DAERAH
Kapolda Jambi Resmi Dijabat Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar
DETAIL.ID, Jambi – Polda Jambi menggelar serangkaian acara tradisi penyambutan dan serah terima jabatan Kapolda Jambi yang baru, Irjen. Pol. Krisno Halomoan Siregar menggantikan posisi Irjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono pada Rabu, 19 Maret 2025.
Rangkaian acara diawali dengan penyambutan di Mapolda Jambi dan pengalungan bunga oleh Irjen. Pol. Rusdi Hartono kepada Kapolda Jambi yang baru, diikuti dengan penyerahan buket bunga oleh Ny Irena Rusdi Hartono kepada Ketua Bhayangkari Daerah Jambi.
Kapolda Jambi disambut dengan tradisi adat Melayu Jambi yang meliputi silat Melayu, Kato Bejawab, dan penaburan beras kunyit sebagai simbol penghormatan.
Acara berlanjut dengan paparan laporan kesatuan oleh Karorena Polda Jambi yang menampilkan video tentang kondisi wilayah Provinsi Jambi dan situasi di Polda Jambi. Dalam kesempatan tersebut, Irjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel Polda Jambi atas dedikasi dan kerja keras mereka selama masa jabatannya.
“Sebagai Kapolda yang telah selesai melaksanakan tugasnya saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Personil Polda Jambi dan jajaran, saya mohon maaf apabila selama masa tugas saya ada kekurangan dan kekhilafan, semoga hubungan kita tetap berlanjut ” ucap Irjen. Pol. Rusdi Hartono.
Kapolda Jambi yang baru, Irjen. Pol. Krisno Halomoan Siregar, juga memberikan sambutannya dengan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang diterimanya.
“Terima kasih kepada Bapak Irjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono atas dedikasinya memimpin Polda Jambi, saya berharap semoga seluruh Personil Polda Jambi dapat membantu saya selama saya memimpin Polda Jambi,” ujar Irjen. Pol. Krisno H Siregar.
Usai laporan kesatuan, acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan Ibu Asuh Polwan Polda Jambi dari Ny Irena Rusdi Hartono kepada Ny Evi Krisno H Siregar. Dalam sambutannya Ny Irena menyampaikan terima kasih kepada seluruh Polwan Polda Jambi atas kerja sama yang baik selama masa tugasnya.
Ny Evi, ibu asuh Polwan yang baru, berkomitmen untuk melanjutkan pembinaan dan memberikan bimbingan kepada Polwan Polda Jambi, dengan harapan agar mereka dapat berkembang dan menjalankan tugas dengan baik, baik sebagai anggota kepolisian maupun dalam peran mereka di keluarga.
Puncak acara dilaksanakan pada sore hari dengan upacara Farewell Parade di Lapangan Hitam Mapolda Jambi. Dalam acara ini, Irjen. Pol. Rusdi Hartono menyerahkan pataka Siginjai Sakti Wira Bhakti kepada Irjen. Pol. Krisno Halomoan Siregar, simbol pemimpin Polda Jambi yang baru.
Dalam sambutannya, Irjen. Pol. Rusdi mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh personel Polda Jambi selama masa jabatannya, dan berharap semoga Kapolda yang baru dapat membawa perubahan positif bagi Polda Jambi dan masyarakat Provinsi Jambi.
“Pada hari ini saya telah menyarahkan pataka Siginjai Sakti Wira Bhakti kepada Irjen. Pol. Krisno Halomoan Siregar, Dengan berakhirnya tugas saya di Polda Jambi ini saya dan keluarga mohon maaf atas segala khilaf baik tindakan maupun ucapan,” kata Irjen. Pol. Rusdi Hartono.
Irjen. Pol. Krisno Halomoan Siregar, yang baru dilantik sebagai Kapolda Jambi, dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tugas dengan penuh dedikasi. Ia mengajak seluruh anggota Polda Jambi untuk tetap semangat menghadapi tantangan yang ada dan bekerja lebih baik lagi demi kemajuan Polri di Provinsi Jambi.
Usai upacara dilanjutkan dengan tradisi pelepasan kepada Irjen. Pol. Rusdi Hartono dan Ny Irena Rusdi. Rangkaian kegiatan welcome dan farewell parade menandai awal kepemimpinan Irjen. Pol. Krisno Halomoan Siregar di Polda Jambi. Dengan semangat baru, diharapkan Polda Jambi dapat terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Reporter: Juan Ambarita
DAERAH
Warga Binaan dan Petugas Lapas Sarolangun Positif Narkoba, KIPAN Desak Pencopotan Kakanwil Ditjen PAS Jambi
DETAIL.ID, Jambi – Ketua Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Provinsi Jambi, Mhd Paizal melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjen PAS) Jambi, Irwan Rahmat Gumilar. Menyusul sejumlah persoalan yang mencuat di lingkungan lembaga pemasyarakatan dalam beberapa waktu terakhir.
Paizal menilai berbagai temuan terkait pelaksanaan tes narkoba serta munculnya kembali warga binaan yang positif narkotika menunjukkan adanya persoalan serius dalam sistem pengawasan di lingkungan pemasyarakatan wilayah Jambi.
Sebelumnya, tes narkoba dilaksanakan terhadap sekitar 700 orang di Lapas Narkotika Muara Sabak, namun kemudian kembali dilakukan tes urine ulang terhadap sekitar 100 orang di lapas yang sama.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi dan konsistensi pelaksanaan pemeriksaan tersebut, terlebih setelah sebelumnya beredar informasi adanya dugaan praktik yang tidak transparan dalam proses pelaksanaan tes tersebut.
”Sebagai organisasi yang bergerak dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, kami tentu sangat prihatin jika dalam proses tes narkoba justru muncul dugaan praktik yang tidak transparan. Pemeriksaan seperti ini seharusnya dilakukan secara profesional dan bebas dari kepentingan apa pun,” ujar Paizal.
Tidak hanya itu, persoalan serupa juga muncul setelah adanya temuan sekitar 22 warga binaan di Lapas Sarolangun yang dinyatakan positif narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan.
Selain temuan tersebut, berdasarkan informasi yang beredar juga terdapat 4 orang pegawai yang dinyatakan positif dalam pemeriksaan yang dilakukan. Kondisi ini menurut Paizal semakin memperlihatkan bahwa pengawasan internal di lingkungan pemasyarakatan wilayah Jambi perlu mendapat perhatian serius.
Menurut Paizal, berbagai temuan tersebut menunjukkan bahwa pengawasan terhadap peredaran narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan masih belum berjalan maksimal. Padahal lembaga pemasyarakatan seharusnya menjadi tempat pembinaan bagi warga binaan agar terbebas dari pengaruh narkotika.
”Ketika masih ditemukan warga binaan bahkan pegawai yang dinyatakan positif, ini menjadi alarm serius bahwa sistem pengawasan di dalam lapas masih memiliki celah. Kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan karena dapat merusak tujuan utama pembinaan,” katanya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya pemberantasan narkoba, KIPAN mendesak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di tingkat pusat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan Kanwil Ditjen PAS Jambi.
Paizal menilai evaluasi tersebut penting untuk memastikan tata kelola pemasyarakatan berjalan secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik yang berpotensi merusak integritas institusi.
”Untuk menjaga integritas lembaga pemasyarakatan serta memulihkan kepercayaan publik, kami meminta agar pimpinan Kanwil Ditjen PAS Jambi segera dievaluasi. Jika berbagai persoalan ini menunjukkan adanya kelemahan dalam pengawasan dan tata kelola, maka pencopotan jabatan harus menjadi langkah yang dipertimbangkan secara serius,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak akan berhasil apabila lembaga yang seharusnya menjadi tempat pembinaan justru masih menghadapi persoalan dalam pengawasan internal.
”Perang terhadap narkoba membutuhkan komitmen yang kuat dari seluruh pihak. Oleh karena itu, setiap persoalan yang muncul di lingkungan pemasyarakatan harus ditangani secara tegas dan transparan,” katanya.
Sementara itu Kakanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp belum merespons hingga berita ini terbit.
Reporter: Juan Ambarita
DAERAH
Hangat dalam Canda, Bupati M. Syukur Pererat Sinergi dengan Legislatif
DETAIL.ID, Merangin – Suasana di Pendopo Rumah Dinas Bupati Merangin pada Senin, 9 Maret 2026 sore terasa berbeda.
Jika biasanya pertemuan antara eksekutif dan legislatif kental dengan nuansa formalitas dan perdebatan kebijakan, kali ini suasana cair menyelimuti kebersamaan.
Bupati Merangin, M. Syukur, didampingi Wakil Bupati A. Khafidh dan Sekda Zulhifni, menggelar acara buka puasa bersama pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten Merangin.
Kehadiran Ketua DPRD Rivaldi, Waka I Abong Fendi, dan Waka II Fahmi, seolah menegaskan bahwa di balik dinamika politik, ada tali silaturahim yang tetap terjalin erat.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur tak mampu menyembunyikan rasa bahagia. Baginya, buka puasa kali ini bukan hanya rutinitas Ramadan, melainkan momen untuk menyatukan visi dalam membangun Bumi Merangin.
“Membangun negeri ini tentu harus bersama-sama, saling mendukung, dan saling mendoakan. Kita semua punya tujuan yang sama: ingin Merangin lebih baik dan masyarakatnya lebih sejahtera, dunia maupun akhirat,” ujar Bupati di hadapan para hadirin.
Tak hanya dihadiri jajaran legislatif, acara ini juga diramaikan oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Direktur PDAM dan tamu undangan lainnya.
Meski sarat akan pesan kerja sama membangun daerah, suasana tetap terasa santai dan penuh kebersamaan. Gelak tawa pecah saat Bupati sempat “terlewat” menyapa Direktur PDAM yang turut hadir.
Tak berhenti di situ, Bupati juga sempat melempar candaan ringan menanggapi gurauan ustaz pengisi tausiyah yang ditujukan kepada Ketua DPRD, yang disambut tawa renyah oleh para undangan.
“Kalau ada hal-hal yang kurang berkenan selama roda pemerintahan berjalan, atau selama bulan puasa ini, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya dengan nada tulus.
Usai azan Maghrib berkumandang, kebersamaan berlanjut secara khidmat. Bupati bersama seluruh pimpinan DPRD dan tamu undangan melaksanakan sholat Maghrib berjamaah, diikuti dengan makan malam bersama, dan ditutup dengan ibadah sholat Tarawih yang berjalan khusyuk. (*)
DAERAH
Bupati Pasuruan Mengimbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Cuaca Ekstrem
DETAIL.ID, Pasuruan – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengimbau masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk selalu berhati-hati baik yang di rumah maupun yang beraktivitas di luar rumah.
Soalnya, dalam beberapa hari terakhir ini cuaca ektrem terus berganti tak hanya mengakibatkan hujan lebat tercampur angin kencang tak pernah berhenti mengakibatkan banjir dan tanah longsor dikarenakan siklon tropis dari wilayah Australia membuat banyak pohon besar tumbang menerjang rumah warga rusak dan membuat arus jalan menjadi kemacetan akibat pohon yang tumbang
“Hati-hati di jalan, jangan berteduh di bawah pohon besar pas hujan deras, atau di bawah baliho besar, tiang listrik besar yang banyak kabelnya dan lainnya. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti imbauan dari BPBD dan pemerintah setempat,” kata Rusdi Sutejo pada Jumat, 6 Maret 2026.
Kepala Pelaksana BPBD, Sugeng Hariyadi mengaku telah melaporkan kepada Bupati Pasuruan bahwa cuaca selama tiga har terakhir cukup ektrem. Banyak pohon tumbang di hampir separuh wilayah Kabupaten Pasuruan.
“Sejak sore sampai malam hujan terus turun dengan lebat disertai angin kencang dan terjadi lebih dari dua jam sehingga mengakibatkan banyak pohon tumbang di 11 kecamatan,” kata Sugeng melalui sambungan selulernya pada Kamis, 5 Maret 2026.
Menurut Sugeng, satu warga Prigen, Kecamatan Pandaan bernama Zulfatul Rohma Mahfiro yang tertimpa pohon hingga tak sadarkan diri. Korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki patah. Begitu pula korban lain, salah seorang warga Sukorjo yang tertimpa pohon juga dilarikan ke RS Prima Husada.
Sugeng menjelaskan setidaknya ada 16 rumah warga yang rusak dihantam angin puting beliung berada di 9 kecamatan. Lalu, ada satu kantor urusan agama (KUA) Kecamatan Lekok yang mengalami kerusakan ringan, yakni sebagian dari atap yang ambrol.
Dari kesebelas wilayah terdampak, kata Sugeng, paling banyak kasus pohon tumbang ada di Kecamatan Winongan, yakni 7 titik kejadian, kemudian Kecamatan Grati 5 titik, Kecamatan Rejoso 3 titik dan Gondangwetan 2 titik. Sedangkan kecamatan lainnya masing-masing terjadi di satu titik lokasi. (Tina)


