DAERAH
Genjot Percepatan Infrastruktur, Ini Langkah Bupati MFA Tahun Depan
detail.id/, Batanghari – Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief (MFA) berencana bakal melakukan pinjaman senilai Rp200 miliar guna percepatan pembangunan tahun depan.
Rencana pinjaman uang kepada Lembaga Keuangan Bank (LKB) disampaikan MFA dalam gelaran rapat paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA PPAS RAPBD Batanghari tahun anggaran 2022.
“Pinjaman dana bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur guna memperkuat ekonomi masyarakat. Kita ketahui masyarakat Batanghari 85% petani,” ujar MFA dikonfirmasi awak media usai paripurna, Rabu 14 Juli 2021.
Ia selalu memikirkan bagaimana masyarakat lancar pergi ke tempat pertanian. Baik tanaman pangan, kebun ataupun ikan dan juga lancar membawa hasil pertanian ke luar untuk dijual.
“Kalau ini tidak kita persiapkan, nanti tidak akan optimal produksinya. Kemudian nilai tukar petani tidak akan naik, karena begitu besar biaya yang mereka tanggung dengan jalan yang tidak baik,” kata mantan Sekda Muaro Jambi ini.
Ayah empat anak kelahiran Terusan ini berujar jarak tempuh dari Desa Bungku Kecamatan Bajubang menuju Kota Muara Bulian cuma 30 kilometer. Tapi akibat kondisi jalan rusak, masyarakat harus menghabiskan 2 jam 30 menit perjalanan.
“Tapi kalau kita benahi infrastruktur itu, setengah jam sampai Bulian. Begitu banyak biaya yang dihemat. Kalau kita lambatkan pembangunan ini, akan lama manfaat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Keadaan fiskal Batanghari salah satu alasan MFA berencana meminjam dana LKB senilai Rp200 miliar. Ia menyakini Batanghari mampu mengansur pinjaman di tahun berikutnya.
“Seperti perusahaan mempercepat produksi perlu tambahan dana. Apalagi di tambah beban Batanghari tahun lalu, kita sedang menormalkan APBD ini,” katanya.
Apakah rencana pinjaman dapat persetujuan DPRD? MFA optimis bahwa anggota DPRD dipilih masyarakat Batanghari. Mereka rata-rata sangat mengenal kehidupan dan budaya Batanghari. Apalagi anggota DPRD rata-rata berasal dari petani.
“Mereka (DPRD) punya kebun, punya lahan. Agak kurang etis kalau kita pesimis kawan-kawan DPRD tak setuju. Kami optimis bahwa ini sejalan cara berpikir kita,” ucap suami Zulva.
Menurut MFA, pinjaman daerah ini memang upaya baru yang ditempuh Pemkab Batanghari. Hal ini secara regulasi sangat dimungkinkan dan secara momentum percepatan pembangunan daerah merupakan keniscayaan yang menjadi pilihan terbaik untuk saat ini.
“Sedangkan secara potensi pengembalian berdasarkan perhitungan fiskal daerah Kabupaten Batanghari juga sudah terukur dengan baik,” katanya.
Kebijakan pinjaman daerah ini, kata MFA, merupakan upaya mempercepat ekseskusi pelaksanaan pembangunan yang sedang dan sangat mendesak dibutuhkan masyarakat. Sedangkan anggaran yang tersedia tidak mencukupi.
“Apabila menunggu kondisi alamiah tanpa ada upaya percepatan, tentu sangat merugikan masyarakat dan juga secara daya saing dan kesempatan peningkatan perekonomian daerah kita kehilangan momentum,” ujarnya.
Wakil Ketua I DPRD Batanghari M. Ja’afar dikonfirmasi detail berkata, pada prinsipnya penyampaian Bupati MFA rencana pinjaman dana 200 miliar, masih dalam bentuk pengajuan pemerintah daerah.
“Nanti akan kita bahas bersama-sama pemerintah daerah. Ini kan baru pengajuan, masih banyak proses yang harus kita lalui,” ucap politisi Partai Golkar ini.
Anggota DPRD tiga periode ini menuturkan, layaknya pinjaman ke Bank, pengajuan eksekutif belum tentu terealisasi penuh. Khusus soal pinjaman, masing-masing fraksi belum melakukan rapat.
“Karena ada tahapan sendiri nanti kan. Kalau sekarang kan baru pengajuan KUA PPAS APBD 2022. Artinya anggaran baru bisa dilaksanakan pada 2023 kalau duitnya masuk. Kita lihat nanti perkembangan ke depan seperti apa,” ujarnya.
DAERAH
Bupati M Syukur Canangkan Budaya Malu Datang Terlambat dan Buang Sampah Sembarangan
DETAIL.ID, Merangin – Hari Jumat, 29 Mei 2026 bukan hari libur, untuk itu seluruh pejabat dan pegawainya harus tetap masuk kantor mengikuti aktivitas Pemerintahan, kecuali yang melaksanakan Work From Home (WFH).
Hal tersebut sebagaimana ditegaskan Bupati Merangin H M Syukur, pada sambutan acara Senam Sehat yang dilanjutkan Jumat Bersih, di jalan jalur dua depan Kantor Dinas Kominfo Merangin, Jumat, 29 Mei 2026.
‘’Saya minta tolong telepon kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabatnya, yang belum hadir pada senam pagi ini. Kita undang pukul 06.30 WIB sekarang sudah pukul 08.02 WIB belum juga datang, bagaimana ini,’’ ujar Bupati.
Disiplin lanjut bupati harus terus ditegakan, tidak bisa di Pemerintahan para kepala OPD dan pejabatnya kerja semaunya saja. Untuk itu bupati minta surati kepala OPD dan pejabatnya yang sudah ditelepon tidak juga hadir.
Selain itu, bupati pada Senam Sehat yang diikuti ratusan pegawai di jajaran Pemkab Merangin tersebut juga menekankan, pentingnya mencanangkan ‘Budaya malu datang terlambat’ dan ‘Budaya malu buang sampah sembarangan’.
Usai Senam Sehat yang berlangsung meriah tersebut, bupati minta ke Asisten I Setda Merangin Sukoso, untuk memisahkan antara barisan pegawai yang datang sebelum pukul 07.00 WIB dengan pegawai yang datang setelah Pukul 07.000 WIB.
‘’Saya beri reward dengan memberikan Tumbler kepada pegawai yang datang sebelum pukul 07.00 WIB. Tolong ini dalam menempatkan diri di barisan harus penuh kejujuran, jangan datang terlambat masuk ke barisan yang disiplin,’’ ucap Bupati.
Usai Senam Sehat, bupati bersama rombongan bergeser ke Taman Kota Bangko, untuk bergotong royong. Tidak hanya para kepala OPD dan pejabat yang turun langsung membersihkan taman itu, tapi bupati juga mencabuti rumput serta memunguti sampah. (*)
DAERAH
Sholat Id di Durian Lecah, Bupati M. Syukur Temukan Jembatan Rusak, Minta Dinas PU Segera Perbaiki
DETAIL.ID, Merangin — Bupati Merangin, M. Syukur melaksanakan sholat Iduladha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Pondok Pesantren, Desa Durian Lecah, Kecamatan Sungai Manau, Rabu, 27 Mei 2026.
Sementara itu, Wakil Bupati A. Khafidh melaksanakan salat Id di Masjid Baitul Makmur kawasan Sungai Misang, Bangko.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan sejumlah komitmen penting terkait pembangunan infrastruktur, evaluasi kinerja pemerintahan, hingga sikap keterbukaannya dalam melayani masyarakat.
Hal paling menjadi sorotan adalah fasilitas publik. Dalam perjalanan menuju Masjid, Bupati M. Syukur melihat kondisi lantai jembatan gantung yang mulai rusak.
“Saya tadi lewat jembatan kita, saya lihat lantainya sudah agak sedikit rusak. Maka saya perintahkan Kadis PU untuk segera memperbaiki lantai jembatan demi keamanan masyarakat,” kata M. Syukur di hadapan jemaah.
Di hadapan para ulama, kiai, dan warga, Bupati yang telah menjabat selama satu tahun lebih ini secara berlapang dada menyampaikan permohonan maaf atas visi-misi pemerintahan yang belum terealisasi secara sempurna.
Ia mengajak pada momen Iduladha ini sebagai ajang untuk introspeksi diri dan saling berbagi. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Merangin juga menyerahkan bantuan hewan kurban.
“Ada enam ekor sapi yang kami serahkan, dan salah satunya ada di Desa Durian Lecah ini. Silakan panitia untuk membagikannya kepada masyarakat,” ujarnya.
Bupati M. Syukur juga menjamin tidak ada sekat birokrasi kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.
“Rumah dinas bupati selalu terbuka untuk masyarakat. Dan nomor handphone saya enggak pernah diganti. Silakan kalau ada persoalan-persoalan di tengah masyarakat, mohon kiranya bisa disampaikan,” ucapnya sembari meminta doa agar tetap istiqomah dan amanah dalam memimpin Kabupaten Merangin.
Bupati yang sengaja datang lebih awal sejak pukul 06.30 WIB ini mengajak seluruh jemaah untuk menyambut Iduladha dengan penuh kegembiraan yang bermakna, sekaligus bersama-sama memakmurkan masjid. (*)
DAERAH
Desa Empang Benao Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Seberat 826 Kg
DETAIL.ID, Merangin – Pemerintah Kabupaten Merangin resmi menerima bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Prosesi serah terima bantuan ini dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting langsung dari Ruang Ruang MPC Bappeda Kabupaten Merangin.
Sapi kurban yang diberikan merupakan jenis Simental dengan bobot pakan mencapai 826 kilogram. Bantuan ini dialokasikan untuk masyarakat di Desa Empang Benao, Kecamatan Pamenang, dan akan disalurkan melalui pengurus Masjid Jami’ Nurul Falah.
Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin, Daryanto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden atas perhatian yang diberikan kepada warga Merangin.
“Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas pemberian sapi Bantuan Masyarakat (Banmas) ini. Sapi tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang berada di sekitar masjid sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya,” ujar Daryanto.
Daryanto juga menambahkan bahwa sapi jenis Simental tersebut tidak didatangkan dari luar daerah, melainkan dibeli langsung dari peternak lokal Merangin, yaitu Irwanto, warga Desa Muara Delang, Kecamatan Tabir Selatan.
“Semoga dengan adanya kegiatan Banmas ini akan memacu para peternak lokal untuk terus mengembangkan peternakannya. Kami juga berharap di tahun-tahun mendatang Kabupaten Merangin bisa kembali mendapatkan program bantuan ini,” tuturnya. (*)



