Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Edi Purwanto Ikuti Upacara dan Syukuran Dalam Rangka Peringatan Dirgahayu TNI

Published

on

Jambi – Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengikuti upacara dan syukuran dalam peringatan Dirgahayu TNI di Makorem 042/ Gapu, Kamis, 5 Oktober 2023.

Pada upacara ini Danrem 042-Gapu, Brigjen TNI Supriono bertindak sebagai inspektur upacara.Hadir pada upacara peringatan Dirgahayu TNI ke 78 ini Gubernur Jambi, Al Haris, Kapolda Jambi, Irjen. Pol. Rusdi Hartono, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Elan Suherlan, dan sejumlah unsur forkompimda di lingkup pemerintahan Provinsi Jambi serta pihak terkait lainnya.

Pada kesempatan ini, Ketua DPRD Jambi, Edi Purwanto mengucapkan selamat Dirgahayu bagi TNI ke 78. Edi Purwanto mengapresiasi kerja-kerja TNI, dimana selama ini kerja TNI dianggap Edi Purwanto sangat bagus dengan membangun mitra bersama masyarakat sesuai dengan tagline TNI.

“Pertama kami ucapkan dirgahayu TNI yang ke 78. Selama ini kerja TNI kita apresiasi sangat bagus membangun mitra dengan masyarakat, melayani masyarakat, membantu masyarakat sehingga tagline TNI bersama rakyat memang sudah relevan,” ujarnya.

Edi Purwanto mengatakan bahwa selama ini, banyak tugas-tugas kemanusian yang berhubungan langsung dengan masyarakat dibantu oleh TNI. Dedikasi yang dilakukan oleh seluruh TNI ini diharapkan terus menjadi pijakan untuk TNI selalu hadir bagi masyarakat.

“Bagaimana kita melihat TNI berjibaku terkait dengan covid 19, berjibaku dengan kaitannya karhutla, dedikasi ini lah yang harus menjadi pijakan utama bagi teman-teman TNI,” katanya.

Pada kesempatan lain, Edi Purwanto mengatakan bahwa akan ada pelaksanaan pemilu di 2024 mendatang. Ketua DPRD Jambi ini meminta agar TNI berlaku netral, sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang berjalan dengan baik.

“Selamat hut TNI, kedaulatan negara di tangan TNI, dan kita berharap netralitas TNI penting saat kontestasi pemilu 2024. Sehingga kita bisa menghadapi demokrasi dengan baik dan tagline nya juga TNI sebagai penjaga demokrasi indonesia yang lebih maju,” katanya.

Sementara itu, pada kesempatan ini, sebelum membacakan sambutan Panglima TNI, Danrem 042-Gapu Jambi, Brigjen TNI Supriono mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan atensi serta kerjasama dan sinergitas seluruh komponen masyarakat, khusus TNI angkatan darat dan khususnya Korem 042/ Gapu Jambi.

“Kami juga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh unsur pemerintahan serta masyarakat dimana sampai saat ini TNI bisa senantiasa dapat memberikan peran positif bersama untuk membangun Provinsi Jambi ini,” ujarnya.

Advertisement

ADVERTORIAL

Gebrakan Gus Fawait Lindungi PMI: Jember Kini Punya Layanan Administrasi Mandiri dan Cek Kesehatan Termurah se-Jatim

DETAIL.ID

Published

on

Gus Fawait meninjau medical check up di RSD Balung, Senin (27/4/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember resmi memutus rantai birokrasi panjang bagi warganya yang ingin bekerja ke luar negeri.

Melalui instruksi langsung Bupati Gus Fawait, Jember kini menghadirkan Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Mall Pelayanan Publik serta layanan pemeriksaan kesehatan (medical check up) mandiri di rumah sakit daerah guna mencegah pemberangkatan pekerja secara non-prosedural.

Dalam peresmian klinik CPMI di RSD Balung pada Senin, 27 April 2026, Gus Fawait menyoroti bahwa selama ini warga Jember terpaksa mengambil risiko melalui jalur ilegal akibat jauhnya lokasi pengurusan dokumen.

Beliau menegaskan bahwa kehadiran layanan ini adalah jawaban atas absennya fasilitas negara di daerah penyumbang PMI terbesar.

“Jember sebagai salah satu daerah penyumbang PMI justru belum memiliki fasilitas tersebut,” ucapnya dengan nada tegas.

Kini, seluruh pengurusan administrasi bisa diselesaikan tanpa harus keluar kota menuju Malang atau Surabaya

Lebih dari sekadar memangkas jarak, Gus Fawait juga membuat kebijakan radikal dengan menekan biaya pemeriksaan kesehatan menjadi Rp450.000 dari tarif normal Rp750.000.

“Ini menjadi biaya atau harga paling murah yang kita lihat bahkan se-Jawa Timur,” kata Gus Fawait saat menjelaskan skema efisiensi biaya tersebut.

Melalui kemudahan akses dan tarif yang sangat terjangkau ini, Pemkab Jember optimis para calon pekerja akan lebih memilih jalur resmi yang menjamin keamanan mereka di luar negeri kelak.

Langkah ini dipandang sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah daerah bagi rakyatnya.

“Ini bentuk keberpihakan kami kepada calon PMI dan kami berharap CPMI di Kabupaten Jember,” tutur Gus Fawait.

[post-view]

Continue Reading

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Percepat Akses Layanan Publik, Siapkan Empat Titik MPP Mini

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember menyampaikan program MPP Mini dalam acara Pro Gus'e di RSD dr Soebandi, Kamis (23/4/2026) malam. (Foto: Istimewa)

DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan empat titik Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini di sejumlah kecamatan untuk mempercepat akses layanan publik bagi masyarakat di wilayah dengan jarak tempuh jauh dari pusat kota.

Program ini digagas untuk menjawab kebutuhan warga yang selama ini harus menempuh perjalanan hingga satu sampai dua jam hanya untuk mengurus administrasi di pusat pemerintahan.

“Kita tahu bahwa jarak seperti di kecamatan Jombang dan tengah kota ini bisa waktu sejam sampai dua jam,” kata Bupati Jember, Muhammad Fawait.

Empat lokasi yang disiapkan sebagai MPP Mini meliputi:

  1. Kecamatan Jombang
  2. Kecamatan Tanggul
  3. Kecamatan Mayang
  4. Wilayah utara (dalam proses, direncanakan di sekitar Kalisat)

Pemkab Jember menempatkan fasilitas tersebut di titik yang mewakili wilayah barat selatan, barat utara, dan timur selatan, serta memperluas jangkauan ke wilayah utara.

Melalui MPP Mini atau Pemkab Jember Mini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik tanpa harus datang ke Kota Jember.

Layanan yang disediakan meliputi perizinan, administrasi kependudukan, hingga layanan sosial.

“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan akses pelayanan yang biasanya harus ke kota, hari ini bisa diurus di MPP Mini,” ujarnya.

Gus Fawait menyebut, pengembangan layanan di tingkat kecamatan terus dilakukan agar semakin lengkap dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kalau dulu mencetaknya di kecamatan, hari ini akan ditambahi lagi fungsi yang ada di MPP Mini,” katanya.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan publik di Kabupaten Jember yang memiliki karakter wilayah beragam, mulai dari pegunungan, perkebunan, hingga kawasan pesisir.

“Masyarakat Jember tidak perlu mencari sampai ke Kota Jember, cukup ada di wilayah-wilayah yang sudah kita siapkan,” ucapnya.

Saat ini, Pemkab Jember masih mempercepat proses penyelesaian dan kesiapan operasional MPP Mini, termasuk di wilayah utara yang masih dalam tahap pengembangan.

Gus Fawait menyampaikan, peresmian fasilitas tersebut akan dilakukan secara bertahap setelah seluruh kesiapan terpenuhi.

“Saya akan mengajak kawan-kawan langsung ke Jombang, Tanggul, dan Mayang di kemudian hari,” ujarnya.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Raih Penghargaan Tokoh Pengentasan Kemiskinan dari Beritajatim

DETAIL.ID

Published

on

Kadiskominfo Jember mewakili Bupati Fawait menerima penghargaan dari Beritajatim. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Momentum peringatan HUT ke-20 Beritajatim.com menjadi catatan manis bagi Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Bertempat di Grand City Surabaya, pada Selasa, 21 April 2026, Bupati Jember Gus Fawait menerima penghargaan sebagai Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan validasi data dan aksi nyata di lapangan yang dilakukan jajaran pemerintah daerah untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.

Gus Fawait memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang telah bersinergi lintas sektor hingga mengantarkannya pada puncak kesuksesan ini.

“Saya persembahkan award ini kepada seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Jember, para ASN yang hari ini turun ke bawah untuk bahu-membahu. Tidak melihat asal mereka, apakah guru, nakes, atau yang lain, semua bersatu untuk memastikan data kemiskinan ekstrem di Jember benar-benar valid,” katanya.

Gus Fawait menekankan bahwa intervensi pembangunan tidak akan berjalan efektif tanpa pondasi data yang akurat.

Ia percaya bahwa dengan menekan angka kemiskinan, maka masalah sosial turunan lainnya akan ikut terurai.

“Kita tahu bahwa kemiskinan ini mengakibatkan banyak masalah lain, mulai dari angka stunting, angka kematian ibu dan bayi, hingga tindak kriminalitas. Ujung dari semua masalah itu adalah faktor kemiskinan,” tuturnya.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs