DAERAH
Pemprovsu dan Pertamina Sidak SPBE, Begini Sikap KPPU
DETAIL.ID, Medan – Kegiatan inspeksi mendadak (sidak) dilakukan oleh pihak Pertamina dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terkait ketersediaan liquified petroleum gas (LPG), atau sering disebut elpiji, ukuran 3 kilogram (Kg) di Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).
Sidak tersebut, berdasarkan keterangan resmi yang diterima para wartawan di Medan pada Sabtu, 1 Juni 2024, dilakukan ke dua titik stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) terbesar di wilayah Kotamadya Medan dan Kabupaten Deli Serdang, Kamis, 30 Mei 2024.
Dari pihak Pertamina, yang diutus untuk ikut sidak adalah Sales Area Retail Medan pada PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera bagian Utara (Sumbagut).
Sementara dari pihak Pemprov Sumut yang ikut sidak adalah Biro Perekonomian dan Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri dan Tertib Niaga (PPDTN) pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM).
Sidak tersebut dilakukan guna menjamin elpiji melon tersebut, baik yang terkait kesesuaian berat dan isi tabung, maupun kelayakan dipasarkan ke masyarakat secara kuantitas dan kualitas.
Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Rayon I Medan, Sigit Wicaksono, mengatakan dalam sidak itu pihaknya melakukan pengawasan bersama dengan Pemerintah Daerah.
Mereka ingin memastikan tepat jumlah, takaran, dan kualitas elpiji 3 Kg yang akan diedarkan melalui lembaga penyalur SPBE yang berada di wilayah Medan dan Deli Serdang.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri dan Tertib Pemprovsu, Sujatmiko, mengakui dalam sidak itu, pihaknya tidak menemukan adanya anomali atau tidak kesesuaian antara takaran berat tabung dan isi elpiji melon.
Khususnya, kata dia, yang ada di SPBE PT Mitha Sarana Wijaya dan SPPBE PT Petro Gasindo Energy. Mereka memastikan kalau ukuran dan berat tabung masing-masing sesuai.
“Berdasarkan hasil pengecekan, seluruh sampel tabung elpiji 3 kg memiliki berat tabung kosong 5 Kg, dengan kuantitas isi pada gas elpiji 3 Kg yaitu 3.000 gram,” ucapnya.
“Sementara berat tabung dan isi rata-rata berat di atas 8 Kg, jadi hasil sampling yang kita ukur kesemuanya sesuai berdasarkan ketentuan dan aturan,” ujar Sujatmiko menambahkan.
Sikap KPPU
Menanggapi sidak tersebut, Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah I Medan, Ridho Pamungkas, menegaskan dukungannya.
Kata dia, KPPU mendukung sidak yang dilakukan oleh Pemprov Sumut yang dilakukan dalam rangka mengantisipasi isu adanya perilaku nakal sejumlah SPBE yang tidak mengisi penuh elpiji 3 kg, tapi dikurangi 700 gram per tabung.
Ridho Pamungkas menambahkan, perilaku pelaku usaha yang melakukan kecurangan dalam menetapkan biaya produksi yang dapat mengakibatkan persaingan usaha tidak sehat merupakan pelanggaran terhadap UU persaingan usaha.
“Kecurangan tersebut misalnya dengan mengurangi isi gas, kemudian dijual sedikit di bawah pesaingnya, sehingga bisa menguasai pasar” tegas Ridho Pamungkas.
Reporter: Heno
DAERAH
Stok Beras dan Minyak Aman, Bupati M. Syukur Lepas Keberangkatan Bantuan Pangan
DETAIL.ID, Merangin – Bupati Merangin, M. Syukur melepas secara langsung keberangkatan bantuan pangan dalam Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah tahun 2026 di halaman kantor Bulog Sarko, Kamis, 12 Maret 2026.
Sebelumnya, Bupati M. Syukur didampingi Kepala Bulog Divre Sarko Hamdani terlebih dahulu melihat pasokan beras dan minyak di gudang Bulog.
Dalam pemaparannya, Kepala Bulog Hamdani menyampaikan bahwa pasokan beras dan minyak secara umum aman hingga akhir tahun 2026.
“Kalau stok beras dan minyak yang ada digudang hanya cukup hingga akhir Maret atau setelah hari daya idul Fitri. Tapi, stok kita masih aman hingga akhir tahun dan supply beras maupun minyak saat ini masih dalam perjalanan,” ujar Hamdani
Sementara itu, Bupati M. Syukur menuturkan bahwa pendistribusian bantuan pangan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pada hari raya idul Fitri dan pasca hari raya.
“Stok beras aman, minyak aman, cuma kantongnya aja yang kurang aman,” ujar Bupati berseloroh.
“Mudah-mudahan stok ini masih terus terjaga agar tidak ada kelangkaan pangan yang berimbas pada kenaikan harga di pasaran,” tuturnya. (*)
DAERAH
Bupati M. Syukur Beli Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Fakir Miskin di Pasar Murah Kejari Merangin
DETAIL.ID, Merangin – Bupati Merangin M. Syukur menghadiri pembukaan Pasar Murah Kejari Merangin pada Kamis. 12 Maret 2026.
Acara yang dipusatkan di halaman kantor Kejari Merangin tersebut dibuka langsung oleh Kajari Yusmanelly.
Turut hadir dalam acara, para pihak yang berpartisipasi seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindagkop, BRI, BSI, Bulog, Alfamart, Indomaret, Dekranasda dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Merangin M. Syukur menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Merangin, Yusmanelly, atas inisiatif penyelenggaraan pasar murah ini.
Menurutnya, langkah ini sangat membantu masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pokok menjelang lebaran.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Merangin, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kejari dan jajaran. Pasar murah ini sangat membantu masyarakat kita, terutama bagi saudara-saudara kita yang kurang beruntung dalam memenuhi kebutuhan keluarga selama bulan puasa dan menyambut lebaran,” ujar Bupati.
Bupati juga berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan sekali. Ia meminta agar pasar murah dapat kembali digelar setidaknya dua atau tiga kali sebelum Idulfitri tiba demi memastikan warga tidak terbebani oleh lonjakan harga di pasar umum.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Bupati M. Syukur secara pribadi membeli 25 paket sembako di lokasi tersebut untuk dibagikan langsung kepada anak yatim dan fakir miskin yang hadir.
“Saya beli secara pribadi untuk dibagikan kepada yang membutuhkan, silakan nanti Ibu Kejari yang menyerahkan secara simbolis,” katanya.
Sementara itu, Kajari Merangin, Yusmanelly, menjelaskan bahwa pasar murah ini bukan sekadar transaksi jual-beli biasa, melainkan wujud nyata kolaborasi pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
“Kami sadar fluktuasi harga kebutuhan pokok seringkali menjadi beban rumah tangga. Tujuan utama kami adalah menjaga stabilitas harga, menekan lonjakan harga pangan, serta mengendalikan inflasi agar roda ekonomi daerah tetap sehat,” ucap Yusmanelly.
Ia juga berpesan kepada masyarakat agar berbelanja dengan bijak dan tetap menjaga ketertiban.
“Berbelanjalah sesuai kebutuhan, tertib, dan utamakan budaya antre agar semua mendapatkan bagian yang merata,” katanya sebelum secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Pasar murah yang berlangsung selama satu hari penuh ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.
Komoditas yang tersedia meliputi Beras, minyak goreng, dan tepung terigu, Telur, cabai, bawang merah, dan bawang putih, Aneka sayuran segar dan kue kering serta produk-produk unggulan UMKM lokal.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Merangin dapat memperoleh akses pangan yang terjangkau dan berkualitas, sekaligus menjaga situasi kondusif di pasar tradisional menjelang hari besar keagamaan. (*)
DAERAH
Berbagi Berkah Ramadan, Lavita Syukur dan DWP Merangin Salurkan Puluhan Paket Sembako
DETAIL.ID, Merangin – Nuansa kepedulian mewarnai sisa sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan di Kabupaten Merangin.
Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Merangin, Lavita Syukur, turun langsung menyalurkan bantuan paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan di Desa Sungai Kapas, Kecamatan Bangko, Rabu, 11 Maret 2026.
Bersama Ketua DWP Kabupaten Merangin, Sri Rezeki, rombongan disambut hangat oleh warga di Aula Balai Desa Sungai Kapas. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi sosial DWP yang menyasar anak yatim, kaum duafa, hingga lansia.
Dalam sambutannya, Lavita Syukur mengungkapkan bahwa kehadirannya adalah untuk memberikan dukungan moral sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Ia menuturkan bahwa bantuan ini merupakan bentuk keikhlasan dan kasih sayang dari seluruh anggota DWP.
“Jangan dinilai dari isi paketnya ya, Bu. Ini adalah bentuk kasih sayang dan keikhlasan dari Ibu-ibu DWP untuk kita semua di sini. Semoga bantuan ini menjadi jembatan silaturahmi dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Lavita penuh hangat.
Beliau juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus DWP yang telah aktif menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi.
Di tengah suasana Ramadan yang hampir berakhir, Lavita mengajak warga untuk tetap semangat beribadah.
“Mudah-mudahan dengan sisa Ramadan yang sekitar 9 atau 10 hari lagi ini, kita bisa mengisinya dengan seluruh amal kebaikan dan ibadah, hingga nanti kita bisa merayakan bulan Syawal dengan penuh sukacita,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Merangin, Sri Rezeki, merincikan bahwa total bantuan yang terkumpul mencapai angka lebih dari Rp48 juta. Dana tersebut dihimpun secara kolektif dari seluruh lini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Merangin.
Dari total bantuan yang terkumpul, sebanyak 48 paket didistribusikan secara bertahap.
30 Paket disalurkan khusus untuk warga di Desa Sungai Kapas. 18 Paket sisanya disebar kepada warga di lokasi lain yang juga sangat membutuhkan.
“Harapan kami, sedikit bantuan ini bisa membantu meringankan beban Ibu-ibu semua. Kami datang dengan ketulusan untuk saling membantu,” kata Sri Rezeki.
Acara penyerahan berlangsung khidmat dan tertib. Senyum syukur terpancar dari wajah para penerima manfaat saat satu per satu paket sembako diserahkan secara simbolis oleh Lavita Syukur dan pengurus DWP lainnya. (*)


