Connect with us
Advertisement

PENJURU

DPR Ian, Mantan Leader Boy Group C-CLOWN Berikut Profilnya

Published

on

DPR Ian

detail.id/, Korea – Nama DPR Ian belakangan ini semakin terkenal. Apalagi dia akan menggelar konser di Jakarta pada 6 Desember 2022 mendatang, tepatnya di lapangan Tennis Indoor Senayan.

Dikutip dari kprofiles.com, DPR Ian lahir di Sydney, Australia pada 6 September 1990. Ia memiliki nama asli Christian Yu. DPR sendiri merupakan singkatan dari Dream Perfect Regime, bukan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat).

DPR Ian menempuh pendidikan di Wollongong High School of the Performing Arts. Lalu, ia melanjutkan studinya di University of Sydney untuk belajar sains dan seni.

Dikutip dari tribunnews.com, Saat berusia 18 tahun, DPR Ian memutuskan untuk pindah ke Korea demi melanjutkan karier musiknya. Ia dikenal mahir berbahasa Inggris dan Korea. DPR Ian mengawali karirnya di industri K-Pop dengan bergabung bersama boy grup C-CLOWN dan debut pada 19 Juli 2012.

Ian bersama C-CLOWN debut dengan merilis mini album pertama dengan single yang berjudul Not Alone With Solo, dikutip dari Channel-korea.com.

Saat itu, Ian menggunakan nama panggung “Rome”. C-CLOWN merupakan boy grup di bawah naungan Yedang Entertainment.

C-CLOWN terdiri dari enam anggota di antaranya, Rome, Ray, Siwoo, Kangjun, T.K, dan Maru. Posisi Ian di C-CLOWN adalah sebagai leader, dancer dan rapper utama.

Namun Yedang Entertainment akhirnya mengumumkan bahwa C-CLOWN secara resmi dibubarkan pada 4 Oktober 2015.

Setelah C-CLOWN bubar, Ian memilai kariernya dengan mendirikan grup musik bernama DPR (Dream Perfect Regime).

Di DPR, Christian Yu bertugas sebagai pendiri, direktur, dan pemimpin redaksi. Ian menggelar debut solonya pada 26 Oktober 2020.

Saat itu, Ian merilis single digital berjudul So Beautiful. Single tersebut ditulis sendiri oleh Ian DPR. Kemudian single keduanya yang berjudul No Bluberry merupakan kolaborasi DPR Live dan CL.

Tidak hanya itu, Ian kemudian tampil sebagai pasangan CL melalui video musik +5 STARS+ CL.

Okky Boy Live Youtube Bersama Windah Basudara Kumpulkan Rp 338 Juta

Adapun nama Okky Boy diberikan warganet karena Rahmat suka mengenakan kaos bertuliskan “Okky”. Tak hanya untuk Rahmat, donasi itu juga akan diberikan kepada anak-anak membutuhkan lainnya.

“Terima kasih untuk semua teman-teman yang sudah berdonasi dan ikut menonton di charity kali ini, semoga apa yang sudah kita kumpulkan ini dapat membantu Amat dan anak-anak yang membutuhkan lainnya untuk dapat bersekolah dan berprestasi,” tulis Windah Basudara di Instagram.

Baca selengkapnya

 

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.

Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.

Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.

Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.

Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.

Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.

“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.

Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)

Continue Reading

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.

Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.

“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.

Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.

Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.

Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)

Continue Reading

PENJURU

Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.

“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.

Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.

Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.

Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.

Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.

Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.

‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs