PENJURU
Trump Jr Sebut China Ingin Joe Biden Jadi Presiden AS
DETAIL.ID, Jakarta – Putra Presiden Donald Trump, Donald Trump Junior mengklaim bahwa Joe Biden merupakan capres pilihan China.
Menurut dia, penantang ayahnya itu lemah sehingga sangat disukai oleh China. Tiongkok disebut sangat ingin agar Biden terpilih menjadi presiden AS.
“Biden sangat lemah di mata China sehingga komunitas intelijen baru-baru ini menilai bahwa Partai Komunis China menyukai Biden,” ujarnya pada malam pertama Konvensi Nasional Partai Republik, seperti dilansir Straits Times, Jumat 28 Agustus 2020.
Lebih lanjut putra tertua Trump itu berkata Biden akan jadi kado terindah bagi China jika dia dapat memimpin Negeri Paman Sam.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
“Mereka tahu dia akan melemahkan kita baik secara ekonomi maupun di panggung dunia,” tuturnya.
Gagasan China ingin Biden jadi presiden AS adalah propaganda terbaru yang tengah aktif dilontarkan Partai Republik. Gagasan itu disebut beberapa kali selama Konvensi Republik.
Pernyataan Donald Trump Junior ini merujuk pada penilaian yang disampaikan oleh Direktur Pusat Kontra Intelijen dan Keamanan Nasional AS William Evanina.
Menurut Evanina, China memprediksi Trump tidak akan memenangkan kembali pemilu AS.
Dia tidak menyebutkan apakah China memandang pemerintahan Biden lebih bermanfaat bagi kepentingannya, tetapi pada hari Rabu dia mencuit di akun Twitter.
“Media pemerintah dan pemimpin China ingin Biden memenangkan Pemilu AS. “Jika ini terjadi (yang tidak akan terjadi), China akan memiliki negara kami, dan pasar saham akan benar-benar kacau!,” cuitnya di twitter.
Saat ini hubungan China-AS sendiri sedang panas dingin, kedua negara “perang” di beberapa aspek, salah satunya bidang militer.
Berdasarkan riset dari Pew Research Center pada bulan lalu, saat ini sikap publik Amerika terhadap China berada pada titik terendah dalam sejarah.
Sementara Trump menyerang calon presiden dari Partai Demokrat itu dengan menyebutnya sebagai penghancur negara.
Selain itu, Trump menuturkan dia tidak seperti Joe Biden, sebab pemerintahannya berfokus “pada sains, fakta, dan data” untuk menangani pandemi virus corona.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Dia juga menantang rivalnya itu untuk melakukan tes narkoba sebelum debat capres digelar. Trump melemparkan tantangan tanpa memberikan bukti apapun atas kecurigaannya terhadap Biden.
PENJURU
ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.
Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.
Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.
Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.
Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.
Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.
“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.
Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.
“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.
Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)
PENJURU
ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.
Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.
“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.
Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.
Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.
Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.
Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)
PENJURU
Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.
“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.
Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.
Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.
Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.
Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.
Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.
‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)

