PENJURU
Amerika Serikat Menjadi yang Pertama Kali Menginjakkan Kaki di Qatar
detail.id/, Jakarta – Diketahui Peserta Piala Dunia mulai menginjakkan kaki di Qatar, Timnas Amerika Serikat yang pertama sampai di sana.
Para pemain tim Amerika Serikat pada Kamis menjadi yang pertama dari tim-tim tamu peserta Piala Dunia 2022 yang tiba di Qatar, sepuluh hari sebelum pesta sepak bola sejagat raya itu dimulai.
Jesus Ferreira, Sean Johnson, Aaron Long, Jordan Morris, Walker Zimmerman, Kellyn Acosta, DeAndre Yedlin, Cristian Roldan dan Shaq Moore menjadi rombongan Timnas AS pertama yang datang ke Qatar.
Mereka mendarat di Hamad International Airport, Doha, pada Kamis pekan ini.
AS bersaing di Grup B dengan Inggris, Iran, dan Wales. Pada pertandingan pertama, The Stars and Stripes akan melawan The Dragons di Ahmad bin Ali Stadium, Al Rayyan, pada 21 November 2022.
Pengumuman dan kedatangan tim-tim peserta Piala Dunia 2022 membuat presiden FIFA Gianni Infantino sangat antusias. Dia menegaskan para pemain itu mempunyai kesempatan untuk bersinar dalam pertunjukan paling akbar di dunia saat ini.
“Melihat pemain sampai di Doha, pelatih mengumumkan skuad mereka, dan pemain bereaksi dengan emosi yang alami dan tak terkendali karena mereka mendapati bahwa dirinya mereka akan mempunyai kesempatan untuk bersinar di pertunjukan terhebat di dunia membuat antusias dunia sepakbola,” kata Infantino dalam rilis yang diterima detikSport.
“Seperti banyak orang di seluruh dunia, saya tersentuh dengan kisah luar biasa dan pencapaian pemain-pemain yang sudah mengalahkan rintangan selama perjalanan mereka untuk dipilih bermain di Piala Dunia kali ini.”
“Reaksi dan antusiasme mereka mengingatkan kami pada miliaran orang dan bagaimana sepakbola menyatukan dunia,” kata dia menambahkan.
Piala Dunia 2022 akan digelar pada 20 November sampai 18 Desember 2022. Duel Qatar dengan Ekuador yang menjadi pertandingan pembukanya.
PENJURU
ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.
Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.
Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.
Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.
Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.
Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.
“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.
Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.
“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.
Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)
PENJURU
ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.
Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.
“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.
Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.
Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.
Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.
Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)
PENJURU
Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.
“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.
Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.
Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.
Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.
Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.
Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.
‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)


