Connect with us
Advertisement

PENJURU

NASA Meluncurkan Jaringan Seluler 4G di Bulan

Published

on

DETAIL.ID, London – Saat 5G tiba di planet Bumi, namun pendahulunya sedang menuju ke bulan.

NASA telah memilih Nokia untuk bekerjasama membangun jaringan seluler 4G yang pertama di satelit alami Bumi. Hal tersebut telah diumumkan perusahaan telekomunikasi Finlandia pada hari Senin.

Badan penelitian industri AS perusahaan, Bell Labs, menawarkan peralatannya ke NASA untuk membantu membangun jaringan bulan, dengan tujuan meluncurkannya pada akhir 2022.

“Solusi tersebut telah dirancang khusus untuk menahan kondisi keras peluncuran dan pendaratan di bulan, dan untuk beroperasi dalam kondisi luar angkasa yang ekstrim,” kata Nokia dalam siaran pers.

Melalui program Artemis, NASA berencana mengirim astronot ke bulan pada tahun 2024 – untuk pertama kalinya dalam lima dekade – diikuti oleh kehadiran manusia yang “berkelanjutan” pada tahun 2028.

Melansir CNBC, Badan antariksa AS telah memilih SpaceX milik Elon Musk, Blue Origin and Dynetics milik Jeff Bezos, perusahaan yang kurang terkenal, untuk mengembangkan pendarat manusia yang akan mendaratkan astronot di bulan.

Nokia mengatakan bahwa jaringan 4G-nya akan memungkinkan para astronot melakukan sejumlah aktivitas termasuk melakukan panggilan suara dan video, mengirim data penting, dan menyebarkan muatan. Ia berencana untuk akhirnya meluncurkan 5G di bulan juga.

NASA mengatakan dalam sebuah posting blog bahwa mereka memberikan Nokia $ 14,1 juta untuk proyek tersebut, salah satu dari berbagai lembaga yang disebut investasi “titik kritis” yang berfokus pada eksplorasi bulan.

“Sistem ini dapat mendukung komunikasi permukaan bulan pada jarak yang lebih jauh, meningkatkan kecepatan, dan memberikan keandalan yang lebih dari standar saat ini,” kata NASA tentang jaringan seluler yang diusulkan.

Kesepakatan itu merupakan kemenangan bagi Nokia, yang telah bersaing dengan Huawei dari China dan Ericsson dari Swedia untuk mendapatkan kontrak 5G yang menguntungkan.

Itu juga datang ketika operator telepon seluler besar mencoba meyakinkan orang untuk beralih ke 5G, yang menjanjikan kecepatan unduh yang jauh lebih cepat dan latensi yang lebih rendah. Apple baru-baru ini mengungkapkan iPhone 12, jajaran ponsel pertamanya yang mendukung 5G.

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.

Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.

Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.

Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.

Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.

Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.

“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.

Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)

Continue Reading

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.

Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.

“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.

Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.

Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.

Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)

Continue Reading

PENJURU

Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.

“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.

Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.

Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.

Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.

Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.

Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.

‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs