan yang benar dalam pembahasan di legislatif. Jadi, menurut kami tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. Justru sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir lebih dekat dengan rakyat,” katanya.

Menurut Ardi, kehadiran bupati di desa memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan secara langsung, termasuk perbaikan jalan, fasilitas umum, serta kendala yang dihadapi petani di lapangan.

“Ini adalah bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya. Dengan berada di pelosok, pemerintah bisa lebih cepat menerima masukan untuk kepentingan daerah kita tercinta,” tutur Ardi.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs