ADVERTORIAL
Bupati Taufik ZA Pimpin Rakorpem Bulan Maret 2025, Ini yang Disampaikan
DETAIL.ID, Asahan – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) bulan Maret 2025 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan pad Senin, 3 Maret 2025. Rakorpem ini merupakan Rakorpem perdana yang dipimpin Bupati Asahan setelah dilantik menjadi Bupati Asahan oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Negara.
Pada Rakorpem ini Bupati Asahan mengatakan bahwa bulan Maret ini sangat berbeda dari bulan sebelumnya karena bulan ini bersamaan dengan masuknya Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah tahun 2025 Masehi dan hari pertama dirinya kerja sebagai Bupati Asahan dan Rianto sebagai Wakil Bupati Asahan Masa Bakti 2025-2030.
“Untuk itu saya mengajak seluruh umat Islam untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan suka cita dan menjalankan ibadah puasa dengan penuh syukur, serta dalam nuansa persaudaraan yang rukun dan damai,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan kepada Kepala OPD dan Camat untuk mengajak seluruh masyarakat yang tidak melaksanakan ibadah puasa, kiranya dapat menunjukkan toleransi yang tinggi dengan menghormati dan menghargai saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah puasa.
“Pada Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah ini, ada banyak kegiatan rutin yang akan kita lakukan seperti, kunjungan safari Ramadhan, peringatan Nuzulul Quran, pembagian 1000 sembako bagi kaum dhuafa serta pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah,” katanya.
Lebih lanjut Bupati Asahan mengatakan pada tanggal 15 Maret nanti, Kabupaten Asahan sudah berusia 79 tahun dan akan melaksanakan kegiatan Hari Jadi Asahan.
“Seperti biasa, Dinas Kopdagin dan OPD terkait, saya minta untuk segera merancang kegiatan Hari Jadi Asahan sebaik mungkin dan memaparkan rencana terkait pelaksanaan Hari Jadi Asahan,” ujarnya.
Terakhir Bupati Asahan menyampaikan kembali, sesuai sumpah jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Asahan, mereka akan menjalankan tugas dengan penuh integritas, keadilan dan dedikasi. Namun semua ini tidak semudah membalikkan telapak tangan.
“Kami juga perlu dukungan dari semua pihak termasuk semua yang ada di ruangan ini,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Asahan Rianto mengatakan, siap bekerjasama dengan seluruh OPD dan siap membantu Bupati Asahan dalam menjalankan roda pemerintahan dan siap membantu dan mendukung Bupati Asahan untuk membangun Kabupaten Asahan menjadi lebih baik lagi ke depannya.
Tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, Staf Ahli Bupati Asahan, OPD, Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Asahan.
Reporter: Fitriyani Harahap
ADVERTORIAL
Demi Kenyamanan Nasabah, Bank Jambi Komitmen Memperkuat Keamanan Sistem
Jambi — Direktur Utama Bank Jambi, H. Khairul Suhairi, SE, MM menegaskan bahwa kenyamanan dan keamanan nasabah merupakan core value yang menjadi fondasi utama dalam seluruh aktivitas operasional Bank Jambi.
Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari penguatan budaya layanan (service excellence) sekaligus implementasi tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) di lingkungan Bank Jambi.
Khairul Suhairi menyampaikan bahwa di tengah dinamika industri perbankan dan percepatan transformasi digital, Bank Jambi terus melakukan penguatan pada aspek manajemen risiko (risk management), sistem pengendalian internal, serta perlindungan data dan transaksi nasabah.
“Kepercayaan publik adalah modal utama perbankan. Karena itu, Bank Jambi berkomitmen menjaga integritas sistem, keamanan transaksi, serta kualitas layanan agar nasabah merasa aman, nyaman, dan terlindungi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penguatan keamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan infrastruktur teknologi informasi, pengawasan transaksi elektronik, hingga penerapan standar kepatuhan sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Termasuk di dalamnya optimalisasi layanan digital seperti mobile banking yang semakin menjadi kebutuhan masyarakat.
Di sisi layanan, Bank Jambi juga terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya petugas layanan nasabah (frontliner), melalui pelatihan berkelanjutan agar mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan solutif.
“Transformasi yang kami lakukan tidak hanya bersifat digital, tetapi juga kultural. Kami ingin setiap insan Bank Jambi memiliki customer-oriented mindset dan menjadikan kepuasan nasabah sebagai indikator kinerja utama,” kata Khairul.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Bank Jambi tetap menjaga prinsip kehati-hatian (prudential banking) dalam penyaluran pembiayaan, sekaligus memperkuat peran intermediasi untuk mendukung UMKM dan sektor produktif sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jambi memiliki tanggung jawab strategis tidak hanya menjaga stabilitas keuangan, tetapi juga mendorong inklusi keuangan serta memperluas akses pembiayaan masyarakat.
“Bank Jambi adalah bank milik masyarakat Jambi. Karena itu kami berupaya memastikan setiap layanan yang kami berikan memenuhi standar keamanan, transparansi, dan profesionalisme,” katanya.
Dengan penguatan sistem, layanan, dan tata kelola tersebut, manajemen optimistis Bank Jambi dapat terus meningkatkan kepercayaan publik serta tumbuh sebagai BPD yang modern, adaptif terhadap perubahan, dan berdaya saing tinggi di industri perbankan nasional.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Tanggung Bunga Pinjaman UMKM Baru, Gus Fawait Fokus Warga Miskin Ekstrem Produktif
Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memaparkan skema penanggungan bunga pinjaman bagi UMKM baru yang lahir dari masyarakat miskin ekstrem usia produktif untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Jember.
Ia menyampaikan langkah itu setelah melihat pertumbuhan UMKM belum selaras dengan penurunan kemiskinan, Jumat, 13 Februari 2026.
“UMKM di Jember maju, tapi kemiskinan di Jember juga maju (berhasil ditekan, red),” katanya.
Gus Fawait menyatakan pemerintah kabupaten telah menyiapkan strategi terarah guna menjawab kondisi tersebut.
Ia mengarahkan kebijakan pada penciptaan pelaku usaha baru dari kalangan warga miskin ekstrem usia produktif, sekaligus memberi dukungan kepada UMKM yang telah berjalan.
“Jadi untuk mengatasi hal tersebut, kami sudah menyiapkan strategi untuk menekan masalah kemiskinan di Jember,” ujarnya.
Ia memastikan pemerintah tetap memberi dukungan kepada pelaku usaha lama, namun membuka ruang usaha baru dari kelompok rentan agar pertumbuhan ekonomi menjangkau lebih luas.
“Maka salah satu strategi kita adalah akan memunculkan UMKM baru. Yang sudah ada sekarang kita support, tapi yang baru nanti kita munculkan dari masyarakat miskin, terutama masyarakat miskin ekstrem usia produktif,” ucapnya.
“Tapi sekali lagi, maksud kami bukan berarti mengabaikan UMKM yang sudah ada. Yang sudah ada sekarang kita support, tapi yang baru nanti kita munculkan dari masyarakat miskin,” katanya.
Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Jember menyiapkan pendampingan menyeluruh mulai pelatihan, bantuan peralatan usaha, hingga akses pembiayaan melalui lembaga pendanaan termasuk milik Kementerian Keuangan.
“Skema kami adalah mereka kita latih, kita bantu, contoh seperti pemberian gerobak dan peralatan. Kemudian, nanti kita sambungkan dengan lembaga pendanaan termasuk milik Kementerian Keuangan,” tuturnya.
Dalam skema itu, pemerintah kabupaten menanggung bunga pinjaman agar pelaku usaha baru hanya menanggung pokok pinjaman.
“Bunganya insyaallah kita akan tanggung. Jadi nanti mereka hanya ketanggungan pinjaman saja, bunganya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Jember,” katanya.
Selain memperkuat sektor UMKM, Gus Fawait juga mengarahkan langkah melalui penguatan Pekerja Migran Indonesia dengan menggandeng Kementerian P2MI untuk pelatihan dan pengiriman tenaga kerja secara legal dan terukur.
“Kita akan bekerja sama dengan Kementerian P2MI untuk memberikan pelatihan kepada calon PMI Jember. PMI-nya kita kirim dikawal oleh pemerintah. Artinya, tempatnya jelas, penghasilnya juga jelas,” ujarnya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Buka Rakor Program Pemuda dan Olahraga Se-Provinsi Jambi, Wagub Sani Harap Masukan Cerdas untuk Wujudkan Olahraga Jambi Lebih Maju
Jambi – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I berharap kepada para peserta Rakor agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Berikanlah masukan dan saran konstruktif serta ide-ide cerdas, sehingga Rakor ini menghasilkan rumusan yang berarti bagi peningkatan kualitas pembangunan bidang kepemudaan dan keolahragaan Provinsi Jambi lebih maju lagi.
Harapan tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pemuda dan Olahraga Se-Provinsi Jambi Tahun 2026, bertempat di Hotel Shang Ratu, Kota Jambi, Kamis pagi, 12 Februari 2026.
Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Sani menyampaikan bahwa pembangunan olahraga merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, dengan tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang kepemudaan dan keolahragaan.
“Sejarah telah membuktikan kiprah pemuda sejak zaman perjuangan yang turut berkontribusi untuk mencapai kemerdekaan hingga sekarang di masa pembangunan. Olahraga sangat berperan dalam upaya meningkatkan kesehatan, kekebalan (imun), dan kebugaran tubuh, yang mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang memiliki daya saing andal bagi masyarakat,” ucap Wagub Sani.
“Sesuai dengan amanat UU Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, sasaran pembangunan Bidang Kepemudaan yaitu pemuda yang berusia 16 s/d 30 tahun. Pada usia yang sangat produktif ini perlu mendapat perhatian dan pembinaan, agar mereka dapat memberikan sumbangsih terhadap pembangunan bangsa, sehingga bonus demografi dapat dimanfaatkan maksimal, bukan malah sebaliknya menjadi ’bencana demografi’ jika tidak dikelola dengan terencana. Untuk itu, diperlukan program yang terarah dan terpadu, terutama yang menyangkut keterampilan supaya pemuda dapat bersaing di pasar kerja, sehingga memperoleh pekerjaan yang layak,” katanya.
Wagub Sani menjelaskan, pembangunan keolahragaan memerlukan upaya membangun pemahaman masyarakat tentang fungsi dan peranan olahraga bagi kehidupan sebagai sarana untuk meningkatkan derajat kesehatan, perekat persatuan dan kesatuan bangsa, serta promosi dan sarana menjalin persahabatan antar bangsa.
“Jika fungsi dan peranan olahraga telah dipahami masyarakat, maka kepedulian, partisipasi, dan apresiasi masyarakat terhadap kegiatan olahraga akan semakin tinggi,” ucap Wagub Sani.
Dikatakan Wagub Sani, Pemerintah Provinsi Jambi terus berusaha dan berupaya serta bersinergi dengan semua pihak menyediakan ruang itu untuk seluruh lapisan masyarakat, salah satunya dengan telah dibangunnya Stadion Swarnabhumi, sebagai kawah candradimuka mencetak atlet-atlet yang kelak dapat mengharumkan Provinsi Jambi di kancah nasional maupun internasional.
“Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota harus memikirkan dan menyusun program yang mendorong agar generasi muda kita peduli terhadap kelestarian budaya daerah termasuk didalamnya kearifan lokal/budaya Jambi maupun nasional Indonesia. Generasi muda kita harus maju dari sisi ilmu pengetahuan, pemanfaatan dan penguasaan teknologi, kemampuan komunikasi yang baik bahkan komunikasi lintas negara, dan berdaya saing, memiliki karakter yang baik dan tangguh. Namun juga harus peduli, mau, dan mampu melestarikan budaya Jambi itu sendiri,” katanya.
“Saya menyambut baik diselenggarakannya Rapat Koordinasi Program Pemuda dan Olahraga Se-Provinsi Jambi ini, melalui Rakor ini sinergi dan sinkronisasi perencanaan, pembiayaan, sumber daya manusia, dan kerjasama antara kabupaten, provinsi, dan pusat dalam upaya pembangunan kepemudaan dan keolahragaan di Provinsi Jambi dapat ditingkatkan,” ujarnya lagi.
“Saya berpesan kepada para peserta Rakor agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Berikanlah masukan dan saran konstruktif serta ide-ide cerdas, sehingga Rakor ini menghasilkan rumusan yang berarti bagi peningkatan kualitas pembangunan bidang kepemudaan dan keolahragaan Provinsi Jambi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Jambi Novriadi, A.P., M.Si. menyampaikan bahwa tujuan utama Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pemuda dan Olahraga se-Provinsi Jambi adalah untuk memperkuat sinergi, menyelaraskan program kerja, dan menetapkan langkah strategis antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
“Rapat ini bertujuan mengevaluasi capaian kinerja, mengintegrasikan kebijakan, dan meningkatkan efektivitas pembinaan kepemudaan serta prestasi olahraga. Menyamakan persepsi dan menyinergikan perencanaan program kepemudaan dan keolahragaan agar terarah serta terukur,” ujar Kadispora Novri.


