unja
UNJA Serahkan Sertifikat BNSP Kepada Peserta yang Lulus Uji Kompetensi 2024
Jambi – Universitas Jambi (UNJA) secara resmi menyerahkan sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) kepada 355 peserta yang lulus dalam Uji Kompetensi Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Auditorium UNIFEC UNJA pada Senin, 17 Maret 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Prof. Dr. Ir. Depison, M.P. , serta Ketua Penyelenggara Uji Kompetensi 2024, Dr. Ir. Sahrial, M.Si.
Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, UNJA mengalokasikan dana bagi 370 peserta untuk mengikuti uji kompetensi, namun hanya 355 orang yang berhasil lulus dan mendapatkan sertifikat BNSP.
“Seharusnya yang hadir hari ini ada 355 orang, tetapi karena ada permintaan dari beberapa fakultas, penyerahan sertifikat juga dilakukan secara terpisah,” ujar Depison.
Prof. Depison menegaskan pentingnya mengarahkan program sertifikasi ke uji kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan fakultas atau program studi, bukan sekadar kompetensi umum.
“Kami ingin sertifikasi ini lebih spesifik dan relevan dengan kebutuhan akademik serta industri,” tuturnya.
Salah satu peserta, Edy Hidayat, S.E., mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan mengikuti pelatihan BNSP ini.
“Saya merasa senang, karena masih diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan BNSP yang mudah-mudahan hasilnya bisa bermanfaat untuk dunia kerja kami di UNJA. Harapannya, kegiatan BNSP ini bisa lebih baik lagi,” ujar Edy.
Kegiatan penyerahan sertifikat diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Hymne Universitas Jambi, dilanjutkan dengan doa, serta sambutan dari para pejabat terkait. Setelah prosesi penyerahan sertifikat secara simbolis, acara ditutup dengan harapan bahwa sertifikasi ini dapat meningkatkan daya saing lulusan UNJA di dunia kerja.
ADVERTORIAL
UNJA Tambah Dua Jurnal Terakreditasi SINTA 2, Perkuat Publikasi Ilmiah Kampus
Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) kembali menorehkan capaian dalam bidang publikasi ilmiah. Dua jurnal ilmiah terbaru berhasil meraih akreditasi Science and Technology Index (SINTA) 2. Hal ini memperkuat posisi UNJA dalam pengelolaan jurnal akademik di tingkat nasional.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNJA, Prof. Amirul Mukminin, S.Pd., M.Sc. Ed., Ph.D., menyampaikan bahwa dua jurnal yang baru mendapatkan akreditasi tersebut adalah Ideal: Indonesian Educational Administration and Leadership Journal serta Elements: Educational Leadership and Management Journal. Keduanya merupakan jurnal di bidang pendidikan dan dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui LPPM.
“Dengan tambahan dua jurnal ini, jumlah jurnal SINTA 2 di Universitas Jambi menjadi tujuh. Sebelumnya kita sudah memiliki lima jurnal dengan akreditasi yang sama,” ujar Prof. Amirul.
Di tingkat nasional, jumlah jurnal ilmiah di Indonesia tercatat lebih dari 20 ribu jurnal, dengan sekitar 13 ribu di antaranya telah terakreditasi dalam sistem SINTA dari peringkat 1 hingga 6. Sementara itu, di UNJA sendiri, jumlah jurnal yang dikelola mencapai sekitar 142 jurnal, baik yang sudah terakreditasi maupun yang masih dalam proses pengembangan.
Dari jumlah tersebut, saat ini sekitar 59 jurnal telah terakreditasi, termasuk tiga jurnal dengan akreditasi SINTA 1 dan tujuh jurnal SINTA 2. Selain itu, UNJA juga memiliki dua jurnal yang telah terindeks Scopus.
Menurut Prof. Amirul, memperoleh akreditasi SINTA 2 bukan hal yang mudah karena prosesnya sangat kompetitif. Jurnal harus memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari kualitas artikel, manajemen penerbitan, hingga keaktifan dewan editor dan reviewer dalam kegiatan penelitian.
“Jurnal SINTA 2 sangat penting karena dapat digunakan sebagai salah satu syarat kenaikan jabatan fungsional dosen, khususnya menuju lektor kepala. Selain itu, jurnal ini juga menjadi wadah bagi dosen dan peneliti untuk mempublikasikan hasil riset mereka,” kata Prof. Amirul menjelaskan.
Keberadaan jurnal terakreditasi ini juga mendukung aktivitas akademik mahasiswa. Di UNJA, mahasiswa program doktor (S3) diwajibkan memiliki minimal dua artikel yang terbit pada jurnal terakreditasi SINTA 2 sebagai salah satu syarat kelulusan.
Untuk meningkatkan kualitas jurnal di lingkungan kampus, LPPM UNJA telah menjalankan berbagai strategi, di antaranya mengundang pakar dari kementerian untuk memberikan pelatihan pengelolaan jurnal, serta melakukan evaluasi jurnal secara berkala setiap semester.
UNJA juga memiliki tiga asesor jurnal tingkat nasional. Mereka adalah Dr. Robi Hendra, M.Pd., Dian Arisandy Eka Putra Sembiring, M.Pd., dan dr. Anggelia Puspasari, M. Biomed. Mereka membantu memfasilitasi, membimbing, serta memotivasi pengelola jurnal di Universitas agar kualitasnya terus meningkat.
Selain itu, pada tahun 2026 LPPM juga akan mengadakan program bedah jurnal, di mana pengelola jurnal akan mempresentasikan pengelolaan, kualitas artikel, serta kendala yang dihadapi agar dapat memperoleh solusi dan pendampingan dalam meningkatkan akreditasi.
Saat ini Universitas Jambi memiliki sekitar 1.341 dosen. Ketua LPPM berharap seluruh dosen dapat aktif meneliti dan mempublikasikan karya ilmiah agar mampu meningkatkan kualitas jurnal yang dimiliki universitas.
Sebagai penutup, Prof. Amirul menegaskan bahwa peningkatan kualitas jurnal tidak hanya bergantung pada sistem dan pengelolaan, tetapi juga pada keberanian dan komitmen sivitas akademika dalam menghasilkan karya ilmiah yang bermutu dan berdampak. Ia mendorong seluruh dosen dan peneliti untuk terus berkarya serta berkontribusi nyata melalui publikasi ilmiah.
“Keberanian dan ketegasan bukan sekadar cerita yang dibagikan ke semua pemuda. Namun keberanian dan ketegasan harus diimplementasikan pada karya,” tutur Prof. Amirul. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Pendaftaran SNBT 2026 Resmi Dibuka, UNJA Sediakan 3.797 Kuota di 71 Program Studi
Mendalo – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026 resmi dibuka pada Rabu, 25 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Jalur ini menjadi salah satu kesempatan utama bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), termasuk Universitas Jambi (UNJA).
SNBT merupakan bagian dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), yang penyelenggaraannya berbasis tes melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Peserta hanya dapat mengikuti tes ini satu kali dalam setahun dan terbuka bagi siswa kelas akhir maupun lulusan (gap year).
Pada tahun 2026, UNJA menyediakan 3.797 kuota bagi calon mahasiswa baru melalui jalur SNBT yang tersebar di 71 program studi, baik akademik maupun vokasi. Informasi mengenai daya tampung dapat dilihat di https://snpmb.id/utbk-snbt/daftar-ptn-snbt.
Rektor UNJA, Helmi, mengimbau calon peserta untuk menentukan pilihan program studi secara matang.
“Universitas Jambi ingin agar calon mahasiswa memilih program studi yang benar-benar sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan adik-adik semua,” ujar Rektor dalam kegiatan sosialisasi SNPMB di lingkungan UNJA.
Pendaftaran SNBT dilakukan secara online melalui portal resmi SNPMB dan akan berlangsung mulai 25 Maret hingga 7 April 2026. Peserta diwajibkan memiliki akun SNPMB yang telah terdaftar dan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp200.000.
Selain itu, peserta diperbolehkan memilih hingga maksimal empat program studi dengan ketentuan tertentu, di mana urutan pilihan mencerminkan prioritas. Informasi selengkapnya dapat diakses di https://snpmb.id/utbk-snbt/informasi-umum.
UNJA tidak hanya membuka kuota penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga akan menjadi lokasi pelaksanaan UTBK. Hal ini memberikan kemudahan bagi peserta, khususnya di wilayah Jambi dan sekitarnya untuk mengikuti ujian secara langsung di lingkungan kampus UNJA.
Dengan dibukanya pendaftaran SNBT 2026, UNJA berharap semakin banyak calon mahasiswa berkualitas yang bergabung dan berkembang bersama, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Silaturahmi dan Buka Bersama Warnai Penutupan Safari Ramadan UNJA Tahun 2026
Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) menutup rangkaian Safari Ramadan 2026 melalui kunjungan terakhir di Masjid Jami’ As-Salam Mendalo Indah pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan yang menjadi titik akhir dari delapan lokasi Safari Ramadan ini berlangsung dalam suasana kebersamaan melalui silaturahmi dan buka puasa bersama rombongan UNJA.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UNJA, Helmi, bersama para Wakil Rektor, yaitu Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., serta Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si.
Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNJA beserta anggota, jajaran pimpinan universitas, pimpinan unit kerja di lingkungan UNJA, dosen, tenaga kependidikan, serta pengurus Masjid Jami’ As-Salam Dr. Muhammad Amin Qodri, S.H., LL.M.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian Safari Ramadan yang telah dilaksanakan di berbagai lokasi hingga mencapai kunjungan terakhir.
“Melalui Safari Ramadan ini kita berharap dapat terus memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antara UNJA dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan nilai-nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan,” ujar Helmi.
Sementara itu, pengurus Masjid Jami’ As-Salam, Dr. Muhammad Amin Qodri, S.H., LL.M., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan rombongan UNJA dalam kegiatan Safari Ramadan di masjid tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari UNJA. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus mempererat kebersamaan serta memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat sekitar,” ucap Dr. Muhammad Amin.
Sebagai penutup kegiatan, UNJA menyerahkan cenderamata kepada pengurus Masjid Jami’ As-Salam sebagai bentuk apresiasi dan silaturahmi. Kegiatan ini menandai berakhirnya rangkaian Safari Ramadan UNJA tahun 2026 yang telah menjadi wadah mempererat kebersamaan antara sivitas akademika UNJA dan masyarakat selama bulan suci Ramadan. (www.unja.ac.id)



