ADVERTORIAL
Pjs Sudirman Berikan Apresiasi Atas Terselenggaranya FORPROV I Kormi Dalam Tingkatkan Minat Masyarakat Terhadap Kebugaran dan Kesehatan Tubuh
Jambi – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH mengatakan melalui FORPROV I Kormi dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap kebugaran dan kesehatan tubuh dalam bentuk partisipasi pada multievent, melestarikan permainan-permainan tradisional dan memberikan dampak yang baik dibidang perekonomian khususnya bagi para pelaku UMKM.
Hal tersebut dikatakannya, saat membuka secara resmi Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) I KORMI Provinsi Jambi Tahun 2024, bertempat di Hall Judo GOR Kota Baru Jambi, Rabu, 16 Oktober 2024 sore.
Dalam kata sambutannya, Pjs. Gubernur Sudirman mengatakan Pemerintah Provinsi Jambi memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini, yang merupakan inisiatif KORMI Provinsi Jambi dalam mendukung Program Prioritas Nasional untuk memasyarakatkan olahraga.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jambi, yang telah berperan penting dalam pembangunan daerah melalui pengembangan olahraga rekreasi. Dengan pendekatan yang inklusif dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat,” ucap Pjs. Gubernur Sudirman.
“KORMI telah menjadikan olahraga rekreasi sebagai bagian dari gaya hidup masyarkat Indonesia dan sarana untuk membangun masyarakat yang sehat, bahagia, dan produktif. Salah satu wujud nyata komitmen dari Ketua, Pembina, dan struktur KORMI Provinsi Jambi ialah dengan terselenggaranya Festival Olahraga Masyarkat Provinsi ini sebagai wujud kepedulian terhadap olahraga rekreasi masyarakat di Provinsi Jambi,” katanya.
Pjs. Gubernur Sudirman mengatakan melalui festival ini, semoga dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap kebugaran dan kesehatan tubuh dalam bentuk partisipasi pada multievent, melestarikan permainan-permainan tradisional dan memberikan dampak yang baik dibidang perekonomian khususnya bagi para pelaku UMKM.
“Untuk itu, saya berharap kesemerakan ini terus berkesinambungan agar olahraga tradisional dapat terus dijaga, digalakkan, dan dikembangkan di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Pjs. Gubernur Sudirman juga mengatakan bahwa tujuan dibentuknya KORMI ini adalah untuk mempromosikan, mengembangkan, dan meningkatkan olahraga di masyarakat baik secara kompetitif maupun rekreasi.
“Saya berharap kepada Ketua dan pengurus KORMI dapat memperkuat komitmen untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam menjalankan kewajiban, sesuai tugas dan fungsinya, agar KORMI benar-benar dapat menjadi organisasi mitra pemerintah dalam merencanakan, mengkoordinasikan, dan melaksanakan pembinaan maupun peningkatakan prestasi, bagi pegiat olahraga sehingga mampu meraih prestasi dalam dunia olahraga rekreasi,” katanya.
Sementara itu, Pjs. Gubernur Sudirman menuturkan, Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya mendukung dan membantu menyukseskan program-program KORMI selama sejalan dengan visi dan misi pembangunan Provinsi Jambi.
“Kepada seluruh keluarga besar KORMI Provinsi Jambi untuk tetap menjaga soliditas dan solidaritas, serta mengembangkan kemitraan dengan semua pihak. Melalui KORMI, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat Provinsi Jambi untuk berolahraga dan memasyarakatkan olahraga rekreasi dan tradisi masyarakat,” tuturnya.
“Melalui kegiatan FORPROV I KORMI Provinsi Jambi ini, kita juga dapat melestarikan berbagai olahraga tradisional yang menjadi bagian dari warisan budaya kita. Olahraga tradisional tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, namun juga dapat memperkuat identitas dan kearifan lokal ditengah kemajuan zaman,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut Pjs. Gubernur Sudirman juga berharap dengan adanya Festival Olahraga Masyarakat ini dapat memacu semangat para atlet, mengasah mental melalui sportivitas dalam bertanding, serta mempererat tali silahturahmi antara penggiat dan pecinta olahraga rekreasi.
“Kepada seluruh peserta festival untuk menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap mengedepankan sikap fair play. Semoga melalui FORPROV ini, semakin banyak masyarakat Jambi yang terinspirasi untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KORMI Provinsi Jambi Edi Purwanto menyampaikan, KORMI Provinsi Jambi adalah sebagai mitra pemerintah dalam rangka memfasilitasi dan mediasi serta memotivasi dunia olahraga pada pencapaian prestasi maksimal.
“Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jambi sebagai organisasi kepanjangan tangan pemerintah (organisasi mitra pemerintah) merupakan satu-satunya badan yang bertanggung jawab terhadap olahraga rekreasi masyarakat (mengelola, membina, mengembangkan, dan mengkoordinasikan setiap dan seluruh pelaksanaan olahraga rekreasi masyarakat,” ujarnya.
“Dengan semboyan Sehat, Bugar, Gembira, Luar Biasa, kami mengajak masyarakat dan memperkenalkan berbagai jenis olahraga yang ada di Provinsi Jambi serta mengukur tingkat kesehatan dan kebugaran melalui APM atau Angka Partisipasi Masyarakat,” katanya.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Instruksikan Faskes Jember Siaga Hadapi Risiko Kesehatan saat Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan di wilayah ini berada dalam kondisi siaga selama masa libur Idulfitri, Senin, 23 Maret 2026.
Pemerintah Kabupaten Jember merealisasikan langkah ini untuk menghadapi potensi peningkatan gangguan kesehatan masyarakat akibat perubahan pola konsumsi makanan saat Lebaran.
Gus Fawait menjelaskan, setelah menjalani puasa Ramadan masyarakat biasanya memasuki masa penyesuaian pola makan.
Tradisi silaturahmi atau ngelencer membuat masyarakat sering menikmati berbagai hidangan khas Lebaran yang banyak mengandung santan.
“Kita tahu setelah puasa ada masa peralihan. Apalagi ditambah budaya ngelencer (silaturahmi, Red), di mana hidangan banyak mengandung santan dan berbagai jenis makanan lainnya. Biasanya ini memicu peningkatan kebutuhan pelayanan kesehatan,” kata Gus Fawait.
Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah agar tetap memberikan pelayanan selama libur panjang.
Tenaga medis serta armada ambulans berada dalam posisi siaga untuk melayani masyarakat.
“Saya akan turun langsung ke beberapa fasilitas kesehatan untuk meninjau kesiapan. Puskesmas daerah setempat hingga rumah sakit Pemerintah sudah kita siagakan total,” ujar Gus Fawait.
Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan wisata yang diperkirakan ramai selama libur Lebaran.
“Intinya seluruh kewajiban pemerintah sudah direalisasikan agar masyarakat bisa lebaran dengan tersenyum dan tenang,” tutur Gus Fawait.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.
Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.
Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.
“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.
Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.
“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.
Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.
Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.
Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.
Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.
Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.
Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.
Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.



