Connect with us
Advertisement

DAERAH

Amir Hamzah Jawara Lelang Kepala Dinas Kominfo Batanghari

Published

on

detail.id/, Batanghari – Kekosongan kursi empuk Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Batanghari, Jambi sebentar lagi terisi. Sosok pria jawara lelang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) bernama Amir Hamzah.

Amir pernah melakoni profesi wartawan media cetak sebelum lulus PNS. Ia pernah menjabat Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfo sebelum menjabat Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Kabupaten Batanghari.

Tak hanya Amir Hamzah, dua nama pejabat kondang bakal mengisi kekosongan kursi Satuan Polisi Pamong Praja serta Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan. Mereka adalah Adnan dan Farizal.

Sekretaris Daerah Batanghari M. Azan kepada detail mengatakan semua prosedur hasil lelang jabatan telah lengkap. Tiga nama pejabat eselon II telah di kirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

“Kalau nama-namanya kami lupa, tapi kewenangan untuk memilih ada di PPK. Siapa yang akan di tunjuk PPK selaku Kadis, Kadis, Kadis, itu kan kewenangan PPK. Kalau nama-nama kami lupa. Silahkan kawan-kawan media berkordinasi dengan Kepala BKPSDMD, karena di sana ada dokumen lengkapnya,” ucap Azan sembari tersenyum.

Surat permohonan tekenan Pj Gubernur Jambi DR. Hari Nur Cahya Murni, M.Si yang dilihat detail, menindaklanjuti Surat Bupati Batanghari Nomor: 800/3909/BKPSDMD tanggal 24 Juni 2021 perihal mohon izin pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi dan jabatan Administrator di lingkungan Inspektorat daerah.

Surat Gubernur Jambi ini bernomor: S-1891/BKD-3.3/VI/2021 tanggal 30 Juni 2021 ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri, Cq Dirjen Otonomi Daerah, hal permohonan rekomendasi penetapan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan jabatan Administrator di lingkungan Kabupaten Batanghari.

Hasil pelaksanaan seleksi terbuka JPT Pratama Kabupaten Batanghari telah mendapat persetujuan KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) sesuai dengan Surat nomor: B-2140/KASN/06/2021 tanggal 18 Juni 2021 perihal rekomendasi hasil terbuka JPT di lingkungan pemerintah Kabupaten Batanghari.

Sedangkan pengangkatan dalam jabatan Administrator pada Inspektorat Kabupaten Batanghari telah mendapat persetujuan rekomendasi dari Pj Gubernur Jambi sesuai dengan Surat nomor: S-1830/BKD-3.3/VI/2021 tanggal 23 Juni 2021 hal rekomendasi rencana pengangkatan dalam jabatan administrasi pada Inspektorat Kabupaten Batanghari.

Tiga nama Administrator pada Inspektorat Kabupaten Batanghari yang nanti akan di lantik Bupati MFA berbarengan dengan Tiga pejabat pimpinan tinggi pratama yakni; Nurhayati menjabat Inspektur Pembantu Wilayah II, Zul Asmariny menjabat Inspektur Pembantu Wilayah III dan Ahmad Fathan menjabat Inspektur Pembantu Khusus.

DAERAH

Pengamat Singgung Anggaran Baru di Tengah Mangkraknya Pelabuhan Ujung Jabung

DETAIL.ID

Published

on

‎DETAIL.ID, Jambi – Kelanjutan proyek mangkrak Pelabuhan Ujung jabung yang menelan dana ratusan milliar, masih terus menuai pertanyaan. Pengamat kebijakan publik di Tanjungjabung Timur menduga bahwa masih terdapat beberapa bagian skandal korupsi atas proyek yang awalnya digadang-gadang sebagai kawasan ekonomi terpadu itu.

‎Salah satunya, kejanggalan pada proyek yang ditenderkan pada September 2025 lalu dengan paket pekerjaan yang diberi nama Penyusunan Dokumen Review Masterplan Kawasan Ekonomi Ujung Jabung oleh Bappeda Provinsi Jambi. Nilainya lumayan, Rp 1 miliar. Digarap CV Mitra Yenuko Pratama pasca tandatangan kontrak pada Oktober 2025.

‎”Ada review ulang terhadap perencanaan. Harusnya kita pertanyakan 1 dekade ini apa kerjanya? Tiba-tiba dianggarkan Rp 1 miliar,” ujar Arie Suryanto pada Selasa kemarin, 12 Mei 2026.

‎Munculnya penyusunan dokumen review pasca proyek Ujung Jabung dibiarkan mangkrak bertahun-tahun, menguatkan dugaan bahwa proyek yang dicanangkan sejak 2010 lalu tidak punya perencanaan yang matang.

‎Sementara penyidikan dugaan korupsi yang bermuara pada penetapan 2 tersangka yakni mantan pejabat BPN Tanjungjabung Timur, dinilai belum optimal. Sebab bagian inti dugaan korupsi terdapat pada megaproyek kawasan pelabuhan ujung jabung sendiri.

‎”Itu korupsi pengadaan tanah untuk jalan kan masih bagian kecil. Bagian terbesarnya kan pelabuhan yang mangkrak 1 dekade itu. Cuman saya kira jaksa paham lah mengurainya,” katanya.

‎Kalau berdasarkan data dan informasi yang Arie himpun, sudah Rp 300 milliar lebih dana APBN dan APBD yang dikucurkan sedari tahun 2014 pemasangan tiang-tiang pancang laut Desa Sungai Itik, Kecamatan Sadu itu.

‎Arie pun menekankan bahwa sejak awal, pelabuhan ujung jabung merupakan harapan besar bagi masyarkat Tanjungjabung Timur. Di tengah proses hukum yang berjalan, publik kini menanti kejelasan. Apakah proyek bakal lanjut, atau tetap dibiarkan mangkrak tanpa kejelasan. Sembari jadi bancaan oknum pejabat nakal.

Reporter: Juan Ambarita

Continue Reading

DAERAH

Pemkab Merangin Lepas Keberangkatan 388 Jamaah Haji, Ibu Tumirah jadi Jamaah Tertua

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Baitul Makmur pada Senin, 11 Mei 2026 subuh.

Ditengah guyuran hujan, Pemerintah Kabupaten Merangin secara resmi melepas keberangkatan 388 jamaah calon haji yang akan menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci Mekkah.

Acara pelepasan ini dihadiri langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur, didampingi Wakil Bupati A. Khafidh, jajaran Pimpinan DPRD Merangin, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ribuan keluarga jamaah yang memadati area masjid.

Dalam sambutannya,, Bupati M. Syukur memaparkan bahwa total 388 jamaah tersebut terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), dengan rincian Kloter 19 sebanyak 279 jamaah dan Kloter 23 sebanyak 109 jamaah. Jamaah tersebut terdiri dari 169 jamaah laki-laki dan 219 jamaah perempuan.

Tahun ini, predikat jamaah tertua disandang oleh Ibu Tumirah yang telah menginjak usia 85 tahun. Kehadirannya menjadi inspirasi bagi jamaah lain atas keteguhan fisiknya dalam menjalankan ibadah di usia senja.

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menekankan bahwa keberangkatan haji bukanlah sekadar kemampuan finansial, melainkan panggilan suci dari Allah SWT. Ia menyoroti perjuangan para jamaah yang telah menanti belasan tahun untuk sampai ke titik ini.

“Bapak/Ibu, ada yang sudah berpuluh-puluh tahun, bahkan di atas 10 hingga 15 tahun menanti. Ada yang menabung dari hasil celengan, dari bulanan, bahkan harian. Tidak semua orang mendapat kesempatan seperti ini. Ada orang yang memiliki uang sangat banyak namun belum mampu berangkat haji. Sebaliknya, ada orang yang hidupnya pas-pasan, ia kumpulkan uangnya dari tabungan gaji atau hasil pertanian, dan akhirnya bisa berangkat,” ucapnya di hadapan para jamaah yang tampak berkaca-kaca.

Pemerintah Kabupaten Merangin mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kekuatan selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (*)

Continue Reading

DAERAH

Pantau Kesehatan Perbankan, Bupati M. Syukur Perkuat Sinergi dengan Pimpinan Bank di Bangko

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Pemerintah Kabupaten Merangin terus memperkuat koordinasi dengan sektor perbankan guna menjaga stabilitas ekonomi daerah dan meningkatkan pelayanan keuangan bagi masyarakat.

Komitmen tersebut terlihat dalam pertemuan rutin yang digelar Bupati Merangin, M. Syukur bersama para pimpinan bank yang beroperasi di Kabupaten Merangin, Jumat, 8 Mei 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor BNI 46 Cabang Bangko sekitar pukul 15.30 WIB itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi forum koordinasi strategis antara pemerintah daerah dan lembaga perbankan.

Dalam arahannya, Bupati M. Syukur menegaskan pentingnya pengawasan rutin terhadap kondisi perbankan di daerah. Menurutnya, sektor perbankan memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat tetap stabil.

“Kondisi perbankan di wilayah kita harus terus dipantau secara rutin setiap bulan. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa perputaran ekonomi masyarakat tetap sehat dan lembaga perbankan mampu memberikan pelayanan yang optimal,” ujar M. Syukur.

Ia menjelaskan, pertemuan rutin tersebut juga menjadi langkah antisipasi untuk mendeteksi lebih awal berbagai kendala yang dihadapi pihak perbankan, terutama dalam penyaluran kredit usaha dan bantuan modal bagi pelaku UMKM.

Bupati menilai komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan pihak bank sangat dibutuhkan agar program pembangunan daerah dapat berjalan selaras dengan kebijakan sektor keuangan.

“Kita tidak ingin ada hambatan komunikasi. Melalui pertemuan rutin seperti ini, Pemerintah Daerah bisa menyelaraskan kebijakan pembangunan dengan program-program perbankan, sehingga dampaknya langsung dirasakan oleh ekonomi rakyat,” katanya.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh diskusi. Seluruh pimpinan cabang bank pemerintah maupun swasta di Bangko hadir dalam kegiatan tersebut.

Di akhir pertemuan, para peserta turut membahas proyeksi ekonomi Kabupaten Merangin untuk semester mendatang, termasuk peluang peningkatan investasi dan penguatan dukungan perbankan terhadap sektor usaha masyarakat. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs