PENJURU
Jelang HUT RI dan Ulang Tahunnya, Greysia Polii Persembahkan Medali Emas
detail.id/, Tokyo – Jelang hari ulang tahun Greysia Polii 9 hari lagi yang ke-34, 11 Agustus dan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus, ia bersama Apriyani Rahayu meraih medali emas. Perolehan bersejarah itu menjadi catatan perolehan medali emas pertama di Olimpiade Tokyo.
Selain itu, Greysia juga menjadi atlet peraih medali emas tertua dalam ajang itu dengan Greysia Polii yang saat ini berusia 33 tahun 356 hari menjadi peraih medali emas tertua di cabor badminton Olimpiade. Ia memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang eks tunggal putri China, Zhang Ning (33 tahun 89 hari), saat meraih medali emas di Beijing 2008.
Pasangan ganda putri Greysia-Apriyani memenangkan 2 set langsung selama 55 menit dengan skor 21-19 dan 21-15. Permainan menakjubkan menghadapi Chen Qingchen/Jia Yifan mereka peragakan di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Senin 2 Agustus 2021.
“Medali ini untuk semua masyarakat Indonesia,” ujar Grey jelang penyematan medali.
Kerja keras mereka terbayar tuntas dengan peraihan bersejarah ini. Olimpiade Tokyo menjadi ajang olimpiadenya yang terakhir mengingat usianya yang tak lagi muda. Keinginannya pensiun sempat dihalangi hingga akhirnya berbuah manis.
Pasangan ganda putri China, tampil gugup dibuktikan dengan banyaknya kesalahan yang dilakukan. Beberapa kali shuttlecock gagal melintasi net. Beberapa kali juga tak menyentuh bidang permainan lawan. Hal tersebut pun mereka akui.
“Saya akui ini adalah pertama kalinya kami bermain di Olimpiade. Jadi, kami sedikit gugup. Dan kami akui kami tidak sebaik mereka (Greysia/Apriyani) jadi kami perlu belajar dari mereka. Lawan kami lebih banyak pengalaman,” ucap Jia Yi mengutip laman resmi BWF.
Reporter: Febri Firsandi
PENJURU
ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.
Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.
Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.
Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.
Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.
Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.
“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.
Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.
“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.
Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)
PENJURU
ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.
Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.
“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.
Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.
Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.
Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.
Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)
PENJURU
Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.
“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.
Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.
Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.
Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.
Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.
Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.
‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)


