DAERAH
Sambut Hari Indonesia Menabung 2024, OJK Sumut Lakukan Ini
DETAIL.ID, Medan – Sambut Hari Menabung Indonesia di tahun 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) lakukan perayaan secara sederhana di kota Medan, belum lama ini.
Kepada para wartawan dalam sebuah keterangan resmi pada Kamis, 22 Agustus 2024, disebutkan bahwa acara tersebut digelar secara hibrid, dihadiri oleh lebih dari 1.800 peserta yang berasal dari berbagai pemangku kepentingan.
Termasuk unsur perwakilan dari pemerintah daerah, para kepala sekolah (Kepsek), guru, tenaga pengajar dan para pelajar dari tingkat SD, SMP, dan sederajat di Sumatera Utara
Kepala OJK Sumut, Khoirul Muttaqien, menegaskan bahwa OJK Sumut terus berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat, termasuk kepada para pelajar dan profesi tenaga pengajar.
Sebab, kata dia, mereka merupakan salah satu sasaran prioritas penerima program edukasi keuangan yang tercantum dalam Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021-2025.
Strategi tersebut, ujarnya, diimplementasikan OJK bersama pemerintah di tingkat kabupaten dan kota di Sumut dalam wadah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), melalui program kerja Sinergi Aksi Literasi dan Inklusi Keuangan (SALIK).
“Menumbuhkan kebiasaan menabung sangatlah penting di kalangan masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang semakin dinamis,” ucap Khoirul Muttaqien.
Oleh karena itu, kata dia, pemerintah melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2019 menetapkan 20 Agustus menjadi Hari Indonesia Menabung.
“Serta mencanangkan program Aksi Indonesia Menabung melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif. Langkah- langkah ini bertujuan untuk mendorong masyarakat menabung di
Lembaga jasa keuangan formal,” ujar Khoirul Muttaqien.
Kemudian, kata dia, dalam rangka mendukung peningkatan inklusi keuangan dan penanaman budaya menabung sejak dini, OJK Sumut bersama kalangan perbankan, Pemkab dan Pemko di Sumut yang tergabung dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) juga telah melakukan berbagai kegiatan.
Semua kegiatan itu, katanya, dilakukan sebagai rangkaian kegiatan Hari Indonesia Menabung dengan total lebih dari 40 kegiatan di
beberapa Kabupaten dan Kota di Sumut, yang dihadiri sebanyak 10.860 peserta.
“Khususnya sejak dilakukan kick off Road To HIM pada bulan Juni 2024 yang lalu di Kota Binjai. Pelaksanaan kegiatan puncak Hari Indonesia Menabung dengan tema “Menabung untuk Indonesiaku” dilakukan di kota Medan,” ujar Khoirul Muttaqien.
Ia menegaskan kalau Hari Indonesia Menabung 2024 dirancang sebagai momentum untuk mengajak masyarakat, terutama pelajar dan generasi muda, untuk mulai menabung demi masa depan yang lebih baik.
Kata dia, rangkaian acara Puncak Hari Indonesia Menabung 2024 meliputi berbagai kegiatan edukatif seperti talk show tentang literasi keuangan, waspada investasi dan pinjaman online illegal, serta tabungan simpanan pelajar (SimPel) bagi guru dan pelajar.
“Melalui peringatan Hari Indonesia Menabung 2024, OJK berharap pelajar semakin sadar akan pentingnya menabung dan para guru dapat memberikan edukasi pengelolaan keuangan yang bijak untuk masa depan yang lebih cerah,” ucapnya.
“Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan akses keuangan pelajar pada lembaga jasa keuangan yang semakin inklusif, terdapat seremonial penyerahan tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) kepada 40 pelajar tingkat SD dan SMP di kota Medan,” tutur Kepala OJK Sumut, Khoirul Muttaqien.
Reporter: Heno
DAERAH
BPJS Ketenagakerjaan Jember Sosialisasikan Program Jaminan Sosial kepada Para Pegawai dan Mitra
DETAIL.ID, Jember – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember menggelar sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jember untuk meningkatkan pemahaman pegawai dan mitra kerja BPJS Kesehatan terkait perlindungan sosial bagi pekerja.
Kegiatan ini menghadirkan Staf Ahli Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Apris Saputra Haryono dan Moh Rizal Rizki sebagai narasumber.
Materi sosialisasi membahas program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP), termasuk manfaat program, mekanisme kepesertaan, serta prosedur klaim.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap seluruh pegawai dan mitra BPJS Kesehatan semakin memahami peran BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan dari risiko sosial ekonomi yang dapat terjadi selama bekerja,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember, Dadang Komarudin.
BPJS Kesehatan Cabang Jember menyambut kegiatan tersebut dan menilai sosialisasi ini bermanfaat untuk meningkatkan literasi jaminan sosial, sekaligus mendukung optimalisasi pelayanan serta edukasi kepada masyarakat.
Sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab.
Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan bagi pekerja serta masyarakat di Kabupaten Jember.
Repoter: Zainul Hasan
DAERAH
Wariskan Lingkungan Sehat, Merangin Hijaukan Bumi dengan 4.000 Bibit Pohon
DETAIL.ID, Merangin – Pemerintah Kabupaten Merangin menunjukkan komitmen nyata dalam pelestarian alam melalui aksi penanaman 4.000 pohon secara serentak. Dipimpin langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur, dan Wakil Bupati, A. Khafid, kegiatan ini dipusatkan di halaman Kantor Bupati Merangin pada Rabu, 28 Januari 2026.
Aksi hijau ini merupakan kado istimewa dalam rangka memperingati HUT Provinsi Jambi ke-69. Melalui sambungan Zoom Meeting, gerakan penghijauan massal ini dilakukan serentak oleh Gubernur Jambi, Al Haris, bersama seluruh kepala daerah se-Provinsi Jambi.
Atensi Nasional dan Pelibatan Generasi Muda
Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat. Kementerian Lingkungan Hidup, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya, Noer Adi Wardojo, turut memantau jalannya penanaman secara langsung.
Dalam laporannya kepada Menteri LHK dan Gubernur, Bupati M. Syukur menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi. Ia menyoroti keterlibatan aktif generasi muda dan civil society sebagai garda terdepan pelestari lingkungan.
“Hari ini, jajaran OPD, TNI, dan Polri bersama-sama menanam hampir 4.000 batang pohon. Ini bukan sekadar seremonial, tapi semangat untuk mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi masa depan Jambi,” kata M. Syukur.
Aksi ini tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkantoran, namun menjangkau titik-titik strategis di berbagai kecamatan, antara lain:
- Pamenang Selatan: Desa Tambang Emas.
- Pamenang Barat: Desa Pulau Tujuh.
- Renah Pembarap: Desa Merkeh.
- Renah Pamenang: Desa Meranti.
- Jangkat & Jangkat Timur: Desa Pematang Pauh, Tanjung Benuang, Desa Gedang, Pulau Tengah, dan Rantau Kermas.
Pemilihan jenis bibit dilakukan secara cermat dengan mengombinasikan pohon pelindung dan tanaman produktif. Hal ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan manfaat ekologis sekaligus ekonomis di masa mendatang.
Komoditas yang ditanam meliputi:
Jenis Tanaman Manfaat Utama
Pohon Kayu Kulit Manis & Surian (Konservasi & Industri)
Buah-buahan Alpukat, Manggis, Rambutan & Petai (Konsumsi & Ekonomi)
Perkebunan | Kopi (Kesejahteraan Petani)
“Harapannya, selain bumi menjadi lebih hijau, hasil dari pohon-pohon produktif seperti kopi dan kulit manis ini nantinya dapat menopang ekonomi masyarakat setempat,” kata Bupati dengan optimis.
DAERAH
Pemkab Jember Ajak Penerima Beasiswa Eksplorasi Potensi Daerah Lewat Medsos
DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember mengajak mahasiswa penerima Beasiswa “Cinta Bergema” untuk mempromosikan potensi Kabupaten Jember melalui media sosial dalam agenda sosialisasi yang digelar di Universitas PGRI Argopuro, Rabu, 28 Januari 2026.
Kegiatan ini menyasar para penerima beasiswa tahun anggaran 2025 yang dana bantuannya telah cair, sebagai bagian dari penguatan peran mahasiswa dalam penyebaran informasi positif tentang daerah.
Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Tulus Wijayanto, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki fungsi strategis dalam arus informasi publik.
“Kami mengharapkan para mahasiswa penerima beasiswa ini ikut serta mempublikasikan dan mengeksplorasi potensi Kabupaten Jember. Tujuannya agar informasi mengenai hal-hal baik di Jember bisa tersampaikan secara luas kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan tersebut merupakan bagian dari komitmen yang telah disepakati sejak proses wawancara seleksi beasiswa. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan materi promosi yang dapat langsung digunakan mahasiswa.
“Mahasiswa tidak perlu repot, konten sudah disediakan oleh pemerintah daerah. Mereka cukup mengunggahnya melalui akun media sosial masing-masing. Dengan begitu, jangkauan informasi positif tentang Jember akan semakin luas, yang diharapkan berimplikasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pariwisata,” katanya.
Terkait intensitas unggahan, Tulus menyebut komitmen mahasiswa berbeda-beda sesuai kesepakatan awal.
“Ada yang berkomitmen seminggu sekali, sebulan sekali, hingga enam bulan sekali. Namun, kami sangat menyarankan agar dilakukan sesering mungkin, minimal satu minggu sekali. Semakin sering mereka memposting, maka potensi Jember akan semakin dikenal publik,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma

