Batanghari
Hadiri Panen Raya di Desa Pasar Terusan, Bupati Fadhil Arief Berharap Batanghari Jadi Sentra Penghasil Beras di Provinsi Jambi
Batanghari – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief hadiri acara Panen Raya dan Percepatan Tanam Padi ke-2 di Desa Pasar Terusan, Kecamatan Muara Bulian, pada Sabtu, 13 September 2025.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk diantaranya Kapolres Batanghari, Dandim 0415 Jambi, Ketua DPRD Batanghari, Ketua Komisi ll DPRD Provinsi Jambi, Pj Swasembada Provinsi Jambi, Kadis TPHP Provinsi Jambi, Kadis P3, Camat Muara Bulian, dan Kepala Desa Pasar Terusan.
Adapun jenis padi yang dipanen di Desa Pasar Terusan pada saat itu adalah Himpari 32 dengan kisaran luas sawah yang dipanen adalah sekitar 360 hektar.
Panen raya ini menandai awal dari upaya untuk mencapai swasembada pangan di Kabupaten Batanghari pada tahun 2025.
Bupati Batangbari, Fadhil Arief mengatakan panen ini menjadi titik awal bagi para petani untuk segera menanam kembali, sehingga target luas tanam di Batanghari yang ditetapkan sebesar 9.100 hektare dapat tercapai.
Fadhil juga berharap ke depannya generasi muda ikut berperan aktif dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Batanghari, sehingga dapat mencetak lahan sawah-sawah yang lebih maju serta modern. Yang mana hal ini juga sesuai dengan Visi-Misi Kabupaten Batanghari yang pertama, yaitu pengembangan Ekonomi berbasis pertanian dan argowisata lebih maju.
Dikatakan Bupati, dahulu tanam padi di sawah merupakan tradisi masyarakat. Hal ini harus ditingkatkan menjadi komoditi ekonomi pertanian yang harus di tingkatkan di masyarakat.
“Komoditi pertanian dalam hal ini padi, bukan lagi hanya untuk pemenuhan kebutuhan pangan keluarga saja, melainkan komoditi ekonomi pertanian berbasis pemenuhan kebutuhan pangan Kabupaten Batanghari,” ujarnya.
Bupati juga berharap ke depannya Kabupaten Batanghari dapat berswasembada pangan dan menjadi sentra penghasil padi/beras di Provinsi Jambi.
“Kami berkoordinasi dengan pihak provinsi dan pusat untuk menangani masalah cuaca dan alam. Dinas PUPR Kabupaten Batanghari juga telah membuat desain untuk sistem irigasi yang lebih baik, sehingga sawah di Desa bisa ditanami dengan lebih optimal meskipun menghadapi bencana alam,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Bupati Fadhil Arief Lantik Sekda dan Pejabat Eselon II–III di Lingkup Pemerintah Kabupaten Batanghari
Batanghari – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief melantik dan mengambil sumpah/janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah, Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama lainnya, serta Jabatan Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batanghari pada Jumat, 23 Januari 2026.
Pelantikan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan daerah agar lebih adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Bupati Fadhil Arief menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukanlah sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang melekat pada tanggung jawab melayani masyarakat.
“Jabatan itu hadir karena ada masyarakat yang harus kita layani. Kita diberikan amanah untuk membantu masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” kata Fadhil Arief.
Ia menekankan bahwa aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat pimpinan tinggi dan administrator, dituntut untuk memiliki kepekaan sosial, kemampuan komunikasi yang baik, serta koordinasi lintas sektor yang solid dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan ke depan akan semakin dinamis dan kompleks, seiring dengan perubahan kebijakan, tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, serta kebutuhan pembangunan daerah yang terus berkembang.
“Tantangan dan rintangan ke depan akan terus berubah. Karena itu, saya berharap komunikasi dan koordinasi antarperangkat daerah semakin membaik, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Fadhil Arief menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar mereka dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab baru, serta menunjukkan kinerja terbaik bagi kemajuan Kabupaten Batanghari.
“Selamat kepada yang baru dilantik hari ini. Bekerjalah dengan penuh integritas, profesionalisme, dan semangat melayani. Jadikan jabatan ini sebagai ladang pengabdian,” katanya.
Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas organisasi perangkat daerah, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan, serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik dan merata bagi masyarakat Batanghari.
Acara pelantikan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Batanghari, para Asisten Setda Batanghari, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batanghari, serta para undangan lainnya.
Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Batanghari menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan birokrasi dan memastikan roda pemerintahan berjalan seiring dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.
ADVERTORIAL
Perkuat Swasembada Pangan di Kabupaten Batanghari, Bupati Fadhil Arief Serahkan Alsintan ke Brigade Pangan
Batanghari – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada Brigade Pangan 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian dan menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Batanghari.
Dalam sambutannya, Bupati Fadhil Arief menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan utama manusia yang harus dijaga keberlanjutannya.
Ia mengajak seluruh elemen, khususnya petani, untuk bersama-sama menjaga dan mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Batanghari.
“Kebutuhan utama manusia adalah pangan. Mari kita jaga bersama swasembada pangan di Kabupaten Batanghari,” katanya.
Fadhil Arief juga berpesan kepada para petani agar terus berkolaborasi dengan para penyuluh pertanian yang aktif turun langsung ke desa-desa.
Menurutnya, pendampingan yang intensif dari penyuluh sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Selain sektor pertanian pangan, Fadhil Arief turut menyoroti sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit.
Ia mengingatkan para pekebun sawit agar menjaga kualitas bibit yang telah ditanam serta melakukan pemupukan secara optimal guna menghasilkan panen yang lebih maksimal.
Usai penyerahan Alsintan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung alat-alat pertanian yang diserahkan kepada Brigade Pangan.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan dan fungsi alat dalam mendukung aktivitas pertanian di lapangan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Batanghari, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para penyuluh pertanian, petani, serta undangan lainnya.
Melalui penyerahan Alsintan ini, Pemerintah Kabupaten Batanghari berharap produktivitas pertanian semakin meningkat dan ketahanan pangan daerah dapat terus terjaga secara berkelanjutan.
ADVERTORIAL
Bupati Fadhil Arief Buka Gebyar Anak dan Orang Tua, Tegaskan Komitmen Cegah Stunting di Batang Hari
Batanghari – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas generasi muda melalui kegiatan Gebyar Anak dan Orang Tua Tingkat Kabupaten Batanghari Tahun 2025. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati dan digelar di Desa Penerokan, Kecamatan Bajubang pada Senin, 19 Januari 2026.
Bupati Fadhil Arief hadir didampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Batanghari, Bunda Zulva Fadhil. Acara ini diikuti ratusan peserta yang terdiri dari anak-anak, orang tua, kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta unsur pemerintah desa dan kecamatan.
Dalam sambutannya, Bupati Fadhil Arief menjelaskan bahwa penyelenggaraan Gebyar Anak dan Orang Tua memiliki tujuan strategis, yakni menguatkan partisipasi masyarakat, lintas sektor, serta dunia usaha dalam upaya pencegahan masalah gizi pada balita. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam mendukung program pencegahan dan penurunan stunting secara terintegrasi.
“Gebyar ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk mencegah masalah gizi sejak dini, menurunkan angka stunting, serta memastikan anak-anak Batang Hari tumbuh sehat dan berkualitas,” ujar Fadhil Arief.
Menurutnya, kualitas anak dan generasi muda merupakan pondasi utama kemajuan daerah dan bangsa. Karena itu, setiap anak harus diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik dari sisi fisik, mental, maupun sosial.
Bupati juga menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Orang tua, kata dia, memegang peran sentral dalam membentuk karakter, kesehatan, dan masa depan anak sejak usia dini.
“Anak-anak kita harus disiapkan sejak sekarang agar mampu bersaing di era global. Mereka perlu ruang untuk mengembangkan kreativitas, bakat, dan potensi positif yang dimiliki,” ujarnya.
Melalui Gebyar Anak dan Orang Tua ini, Fadhil Arief berharap anak-anak di Batang Hari dapat menjadikan kegiatan tersebut sebagai ajang untuk mengaktualisasikan diri sesuai dengan dunia mereka. Ia menilai, pendekatan yang menyenangkan dan partisipatif akan lebih efektif dalam menanamkan nilai-nilai kesehatan, kreativitas, dan kepercayaan diri pada anak.
“Kegiatan seperti ini memberi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri, belajar bersosialisasi, dan membangun kepercayaan diri. Ini penting untuk masa depan mereka,” katanya.
Acara Gebyar Anak dan Orang Tua juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan edukatif, pemeriksaan kesehatan balita, serta penampilan kreativitas anak-anak, yang melibatkan peran aktif kader Posyandu dan tenaga kesehatan setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batanghari, Pimpinan Bank Jambi Cabang Muara Bulian, Camat Bajubang, Kepala Puskesmas Desa Penerokan dan Desa Batin, para Kepala Desa se-Kecamatan Bajubang, Ketua Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, serta tamu undangan lainnya.
Pemerintah Kabupaten Batanghari berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda berkelanjutan sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mewujudkan generasi Batanghari yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

